cover
Contact Name
Ramlan
Contact Email
ramlan.mm@gmail.com
Phone
+6285255397485
Journal Mail Official
jurnalpinisi01@gmail.com
Editorial Address
Program Studi PPG UNM, Menara Pinisi Wing C jalan Andi Pangerang Pettarani Makassar, Sulsel
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pinisi: Journal of Teacher Proffesional
ISSN : 27231631     EISSN : 27231631     DOI : https://doi.org/10.26858/tpj.v4i2.48238
Pinisi: Journal of Teacher Professional is a journal that provides an authoritative source of scientific information for researchers and academics, research institutions, government agencies, and teacher education. We publish original research papers, review articles and case studies focused on educationand learning. All papers are peer-reviewed by at least two referees. Pinisi: Journal of Teacher Professional published by Program studi PPG Universitas Negeri Makassar and successfully issued three times in each volume (April, August, November). Pinisi: Journal of Teacher Professional We strongly prefer to receive manuscripts via our online submission system. Using this system, authors can upload manuscript files (text, figures, and supplementary information, including video) and check the review process. First, kindly please register as an author, and then log in for paper submission. Please tick “Author” when making a registration.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 192 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS IV MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Muhammad Riefki
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 2, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v2i3.26063

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang terjadi dalam pembelajaran di kelas IV SDIT Al Huda Wonogiri. Pembelajaran selama ini hanya berpusat pada guru (teacher centered), sehingga hasil belajar tidak sesuai harapan. Rumusan masalah diuraikan sebagai berikut: Bagaimana penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SDIT Al Huda Wonogiri. Langkah penelitian disesuaikan dengan tahapan pelaksanaan penelitian PTK yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan lembar pengamatan dan penilaian kinerja. Teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada siklus 1 diperoleh data keaktifan siswa mencapai 60% dari jumlah siswa. Hasil penelitian siklus 2, proses belajar telah mengalami peningkatan dan diperoleh data 70% siswa telah menunjukkan keaktifannya. Peningkatan memuaskan terjadi pada siklus 3 yang menunjukkan data 80% siswa telah aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan model pembelajaran Problem Based Learning secara bertahap dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SDIT Al Huda Wonogiri. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning yang diterapkan dengan baik dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SDIT Al Huda Wonogiri.
Hubungan Antara Intensitas Pembinaan Perilaku Sosial Anak Di Panti Asuhan Al-Mubaraq Kecamatan Maros Andi Sri Wayuni Asti; Febriana Ekananda Suras
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 4, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v4i1.45437

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bangaimana hubungan antara intensitas pembinaan dengan perilaku sosial anak di Panti Asuhan Al-Mubaraq Kelurahan Cempaniga Kecamatan Camba Kabupaten Maros. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana intensitas pembinaan anak terhadap perilaku sosial di Panti Asuhan serta hubungan antara intensitas pembinaan dengan perilaku sosial anak. Berdasarkan permasalahan di atas adapun tujuan penelitian adalah mendeskripsikan hubungan intensitas pembinaan terhadap perilaku sosial anak di Panti Asuhan Al-Mubaraq Kelurahan Cempaniga Kecamatan Camba Kabupaten Maros. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket dan dokumentasi. Dalam penelitian ini angket digunakan sebagai metode utama untuk mengungkap data. Mengenai intensitas pembinaan dengan perilaku sosial anak di Panti Asuhan Al-Mubaraq. Data penelitian dianalisis menggunakan rumus korelasi product moment nilai simpangan. Menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara intensitas pembinaan dengan perilaku sosial anak di Panti Asuhan. Berdasarkan penelitian ini disarankan agar pembinaan yang ada di Panti Asuhan Al-Mubaraq Kelurahan Cempaniga Kecamatan Camba Kabupaten Maros yang dilakukan oleh pembina panti asuhan sudah cukup baik namun perlu ditingkatkan lagi dengan praktek lapangan atau magang dalam mengembangkan pelatihan tentang agama, fisik dan keterampilan pada anak sesuai dengan tuntutan masa yang akan datang
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Peroblem Based Learning Dengan Menggunakan Media Audio Visual Kelas V UPTD SD Negeri 105 Barru Wahyu Wahyu
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 2, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v2i3.26100

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode pembelajaran Model Peroblem Based Learning Dengan Menggunakan Media Audio Visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas V UPTD SD Negeri 105 Barru. Data penguasaan siswa terhadap materi yang diajarkan diperoleh melalui tes diakhir setiap siklus. Sedangkan data aktivitas siswa dan proses pelaksanaan pembelajaran oleh guru diperoleh dengan lembar observasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pembelajaran dengan menerapkan Model Peroblem Based Learning Dengan Menggunakan Media Audio Visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Rata-rata niai siswa pada siklus I 71,66 dan pada siklus II 79,44. Capaian siswa yang tuntas berdasarkan KKM yang ditetapkan oleh sekolah pada siklus I yaitu 4 orang (44,44%) dan pada siklus II yaitu 8 orang (88,89%). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran Problem Basic Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SMK NEGERI 6 JENEPONTO KELAS X MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATA PELAJARAN DASAR PROSES PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN Mansur Mansur
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 1, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v1i1.10985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penerapan metode discovery learning dapat peningkatan hasil belajar peserta didik dan mengetahui efektifitas penerapan metode discovery learning dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik SMK Negeri 6 Jeneponto Kelas X APHP pada mata pelajaran dasar proses pengolahan hasil pertanian. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah Peserta Didik SMK Negeri 6 Jeneponto Kelas X APHP yang berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik SMK Negeri 6 Jeneponto Kelas X. Peningkatan hasil belajar peserta didik SMK Negeri 6 Jeneponto Kelas X APHP dapat dilihat dari nilai rata-rata kelas dan presentase ketutasan. Nilai rata-rata kelas adalah 33,75 pada keadaan awal, 66,25 pada siklus I dan 79,29 pada siklus II. Presentase ketuntasan adalah 0% pada keadaan awal, 46,43% pada siklus I dan 89,29% pada siklus II.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) SISWA KELAS VI SDN 025 RAPPANG Kurniah Kurniah
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 1, No 3 (2020): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.28826

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya hasil belajar siswa dan minat belajar siswa yang masih kurang, sehingga menyebabkan ketuntasan belajar siswa tidak mampu mencapai nilai ketuntasan yang sudah diterapkan di sekolah. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas guna untuk perbaikan proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas VI SDN 025 Rappang melalu model problem based learning. Adapun langkah-langkah dari Problem based learning (PBL) adalah orientasi siswa terhadap masalah, mengorganisasikan siswa untuk belajar, membimbing penyelidikan individu maupun kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Teknik pengambilan data dari penelitian ini adalah menggunakan observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh positif signifikan penerapan model problem based learning terhadap hasil belajar IPA. Hal ini dibuktikan dari hasil tes pada PPL siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI SDN 025 Rappang Kab. Polewali Mandar. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V Lina Karlina Safarina
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 2, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v2i3.25991

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi memelihara kesehatan organ pernapasan manusia. Kenyataan di lapangan, dalam pembelajaran pada materi memelihara kesehatan organ pernapasan manusia tidak menggunakan model pembelajaran yang sesuai yang mengakibatkan rendahnya pemahaman dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Sindangrahayu Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya. Adapun jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), subjek penelitian siswa kelas V SDN Sindangrahayu yang berjumlah 10 orang. Penulis menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning di kelas dengan instrumen penelitian menggunakan menggunakan tes (uraian) dan non tes (observasi). Rerata pre test hanya 40%. Setelah dilaksanakan siklus I dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning, rerata hasil evaluasi siswa menjadi 60% . Kemudian dilaksanakan siklus II rerata hasil evaluasi siswa menjadi 80%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi memelihara kesehatan organ pernapasan manusia di kelas V SDN Sindangrahayu Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DI SEKOLAH DASAR Akhmad Mukhlisin
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 3, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i1.26975

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas VI Semester I SD Negeri Tembongwah 01 Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal tahun pelajaran 2021/2022 pada muatan pelajaran IPA materi membuat magnet. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar  pada materi tersebut dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Tembongwah 01 dengan jumlah 17 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian ini terdiri dari 2 (dua) siklus dimana terdapat satu kali pertemuan kegiatan pembelajaran pada tiap siklusnya. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kriteria keberhasilan penelitian yang ditetapkan untuk hasil belajar siswa adalah 70 untuk skala penilaian 1-100. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada  muatan pelajaran IPA pada materi membuat magnet, keaktifan siswa meningkat berdasarkan data observasi yang diperoleh dari observer. Kemudian hasil belajar siswa yang menjadi fokus utama dalam penelitian ini juga mengalami peningkatan tiap siklusnya. Rata-rata hasil belajar siswa pada pra siklus hanya mencapai 62,94. Setelah diterapkan model pembelajaran Project Based Learning pada siklus I rata-rata nilai hasil belajar siswa meningkat menjadi 71,76 dan pada siklus II meningkat menjadi 85,29.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PBL MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SDN SLATRI 03 Eka Rumangsa
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 2, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v2i3.26030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran Problem Based Learning berbantu media audio visual pada kelas V SDN Slatri 03. Jenis penelitian ini bersifat Pre-Experimental Design dengan bentuk desain eksperimen yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu seluruh kelas V SDN Slatri 03. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V  SDN Slatri 03 yang diambil dengan teknik Random Sampling. Metode pengumpulan data adalah tes dan observasi secara langsung. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji t diketahui t hitung lebih dari t tabel (13 > 1,691).  Analisis ketuntasan klasikal posttest diketahui dengan presentase 94%, sedang ketuntasan klasikal pretest diketahui dengan presentase 50%. Kemudian nilai rata-rata ranah afektif dan psikomotor berturut-turut meningkat  pada hari ke-1 (77,222), hari ke-2 (83,889), hari ke-3 (92,407) dan hari ke-1 (77,78), hari ke-2 (85,11), hari ke-3 (92,44). Disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning (PBL) berbantu media audio visual, siswa dapat mencapai ketuntasan belajar ranah kognitif, afektif dan psikomotor,terhadap hasil belajar IPA kelas V SDN Slatri 03.
EMPLOYING TASK BASED LEARNING APPROACH IN ENGLISH TEACHING IN GOOGLE CLASSROOM Hanip Pujiati; Muchlas Suseno; Lasito Lasito
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 3, No 3 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v3i3.43637

Abstract

The internet-based learning platforms such as Google Classroom have been widely used by teachers to support process of teaching and learning. However, there was not enough study which investigate the use of Google Classroom before and while Corona virus pandemic. This current research aims to explore the use of Google Classroom application in EFL classes particularly those that employ Task Based Language Teaching and Learning. Qualitative  Descriptive  Analysis  was  utilized  for  the  current  research  in  a  way  the implementation of Google Classroom-based teaching and learning could be investigated. There were 40 teachers High Schools from various schools in Indonesia and Sekolah Indoesia Jeddah participated in this study as they were known to use the platform for their classes. It was found that teachers applied Google  Classroom  based  on  Task  Based  Learning  with  a  certain  level  of  creativity  in composing various kinds of assignments and organising the assignments properly for assessing listening, speaking, reading and writing. Teachers provided feedback regularly in Google Classroom while more traditional face-to-face feedback was still given to students.  Teachers established communication by giving comments, correcting students’ work, and explaining the materials. Students showed a positive response as they were involved in the online learning activity. The learning application was of their interest as they found it relatively new yet suitable for their learning needs. The learning application was of their interest as they found it relatively new yet suitable for their learning needs. Both teachers and students encountered technical problems related to the internet connection during the use of Google Classroom application. Most teachers and students found it difficult in operating this application properly since they were not familiar with the learning tool.  On the other hand, some students  were less-equipped in terms of access to smartphones smartphone to access Google Classroom that they worked collaboratively with their friends and shared a same Google account for task submissions.
MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Yanu Arthadini
PINISI :Journal of Teacher Professional Vol 2, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tpj.v2i3.26180

Abstract

Abstrak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran model problem based learning dalam meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran. Model problem based learning merupakan model pembelajaran yang melibatkan dan melatih siswa dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan kontekstual untuk belajar cara berpikir kritis dan untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial, serta model problem based lerning bersifat student centered atau berpusat pada siswa, artinya siswa terlibat aktif selama proses pembelajaran Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian dianalisis dengan metode reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi model Problem BasedLearning (PBL) dalam pembelajaran tematik di kelas V SD Negeri Tegalsari 05 melalui langkah-langkah : orientasi peserta didik, mengorganisasi peserta didik dalam belajar, membimbing penyelidikan individual maupun kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, serta menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Penerapan model problem based learning telah mencapai indikator keberhasilan yaitu: nilai peserta didik meningkat, meningkatkan semangat peserta didik dan meningkatkan keaktifan peserta didik. Adapun kendala dalam penerapan model problem based learning yaitu: pada peserta didik, waktu dan lingkungan. 

Page 7 of 20 | Total Record : 192