cover
Contact Name
Ahmad Robi Ulzikri
Contact Email
ahmad.robiulzikri@polstac.or.id
Phone
+6282289185479
Journal Mail Official
jurnal@polstac.or.id
Editorial Address
Jl. Pesisir Maja No 289 Desa Maja, Kalianda, Lampung Selatan, 35551
Location
Kab. lampung selatan,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan
ISSN : 29649595     EISSN : 29641322     DOI : https://doi.org/10.65974
Core Subject : Social,
JIPOSSTER: Jurnal Ilmu Politik dan Ilmu Sosial Terapan adalah jurnal akses terbuka dan tinjauan sejawat. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarkan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi mengenai berbagai isu sosial dan politik kontemporer: politik dan identitas gender, masyarakat dan gangguan digital, gerakan masyarakat sipil, kesejahteraan masyarakat, pembangunan sosial, kewarganegaraan dan manajemen publik, inovasi kebijakan publik, politik & keamanan internasional, media, informasi & literasi, politik, pemerintahan & demokrasi, radikalisme dan terorisme.
Articles 49 Documents
Pengaruh Baliho Terhadap Partisipasi Politik Generasi Z Meiziya Asira Deliyanti; Dinda Arviana; Daniello Rudolf; Isnaini Nurdiah; Muhammad Rafi; Yadi Ruyadi; Fajar Nugraha Asyahidda
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 5 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v5i1.70

Abstract

This study aims to identify and fill the existing literature gap regarding the information that only social media can influence the political participation of generation Z, but in reality, billboards can be an effective way to become an integrative and effective communication strategy in reaching generation Z. Billboards are one of the tools to explain the activities of politicians to the public. This study uses a quantitative approach with a survey method. The data collection technique itself is carried out by distributing questionnaires through social media and non-random sampling techniques because there are certain criteria to be achieved in this study, namely generation Z. The results of this study indicate that there is an influence of billboards on the political participation of generation Z in addition to increasing political awareness, especially in the candidate introduction stage. Social media with generation Z is something that cannot be separated so that when there is an interesting billboard, generation Z will upload it to X or Instagram so that this can be more highlighted billboards to raise political awareness. But of course there are weaknesses and strengths, namely the limited public space aspect but can increase popularity.
Religious Discourse & the Reproduction of Injustice Against Marginalized Workers Fiqi Restu Subekti; Noni Kensiwi
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 5 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v5i1.77

Abstract

This study investigates how religious discourse is employed to reproduce injustices against marginalized workers within contemporary workplace settings. Aimed at identifying discursive forms, analyzing the factors that facilitate the reproduction of injustice, and exploring its consequences, the study adopts a literature-review approach that traces news coverage, public opinion, and social-media discourse as primary data sources. The findings reveal three principal forms through which injustice is reproduced: (1) the ideologization of moral values that reframes structural problems as personal failings; (2) the sacralization of hierarchical structures that grants moral legitimacy to managerial authority; and (3) the instrumentalization of religious symbols and rituals as mechanisms of social control. Factors reinforcing these processes include conservative religious interpretations, entrenched structural power relations, the psychological internalization of religious values, and cultural norms promoting compliance. The implications comprise an erosion of workers’ critical consciousness, the reinforcement of socio-economic inequality, increased psychological and spiritual burdens, and a weakening of labor solidarity. The study concludes that religious discourse can operate as a tool for conserving the status quo rather than as a catalyst for social justice.
Pemetaan Resiliensi Masyarakat Sekitar Tambang Batubara di Indonesia: Kajian Sistematis Literatur Review ELIA DAMAYANTI; Intan Kumalasari; Haliza Fatimah
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 5 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v5i2.96

Abstract

This study maps the resilience of communities living around coal mining areas in Indonesia through a Systematic Literature Review (SLR) approach. Data were collected from empirical articles in Indonesian and English published between 2021 and 2026, identified using Publish or Perish, and screened using PICOC and PRISMA, resulting in 18 full-text articles eligible for analysis. The synthesis shows that community resilience is formed across four main dimensions: economic resilience, socio-community resilience, institutional resilience, and environmental resilience. The most dominant dimension is economic resilience, particularly in the form of livelihood diversification, strengthening household income, and the search for alternative sources of livelihood beyond the mining sector. Socio-community and institutional resilience play important roles in strengthening adaptive capacity through social capital, citizen participation, governance, and CSR programs, while environmental resilience remains a major challenge because post-mining ecological recovery has not yet been fully optimized.
Tata Kelola Neksus Pangan-Air-Energi dalam Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan di Provinsi Lampung Ulfa Umayasari; Theo Reynol Sandy
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 5 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v5i2.102

Abstract

Pangan, air, dan energi merupakan tiga sumber daya dasar yang saling terkait (neksus) dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, namun kebijakan di Provinsi Lampung masih cenderung dikelola secara sektoral. Momentum Program Kerja Prioritas Nasional Swasembada Pangan, Air, dan Energi yang mulai dikoordinasikan lintas organisasi perangkat daerah sejak 2026 membuka peluang sekaligus tantangan bagi tata kelola terintegrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola keterkaitan indikator pangan, air, dan energi antar kabupaten/kota di Provinsi Lampung serta menilai derajat integrasi kebijakan sektoral terkait. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif-kualitatif berbasis analisis data sekunder dari Badan Pusat Statistik, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, dan dokumen perencanaan daerah periode 2019-2024, dipadukan dengan analisis isi terhadap dokumen kebijakan. Temuan awal mengindikasikan pengelolaan yang masih bersifat silo antarsektor, dengan variasi capaian antarwilayah. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi konseptual bagi penerapan pendekatan neksus dalam perencanaan pembangunan daerah serta masukan praktis bagi penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Lampung 2025-2029 yang berorientasi keberlanjutan.
Gaya Hidup Postmodern: Konsumerisme dan Pembentukan Identitas Sosial Putri Amelia; Januarti Litania Hutajulu; Hamudi Yusuf Ferlianto; Farhan Adhim Ibnu; Marisa Marbun
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 5 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v5i2.79

Abstract

Era postmodern ditandai dengan dominasi konsumerisme yang mengubah konsumsi dari pemenuhi kebutuhan menjadi pembentuk identitas sosial melalui simbol dan tanda, sebagaimana dijelaskan teori Jean Baudrillard tentang simulakra dan hiperrealitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana gaya hidup postmodern dan konsumerisme memengaruhi pembentukan identitas sosial, khususnya pada generasi muda di Indonesia yang terpapar media digital. Menggunakan pendekatan kualitatif studi literatur dengan analisis isi dari jurnal open access via Google Scholar, hasil menunjukkan bahwa konsumsi simbolik seperti barang branded dan representasi media sosial menciptakan citra diri dinamis, fragmentasi identitas, serta paradoks antara realitas dan simulasi. Kesimpulan menyatakan bahwa dalam masyarakat postmodern, identitas sosial semakin cair dan bergantung pada konsumsi tanda, berpotensi menimbulkan ketidakpuasan serta kesenjangan sosial, sehingga diperlukan kajian empiris lanjutan.
Representasi Hiperrealitas Pada Mahasiswa Pengguna Instagram Dwi Nor Safitrianti; Husor Pane; Mariani Carmelita F; Mili Dewanti; Ririn
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 5 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v5i2.80

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi hiperrealitas pada mahasiswa pengguna Instagram dalam pembentukan identitas digital. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa Instagram telah berkembang dari sekadar media komunikasi menjadi ruang produksi realitas sosial. Mahasiswa secara aktif membentuk citra diri melalui seleksi, estetisasi, dan manipulasi visual, sehingga menghasilkan representasi yang cenderung hiperreal dan melampaui realitas nyata. Fenomena ini tampak dalam dua aspek utama: konstruksi identitas digital dan kaburnya batas antara ruang publik dan privat. Akibatnya, muncul standar sosial baru yang berfokus pada citra ideal dan validasi sosial, yang memengaruhi cara mahasiswa memahami identitas diri serta relasi sosial. Media sosial, dengan demikian, berperan penting dalam membentuk dinamika realitas sosial kontemporer di kalangan mahasiswa.
Konsumsi Tanda pada Merchandise K-Pop: Studi Kasus Perilaku Komunitas Penggemar dalam Mencari Validitas Identitas Muhammad Thoriq Dwianta Syahputra; Yandr; Meriyatie; Anita Natalia; Matius Rahel
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 5 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v5i2.81

Abstract

Perkembangan budaya populer global melalui fenomena Korean Wave mendorong perubahan pola konsumsi penggemar K-Pop dari sekadar hiburan menuju praktik simbolik melalui pembelian merchandise. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konsumsi tanda dalam pembentukan dan penguatan identitas penggemar dalam komunitas fandom dengan menggunakan perspektif nilai tanda Jean Baudrillard. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur terhadap sumber akademik relevan periode 2022–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi merchandise tidak lagi didasarkan pada nilai guna, melainkan pada nilai simbolik yang merepresentasikan identitas, status sosial, dan loyalitas penggemar. Kepemilikan merchandise menjadi sarana validasi identitas serta pembeda sosial dalam komunitas, yang diperkuat oleh tekanan sosial seperti fear of missing out dan konstruksi hiperrealitas melalui media. Kesimpulannya, konsumsi merchandise K-Pop merupakan praktik simbolik yang berfungsi sebagai medium komunikasi identitas dan legitimasi sosial dalam budaya fandom kontemporer.
Pemetaan Politik Uang Oleh Badan Pengawas Pmilihan Umum Provinsi Kalimantan Tengah Dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 rahmat rahmat zaini
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 5 No 3 (2026): September 2026
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v5i3.82

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemetaan praktik politik uang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2024 serta peran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dalam pengawasan dan penanganannya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih maraknya praktik politik uang yang tidak hanya mencederai prinsip demokrasi yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas demokrasi lokal serta menghasilkan kepemimpinan yang lebih berorientasi pada kekuatan modal daripada kapasitas dan integritas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk dan pola politik uang serta menganalisis strategi pengawasan Bawaslu. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis menggunakan teori Democracy for Sale yang menekankan relasi antara politisi, broker politik, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik uang masih terjadi secara sistematis melalui peran broker politik di tingkat lokal dengan berbagai bentuk seperti uang, barang, dan janji politik. Upaya Bawaslu belum optimal karena keterbatasan bukti, luas wilayah, dan rendahnya partisipasi masyarakat, sehingga diperlukan penguatan pengawasan partisipatif. 
Pengaruh Prinsip Akuntabilitas Terhadap Kepuasaan Mahasiswa Universitas Palangka Raya di Perpustakaaan Kota Palangka Raya Kevin Yodihel Dalin Sari
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 5 No 3 (2026): September 2026
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v5i3.83

Abstract

Penelitian ini mengangkat tentang penerapaan Prinsip Akuntabilitas terhadaap kepuasaan mahasiswa bahwa Pelayanan publik yang berkualitas merupakan salah satu indikator terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik. Salah satu prinsip penting dalam good governance adalah akuntabilitas, yang menuntut penyelenggara pelayanan publik untuk bertanggung jawab atas setiap proses dan hasil pelayanan yang diberikan.penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Palangka Raya yang menggunakan layanan Perpustakaan Kota Palangka Raya, dengan jumlah sampel sebanyak 31 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS.Prinsip akuntabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan mahasiswa. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa prinsip akuntabilitas memberikan kontribusi sebesar 84% terhadap kepuasan mahasiswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik penerapan prinsip akuntabilitas dalam pelayanan perpustakaan, maka semakin tinggi tingkat kepuasan mahasiswa sebagai pengguna layanan.