cover
Contact Name
Merri Sri Hartati
Contact Email
merrisrihartati@umb.ac.id
Phone
+6285273471301
Journal Mail Official
merrisrihartati@umb.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Setawar Abdimas
ISSN : 28095626     EISSN : 28095618     DOI : https://doi.org/10.36085/sa.v1i2
Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. SETAWAR ABDIMAS, secara khusus menitikberatkan pada permasalahan pokok dalam pengembangan ilmu bidang pengabdian kepada masyarakat sebagai berikut: 1. Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan. 2. Pengabdian Masyarakat, Masyarakat, Ketahanan Pangan Lokal, Gizi dan Kesehatan Masyarakat; 3. Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain; 4. Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial; 5. Layanan Masyarakat Mahasiswa; 6. Daerah Perbatasan, Daerah Kurang Maju.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2025): Juli" : 7 Documents clear
SOSIALISASI EDUKASI RAMBU LALU LINTAS DI SD MIN 2 REJANG LEBONG Satria Aprilianto; Rizki; Anisia Nur Mitha Sari; Desventri Etmy
Setawar Abdimas Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v4i2.7001

Abstract

Kecelakaan lalu lintas meningkat setiap tahunnya. Pengemudi yang sengaja mengabaikan rambu lalu lintas dan tidak memahaminya merupakan faktor utama penyebab meningkatnya kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi dapat dilakukan sejak usia muda untuk membantu mereka memahami rambu lalu lintas dan menumbuhkan sikap positif ketika dewasa. Penyampaian materi kepada siswa usia 9 sampai 11 tahun dengan menggunakan media pembelajaran lalu lintas berupa materi dan gambar agar siswa lebih mudah memahami materi yang dipelajarinya merupakan salah satu metode yang dapat membantu menumbuhkan keaktifan dan kenyamanan siswa dalam pengajaran dan pembelajaran. proses pembelajaran. Karena tersedia berbagai rambu media menarik, media pembelajaran interaktif ini mendorong siswa menjadi lebih aktif dan mandiri. Siswa tetap antusias dan mau berpartisipasi dalam pembelajaran dalam hal ini. Penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Program pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap perencanaan, dan tahap pelaksanaan keberlanjutan program. Selain itu, kegiatan anak-anak SD MIN 2 Rejang Lebong Kabupaten Rejang Lebong sangat terbantu karena membantu mereka dalam memahami pengertian rambu dan larangan jalan. Pemahaman anak perlu ditingkatkan agar mereka sadar bahwa segala sesuatu ada aturan dan batasannya.
STRATEGI PENINGKATAN DAN CARA MEMASARKAN UMKM KERUPUK MERAH DI DESA AIR MELES BAWAH Syabrina Azahara; Ummi Kalsum; Romadhona Kusuma Yudha; Rahmat Jumri
Setawar Abdimas Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v4i2.7036

Abstract

Tujuan Pengabdian ini mengetahui potensi pemasaran produk kerupuk merah berbahan dasar ubi singkong, menganalisis strategi pemasaran yang tepat untuk meningkatkan daya saing produk UMKM berbasis kearifan local, mendorong pengembangan ekonomi lokal melalui pengolahan dan pemasaran produk berbasis sumber daya alam. Metode pengabdian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, yaitu dengan observasi langsung pada pelaku UMKM pembuat kerupuk merah, wawancara dengan produsen dan konsumen mengenai persepsi dan strategi pemasaran, studi literatur terkait pengembangan UMKM dan strategi pemasaran digital, analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk menilai kekuatan dan tantangan dalam memasarkan produk kerupuk merah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kerupuk merah memiliki keunikan rasa dan tampilan yang menarik, namun kurang dikenal di pasar nasional, strategi pemasaran offline seperti partisipasi di pasar tradisional dan pameran produk lokal terbukti meningkatkan kesadaran merek, Pemasaran online, khususnya melalui media sosial dan marketplace, mampu menjangkau konsumen lebih luas dan meningkatkan penjualan, UMKM yang aktif menerapkan strategi digital mengalami peningkatan omset hingga 30% dalam 6 bulan.
PENGELOLAAN MASJID NURUL ISLAM SEBAGAI PUSAT PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER UMAT DI REJANG LEBONG Faizhal Febrian Tsany; Meirani; Hilyati Milla; Mariska Pratimi
Setawar Abdimas Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v4i2.7148

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan fungsi Masjid Nurul Islam di Kecamatan Pasar Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, sebagai pusat pendidikan Islam dalam membentuk karakter masyarakat. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program meliputi tiga tahapan utama Perencanaan kegiatan, mencakup penyusunan program pengajaran dan pembinaan karakter yang berbasis nilai-nilai Islam, Silaturrahim dan wawancara bersama imam masjid, guna menggali informasi mendalam terkait kondisi masjid, tantangan, serta kebutuhan pendidikan dan pembinaan masyarakat di sekitar masjid, Pelaksanaan kegiatan, yang terdiri dari Pengajian rutin Majelis Ta’lim, dengan tema-tema akidah, akhlak, dan fiqih sehari-hari. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa Masjid Nurul Islam memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan Islam yang aktif dan mampu meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat. Beberapa hasil yang jelas dari kegiatan ini antara lain Peningkatan jumlah peserta TPQ sebesar 40%, dari semula 25 anak menjadi 35 anak dalam waktu dua bulan, Keterlibatan aktif masyarakat dalam pengajian meningkat, terlihat dari kehadiran jamaah pengajian yang sebelumnya rata-rata 15 orang kini menjadi lebih dari 30 orang setiap sesi, Pembentukan kelompok remaja masjid (Remas) yang terstruktur, dengan program mingguan seperti kajian remaja dan pelatihan baca Al-Qur’an, Terjalinnya kolaborasi antara mahasiswa dan pengurus masjid, yang menghasilkan program kerja bersama selama tiga bulan ke depan untuk pengembangan kegiatan keagamaan, Peningkatan literasi keislaman masyarakat, yang tercermin dalam wawancara pasca-kegiatan, di mana 80% responden menyatakan mendapatkan pemahaman baru yang bermanfaat dari kegiatan-kegiatan yang diadakan.
SOSIALISASI PEMBELAJARAN MENDALAM DAN AKREDITASI SEKOLAH MENUJU PENDIDIKAN BERMUTU UNTUK SEMUA Tomi Hidayat; Adi Asmara; Pariyanto
Setawar Abdimas Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v4i2.8033

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan merupakan salah satu tujuan utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Salah satu upaya untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui proses akreditasi, yang bertujuan untuk menilai kelayakan dan kinerja institusi pendidikan. Namun, masih banyak institusi pendidikan yang kurang memahami pentingnya akreditasi dan cara mempersiapkannya secara efektif. Di sisi lain, perkembangan teknologi, khususnya deep learning, menawarkan potensi besar untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pendidikan. Artikel ini membahas kegiatan pengabdian yang menggabungkan pendekatan deep learning dengan sosialisasi akreditasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui dua metode utama, yaitu sosialisasi akreditasi dan pelatihan deep learning, yang ditujukan kepada dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya akreditasi serta kemampuan dalam memanfaatkan teknologi deep learning untuk analisis data pendidikan. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesiapan institusi pendidikan menghadapi akreditasi dan memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pendidikan.
SOSIALISASI AKREDITASI SEKOLAH DAN PEMBELAJARAN MENDALAM MEWUJUDKAN SEKOLAH BERMUTU DI KABUPATEN MUKOMUKO Adi Asmara; Tomi Hidayat; Santoso
Setawar Abdimas Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v4i2.8051

Abstract

Pendidikan bermutu merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Artikel ini bertujuan untuk menyosialisasikan pendekatan deep learning (pembelajaran mendalam) dalam proses pembelajaran serta meningkatkan pemahaman tentang pentingnya akreditasi sekolah sebagai upaya menuju pendidikan yang berkualitas dan inklusif. Melalui kegiatan pengabdian ini, dilakukan sosialisasi kepada guru dan tenaga kependidikan di tingkat sekolah menengah. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, workshop, dan pendampingan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang penerapan deep learning dalam pembelajaran dan kesadaran akan pentingnya akreditasi sekolah. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
PELATIHAN PEMERIKSAAN GOLONGAN DARAH PADA SISWA MAN 2 KOTA BENGKULU Puspitasari, Septi; Inayah Hayati; Lilis Suryani; Eka Nurdianty Anwar; Mardiansyah Bahar; Yurman; Hepiyansori; Muhammad Dzaki Pasharli
Setawar Abdimas Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v4i2.8397

Abstract

Tridharma Perguruan Tinggi terdiri dari 3 unsur penting dimana salah satunya adalah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan PkM bertujuan untuk memberikan solusi terkait dengan berbagai masalah di Masyarakat, salah satunya melalui peningkatan kemampuan sumber daya manusia. Pelaksanaan kegiatan PkM adalah MAN 2 Kota Bengkulu pada tanggal 04 Februari 2025. Permasalahan yang ditemukan adalah proses pembelajaran praktikum di sekolah belum dilakukan secara optimal karena faktor ketersediaan alat, bahan praktikum, keterbatasan dana, waktu sehingga  mempengaruhi pemahaman siswa dalam proses pembelajaran Biologi seperti pemeriksaan golongan darah. Mengetahui golongan darah dan rhesus berguna dalam situasi darurat. Berdasarkan hal tersebut dapat diupayakan dengan memberikan pelatihan pemeriksaan golongan darah pada siswa MAN 2 Kota Bengkulu.  Metode yang digunakan dalam bentuk pelatihan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta pelatihan teknis pemeriksaan golongan darah kepada siswa MAN 2 Kota Bengkulu. Siswa yang mengikuti pelatihan berjumlah 74 orang. Hasil kegiatan ini adalah 74 siswa yang telah mengikuti pelatihan dapat memeriksa dan menentukan golongan darah  dengan benar dan 100% siswa telah mengetahui golongan darah mereka yang terdiri dari golongan darah A sebanyak 23 orang (32%), golongan darah B sebanyak 20 orang (27%), golongan darah AB sebanyak 7 orang (10%) dan golongan darah O sebanyak 24 orang (31%).
PENGUATAN KETAHANAN BELAJAR ANAK TUNAGRAHITA MELALUI PEMBERDAYAAN BERBASIS WILAYAH DAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF Lusiana Wulansari; Susiati; Siti Suedah
Setawar Abdimas Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v4i2.8439

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memperkuat ketahanan belajar anak tunagrahita melalui strategi pemberdayaan berbasis wilayah dan penerapan pembelajaran kooperatif di kelas inklusi. Ruang kelas adalah ruang belajar bagi siswa dengan berbagai latar belakang, baik secara sosial, kemampuan, keterampilan, dan lainnya. Sebagai seorang pendidik, Guru harus mampu mengatasi keragaman tersebut. Terlebih lagi saat mengatasi siswa dengan tingkat kemampuan berbeda, seperti siswa tunagrahita di sekolah inklusi, karena penting untuk mengakui keunkan dan kebutuhan setiap siswa.  Metode pembelajaran kooperatif (berbasis kerja sama) bisa dijadikan salah satu solusi yang dapat diterapkan oleh guru di kelas sehingga siswa dapat bertahan dalam belajar melalui keterlibatan semua siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 7