cover
Contact Name
Novi Mayasari
Contact Email
novi.mayasari@ikippgribojonegoro.ac.id
Phone
+6285745070040
Journal Mail Official
Jthoms@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
IKIP PGRI Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Technology, Mathematics and Social Science (J'THOMS)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : -     EISSN : 28293363     DOI : http://dx.doi.org/10.30734/j'thoms.v3i2
The aim of this journal is to publish high-quality research in science and mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research, and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 79 Documents
PENGARUH E-LEARNING DAN KEMANDIRIAN BELAJAR DITINJAU DARI HASIL BELAJAR Zainudin, M
Journal of Technology, Mathematics and Social Science Vol. 1 No. 1 (2021): Desember 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j'thoms.v1i1.2316

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk membuktikan apakah ada tidaknya pengaruh (1) e-learning terhadap hasil belajar siswa, (2) kemandirian belajar terhadap hasil belajar siswa,  (3) pemanfaatan e-learning dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar siswa. Penelitian kausal komparatif ini melibatkan 59 siswa dari 144 siswa kelas VII MTsN 5 Bojonegoro Tahun Pelajaran 2020/2021 yang diambil secara simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah angket dan dokumentasi. Estimasi validitas instrumen penelitian ini menggunakan V’Aiken, sedangkan estimasi reliabilitas mengunakan Alpha Cronbach’s. Teknik analisis data yaitu dengan (1) uji prasyarat analisis : uji normalitas, linearitas, multikolinearitas dan heterokestisitas, (2) analisis regresi : analisis regresi berganda dan koefisien determinan, (3) uji hipotesis : uji t (parsial) dan uji f (simultan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pemanfaatan e-learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. (2) Kemandirian belajar tidak berpengaruh terhadap hasil belajar siswa (3) Pemanfaatan e-learning dan kemandirian belajar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.Kata kunci: e-learning; kemandirian belajar; hasil belajar.Abstract: The purpose of this study is to prove whether there is an effect of (1) e-learning on student learning outcomes, (2) independent learning on student learning outcomes, (3) the use of e-learning and learning independence on student learning outcomes. This comparative causal research involved 59 students from 144 grade VII students of MTsN 5 Bojonegoro for the 2020/2021 academic year, which were taken by simple random sampling. Data collection techniques used are questionnaires and documentation. The estimation of the validity of this research instrument uses V'Aiken, while the estimation of reliability uses Cronbach's Alpha. The data analysis technique is (1) the prerequisite analysis test: normality, linearity, multicollinearity and heteroscedasticity tests, (2) regression analysis: multiple regression analysis and determinant coefficients, (3) hypothesis testing: t test (partial) and f test (simultaneous). ). The results of this study indicate that (1) the use of e-learning has an effect on student learning outcomes. (2) Independent learning has no effect on student learning outcomes (3) Utilization of e-learning and learning independence has an effect on student learning outcomes Keywords: e-learning; kemandirian belajar; hasil belajar
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI BANGUN RUANG KUBUS BERDASARKAN TEORI POLYA Oktavia, Jety; Safitri, Ristia Dwi; Utami, Anita Dewi
Journal of Technology, Mathematics and Social Science Vol. 1 No. 1 (2021): Desember 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j'thoms.v1i1.2319

Abstract

Abstrak: Geometri adalah salah satu cabang ilmu matematika yang berkaitan dengan titik, garis, bentuk bidang dan ruang. Geometri yang berkaitan dengan bentuk ruang adalah materi bangun ruang, terkhusus yang akan dibahas adalah bangun ruang kubus. Dalam belajar bangun ruang kubus pasti akan menemukan suatu masalah, oleh karena itu kemampuan menyelesaikan masalah adalah suatu cara yang tepat untuk meningkatkan kualitas siswa dalam memahami materi bangun ruang kubus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika, khususnya bangun ruang kubus berdasarkan teori Polya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan tes kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah berupa pemberian soal dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa tingkat kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi bangun ruang kubus berdasarkan teori Polya adalah “baik”. Siswa dapat menyelesaikan masalah dengan cara mengidentifikasi masalah, merencanakan penyelesaian masalah, menyelesaikan masalah, dan memeriksa kembali. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa siswa dapat terbantu dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi bangun ruang kubus berdasarkan teori Polya. Kata kunci: Menyelesaikan Masalah; Kubus; Teori Polya. Abstract: Geometry is a branch of mathematics that deals with points, lines, shapes and spaces. Geometry related to the shape of space is the material of building space, especially what will be discussed is the shape of a cube. In learning to build a cube, you will definitely find a problem, therefore the ability to solve problems is the right way to improve the quality of students in understanding the material for building cubes. This study aims to determine how the students' ability to solve mathematical problems, especially to build a cube based on Polya's theory. This study uses a qualitative descriptive approach. The data collection technique used is to test students' ability to solve problems in the form of giving questions and interviews. Based on the results of the analysis, it was found that the level of students' ability to solve mathematical problems in the material of building a cube based on Polya's theory was "good". Students can solve problems by identifying problems, planning problem solving, solving problems, and checking again. From these results it can be concluded that students can be helped in solving mathematical problems in the material of building a cube space based on Polya's theory. Keywords: Solve the problem; Cube; Polya's Theory
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KECERDASAN MAJEMUK SISWA Jannah, Nikmatul; Zainudin, M; Mayasari, Novi
Journal of Technology, Mathematics and Social Science Vol. 1 No. 1 (2021): Desember 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j'thoms.v1i1.2320

Abstract

Abstrak: Tujuannya (1) untuk mengetahui model pembelajaran kooperatif tipe learning togerther menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik dibandingkan model pembelajaran langsung, (2) untuk mengetahui kecerdasan majemuk manakah yang menghasilkan prestasi  belajar matematika yang lebih baik linguistik, matematis logis, atau interpersonal, (3) untuk mengetahui pada model pembelajaran langsung, kecerdasan majemuk manakah yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik linguistik, matematis logis atau interpersonal, (4) untuk mengetahui pada model pembelajaran kooperatif tipe learning together, kecerdasan majemuk manakah yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik linguistik, matematis logis atau interpersonal, (5) untuk mengetahui pada tipe kecerdasan linguistik, manakah yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik, model pembelajaran kooperatif tipe learning together atau model pembelajaran langsung, (6) untuk mengetahui pada tipe kecerdasan matematis logis, manakah yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik, model pembelajaran kooperatif tipe learning together atau model pembelajaran langsung, (7) untuk mengetahui pada tipe kecerdasan interpersonal, manakah yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik, model pembelajaran kooperatif tipe learning together atau model pembelajaran langsung.Populasinya siswa VIII semester genap SMP Kartayuda Kedungtuban sebanyak 5 kelas. Pengambilan sampel dengan cluster random sampling. Sampelnya adalah kelas A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Analisis datanya adalah uji ANAVA dua jalan sel tak sama dan uji scheffe.Kesimpulannya: (1) model pembelajaran kooperatif tipe learning together memberikan prestasi belajar matematika lebih baik dibandingkan model pembelajaran langsung, (2) kecerdasan linguistik, matematis logis dan interpersonal memberikan prestasi belajar matematika sama, (3) pada model pembelajaran langsung, kecerdasan linguistik, matematis logis dan interpersonal memberikan hasil belajar matematika sama baiknya, (4) pada model pembelajaran kooperatif tipe learning together, kecerdasan linguistik, matematis logis dan interpersonal memberikan prestasi belajar matematika sama, (5) pada tipe kecerdasan linguistik, model pembelajaran kooperatif tipe learning together dan model pembelajaran langsung memberikan prestasi belajar matematika sama, (6) pada tipe kecerdasan matematis logis, model pembelajaran kooperatif tipe learning together dan model pembelajaran langsung memberikan prestasi belajar matematika sama, (7) pada tipe kecerdasan interpersonal, model pembelajaran kooperatif tipe learning together dan model pembelajaran langsung memberikan prestasi belajar matematika sama. Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Learning Together; Prestasi Belajar Matematika; Kecerdasan Majemuk. Abstract: The objectives of this research are: (1) to know which learning model give better learning achievement of mathematics, student with direct learning model or cooperative model of Learning Together, (2) to know which multiple intelligences can produce better mathematics learning achievement of linguistic, mathematical logical, or interpersonal, (3) to knowing in the direct learning model, which plural intelligence can provide better linguistic, logic mathematical or interpersonal, (4) to know on cooperative learning model type learning together, which multiple intelligences can provide better linguistic, logic mathematical or interpersonal, (5) to know the type of linguistic intelligence, which can provide better learning achievemen to mathematics, cooperative learning model type learning together or direct learning, (6) to know the logical type of mathematical intelligence, which can provide better learning achievement of mathematics, cooperative learning model type learning together or direct learning, (7) to know the type of interpersonal intelligence, which can provide better mathematics learning achievement, cooperative learning model type learning together or direct learning.The population in this study are students of class VIII SMP Kartayuda Kedungtuban Blora 5 classes. The sampling technique used is cluster random sampling. Selected 2 sample classes, namely class VIII A as experimental class  and class VIII D as control class. The data analysis used is ANOVA test of two different cell path and scheffe test. The results showed that: (1) cooperative learning model of learning together type can give better the achievement of learning  mathematics, (2) linguistic, logical and interpersonal intelligence give as same as the achievement of learning mathematics, (3) on direct learning models, linguistic intelligence, logical and interpersonal mathematics give as same as the achievement of learning  mathematics, (4) in cooperative learning model of learning together type, linguistic intelligence, logical and interpersonal mathematics give as same as the achievement of learning  mathematics, (5) on linguistic intelligence type, cooperative learning model type learning together and direct learning model gives the same mathematics learning achievement, (6) in logical mathematical type, cooperative learning model of learning together type and direct learning model gives the same mathematics learning achievement, (7) on the type of intelligence Interpersonal, cooperative learning model type learning together and direct learning model gives the same mathematics learning achievement. Keywords: Cooperative Learning Type Learning Together; Achievement of Mathematics Learning, Multiple Intelligence.
ANALISIS TIPE KESALAHAN BERDASARKAN TEORI NEWMAN DALAM PEMAHAMAN KONSEP OPERASI HITUNG PECAHAN DI SDI LUQMAN AL-HAKIM BOJONEGORO Yektiana, Suen; Indriani, Ari; Kholidah, Neneng Rika Jazilatul
Journal of Technology, Mathematics and Social Science Vol. 1 No. 1 (2021): Desember 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j'thoms.v1i1.2321

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan pemahaman konsep siswa dalam menyelesaikan soal terkait operasi hitung pecahan berdasarkan Teori Newman pada siswa kelas IV SDI Luqman Al-Hakim Bojonegoro. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDI Luqman Al-Hakim Bojonegoro Tahun Ajaran 2020/2021 yang berjumlah 22 siswa. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah observasi, soal tes, wawancara, dan dokumentasi. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam pemahaman konsep operasi hitung pecahan berdasarkan Teori Newman yaitu : (1) kesalahan memahami masalah yaitu siswa tidak lengkap dalam menuliskan informasi yang ada dalam soal, (2) kesalahan transformasi masalah yaitu siswa tidak bisa menulis operasi hitung yang digunakan dengan benar, (3) kesalahan ketrampilan proses yaitu siswa tidak menggunakan prosedur penyelesaian dengan benar, (4) kesalahan penulisan jawaban akhir yaitu siswa tidak dapat menuliskan kesimpulan dengan benar. Kesalahan yang tidak dilakukan siswa adalah kesalahan membaca soal.Kata kunci: Kesalahan; Newman; Konsep; PecahanAbstract: This research to describe the types of students concept errors in solving problems fraction operation  with the Newman’s theory in the fourth grade Luqman Al-Hakim Integral Elementary School Bojonegoro. The approach research used is a qualitative approach with a qualitative descriptive type. The subject is  fourth grade Luqman Al-Hakim Integral Elementary School Bojonegoro in 2020/2021 Academic Year totaling 22 students. The research method used is observation,  test questions, interview, and documentation. The research data show that the types of students concept errors in solving problems fraction operation  with the Newman’s theory : (1) comprehension errors, students are not complete in writing the information in the questions, (2) transformation errors, students can’t write which arithmetic operations are used correctly, (3) process skill errors, students don’t use solution the procedure correctly, (4) conclusion errors, students can’t write conclusions correctly. The error that the students didn’t make was a reading error. Keywords: Error, Newman, Concept, Fraction
PENGGUNAAN SMARTPHONE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SERTA PANDANGAN GURU TERHADAP PENGGUNAAN SMARTPHONE SELAMA PEMBELAJARAN DARING Devi, Erycha Arsita; Sujiran, Sujiran; Puspananda, Dian Ratna
Journal of Technology, Mathematics and Social Science Vol. 1 No. 1 (2021): Desember 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j'thoms.v1i1.2323

Abstract

Abstrak: Pada awal tahun 2020, pembelajaran tatap muka diganti dengan pembelajaran daring. Hal ini dikarenakan adanya penyebaran virus Covid-19. Berdasarkan latar belakang kejadian, penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan fungsi dan penggunaan smartphone sebagai media pembelajaran matematika selama pembelajaran daring. Subjek merupakan siswa kelas IX-H dan guru matematika kelas IX-H. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Instrumen penelitiam terdiri dari angket penggunaan smartphone untuk siswa, angket penggunaan smartphone untuk guru, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu tematik induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan smartphone sebagai media pembelajaran matematika selama daring dinilai kurang baik. Meskipun fitur-fitur smartphone dapat membantu siswa dan guru untuk mencari tambahan literasi materi dan mampu menjalin komunikasi yang baik, namun penggunaan smartphone pada pembelajaran matematika berdampak terhadap kurangnya pemahaman siswa akan materi yang disampaikan. Meskipun guru sudah memberikan tambahan video pembelajaran. Selain itu juga terjadinya penurunan respon dan semangat belajar matematika siswa sebanyak 30% dibandingkan pembelajaran secara tatap muka.Kata kunci: penggunaan smartphone;media pembelajaran matematika;daringAbstract: In early 2020, face-to-face learning was replaced with online learning. This is due to the spread of the Covid-19 virus. Based on the background of the incident, this research is intended to describe the function and use of smartphones as a medium for learning mathematics during online learning. The subjects were students in class IX-H and mathematics teachers in grades IX-H. This research is a qualitative research with a phenomenological study approach. The research instrument consisted of a smartphone usage questionnaire for students, a smartphone usage questionnaire for teachers, and interview guidelines. The data analysis technique used is thematic inductive. The results showed that the use of smartphones as a medium for learning mathematics while online was considered less good. Although smartphone features can help students and teachers find additional material literacy and are able to establish good communication, the use of smartphones in mathematics learning has an impact on students' lack of understanding of the material presented. Even though the teacher has provided additional learning videos. In addition, there is also a decrease in the response and enthusiasm of students to learn mathematics by 30% compared to face-to-face learning.Keywords: smartphone use;mathematics learning media;online
PERMASALAHAN DALAM MENGERJAKAN SOAL LOGARITMA TINGKAT SMA Nandhiyah, Eza Putri; Niswati, Umma; Utami, Anita Dewi
Journal of Technology, Mathematics and Social Science Vol. 1 No. 1 (2021): Desember 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j'thoms.v1i1.2324

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu penyebab atau permasalahan yang terjadi dalam mengerjakan soal logaritma. Penelitian ini dilakukan pada siswa SMA N 1 Cepu dan SMA N 1 Soko. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara melalui media online, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis kesalahan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa kesalahan yang dilakukan kedua siswa tersebut adalah (1) kesalahan statistik (2) kesalahan konsep dan kesalahan hitung. Permasalahan yang pertama yaitu belum faham dengan materi tersebut karena seorang guru hanya memberi tugas tanpa menjelaskan terlebih dahulu. Permasalahan yang kedua yaitu kesalahan hitung yang sering dilakukan oleh siswa, penyebab dari kesalahan tersebut adalah siswa ceroboh dalam menghitung atau kurang teliti dalam menuliskan hasil akhir.Kata kunci: Analisis Kesalahan; Matematika; LogaritmaAbstract: This study aims to find out the causes or problems that accur in working on logarithmic problems. This research was conducted on students of SMA N 1 Cepu and SMA N 1 Soko.  Data collection techniques used were tests, interview through online media, and documentation. Based on the results of the error analysis that has been done, it can be concluded that the mistakes made by the two students were (1) statistical error (2) misconceptions and miscalculations. The first  problem is that they do not understand the material because a teacher only gives assignments without explaining it first. The second problem is counting errors that are often made by students, the cause of these errors is that students are careless in calculating or not being careful in writing the final result. Keywords: Error Analysi; Mathematic; Logarithm
Memanfaatkan Aplikasi Canva sebagai Media Pembelajaran Matematika Mahendra, Ahmad Yusuf Nur; Pramesti, Dwi Ratna; Sari, Anggita Dian Puspita; Hidayah , Nafiatun; Selani, Delvia Afa; Mayasari, Novi
Journal of Technology, Mathematics and Social Science Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jthoms.v5i1.5200

Abstract

Abstrak: — Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan menjadi semakin penting di era teknologi saat ini untuk meningkatkan keterlibatan dan efektivitas siswa. Artikel ini membahas manfaat dan keunggulan aplikasi Canva sebagai alat pembelajaran matematika. Canva adalah alat desain grafis yang mudah digunakan berbasis web yang memungkinkan guru membuat materi ajar yang menarik dan profesional. Canva memiliki fitur yang membuat visualisasi konsep matematika yang kompleks lebih mudah dipahami oleh siswa dengan template, elemen visual, dan antarmuka yang intuitif. Oleh karena itu, Canva adalah alat yang sangat efektif untuk membuat media pembelajaran yang inovatif dan menarik yang mendukung guru dalam upaya mereka untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan hasil belajar siswa. Artikel ini memberikan panduan praktis dan wawasan tentang cara menggunakan Canva dalam pembelajaran matematika dan mendorong adopsi teknologi dalam pendidikan. Kata kunci: matematika, media pembelajaran, canva Abstract: The use of technology in education is becoming increasingly important in the current technological era to increase student engagement and effectiveness. This article discusses the benefits and advantages of the Canva application as a mathematics learning tool. Canva is an easy-to-use, web-based graphic design tool that allows teachers to create engaging and professional open materials. Canva has features that make visualizing complex mathematical concepts easier for students to understand with templates, visual elements, and an imaginative interface. Therefore, Canva is a highly effective tool for creating innovative and engaging learning media that supports teachers in their efforts to improve the quality of teaching and student learning outcomes. This article provides practical guidance and insight on how to use Canva in mathematics learning and encourages the adoption of technology in education. Keywords: mathematics, learning media, canva
Mengenal FPB dan KPK dalam Pembelajaran Matematika Siswa Sekolah Dasar Sulistian, Efi; Puspita, Widya Rahayu; Munasya’adah, Siti; Khusnatun, Khusnatun; Aflaha, Muhamad Izzan; Mayasari, S.Pd.,M.Pd., Novi
Journal of Technology, Mathematics and Social Science Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Sangat penting untuk mengenalkan matematika kepada anak Sekolah Dasar sejak dini. Tujuan penelitian ini ingin memperluas pengetahuan siswa tentang FPB dan KPK, sehingga dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan pembelajaran FPB dan KPK. Data yang digunakan adalah data sekunder dari buku serta jurnal nasional dan internasional, dengan jenis penelitian menggunakan metode SLR. Teknik simak, catat, dan libat digunakan untuk mengumpulkan data, dan teknik triangulasi sumber digunakan untuk validasi data. Hasil dari penelitian ini bahwa cara mencari FPB dan KPK dapat dilakukan dengan metode, pemfaktoran dan metode euklides. Kesimpulannya terdapat dua metode untuk mencari FPB dan KPK. Kata kunci: matematika, FPB & KPK, sekolah dasar Abstract: It is very important to introduce math to elementary school children from an early age. The purpose of this research is to expand students’ knowledge of FPB and KPK, so as to improve students’ ability to solve FPB and KPK learning. The data used is secondary data from books and national and international journals, with the type of research using the SLR method. Listening, noting, and engaging techniques were used to collect data, and source triangulation techniques were used for data validation. The result of this research is that how to find FPB and KPK can be done by the method, factoring and the Euclides method. The conclusion is that there are two methods for finding FPB and KPK. Keywords: mathematics, FPB & KPK, elementary school
Penerapan Deret Geometri dalam Soal Fisika pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Annisa, Riska; Ningrum, Lita Marga; Fasilia, Luci Keysa Putri; Febrianto, Moh Sahrul; Fatoni, Muhamad Vikrul; Mayasari, S.Pd.,M.Pd., Novi
Journal of Technology, Mathematics and Social Science Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jthoms.v5i1.5202

Abstract

Abstrak: Matematika adalah inti dari semua ilmu lainnya. Matematika adalah dasar untuk banyak bidang lain, seperti fisika di sekolah menengah pertama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan contoh dan diskusi tentang soal-soal fisika yang menggunakan geometri sebagai alat matematika. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari jurnal, artikel, dan buku yang diterbitkan secara nasional. Metode SLR (Systematic Literature Review) digunakan dalam metode ini. Studi ini menggunakan metode simak, catat, dan libat. Pada penelitian ini, triangulasi sumber digunakan untuk validasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa sekolah menengah pertama menghadapi masalah fisika yang berkaitan dengan matematika deret geometri. Kata kunci: matematika, fisika, sekolah menengah pertama Abstract: Math is the core of all other sciences. Mathematics is the basis for many other fields, such as physics in junior high school. The purpose of this study is to provide examples and discussions of physics problems that use geometry as a mathematical tool. This research uses secondary data from nationally published journals, articles, and books. The SLR (Systematic Literature Review) method was used in this method. This study uses the method of listening, noting, and engaging. In this study, source triangulation was used for data validation. The results showed that junior high school students faced physics problems related to mathematical sequence geometry. Keywords: math, physics, junior high school