cover
Contact Name
Purba Sanjaya
Contact Email
p.sanjaya@fp.unila.ac.id
Phone
+6282229226300
Journal Mail Official
jurnalpengabdianfpunila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soemantri Brojonegoro 1, Gedong Meneng, Bandar Lampung, Lampung Province, Indonesia (Kode Pos : 35145)
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Published by Universitas Lampung
ISSN : 28292243     EISSN : 28292235     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jpfp.v2i2.7916
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas lampung (JPFP) adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang terbit dua kali setahun yaitu pada bulan Maret, dan September oleh Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang berhubungan dengan ilmu agroteknologi, agronomi dan hortikultura, ilmu tanah, ilmu hama dan penyakit tanaman, ilmu peternakan, ilmu agribisnis, ilmu teknologi hasil pertanian, ilmu kehutanan, ilmu keteknikan pertanian, ilmu perikanan dan kelautan.
Articles 288 Documents
Pelatihan Fermentasi Pakan Rumput Pakchong dan Daun Singkong dengan Metode Silase sebagai Pakan Sapi Potong di Desa Margomulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Fitria Tsani Farda; Syahrio Tantalo; Muhammad Mirandy Pratama Sirat; Ratna Ermawati; Teo Achmad Fauzi; Mahfud Rivai; Slamet Setio; Sandika Pramana; Aksal Alfarizki
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7834

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan fermentasi pakan Rumput Pakchong (Pennisetum purpureum cv Thailand) dan limbah pertanian daun singkong dengan metode silase kepada peternak sapi potong di Desa Margomulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten PesawaranProvinsi Lampung. Kegiatan dilakukan pada Juni-Juli 2023. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal. Fermentasi pakan menggunakan metode silase dengan bahan utama Rumput Pakchong (Pennisetum purpureum cv Thailand) dan daun singkong difermentasi selama 21 hari dengan bantuan larutan fermentor EM4 yang dipadatkan dalam tong fermentor pada kondisi anaerob. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengukur keberhasilan fermentasi pakan melalui penilaian berbagai parameter uji organoleptik dan pengukuran derajat keasaman terhadap hasil silase. Kesimpulan kegiatan ini yaitu pelatihan teknologi fermentasi pakan berbasis tanaman pakan rumput pakchong dan limbah pertanian daun singkong dengan metode silase diikuti oleh 20 orang peternak sapi menghasilkan tekstur lembut; berbau asam dan aroma harum; tidak ada pertumbuhan jamur; berwarna hijau kekuningan; kadar pH asam antara 2,5 – 3; penilaian kualitas silase kategori tinggi; dan palatabilitas tinggi pada ternak sapi. Kegiatan yang telah dilakukan dinilai berhasil berdasarkan ketercapaian tujuan yaitu peternak mampu membuat silase yang berkualitas sebagai hijauan pakan fermentasi yang dapat disimpan dalam jangka panjang untuk menjaga ketersediaan pakan.
PENYULUHAN WISATA PANTAI BERKELANJUTAN DI PANTAI SEBALANG, DESA TARAHAN, KECAMATAN KATIBUNG, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Abdullah Aman Damai; Deny Sapto Chondro Utomo; Rachmad Caesario; Darma Yuliana; Rara Diantari
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i1.5809

Abstract

Pariwisata merupakan sumber daya yang penting bagi daerah yang menjadi tempat tujuan wisata. Objek wisata di suatu daerah akan dapat berlangsung secara baik dan dapat berkembang dengan baik jika masyarakat setempat ikut dilibatkan dalam pengelolaannya. Pantai Sebalang merupakan salah satu kawasan strategis pengembangan pariwisata Kabupaten Lampung Selatan. Permasalahan yang ada di Pentai Sebalang adalah kurangnya pengetahuan masyarakat Pantai Sebalang tentang potensi wisata dan pengelolaan wisata yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat sebalang tentang potensi wisata pantai dan pengelolaan wisata pantai berkelanjutan. Metode yang dilakukan  meliputi, survei, wawancara dan penyuluhan. Untuk mengetahui perubahan pengetahuan masyarakat mengenai materi yang disampaikan maka dilakukan evaluasi awal dan akhir. Berdasarkan hasil survei diketahui bahwa potensi pariwisata Pantai Sebalang yang paling diminati pengunjung adalah wisata kuliner. Kegiatan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuna masyarakat tentang pengelolaan wisata berkelanjutan.
PENYULUHAN MANAJEMEN REPRODUKSI, PEMELIHARAAN DAN FERMENTASI PAKAN SERTA PENGOBATAN MASAL TERNAK KAMBING DI DESA MARGA AGUNG KECAMATAN JATI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Muhammad Mirandy Pratama Sirat; Erwanto Erwanto; Veronica Wanniatie; Ratna Ermawati; Ayu Lidyana; Mahfud Rivai; Surmini Surmini
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6475

Abstract

Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu desa dengan mata pencaharian masyarakat berupa beternak kambing sebagai salah satu mata pencaharian utama selain menjadi petani padi dan singkong. Kecamatan Jati Agung merupakan salah satu dari 17 kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan dengan populasi ternak kambing sejumlah 20.533 ekor atau dengan proporsi sebesar 5,44 persen dari total populasi ternak kambing di Kabupaten Lampung Selatan. Kelompok Ternak Kambing Rambon Jaya Family merupakan kelompok ternak yang baru terbentuk dengan pengalaman minimal dalam beternak terutama pada aspek reproduksi, pemeliharaan serta fermentasi pakan berbasis limbah pertanian. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat memberikan solusi melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan melalui penyuluhan terkait manajemen reproduksi, pemeliharaan serta pelatihan teknologi fermentasi pakan berbasis limbah pertanian terutama ubi kayu, dalam rangka mendukung tercapainya pencapaian SDGs di Indonesia sesuai yang tercantum pada Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada poin 2 untuk mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan nutrisi yang lebih baik dan mendukung pertanian berkelanjutan. Sasaran kegiatan pengabdian ini yaitu anggota Kelompok Ternak Rambon Jaya Family sebagai mitra pengabdian. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode 1) Penyuluhan dan diskusi mengenai manajemen reproduksi, kesehatan, dan pemeliharaan serta teknologi fermentasi pakan; 2) Pengobatan masal ternak kambing, 3) Pemberian paket bantuan tong fermentor, peralatan desinfeksi kandang dan obat cacing cair. Kesimpulan pengabdian ini yaitu 1) jumlah peserta penyuluhan sebanyak 12 orang anggota kelompok ternak; 2) jumlah ternak kambing yang diobati sebanyak 14 ekor; 3) Pemberian paket bantuan kepada kelompok ternak berupa 2 unit tong fermentasi pakan, peralatan desinfeksi kandang berupa 1 unit sprayer dan 1 kemasan larutan desinfektan, serta 1 botol obat cacing cair; 4) Fermentasi pakan berbasis limbah daun singkong melalui metode silase berhasil dilakukan dengan ciri-ciri tekstur lembut, berbau asam dan aroma harum, tidak ada pertumbuhan jamur, dan berwarna hijau kekuningan.
PENYULUHAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS AYAM KAMPUNG DI KELURAHAN PRINGSEWU BARAT, KABUPATEN PRINGSEWU SYAHRIO TANTALO; Rr RIYANTI; KHAIRA NOVA; RUDY SUTRISNA; DONI RAMADHAN; FITRIA NURUNISA; ETHA 'AZIZAH HASIIB
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.7093

Abstract

Tujuan dari program ini adalah: 1) melaksanakan tri dharma perguruan tinggi; 2) memberikan informasi kepada peternak ayam kampung terkait dengan manajemen pemeliharaan dalam meningkatkan produktivitas ayam kampung; 3) meningkatkan kesadaran masyarakat akan peningkatan produktivitas ayam  kampung sebagai pemenuhan kebutuhan protein hewani dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegitan ini akan dilaksanakan selama 6 bulan di Kelurahan Pringsewu Barat, Kabupaten Pringsewu. Sasaran kegiatan ini adalah peternak ayam kampung, dengan perbaikan manajemen dan mengoptimalkan potensi pakan. Tahapan pelaksanan kegiatan adalah survei dan obeservasi lokasi, identifikasi peternak dan pelaksanaan penyuluhan manajamen pemeliharaan dan pendampingan penyusunan ransum, serta evaluasi hasil. Kegiatan penyuluhan manajemenn pemeliharaan ayam kampung  di Kelurahan Prngsewu  Barat Kabupaten Pringsewu telah berhasil dalam hal meningkatkan pengetahuan dan memahami pelaksanaan manajemen pemeliharaan ayam kampung yang baik dan benar secara intensif, meningkatkan pengetahuan dan memahami penerapan manajemen rekording pada peternakan ayam kampung dan meningkatkan pengetahuan dan memahami penggunaan ransum serta membuat formulasi ransum yam kampung.
Identifikasi Faktor Internal dan Eksternal Pengembangan Kawasan Tembakau 2015-2022 di Kabupaten Pesawaran Moh Muhaemin; OKtora Susanti; Henky Mayaguezz; Muhammad Khaliqul Amin; Siti Hudaidah; Eko Effendi; Anma Hari Kusuma; Muhammad Gilang Ramadhan; Almira Lahay; Erna Rochana
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7333

Abstract

Tembakau Kabupaten Pesawaran menempati posisi ke-3 terbesar (tahun 2022) di Provinsi Lampung dengan rata-rata produksi 81,0  ton dan luas areal 85 ha, namun memiliki produktivitas tertinggi sebesar 0,75 ton/ha. Tanaman tembakau di Kabupaten Pesawaran dikelola sebagai perkebunan rakyat dengan karakteristik luas lahan yang sempit, letak terpencar, bersifat padat karya, serta teknik budidaya hingga pengolahan yang bersifat tradisional dan sederhana. Namun dengan tingkat permintaan yang tinggi dan cenderung meningkat mendorong perlu dilakukannya suatu upaya analisis pengembangan usaha tembakau bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Analisis meliputi kondisi terkini dan rencana aksi pengembangan usaha melalui pendekatan SWOT. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 4 faktor Penguat (Strength), 4 faktor Pelemah (Weekness), 4 faktor Peluang (Opportunity), dan 2 faktor Ancaman (Threath)
Optimalisasi Modal Sosial Kelembagaan Kelompok Tani Lada Hitam (Black Papper) Di Desa Suka Dana Baru Kecamatan Marga Tiga Kabupaten Lampung Timur) Wan Abbas Zakaria; Lidya Sari Mas Indah; Ktut Murniati; I Rani Mellya Sari; Dewi Mulia Sari; Dwi Haryono
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7735

Abstract

Abstrak: Usahatani lada membutuhkan peran kelembagaan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Produktivitas lada hitam Lampung pada saat ini masih sangat  rendah yakni sebesar 0,43 ton/ha, jauh di bawah rata-rata produktivitas nasional yang mencapai 0,78 ton/ha. Potensi produksi lada di Desa Sukadana baru dengan luas lahan 663 hektar jika dikelola dengan manajemen usahatani yang optimal dapat mencapai produksi yang ditargetkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan penyuluhan  dan optimalisasi kelembagaan kelompok tani lada hitam di Desa Sukadana baru Kecamatan Margatiga Kabupaten Lampung Timur. Metode yang digunakan yaitu Focus Group Discussion (FGD) dan pelatihan. Sasaran kegiatan ini adalah aparatur desa, kelompok tani, dan gabungan kelompok tani yang bergerak pada komoditas lada hitam. Lokasi kegiatan yaitu di Desa Sukadana Baru, Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.  Desa Sukadana Baru Kecamatan Marga Tiga Kabupaten Lampung Timur. Hasil kegiatan menunjukkan pengetahuan peserta terhadap materi penguatan kelembagaan meningkat 31 persen di bandingkan materi lainnya, hal ini dikarenakan petani memiliki pemahaman yang baik terkait dengan pentingnya kelembagaan petani. Menurut petani kelembagaan penting agar semua kegiatan dapat terorganisir dan memiliki manajemen yang baik dalam pengelolaannya.  Pengetahuan petani terkait dengan modal social juga meningkat 28 persen, karena modal social ini sangat mendukung dalam kegiatan usahatani lada yang berupa saling percaya terhadap sesama anggota, kerjasama antar anggota dan adanya jaringan (network) yang akan menjembatani petani dalam mendapatkan semua informasi yang dibutuhkan.
Diseminasi Teknologi Budidaya Padi Sawah dengan Metode Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) pada Kelompok Tani Mekar Jaya 1, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat Purba Sanjaya; Kus Hendarto; Abdullah Aman Damai; Yuniar Aviati Syarief; Erwanto Erwanto; Dian Rahmalia; Kuswanta Futas Hidayat
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i1.5793

Abstract

Masalah utama yang dihadapi dalam pengembangan tanaman padi sawah di Provinsi Lampung adalah masih rendahnya produktivitas dan produksi di tingkat petani jika dibandingkan dengan potensi genetik dari varietas padi sawah yang ditanam. Untuk mengatasi masalah tersebut, salah satu teknologi budidaya padi sawah yang dapat dilakukan yaitu harus memasukkan input jumlah pupuk yang tepat sesuai kebutuhan tanaman dan cara aplikasi yang tepat, serta dipadupadankan dengan teknologi pengelolaan tanaman secara terpadu (PTT-Padi Sawah). Dalam pengembangannya, untuk memecahkan masalah usahatani di wilayah  tertentu, PTT tidak menggunakan pendekatan paket teknologi, melainkan dengan pendekatan penerapan teknologi yang bersifat spesifik lokasi. Tujuan utama penerapan PTT adalah untuk meningkatkan produksi, pendapatan petani, dan menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan di sentra produksi padi sawah Kabupaten Pesisir Barat, yaitu  Kecamatan Ngambur. Kegiatan pengabdian terkait Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu pada padi sawah meningkatkan pengetahuan petani tentang teknik budidaya padi  dari sebelumnya 27,5 % menjadi 78,9 % yang berarti bahwa kegiatan pengabdian membawa perubahan yang sangat baik terhadap pengetahuan petani. Berdasarkan analisis lokasi pengabdian, dibutuhkan paket teknologi spesifik lokasi untuk daerah Kecamata Ngambur dengan berpedoman dengan sistem pengelolaan tanaman terpadu (PTT) serta memperhatikan jadwal tanam yang tepat.
Pemberdayaan Anggota Kelompok Wanita Tani Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Kabupaten Tulang Bawang Barat Kordiyana K Rangga; Sumaryo Gitosaputro; Abdul Mutolib; I Rani Mellya Sari; Tyas Sekartiara Syafani
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6073

Abstract

Secara nyata KRPL memang berdampak positif dalam membantu mengurangi pengeluaran keluarga sangat miskin dalam memenuhi kebutuhan dasar, namun masih belum optimal dalam menyelesaikan berbagai permasalahan anggota KWT yang menyangkut pemenuhan kebutuhan hidup. Sebagai contoh masih ditemukan anak anggota KWT dengan kasus gizi buruk dan kasus stunting khususnya di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kasus tersebut merupakan salah satu contoh bahwa pemenuhan kebutuhan hidup dan pangan masyarakat masih kurang optimal. Padahal adanya KRPL diharapkan dapat memberikan kesejahteraan hidup yang lebih baik. Oleh karena itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota KWT mengenai gizi dan pangan dan keterampilan mengenai pengelolaan pekarangan rumah dan administrasi pembukuan. rampilan anggota KWT dalam hal pengelolaan administrasi dan pembukuan. Metode pelaksanaan yang digunakan untuk pencapaian tujuan dan target adalah metode Participatory Learning and Action (PLA). Sasaran kegiatan pengabdian adalah anggota KWT Kabupaten Tulang Bawang Barat. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan peningkatan pengetahuan bagi anggota KWT untuk peningkatan pangan dan gizi, pemanfaatan lahan pekarangan dan administrasi pembukuan dan kelompok. Anggota KWT sudah dapat memanfaatkan lahan pekarangan sebagai apotik hidup dan pembukuan KWT sudah dikelola secara baik dan tertib sehingga dapat membantu untuk mengembangkan KWT lebih baik lagi kedepannya
PENGENALAN BUNGA KRISAN POTONG DI DESA SUNGAI LANGKA KAB. PESAWARAN SEBAGAI KOMODITAS BARU DI DESA AGROWISATA Agustiansyah Agustiansyah; Rugayah Rugayah; Agus Karyanto; Tumiar Katarina Manik
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6266

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan komoditas baru yaitu bunga krisan potong kepada kelompok tani dan kelompok wanita tani di Desa Sungai Langka, Kec. Gedong Tataan, Pesawaran, Lampung yang mengelola agrowisata. Bunga krisan potong ini diharapkan menjadi komoditas baru agrowisata yang dapat diandalkan, mengingat agrowisata di Sungai Langka mengandalkan komoditas tahunan seperti durian, jeruk, dan kopi. Metode kegiatan pengabdian ini adalah pembuatan demplot budidaya bunga krisan potong dalam rumah pelindung yang terbuat dari bambu dan atap plastik UV. Selain itu dilakukan juga ceramah dan diskusi tentang budidaya bunga krisan potong. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah petani mulai mengenal teknik budidaya krisan potong. Hasil penting lainnya adalah seluruh peserta setuju (100%) perlu adanya komoditas baru untuk dikembangkan dan setuju  (100%) bunga krisan potong dikembangkan di Desa Sungai Langka sebagai komoditas pendukung agrowisata.
PENDAMPINGAN PRODUKSI PARFUM KHAS LAMPUNG DI GERAI SMELLGOOD.BYOSN, KOTA BANDAR LAMPUNG Tanto Pratondo Utomo; Subeki Subeki; Gusri Ahyar Ibrahim; Okta Sekar Ningtyas
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.6521

Abstract

Bisnis parfum atau wewangian berkembang di Indonesia terutama bisnis parfum refill atau parfum isi ulang karena kebutuhan masyarakat terhadap parfum yang terjangkau sekaligus memenuhi kebutuhan parfum sebagai suatu perlengkapan yang wajib digunakan sehari-hari. smellgood.byosn merupakan salah satu gerai parfum isi ulang yang ada di Bandar Lampung yang dipersiapkan sejak September 2020 dan mulai berproduksi pada November 2020 dengan pasar siswa, mahasiswa dan kaum muda dengan produk parfum mengalami persaingan bisnis antara lain dengan munculnya berbagai varian aroma baru. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi smellgood.byosn untuk menghasilkan parfum yang dapat menjadi ciri khasnya sehingga dapat mendapatkan lebih banyak konsumen melalui keunikan yang dimiliki oleh parfum yang diracik smellgood.byosn. TimPengabdian pada Masyarakat Universitas Lampung (PPM Unila) menawarkan solusi berupa produk parfum alami berbahan baku minyak atsiri (essential oil) komoditas khas Provinsi Lampung yang telah dihasilkan pada skala laboratorium dan diterima panelis. Bahan baku parfum tersebut antara lain adalah pala, lemon, dan lada, jahe, yang diformulasikan berdasarkan sifatnya sebagai top notes, middle notes, dan base notes sehingga dihasilkan parfum yang lengkap notesnya. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa smellgood.byosn mampu memproduksi parfum khas Lampung yang berbahan baku senyawa aromatik lemon, lada, pala, dan anggrek

Page 4 of 29 | Total Record : 288