cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@unan.ac.id
Phone
+62292-426455
Journal Mail Official
lppm@unan.ac.id
Editorial Address
Jl. Gajah Mada No. 07 Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan
Published by Universitas An Nuur
ISSN : 25032461     EISSN : 27748731     DOI : https://doi.org/10.35720/TSCBid
Core Subject : Health,
Merupakan jurnal yang berisi tentang hasil penelitian ataupun literature review tentang Maternitas dan Kebidanan. Scope jurnal ini meliputi bidang Kehamilan, Persalinan, Kesehatan Reproduksi, Kesehatan Ibu dan Anak, Kesehatan Bayi dan balita serta Masalah-masalah kesehatan repoduksi dan seksual.
Articles 96 Documents
HUBUNGAN USIA PEMBERIAN MP ASI DENGAN KEJADIAN STUNTING DI DESA SELOJARI Laily Himawati; Dhiyan Nany Wigati; Maratul Azizah
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 7, No 01 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v7i01.350

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan riskesdas tahun 2018 Rata-rata prevalensi balita stunting di Indonesia tahun 2005-2017 adalah 36,4%. Pada tahun 2018, ditetapkan 100 kabupaten di 34 provinsi sebagai lokasi prioritas penurunan stunting. Jumlah ini akan bertambah sebanyak 60 kabupaten pada tahun berikutnya. Berdasarkan data Rakernas 2020 jumlah Balita stunting di Indonesia mencapai 27.7% sedangkan salah satu target arah dan kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024 adalah meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing yang salah satunya memasukkan upaya percepatan perbaikan gizi dalam penanganan stunting, serta menargetkan ditahun 2024 angka stunting di Indonesia akan mengalami penurunan menjadi 14 % (Rakernas. 2020).Metode: Menggunakan cross  sectional dilakukan  di Desa Selojari.  Pengambilan  sampel dilakukan secara multistage  random sampling dengan besar sampel 52 ibu-balita. Variabel bebas yang diamati usia  pemberian  MP-ASI  yang  terdiri  dari usia  pertama  kali  diberikan  makanan, sedangkan  variabel  tergantung  adalah  kejadian stunting. Analisis  data  yang digunakan adalah  uji chi-square.Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukan waktu pertama kali pemberian MP-ASI berhubungan signifikan dengan kejadian stuntingKesimpulan   : Kesimpulan dari penelitian ini adalah Ada Hubungan usia pemberian MPASI dengan kejadian stunting Kata Kunci : Usia Pemberian MP-ASI, Stunting
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN DENGAN FOKUS INTERVENSI PEMBERIAN TEKNIK DISTRAKSI RELAKSASI AROMATERAPI LAVENDER PADA PERSALINAN KALA I DI PUSKESMAS TOROH I Ica Tasnia; Nurul Kodiyah; Laily Himawati
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 8, No 2 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v8i2.465

Abstract

Latar belakang : Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya seviks, serta kontraksi uterus, dan janin turun kedalam jalan lahir sehingga menyebabkan nyeri pada persalinan. nyeri persalinan merupakan proses fisiologis yang disebebkan oleh kontraksi yang meyebabkan adanya pembukaan serviks. Nyeri dapat dihilangkan secara farmakologis dan nonfarmakolohis, cara non farmakologis dengan pemberian distraksi relaksasi aromaterapi lavender. Penelitian ini bertujuan untuk menghetahui adanya pengaruh distraksi relaksasi aromaterapi lavender terhadap penurunan nyeri punggung pada persalinan kala 1 laten.Metode : Rancagan penelitian yang peneliti gunakan adalah rancagan penelitian studi kasus. Jenis penelitian studi kasus deskriptif ini menggunakan metode observasi pastisipatif. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu bersalin kala 1 fase laten.Hasil : Hasil penelitian menunjukan diagnosa pada Ny. S dengan gangguan nyeri pada punggung. Evaluasi pemberian distraksi relaksasi aromaterapi lavender pada kasus Ny. S dengan nyeri dapat teratasi dan mengguragi rasa nyeri saat menjelang persalinan dari skala 7- 9 menjadi 4-6.Kesimpulan : Masalah persalinan kala 1 pada Ny. S sudah teratasi. Kata kunci : Nyeri persalinan kala 1, distraksi relaksasi aromaterapi lavender.
HUBUNGAN PEMANFAATAN INTERNET DENGAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DIII KEBIDANAN DI AKBID BANUA BINA HUSADA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN Laily Himawati; Aminatuz Zahro
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 2, No 1 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v2i1.44

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan internet semakin dirasakan oleh masyarakat khususnya dikalangan mahasiswa untuk mengakses berbagai macam informasi, mencari literatur, artikel, maupun jurnal tetapi ada juga yang digunakan untuk hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan belajar mengajar yang dapat berdampak pada kurangnya motivas belajar bahkan tidak tumbuh motivasi belajar sehingga berdampak pada prestasi mahasiswa.  Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah puspoive sampling sebanyak 30 responden. Analisis data menggunakan Kendall Tau.Hasil: Berdasarkan analisis didapatkan Z hitung > Z tabel (4,59>1,96) dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pemanfaatan internet dan motivasi belajar, dan Z hitung > Z tabel (4,69>1,96). Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pemanfaatan internet dengan prestasi belajar serta didapatkan Z hitung > Z tabel (4,36>1,96). Berdasarkan nilai koefisien kendall Tau sebesar 0,571, 0,582, 0,541 maka disimpulkan bahwa hubungan antara pemanfaatan internet dengan motivasi belajar dan prestasi belajar pada Mahasiswa D3 Kebidanan Semester III di AKBID Banua Bina Husada Banjarbaru termasuk dalam kategori sedang.Kesimpulan: Ada Hubungan Pemanfaatan Internet dengan Motivasi Belajar dan Prestasi Belajar Mahasiswa DIII Kebidanan Di AKBID Banua Bina Husada Banjarbaru Kalimantan. Kata Kunci    :  Pemanfaatan Internet, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG MP-ASI DENGAN PERILAKU PEMBERIAN MP-ASI PADA BALITA USIA 6-24 BULAN DI PUSKESMAS MERGANGSAN YOGYAKARTA Casnuri Casnuri; Heny Noor Wijayanti; Dewi Roliyah
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 2, No 2 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v2i2.104

Abstract

Latar Belakang: Menteri pemberdayaan perempuan mengatakan sekitar 6,7 balita atau 27,3% dari seluruh balita di Indonesia menderita kurang gizi dan gizi buruk. Hal ini disebabkan karena pemberian ASI dan MP-ASI yang salah. Salah satu faktor yang menyebabkan tingginya pemberian MP-ASI secara dini yaitu sebanyak 75%. Salah satu peran pemerintah untuk menjamin kesehatan warganya dengan mengeluarkan kebijakan yang mengatur mengenai pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) pada Permenkes No. 450/Menkes/SK/IV/2004/dan PP No. 273/ 1997.Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang MP-ASI dengan perilaku pemberian MP-ASI pada balita usia 6-24 bulan di Puskesmas Mergangsan Yogyakarta.Metode: Jenis penelitian deskriptif analitik  dengan pendekatan cross-sectional. populasi dan sampel adalah ibu  yang memiliki balita usia 6-24 bulan di Puskesmas Mergangsan Yogyakarta yang diambil dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan persentase uji Spearman Rank (Rho).Hasil: Karakteristik ibu balita di Puskesmas Mergangsan Yogyakarta tahun 2015 sebagian besar berumur 20-35 tahun (78,4%), berpendidikan menengah (47,1%), ibu rumah tangga (66,7%), dan jumlah anak mayoritas antara 1-2 tahun (52,9%). Pengetahuan ibu tentang MP ASI yang mempunyai balita usia 6-24 bulan sebagian besar tinggi yaitu sebesar 54,9% atau 28 ibu dan perilaku pemberian MP-ASI pada balita juga sebagian besar ibu yang berkunjung di Puskesmas Mergangsan Yogyakarta sebagian besar berperilaku baik sebesar 49,0% atau 25 orang dalam memberikan MP-ASI. Hasil uji spearman rank diketahui nilai X2-hitung sebesar 0,480 dan p-value = 0,000.Kesimpulan: Ada hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang MP-ASI dengan perilaku pemberian MP-ASI pada balita usia 6-24 bulan di Puskesmas MergangsanYogyakarta tahun 2015. Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, MP-ASI, Perilaku, Puskesmas
HUBUNGAN PARITAS DAN BERAT BADAN LAHIR BAYI DENGAN RUPTURE PERINEUM PADA IBU BERSALIN Sri Untari; Wahyu Utami Ekasari
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 4, No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v4i2.191

Abstract

Latar belakang: Perdarahan post partum menjadi penyebab utama 40% kematian ibu di Indonesia. Faktor penyebab perdarahan post partum antara lain adalah atonia uteri, retensio plasenta, laserasi jalan lahir dan kelainan penyakit darah. Laserasi jalan lahir merupakan penyebab kedua perdarahan setelah atonia uteri (Wiknjosastro, 2007). Laserasi perineum atau sering disebut dengan rupture perineum adalah robekan yang terjadi pada perineum sewaktu persalinan. Rupture perineum dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor maternal, faktor janin dan faktor penolong.(Varney, 2008)Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu bersalin spontan yang tercatat dalam catatan persalinan di Rumah Sakit Permata Bunda Purwodadi selama satu tahun yaitu tahun 2018 sebanyak 1976 persalinan. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling yaitu sebanyak 332 ibu bersalin. Data yang telah diolah akan dianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan multivariat.Hasil: Terdapat hubungan paritas dengan rupture perineum  dengan uji statistik menggunakan Chi Square didapatkan X2 hitung diperoleh10.677 dan X2 tabel dengan taraf kesalahan 5% sebesar 5.991 sehingga X2 hitung > X2 tabel, selain itu diperoleh juga nilai P sebesar 0,005 dibandingkan dengan 0,05 sehingga P<0,05 (level of significant).Terdapat hubungan berat badan bayi dengan rupture perineum dengan uji statistik menggunakan Chi Square didapatkan X2 hitung diperoleh 13.899 dan X2 tabel dengan taraf kesalahan 5% sebesar  5.991 sehingga X2 hitung > X2 tabel, selain itu juga diperoleh nilai P sebesar 0,001 dibandingkan dengan 0,05 sehingga P<0,05 (level of significant).Kesimpulan: Bahwa terdapat hubungan antara paritas, berat badan bayi dengan rupture perineum di rumah Sakit Permata Bunda Purwodadi Kata Kunci: Paritas, Berat Badan Lahir, Rupture Perineum
GAMBARAN KARAKTERISTIK KEJADIAN HIV / AIDS DAN TB PARU DI KAWASAN INDUSTRI KABUPATEN JEPARA BAGIAN SELATAN Masruroh Masruroh; B. Verawati; Heny Noor Wijayanti
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 5, No 2 (2020): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v5i2.248

Abstract

Latar belakang : Jepara bagian Selatan yang merupakan sentral industry kareana beberapa kecamatan yang terdapat beberapa perusahaan juga mengalami kenaikan angka kejadian HIV AIDS. Data dari dinas kesehatan Jepara tahun 2014 di Kecamatan Pecangaan hanya ditemukan 8 kasus HIV, pada tahun 2016 mencapai 14 kasus, dan total sampai tahun 2018 mencapai angka 48 kasus, sedangkan diKecamtan Mayong tahun 2014 sampai tahun 2018 mencapai 29 kasus dan Kecamtan kalinyamatan tahun 2014 sampai tahun 2018 mencapai 21 kasus. Sebagian masyarakat beranggapan bahwa dengan berdirinya beberapa perusahaan besar memiliki dampak sosial terhadap masyarakat sekitar. Tujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik kejadian HIV / AIDS dan TBC di Kawasan Industri Kabupaten Jepara Bagian SelatanMetode : Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan crosssectional. Waktu penelitian bulan Agustus – November 2019. Lokasi penelitian Kecamatan Pecangaan, Kalinyamatan dan Mayong kabupaten Jepara jawa Tengah. Jumlah Responden 30 ODHA dan TBC.Hasil : Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa berdasarkan jenis kelamin lebih banyak pada perempuan yaitu 20 orang (66.7%), umur gambaran kejadian HIV/AIDS pada penderita TB Paru rata-rata pada umur 20-35 tahun ada sebanyak 16 orang (53.3%), Berdasarkan tingkat pendidikan lebih banyak pada pendidikan tingkat dasar yaitu 22 orang (73.3%), berdasarkan kejadian HIV AIDS dan TBC didapatkan HIV AIDS ada  22 orang (73.3%) dan yang HIV AIDS dan TBC ada 8 orang (26.7%), serta berdasarkan lama kejadian HIV AIDS paling banyak direntang <5 tahun ada 18 orang (60%).Kesimpulan : bahwa kejadian HIV/AIDS pada penderita TB Paru lebih banyak pada perempuan dan sudah lama terinfeksi <5 tahun dengan tingkat pendidikan dasar. Selain itu kebanyakan terjadi pada usia reproduktif yaitu umur 20-35 tahun. Kata Kunci : Perusahaan, HIV AIDS, TB Paru
PEMBERIAN SENAM HAMIL TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG BAWAH DI PUSKESMAS TOROH I Dea Nuraini; Mun Aminah
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 6, No 2 (2021): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v6i2.309

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan diawali dari masa konsepsi yang sering didefinisikan sebagai persatuan antara sebuah sel telur dan sperma, yang menandai awal dari kehamilan, dan peristiwa ini bukan merupakan hal yang terpisah tetapi merupakan peristiwa rangkaian kejadian yang mengelilinginya (Fauziah & Sutejo, 2012). Nyeri punggung bawah pada wanita hamil paling sering terjadi pada kehamilan trimester III yang berkaitan dengan peningkatan berat badan akibat pembesaran rahim dan peregangan dari otot penunjang, karena hormone relaksan (hormone yang membuat otot relaksasi dan lemas) yang dihasilkan (Triyana, 2013). Salah satu cara untuk mengurangi nyeri punggung bawah adalah dengan melakukan senam hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III.Metodologi: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 1 orang. Instrument pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan format pengkajian. Pengkajian yang dilakukan dengan pengkajian, analisa data, penentuan diagnosa kebidanan, intervensi, implementasi, dan evaluasi.Hasil: Hasil dari penelitian setelah dilakukan pengkajian, intervensi sampai dengan evaluasi adalah adanya pengaruh senam hamil terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III.Kesimpulan: Setelah dilakukan pengkajian selama 3 kali dalam seminggu disimpulkan bahwa senam hamil dapat menurunkan nyeri punggung bawah. Kata Kunci: Senam Hamil, Nyeri Punggung Bawah, Trimester III
DESKRIPSI TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN PERSEPSI KONTROL PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI KARANG TARUNA GAJAH MUDA SELOJARI Nurya Kumala Sari; Rizki Sahara
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 8, No 01 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v8i01.425

Abstract

Latar belakang; Remaja adalah fase yang rentan dengan kenakalan terutama seksualitas. Seksual yang masih dianggap tabu menjadikan kurangnya pengetahuan pada remaja sehingga lebih banyak remaja telah melakukan perilaku seksual sebelum menikah. Tujuan untuk mendeskripsikan tingkat pengetahuan dan kontrol perilaku seksual remaja karang tarunaMetode; Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dengan pendekatan studi deskriptif. Populasi penelitian ini adalah remaja karang taruna di Selojari dengan jumlah sampel 46. Tehnik pengambilan sampel dengan random sampling yang digunakan yaitu pertanyaan dengan kuesioner dan telah dilakukan uji validitas dan reabilitas terlebih dahulu.Hasil; Remaja berumur 16-18 tahun; jenis kelamin mayoritas perempuan; tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi yaitu kategori kurang sebanyak 29,4 %; cukup 58,8 %; baik 11,8 %. Persepsi kontrol perilaku baik sebanyak 51,8% dan buruk 48,2%.Kesimpulan; ; tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan cukup yaitu 58,8% (27 orang), dan persepsi kontrol perilaku baik 51,8 %.
TINGKAT PENGETAHUAN AKSEPTOR TENTANG KB SUNTIK DENGAN KEPATUHAN AKSEPTOR KB DALAM MELAKUKAN KB SUNTIK DI BIDAN DESA SELO KECAMATAN TAWANGHARJO KABUPATEN GROBOGAN Festy Mahanani Mulyaningrum; Mun Aminah
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 1, No 1 (2016): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v1i1.21

Abstract

Latar Belakang – Kontrasepsi merupakan cara yang efektif untuk menekan laju pertumbuhan penduduk. Kontrasepsi ada beberapa macam yang salah satunya adalah kontrasepsi suntik. Dalam penggunaan kontrasepsi suntik, akseptor harus melakukan suntik kembali sesuai dengan jadwal yang diberikan petugas adalah penting karena apabila terlambat dapat menyebabkan kehamilan.Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan akseptor tentang KB suntik dengan kepatuhan akseptor KB dalam melakukan KB Suntik di Bidan Desa Selo Kecamatan Tawangharjo Kabupaten GroboganMetode – Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah incidental sampling dan didapatkan 111 responden yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, kuesioner tingkat pengetahuan untuk mengukur tingkat pengetahuan tentang KB suntik dan kuesioner kepatuhan akseptor KB untuk mengetahui kepatuhan akseptor KB. Kuesioner ini telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis datanya dengan program SPSS for Windows versi 16.0 menggunakan uji Spearman Rank dengan taraf signifikansi 95 %.Hasil – Berdasarkan hasil analisa data (1) tingkat pengetahuan akseptor KB adalah sedang sebesar 55 responden (49,5%), (2) kepatuhan akseptor KB adalah sedang sebesar 54 responden (48,6%) dengan ρ hitung 0,769 dan nilai p value 0.000.Kesimpulan – Berdasarkan hasil uji Spearman Rank disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan akseptor tentang KB suntik dengan kepatuhan akseptor KB dalam melakukan KB Suntik di Bidan Desa Selo Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan. Kata Kunci    : Tingkat Pengetahuan, Kepatuhan
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III TENTANG INISIASI MENYUSUI DINI DI PUSKESMAS ASTAMBUL Alfharia Kusuma Ariesta; Laily Himawati
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 2, No 2 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v2i2.84

Abstract

Latar Belakang: Program Inisiasi Menyusui Dini mempunyai manfaat yang besar untuk bayi maupun sang ibu yang baru melahirkan. Tetapi kurangnya pengetahuan dari sang orang tua, pihak medis, maupun keengganan untuk melakukannya membuat inisiasi menyusu dini masih jarang dilakukan. Besarnya manfaat ASI telah dikampanyekan oleh UNICEF (United Nations Children’s fund) melalui pekan menyusui sedunia atau word Breastfeeding week yang diselenggarakan setiap tanggal 1 – 7 Agustus. Kampanye itu antara lain mengajak masyarakat di seluruh dunia, terutama kaum ibu, untuk memberikan manfaat ASI kepada bayi serta mengenal manfaat pemberian ASI bagi dirinya sendiri. (Nadine, 2009).  Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan metode survey. Populasi penelitian ini adalah semua ibu primigravida trimester III di Puskesmas Astambul pada Bulan April 2012, sebanyak 35. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik accidental sampling. Sampel pada penelitian ini adalah Ibu-ibu hamil yang datang di Puskesmas Astambul pada saat melakukan penelitian, sebanyak 30 orang ibu primigravida trimester III. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan data primer. Analisis data menggunakan ms excell.Hasil: Berdasarkan analisis menggunakan komputerisasi didapatkan hasil bahwa sebagian besar responden memiliki penetahuan rendah sebanyak 21 responden aatau 70%. Kata Kunci    :  Pengetahuan, Ibu Primipara, Inisiasi Menyusui Dini

Page 4 of 10 | Total Record : 96