cover
Contact Name
Purba Sanjaya
Contact Email
p.sanjaya@fp.unila.ac.id
Phone
+6282229226300
Journal Mail Official
jurnalpengabdianfpunila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soemantri Brojonegoro 1, Gedong Meneng, Bandar Lampung, Lampung Province, Indonesia (Kode Pos : 35145)
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Published by Universitas Lampung
ISSN : 28292243     EISSN : 28292235     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jpfp.v2i2.7916
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas lampung (JPFP) adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang terbit dua kali setahun yaitu pada bulan Maret, dan September oleh Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang berhubungan dengan ilmu agroteknologi, agronomi dan hortikultura, ilmu tanah, ilmu hama dan penyakit tanaman, ilmu peternakan, ilmu agribisnis, ilmu teknologi hasil pertanian, ilmu kehutanan, ilmu keteknikan pertanian, ilmu perikanan dan kelautan.
Articles 288 Documents
Pengembangan Model Agroedutourism di Pekon Lugusari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Berbasis Potensi Desa Teguh Endaryanto; Novi Rosanti; Dian Rahmalia; I.Rani Mellya Sari
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7911

Abstract

Pengembangan model agroedutourism di wilayah perdesaan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian nasional dengan memanfaatkan sumber daya alam yang dimilikinya. Pekon Lugusari merupakan salah satu pekon di Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu yang memiliki potensi sumberdaya alam yang berlimpah sehingga layak untuk dikembangkan menjadi desa agroedutourism. Keberhasilan pengembangan desa agroedutourism sangat tergantung pada perencanaan yang matang dan kemampuan para pemangku kepentingan untuk memanfaatkan potensi-potensi yang ada di desanya. Oleh karena itu, tujuan kegiatan pengabdian di Pekon Lugusari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu ini adalah meningkatkan pengetahuan pemangku kepentingan mengenai agroedutourism, memetakan potensi masing-masing dusun di Pekon Lugusari, dan menyusun roadmap pengembangan desa agroedutourism di Pekon Lugusari. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Penyusunan Roadmap Pengembangan Agroedutourism Pekon Lugusari menuju Desa Sejahtera Mandiri” adalah pelatihan, Focus Group Discussion (FGD) dan pendampingan. Mitra yang terlibat dalam kegiatan pengabdian ini adalah pemangku kepentingan di Pekon Lugusari. Kegiatan penyuluhan dan FGD yang dilakukan telah berhasil meningkatkan pengetahuan peserta sebesar 6,3 persen. Kegiatan FGD sudah berhasil meningkatkan pengetahuan peserta, namun tetap dilakukan pendampingan lebih lanjut dalam Desa Agrowisata dan Desa AgroEduTourism secara bertahap. Hasil diskusi, evaluasi dan penggalian informasi lebih dalam selama program ini berlangsung, menghasilkan kesimpulan bahwa diperlukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat lanjutan terkait peningkatan kapasitas sumber daya manusia Desa untuk membentuk Desa Agrowisata dan Desa AgroEduTourism yang disertai dengan peta wisata dan paket wisata serta pengelolaan tiap-tiap organisasi yang akan terlibat dalam membentuk Desa Sejahtera Mandiri.
Pelatihan Budidaya Tanaman Sayuran Untuk Mendukung Program Program Kemandirian Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Kuswanta Futas Hidayat; Irwan Sukri Banuwa; Kus Hendarto; Abdullah Aman Damai; Purba Sanjaya
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i1.5794

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memperkenalkan dan mempraktekkan teknik budidaya sayur-sayuran baik dalam polybag dan lahan pekarangan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung. Sosialisasi dan praktek ini diharapkan dapat dipraktekkan di dalam lapas untuk mendukung program kemandirian pangan serta diaplikasikan ketika warga binaan keluar lembaga pemasyarakatan.  Kegiatan pengabdian akan dimulai dengan penjelasan penjelasan terkait teknik budidaya sayuran didalam ruangan dan dilanjutkan dengan praktek langsung di wilayah pekarangan lapas yang masih kosong.  Materi yang akan diajarkan dan sekaligus dipraktekan di lokasi pengabdian antara lain penyiapan bahan tanam (menyiapkan, mengecambahkan benih dan menyiapkan bibit), menyipakan lahan baik dengan olah tanah langsng dan dengan menggunakan polybag, menanam, mengajir, membumbun, mengendalikan hama dan penyakit tanaman, irigasi, panen hingga pasca panen. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat tentang teknik budidaya sayuran, pengetahuan warga binaan menigkat dari yang sebelumnya hanya sebesar 28,09 % meningkat menjadi sebesar 85,4 %. Hal ini berarti bahwa kegiatan pengabdian membawa perubahan yang sangat baik terhadap pengetahuan warga binaan. Peningkatan Pengetahuan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan skill warga binaan untuk menghasilkan sayuran sendiri dalam lapas dan sebagai bekal mereka ketika sudah keluar dari lembaga kemasyarakatan.
Pengelolaan Manajemen Usahatani dan Permodalan Usaha Gapoktan Sumber Makmur di Desa Labuhan Ratu VI Dwi Haryono; Wan Abbas Zakaria; Lidya Sari Mas Indah; Yuliana Saleh
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6200

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pelatihan manajemen usahatani dan permodalan usaha kelompok tani. Pelatihan dilakukan di dalam ruangan dengan metode ceramah dan diskusi (tanya-jawab). Sasaran kegiatan ini adalah aparatur desa, kelompok tani, dan anggota Gapoktan Sumber Makmur yang bergerak pada usahatani ubi kayu. Lokasi kegiatan di Desa Labuhan Ratu VI, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.  Desa Labuhan Ratu VI merupakan desa binaan Universitas Lampung.  Ubi Kayu merupakan komoditas tulang punggung di Desa Labuhan Ratu VI. Potensi ubi kayu di Desa Labuhan Ratu VI masih dapat dimaksimalkan, sehingga dapat lebih menunjang kesejahteraan masyarakat setempat. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan keterampilan petani ubi kayu terhadap manajemen usahatani dan permodalan menjadi sangat penting ditingkatkan sebagai dasar pembangunan desa. Diharapkan Desa Labuhan Ratu VI dapat menjadi desa mandiri, yang petaninya memiliki pengetahuan dan keterampilan  manajemen usahatani dan pengelolaan modal usaha kelompok tani yang baik, sehingga berdaya saing tinggi, inovatif, dan berkelanjutan.  Dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan pengetahuan anggota Gapoktan Sumber Makmur mengenai manajemen usahatani ubi kayu dan permodalan usaha sebesar 51 persen. Peserta kegiatan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat, hal ini terlihat dari persentase kehadiran dan sebesar 60 persen (lebih dari 50 persen anggota) aktif dalam berdiskusi. Pelatihan analisis usahatani ubi kayu dan pencatatan atau pembukuan usahatani secara sistematis memerlukan waktu yang lebih panjang untuk mengevaluasinya.
Aplikasi Pencacah Pakan Ternak pada Peternak Kambing Isbani Farm Warji Warji; Tamrin Tamrin
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6238

Abstract

The feed given to goats is generally in the form of grass and cocoa pods. The grass that is given directly without being chopped is not eaten as a whole by the goat, but what is chopped first is eaten until it runs out. This service program aims to apply a forage chopper machine for goats at Isbani Farm so that the forage becomes fine in size. The method for reducing or smoothing the size of forage is to use a chopper in the chopping process. This chopper is in the form of two blades mounted on the axle and driven by diesel so that it can rotate and chop forage material. Service activities include problem formulation with partners, preparation of chopper machines, training on the use of chopping machines for partners and program evaluation. Partners are very open in conveying problems and very cooperative in coordinating. The animal feed material chopper machine can be well prepared; covering frame; the chopper and the driving motor. The training and application of the counting machine to partners went well; partners can absorb the knowledge and skills provided by the community service team. Evaluation of the service program went well; partners' knowledge increased by about 45%. It is necessary to conduct training in making silage or durable feed from agricultural waste feed ingredients such as corn stalks, rice straw and cassava leaves. It is necessary to create a sustainable program so that the partner assistance process is sustainable.
PENERAPAN PEMUPUKAN BERIMBANG UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI KENTANG DI DESA TAMBAK JAYA, KECAMATAN WAY TENONG LAMPUNG BARAT Ardian Ardian; Kukuh Setiawan; Muhammad Kamal; Muhammad Syamsul Hadi; Erwin Yuliadi; Fitri Yelli; Purba Sanjaya; Wawan Abdullah Setiawan
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.7106

Abstract

Kentang merupakan salah satu tanaman utama yang ditanam oleh petani di Lampung Barat.  Hingga saat ini masalah utama adalah peningkatan kuaktas dan produksi kentang.  Oleh karena itu tujuan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi petani mitra dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas kentang per hektar melalui pemupukan berimbang sehingga pendapatan petani mitra dapat meningkat.  Sasaran penyuluhan berupa demonstrasi dan edukasi adalah petani Desa Tambak Jaya, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat. Ada tiga masalah yang menjadi fokus, yaitu ukuran ubi kentang yang tidak homogen, adanya pecah kulit ubi, serta ketahanan periode simpan yang tidak lama.  Target yang akan dicapai adalah peningkatan produksi dan kualitas kentang melalui sistem pemupukan berimbang. Produksi kentang yang dihasilkan dari kecamatan ini rata-rata mencapai 18-20 ton/ha. Produktivitas yang dihasilkan masih tergolong relatif rendah dibandingkan potensi hasil dari bibit yang ditanam, yaitu sekitar 40-50 ton/ha.  Salah satu penyebab rendahnya produktivitas kentang di wilayah ini karena petani tidak menerapkan pemupukan berimbang untuk produksi tinggi dan munculnya retak umbi dan rentannya pengelupasan kulit umbi. Kondisi ini menyebabkan produksi rendah dan kualitas umbi yang kurang.  Manfaat kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu, petani binaan akan teredukasi dan memahami pentingnya pemupukan berimbang untuk peningkatan produksi dengan mutu yang prima, sehingga pendapatan petani meningkat dan adanya hubungan yang saling menguntungkan antara petani dan pengumpul/mitra usaha karena produk yang berkualitas. Hasil kegiatan pengabdian tim pengabdian dari Universitas Lampung membuat petani kentang di Tambak Jaya sangat tertarik dengan metode pemupukan berimbang dan sesuai dengan kebutuhan tanaman, sehingga produktivitas kentang mencapai 40 ton/ha dengan mutu umbi kentang premium
Upaya Peningkatan Kualitas Ekosistem Pesisir dan Laut melalui Kegiatan Coastal Cleanup di Desa Way Lubuk Muhamad Gilang Arindra Putra; Muhammad Kholiqul Amiin; maulid wahid yusup
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.7077

Abstract

Marine debris atau sampah laut dapat didefinisikan sebagai bahan padat yang sengaja maupun tidak sengaja masuk ke lingkungan laut dengan cara dibuang secara langsung maupun tidak langsung dengan cara masuk dari arah daratan melalui sungai. Sampah laut memiliki dampak yang sangat luas, terutama pada ekosistem pesisir dan laut. Tidak sedikit biota laut yang dapat terjerat, terluka, atau bahkan menelan sampah laut. Melihat besarnya dampak yang ditimbulkan oleh sampah laut maka penyadaran masyarakat mengenai bahaya sampah laut sangat penting. Penyadaran masyarakat diperlukan untuk memberikan wawasan agar masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya terutama pada wilayah ekosistem pesisir dan laut.Masyarakat Desa Way Lubuk yang berlokasi di kecamatan Kalianda memiliki potensi sumberdaya alam ekosistem pesisir dan laut yang cukup melimpah. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat yang kami lakukan menggabungkan pengalaman dan pengetahuan di bidang marine debris sehingga diharapkan mampu memberikan dorongan bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan coastal cleanup secara berkala dalam upaya mengurangi jumlah serta dampak sampah laut bagi ekosistem pesisir dan laut di wilayah Desa Way Lubuk.
PERMASALAHAN PETANI DESA LABUHAN RATU 6, KECAMATAN LABUHAN RATU, KABUPATEN LAMPUNG TIMUR DALAM BUDIDAYA UBIKAYU Ardian Ardian; Setyo Dwi Utomo; Kukuh Setiawan; Muhammad Kamal; Muhammad Syamsul Hadi; Fitri Yelli; Purba Sanjaya
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7800

Abstract

Lampung merupakan salah satu sentra produksi ubikayu di Indonesia.  Selanjutnya, Lampung Timur, terutama kecamatan Labuhan Ratu mempunyai areal panen ubikayu yang cukup besar.  Pada 2021, produksi ubikayu yang dihasilkan dari kecamatan ini telah mencapai 25.154 ton. Produksi tersebut berasal dari luas panen seluas 1.191 hektar dan produktivitas sekitar 21 ton/ha.  Produktivitas hasil ini masih jauh dari potensi hasil tanaman ubikayu yang dapat mencapai 40-60 ton/ha.  Aplikasi pemupukan yang biasa dilakukan petani adalah pemberian hara makro, yaitu N (urea), P (TSP), dan K (KCl), akan tetapi petani jarang memberikan pupuk organik dan pengapuran dikarenakan beberapa alasan dan ketidak mengertian mereka tentang pupuk ini terhadap peningkatan hasil dan kadar pati.    Oleh karena itu perlu dilakukan sosialisasi/penyuluhan dan demonstrasi plot kepada petani binaan desa Labuhan Ratu 6, Labuhan Ratu, Lampung Timur tentang pengolahan pupuk organik, pengapuran dan teknologi budidaya ubikayu yang tepat guna untuk meningkatkan produktivitas dan kadar pati.  Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi dan demonstrasi plot untuk menunjukkan kepada pengguna atau petani binaan Desa Labuhan Ratu 6 tentang pengaruh aplikasi pupuk organik dan pemberian kapur pertanian terhadap peningkatan pertumbuhan dan produksi ubikayu.  Dengan demikian metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat petani binaan desa Labuhan Ratu 6, Labuhan Ratu, Lampung Timur menggunakan cara sosialisasi/penyuluhan, demonstrasi plot dan evaluasi kegiatan.  Hasil sosialisasi dan kunjungan ke lahan petani dapat dijabarkan sebagai berikut, penggunaan varietas yang mempunyai potensi perodusi tinggi dan kadar pati yang tinggi harus dibarengi dengan jarak tanam yang sesuai untuk perkembangan ubi, penggunaan bahan organik untuk perbaikan struktur tanah dan suplai hara mikro, penambahan kapur/dolomit untuk meningkatkan pH yang sesui dan suplai hara Ca dan Mg, penggunaan pupuk Kalium (KCl) yang lebih tinggi dari pupuk Urea untuk meningkatkan produksi dan kadar pati ubi hasil panen.
Pengelolaan Ekosistem Lamun dengan Metode Teknologi Terf dan Sprig Anchor Untuk Keberlanjutan Desa Wisata Pahawang, Kabupaten Pesawaran Nur Muhammad Tirta Weuning Al Supandi; Hilma Nahwa Firdausi; Maria Febriyanti Samosir; Kristian Thomas Tefsele; Dwi Okta Viani; Sheliyana Cahya Oktari; Farhan Juliputra Kaisinda; Deliza Putri; Widya Asri; Sabrina Cinta Farani; Rizqy Hadi Saputra; Alifia Adibila Nurhalisa; Indra Jaya; Deny Sapto Chondro Utomo; Maulid Wahid Yusup
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7989

Abstract

Pesawaran merupakan salah satu kabupaten dengan sebaran potensi objek wisata yang beragam di sejumlah daerah, salah satunya yaitu Pulau Pahawang. Penurunan luasan padang lamun yang terjadi setiap tahunnya disebabkan oleh berbagai aktivitas manusia. Aktivitas tersebut diantaranya yaitu pembangunan konstruksi pesisir, pembuangan limbah domsetik, alur perjalanan kapal, dan juga penangkapan ikan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Wisata Pahawang, Kabupaten Pesawaran. Kegiatan ini melibatkan masyarakat sekitar Desa Wisata Pahawang dan Himpunan Mahasiswa Perikanan dan Kelautan Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Kontribusi masyarakat sebagai peserta dalam kegiatan transplantasi lamun serta melakukan kegiatan monitoring persentase pertumbuhan lamun. Metode transplantasi yang dapat dilakukan yaitu metode terf dan sprig anchor. Jumlah bibit yang ditanam menggunakan metode terf sebanyak 350 bibit dengan 14 plot frame dimana masing-masing plot berisi 25 bibit. Pada metode sprig anchor, jumlah bibit yang ditanam sebanyak 475 bibit dengan 19 plot dimana masing-masing plot berisi 25 bibit. Jenis lamun yang ditanam yaitu Enhalus acoroides dengan ciri morfologi tumbuhan yaitu daun panjang menyerupai pita dengan ujung daun membulat. Pemulihan kondisi ekosisitem lamun dilakukan dengan kegiatan transplantasi lamun menggunakan dua metode yaitu terf dan sprig anchor. Kegiatan pengabdian masyarakat pelestarian ekosistem lamun diterima baik oleh masyarakat Desa pahawang dan dapat dilanjutkan oleh masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan serta keberlangsungan makhluk hidup yang tinggal di wilayah pesisir.
Pengenalan Oven Surya untuk Pengeringan Gula Semut dalam Rangka Peningkatan Produksi dan Mutu Produk pada KWT Putri Handayani di Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung Ribut Sugiharto; Novita Herdiana; Pramita Sari Anungputri; Esa Ghanim Fadhallah
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7634

Abstract

Kondisi cuaca yang tidak stabil menyebabkan hambatan dalam proses produksi gula semut dan menimbulkan ketidakpastian terhadap mutu produk. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan untuk mengenalkan dan memberikan pelatihan penggunaan alat pengering surya guna meningkatkan produksi dan mutu gula semut. Metode pelaksanaan kegiatan ini melibatkan ceramah, diskusi, dan tanya jawab sebagai sarana pemahaman materi dan diskusi terkait pengembangan produksi gula semut. Selanjutnya, dilakukan praktek penggunaan alat pengering surya. Kegiatan pengabdian ini berlangsung selama 4 bulan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa anggota KWT Putri Handayani antusias dan memiliki minat untuk menggunakan oven surya dalam proses pengeringan gula semut, dan setelah mengadopsi metode ini, mereka merasakan peningkatan mutu produk dan percepatan proses pengeringan. Selain itu, anggota KWT Putri Handayani mampu memproduksi oven surya sendiri setelah pelatihan. Rekomendasi untuk masa mendatang adalah melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat lanjutan yang melibatkan pelatihan peningkatan mutu produk dan kemasan gula semut, evaluasi pasar, dan metode pemasaran, termasuk penjualan online.
PENGENDALIAN HAMA Spodoptera frugiperda DENGAN MATING DISRUPTION FEROMON PADA PERTANAMAN JAGUNG DI PEKON TRITUNGGAL MULYA KABUPATEN PRINGSEWU I Gede Swibawa; Hamim Sudarsono; Purnomo Purnomo; Titik Nur Aeni
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i1.5784

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Pengendalian Hama Spodoptera frugiperda dengan Mating Disruption Feromon pada Pertanaman Jagung di Pekon Tritunggal Mulya Kabupaten Pringsewu” dilaksanakan untuk memecahkan permasalahan Kelompok Tani Setia Bakti yaitu belum tersedianya insektisida yang cukup efektif untuk mengendalikan hama ulat grayak S. frugiperda pada pertanaman jagung. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang hama S. frugiperda dan teknik pengendalian menggunakan Mating Disruption Feromon.   Kegiatan ini  dilaksanakan oleh 4 orang Tim Pengabdian selama Mei - Oktober 2021. Metode yang diterapkan adalah ceramah, diskusi dalam kelas, dan kunjungan lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan: 1) Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diikuti oleh anggota dan pengurus Kelompok Tani Setia Bakti, Pekon Tritunggal Mulya dan Kepala Laboratorium POPT Gadingrejo, Pringsewu. 2) Peserta sangat antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan yang ditunjukan oleh keaktifannya dalam menyimak dan merespon penyampaian materi serta aktif bertanya dan memberi tanggapan terhadap setiap permasalahan yang dibahas. 3) Terjadi peningkatan penguasaan pengEtahuan Pengendalian Hama Spodoptera frugiperda dengan Mating Disruption Feromon pada Pertanaman Jagung yang signifikan yang ditunjukkan oleh setelah diberi penyuluhan lebih dari 70% memiliki pengatahuan sangat baik. Disrankan untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat lanjutan dengan topik penggunaan insektisida secara bijaksana

Page 6 of 29 | Total Record : 288