cover
Contact Name
Muhamad Sidik
Contact Email
mgcn.sidik@gmail.com
Phone
+6289671418611
Journal Mail Official
jmia@kampusakademik.co.id
Editorial Address
Jl.pedurungan kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK
ISSN : 30327385     EISSN : 30327377     DOI : https://doi.org/10.61722/jmia.v1i2
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK (JMIA) , ISSN: (cetak), ISSN: (online) adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh CV. Kampus Akademik Publising . JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh dosen atau mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya yaitu: Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi, Hukum. Jurnal ini terbit 1 tahun 6 kali (Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 719 Documents
MENGIMPLEMENTASIKAN LITERASI PERPUSTKAAAN DI LINGKUNGAN AKADEMIK STKIP PGRI SUMENEP Nina Karina; Ananda Rizky Amelia
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5449

Abstract

Library literacy is defined as the ability to access, evaluate, and utilize information effectively through the use of library services. In the context of the academic environment of STKIP (Teacher Training College and Education), this study aims to describe various forms of library literacy implementation, the role of librarians, the technological support provided, and the challenges faced in the implementation process. The research method used is a literature review with a library study approach and limited field observations. The results of the analysis show that library literacy has been implemented through user orientation activities, scientific information access training, and digital technology integration. However, obstacles such as low levels of student participation, limited facilities available, and lack of collaboration between stakeholders are still major challenges. Therefore, synergy is needed between the library, lecturers, and institutional leaders to increase the effectiveness of information literacy as an essential component in the educational process at STKIP
Efesiensi Waktu Proses Pembersihan Karpet Menggunakan Robot Cleaner Berbasis Arduino Pada Mesjid Al Muslimmin Kelurahan Ladang Bambu Medan Tuntungan Teguh Dwi Cahyo; Dudi Rahmadiansyah
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5536

Abstract

This study aims to design and implement a mosque carpet-cleaning robot control system based on the Arduino Uno as an efficient solution to address the time and labor challenges in the mosque carpet-cleaning process. The research was conducted at Al-Muslimin Mosque, located in Ladang Bambu Subdistrict, Medan Tuntungan District, where the previous cleaning process took up to one hour and involved three personnel. Utilizing an Arduino Uno microcontroller, an HC-05 Bluetooth module, a gearbox motor, and an L298N motor driver, a prototype vacuum cleaner robot was designed and developed to be controlled via a smartphone using a Bluetooth connection. Test results showed that the robot was able to reduce cleaning time to approximately half an hour and required only two operators. The system performed well on flat carpet surfaces, although it still had limitations in obstacle avoidance and relied on manual user control. The study concludes that the robot cleaning system is effective in improving the efficiency of mosque carpet cleaning and holds potential for future development into a semi-automated system. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem kendali robot pembersih karpet masjid berbasis Arduino Uno sebagai solusi efisien terhadap permasalahan waktu dan tenaga dalam proses pembersihan karpet masjid. Studi dilakukan di Masjid Al-Muslimin, Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan, di mana proses pembersihan sebelumnya memakan waktu hingga satu jam dengan melibatkan tiga orang petugas. Dengan memanfaatkan mikrokontroler Arduino Uno, modul Bluetooth HC-05, motor gearbox, dan driver motor L298N, dirancanglah sebuah prototype robot vacuum cleaner yang dapat dikendalikan melalui smartphone menggunakan koneksi Bluetooth. Hasil pengujian menunjukkan bahwa robot mampu mengurangi waktu pembersihan hingga setengah jam dan hanya membutuhkan dua orang operator. Sistem ini bekerja dengan baik pada permukaan karpet yang rata, meskipun masih memiliki keterbatasan dalam menghindari rintangan dan tergantung pada kontrol manual pengguna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem robot pembersih ini efektif meningkatkan efisiensi pembersihan karpet masjid dan berpotensi dikembangkan menjadi sistem semi-otomatis di masa depan.
DINAMIKA COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENANGANAN BENCANA ALAM GEMPA BUMI DAN TSUNAMI DONGGALA Khaliq Khaliq; Asrifai Asrifai; Syamsul Bahri
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i2.5556

Abstract

Kollaboratif Government menjadi tema kunci dalam proses bantuan bencana yang terjadi di Donggala pada 28 September 2018, konsep dinamis kollaboratif Government yang diusulkan oleh Emerson, Nabach, dan Balogh, yang terdiri dari prinsip-prinsip umum, motif bersama, dan memobilisasi kapasitas untuk bertindak bersama, merupakan hal yang penting ketika mempertimbangkan proses tanggap darurat Gempa dan Tsunami, investigasi menyeluruh dengan prosedur ketat berhasil menelusuri dinamika kolaboratif government dalam tanggap darurat bencana pascagempa dan tsunami di kabupaten Donggala, serta kolaborasi lembaga swadaya masyarakat dan sektor swasta dalam penanganan gempa dan tsunami, hasil penelitian memperlihatkan bahwa, pada penggerakan prinsip Bersama menunjukkan aspek kemanusiaan menjadi penentu keterlibatan segenap komponen dalam penanganan bencana, atas dasar kemanusiaan itu juga mereka bergerak tidak menunggu lama setelah bencana terjadi secara bersamaan BPBD Donggala sebagai pemegang tanggungjawab dalam menanggulangi bencana membuka ruang kerjasama yang kuat dalam penanganan bencana, Motivasi Bersama, kolaborasi yang kuat antar segenap pemangku kepentingan dijadikan sebagai penyangga untuk memastikan semua masalah terselesaikan dengan baik, karena begitu banyaknya urusan mendesak yang harus diselesaikan ditambah lagi dengan luasnya cakupan wilayah terdampak menjadi alasan pentingnya kolaborasi yang kuat dihadirkan dalam penanganan bencana, satu hal yang mengembirakan pasalnya begitu banyak komponen yang tergerak untuk ikut serta dalam penangan bencana atas dasar nilai kemanusiaan menjadikan bencana menjadi urusan bersama, kolaborasi terbangun melalui hubungan interpersonal individu maupun kelompok. Kapasitas melakukan tindakan bersama, aspek financial yang dimiliki segenap pemangku kepentingan mendorong terbentuknya kolaborasi yang kuat dalam menangani tanggap darurat gempa bumi dan tsunami di Donggala, hubungan interpersonal antar individu atau kelompok dalam menggali pengetahuan menjadikan proses pendistribusian bantuan yang sifatnya cepat dan tepat sampai kepada para penerima manfaat, Temuan pada collaborative governance jelas, tapi ada satu hal yang penting, yang menjadi sorotan adalah kurangnya ketersediaan, dokumen Perencanaan Darurat Gempa Bumi dan Tsunami, meskipun seharusnya disampaikan sebagai rencana kerja sama awal sebelum bencana terjadi, namun kondisi yang ada tetap mampu menghasilkan kerja sama yang kuat antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta dalam tanggap darurat pasca bencana.
Analisis Yuridis terhadap Kedudukan Ahli Waris Pengganti dalam Putusan PA Jombang No. 362/Pdt.P/2024/PA.Jbg Ramadhani, Muhammad Hidayatulloh; Masrokhin Masrokhin
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5584

Abstract

Abstrak. This research departs from the variations among the provisions for alternative heirs in classical Islamic inheritance regulation and practices in Indonesia, mainly through decision variety 362/Pdt.P/2024/PA. Jbg with the aid of the Jombang spiritual courtroom. The point of interest of this observe is on how the idea of alternative heirs is implemented in that decision, as well as its impact on the Islamic inheritance law machine in Indonesia. The method used is juridical-normative with a case observe method, counting on information from decision files, interviews with judges, as well as research of classical and present day literature. The results display that the choose increased the that means of Article 185 of the KHI via ijtihad, including nephews as substitute heirs. The attention is based totally at the concepts of justice and family values. This selection contributes to the renewal of Islamic inheritance law, making it greater inclusive and contextual with the local Indonesian subculture. Keywords: Replacement Heir; Islamic Inheritance law; Spiritual Courtroom Decision. Abstrak. Penelitian ini berangkat asal adanya disparitas antara ketentuan ahli waris pengganti pada aturan kewarisan Islam klasik serta praktik di Indonesia, khususnya melalui Putusan nomor 362/Pdt.P/2024/PA.Jbg oleh Pengadilan Agama Jombang. Fokus kajian ini merupakan bagaimana penerapan konsep ahli waris pengganti dalam putusan tadi, serta dampaknya terhadap sistem hukum kewarisan Islam di Indonesia. Pendekatan yang digunakan bersifat yuridis normatif dengan metode studi masalah, mengandalkan data berasal dokumen putusan, wawancara menggunakan hakim, serta kajian literatur klasik serta pada masa ini. Hasilnya menunjukkan bahwa hakim memperluas makna Pasal 185 KHI secara ijtihadi, termasuk keponakan menjadi pakar waris pengganti. Pertimbangan didasarkan pada asas keadilan serta nilai kekeluargaan. Putusan ini berkontribusi terhadap pembaruan aturan kewarisan Islam yang lebih inklusif dan kontekstual menggunakan budaya lokal Indonesia. Kata Kunci: Ahli Waris Pengganti; Hukum Kewarisan Islam; Putusan Pengadilan Agama.
Analisis Yuridis Sengketa Harta Bersama Pasca Perceraian dalam Putusan Mahkamah Agung No. 1996 K/Pdt/2012 pangestu, Ramadhani dwi; Ambarwati, Mega Dewi
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5608

Abstract

This paper analyzes the Supreme Court's decision Number 1996 K/Pdt/2012 regarding the post-divorce joint property dispute between Budi Santosa and Yenny Tjiamudjaja. Joint property or gono-gini problems are often a source of conflict in divorce, especially when there is no separation of property agreement. This study uses a normative legal method with a qualitative approach to court decisions and positive legal provisions, such as Article 35 paragraph (1) of the Marriage Law and Article 97 of the Compilation of Islamic Law. The results of the analysis show that the Supreme Court prioritizes the principles of in dubio pro matrimonio and substantive justice in determining the status of property as joint property, and rejects the Defendant's arguments that have not been legally proven. This decision emphasizes the importance of proving the origin of property in civil cases, while also providing an important precedent in family law regarding the division of assets after divorce.
Analisis Hukum Positif Terhadap Pelaksanaan Mediasi Perkara Perceraian di Pengadilan Agama Kota Surabaya Mujahid, Mushofi Nahar; Ambarwati, Mega Dewi
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5609

Abstract

Mediation in divorce cases is a mandatory stage regulated in PERMA No. 1 of 2016 with the aim of prioritizing peaceful and deliberative dispute resolution. This study aims to analyze the implementation of mediation in divorce cases at the Surabaya Religious Court from a positive legal perspective. The method used is qualitative research with a normative legal approach, which is based on secondary data from the Case Tracking Information System (SIPP). The results of the study indicate that although mediation has been carried out according to procedure, its success rate is still low. Factors such as the emotional readiness of the parties, the limited number of trained mediators, and the lack of public understanding of the purpose of mediation are the main obstacles. Therefore, it is necessary to increase the capacity of mediators, continuous socialization, and a holistic support system so that mediation can truly function as a means of resolving conflicts that are fair, restorative, and humane in the context of family law in Indonesia.
THE INFLUENCE OF THE PARIS CLIMATE AGREEMENT ON ENERGY AND ENVIRONMENTAL POLICY REFORM IN INDONESIA Angelina Dwi Susanti; Friska Silaban; Lambok Febryan Aritonang; Yessi Tri Yosika Br Sitompul
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5676

Abstract

Climate change is a global challenge that is driving countries to reform their energy and environmental policies, including Indonesia. Before the Paris Climate Agreement was ratified in 2016, Indonesia's policies were sectoral, fragmented, and highly dependent on fossil energy, with minimal attention to reducing carbon emissions. This study aims to analyze the impact of the Paris Climate Agreement on energy and environmental policy changes in Indonesia. The research approach applied is descriptive qualitative with an online literature study method, using sources from scientific journals, books, government documents, and international reports. The research findings indicate that the Paris Climate Agreement acts as a key driver of national policy change towards low-carbon development. Indonesia began to implement new instruments such as Nationally Determined Contributions (NDC), carbon tax, Emissions Trading System (ETS), and set energy transition targets in the 2021-2030 RUPTL. In addition, environmental policies are emphasized through the integration of climate change issues in the RPJMN, RAN-GRK, forest moratorium, and the establishment of the Peat Restoration Agency. Despite significant progress, policy implementation still faces challenges in terms of coordination and resistance from various sectors.
PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA (HAM) LINGKUNGAN: STUDI KASUS TUMPAHAN MINYAK DI TELUK BALIKPAPAN TAHUN 2018 Kholilul Rohman Afifudin; Dede samudra tantoro; Thiara Fulgentya Putri Djendy
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5683

Abstract

Insiden tumpahan minyak tahun 2018 di Teluk Balikpapan merupakan salah satu bencana lingkungan paling signifikan di Indonesia, yang mempengaruhi ekosistem laut dan masyarakat setempat. Tulisan ini membahas peristiwa tersebut sebagai bentuk pelanggaran HAM, khususnya hak atas lingkungan yang bersih dan sehat, kesehatan, dan mata pencaharian yang layak. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk pelanggaran HAM, mengevaluasi kewajiban negara untuk melindungi warga yang terdampak, dan menganalisis tanggung jawab hukum Pertamina. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif yang didukung oleh data empiris dari laporan resmi dan jurnal ilmiah. Hasilnya menunjukkan bahwa tumpahan minyak menyebabkan perampasan hak-hak dasar dan mengungkap kurangnya kesiapsiagaan dan pengawasan peraturan negara. Tanggung jawab Pertamina mencakup aspek administratif, perdata, dan berpotensi pidana, serta tanggung jawab berdasarkan kewajiban hak asasi manusia perusahaan. Kasus ini menyoroti kebutuhan mendesak untuk memperkuat penegakan hukum dan akuntabilitas perusahaan untuk mencegah bencana ekologis di masa depan yang melanggar hak asasi manusia. Kata Kunci: Hak Asasi Manusia, Tumpahan Minyak, Kerusakan Lingkungan, Pertanggungjawaban Perusahaan, Balikpapan
RETORIKA DAN TEKNIK DEBAT POLITIK Marzuki Marzuki; Alwi Hadad; Dinda Ratulangi
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5689

Abstract

Political debates are one of the main instruments of democracy, serving as a platform for candidates to present their ideas and for the public to assess the credibility and capabilities of potential leaders. Rhetoric plays a key role in political debates, with the three main elements of Aristotle’s theory—ethos, pathos, and logos—forming the foundation of effective political communication. Ethos emphasizes the speaker's credibility, pathos appeals to the audience’s emotions, and logos relates to arguments based on logic and facts. However, in practice, many candidates use manipulative rhetorical techniques such as logical fallacies, including straw man argument, false dilemma, and ad hominem, which can mislead public opinion. This study employs a qualitative descriptive approach with content analysis of the 2024 presidential election debates to identify the use of rhetorical techniques in political debates. The findings reveal that effective rhetoric can enhance a candidate’s electability and shape public perception, while manipulative rhetoric can create polarization in society. Therefore, strong political literacy is necessary for the public to analyze debates objectively and avoid being influenced by manipulative techniques.  
REPRESENTASI KEKERASAN DALAM FILM THE EQUALIZER 3 (Analisis Semiotika John Fiske) Akbar Rizki Habibie; Dian Hutami Rahmawati
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i4.5692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kekerasan pada film “The Equalizer 3” menggunakan pendekatan semiotika model John Fiske. Kekerasan pada film ini tidak hanya ditampilkan secara fisik, tetapi juga melalui simbol, gestur, dan ideologi yang terkandung di balik tindakan para aktornya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan analisis kualitatif deskriptif dengan tiga level kode John Fiske, yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Melalui level realitas, peneliti mengidentifikasi berbagai detail visual dan gestural yang menandakan kekerasan, seperti ekspresi wajah, gerakan tubuh, hingga suara dan percakapan. Pada level representasi, kekerasan ditampilkan lewat konvensi sinematik seperti pencahayaan, sudut pengambilan gambar dan pemotongan adegan yang memperkuat efek dramatis dari tindak kekerasan. Kemudian pada level ideologi, ditemukan bahwa film ini merepresentasikan kekerasan sebagai alat pembenaran moral untuk keadilan personal (vigilante justice), serta menanamkan ideologi ketakutan, kekuasaan koersif, dan heroisme maskulin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa The Equalizer 3 tidak hanya menampilkan kekerasan sebagai hiburan visual, tetapi juga sebagai bentuk komunikasi ideologis yang menyampaikan berbagai pesan tentang kekuasaan, dominasi, dan pembelaan terhadap kelompok yang tertindas. Dengan demikian, film ini menjadi ruang produksi arti makna yang kompleks di mana kekerasan dikonstruksi, disimbolkan, dan dimaknai dalam berbagai tingkatan.