cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
admin@jurnalistiqomah.org
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
admin@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI)
ISSN : 30264707     EISSN : 30264170     DOI : https://doi.org/10.62017/jppi.v1i3
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) adalah jurnal peer-review akses terbuka, yang diterbitkan oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia adalah platform bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyebarkan dan berbagi pengetahuan melalui makalah penelitian dan studi kasus di bidang pendidikan. Terbit setiap bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan penelitian kepada para pendidik di seluruh dunia. Penulis didorong untuk mengirimkan artikel yang lengkap, belum pernah dipublikasikan, orisinil, dan belum pernah ditinjau di jurnal lain. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 669 Documents
Perkembangan Kurikulum Adaptif untuk Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi di Indonesia Fariha Safrotul Haz; Rika Amelia; Ichsan Fauzi Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan kurikulum adaptif pada sekolah inklusi di Indoensia, khususnya dalam Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dalam menjalani pendidikan bersama anak-anak lainnya, tanpa terkecuali. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik kajian litelatur berupa sumber-sumber tertulis, seperti jurnal yang terakreditasi nasional (SINTA). Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa implementasi kurikulum adaptif telah mengalami perkembangan signifikan. Salah satunya Kurikulum Merdeka yang mendukung proses belajar mengajar fleksibel. Peran pemerintah dan dukungan masyarakat sangat berpengaruh terhadap pengembangan kurikulum inklusi. Selain itu, kolaborasi  antara Guru (GPK) dan guru reguler merupakan faktor penting dalam keberlangsungan praktik sekolah inklusi. Dengan demikian, kurikulum inklusif memiliki peran yang sangat krusial dalam mendukung pencapaian belajar siswa berkebutuhan khusus.
Implementasi Kurikulum Berbasis Keterampilan Abad 21 terhadap Peningkatan Critical Thinking pada Siswa SMP Jonathan Renaldi Hutauruk; Yohannes Yordan Simanjuntak; Ichsan Fauzi Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4598

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi bagaimana penerapan Kurikulum Berbasis Keterampilan Abad 21 (KBK-21) dapat meningkatkan kemampuan critical thinking siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dengan menitikberatkan empat pilar KBK-21—critical thinking, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi—pembelajaran dirancang melalui kegiatan berbasis proyek dan masalah yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Analisis literatur terkini dan refleksi praktik kelas menunjukkan bahwa integrasi strategi berpikir tingkat tinggi, diskusi reflektif, serta umpan balik sejawat mendorong siswa untuk menelaah isu secara mendalam, menyusun argumen logis, dan membuat keputusan berbasis bukti. Temuan ini menegaskan bahwa KBK-21 bukan sekadar pelengkap kurikulum, melainkan pendekatan strategis untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi kompleksitas sosial abad ke-21. Penulis merekomendasikan pelatihan guru berkelanjutan dan penilaian autentik agar peningkatan critical thinking bersifat konsisten dan terukur
EVALUASI KESIAPAN SEKOLAH REGULER DALAM MENERAPKAN PENDIDIKAN INKLUSI DI ERA KURIKULUM MERDEKA Gibtia, Maria; Sulastri, Meita; Ichsan Fauzi Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan sekolah reguler dalam menerapkan pendidikan inklusi di era Kurikulum Merdeka. Pendidikan inklusi bertujuan agar semua siswa, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus, bisa belajar bersama di sekolah yang sama dengan dukungan yang sesuai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dari berbagai sumber terpercaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesiapan sekolah masih beragam, terutama dalam hal fasilitas, kompetensi guru, serta dukungan dari lingkungan sekolah. Beberapa sekolah sudah memiliki sarana dasar dan guru pendamping, namun belum semuanya memiliki pelatihan khusus atau fasilitas yang ramah untuk siswa berkebutuhan khusus. Selain itu, sikap dan kebiasaan di lingkungan sekolah juga berpengaruh besar terhadap keberhasilan pendidikan inklusi. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan guru, penyediaan fasilitas pendukung, serta kerja sama antara sekolah, orang tua, dan pemerintah untuk mendukung pendidikan inklusi yang merata dan berkelanjutan.
PENGARUH KURIKULUM MERDEKA TERHADAP PENCAPAIAN SDGS MELALUI PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA : STUDI LITERATUR Annisa Nathania Putri Dewi; Deswita Sudaryanti; Ichsan Fauzi Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4600

Abstract

Quality education is a primary development goal that continues to be pursued by the government, private sector, educational institutions, and the general public. This study aims to provide a strategic overview of efforts to improve the quality of education in Indonesia, particularly in relation to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs). The method used is a qualitative approach through literature review from various relevant journals and scientific articles. The findings indicate that the low quality of education in Indonesia is caused by both structural and cultural factors, as well as the unequal access to quality education. Therefore, professional development for educators and the implementation of effective pedagogical approaches are essential. Additionally, the integration of STEM-based electronic modules in science learning has proven effective in enhancing students’ critical thinking skills and strengthening the profile of Pancasila Students. Through synergy between SDG strategies, teacher capacity development, and innovative learning approaches education in Indonesia is expected to grow in a more equitable and high-quality manner.
Efektivitas Program “Gerakan Literasi Sekolah” Berbasis Literasi untuk Meningkatkan Kemampuan Self-Management pada Siswa SMA/SMK Nouval Gypari, Ilham; Dwi Budiansyah, Rafif; Fauzi Rachman, Ichsan
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4605

Abstract

In English: Abstract Self-management skills are important abilities for high school/vocational students to possess in learning and social challenges in the digital era. Students who have the ability to manage their time, emotions, and responsibilities tend to be more prepared to achieve academic success and foster independent thinking. However, there are still many students who struggle with this aspect due to a lack of reflective habits and a lack of learning strategies focused on self-management. This study aims to describe the effectiveness of the School Literacy Movement (GLS) as an alternative activity that can support the improvement of students' self-management skills. This study uses qualitative descriptive methods for document research. Data were collected by searching for scientific articles, national magazines, and information from relevant educational websites. The analysis was conducted by comparing previous results related to the implementation of school knowledge. The analysis results show that the school literacy movement, especially in the development and learning stages, has great potential in promoting self-awareness, helping students adjust their priorities, and forming effective psychology. This program is very easy to implement, does not require significant costs, and can foster cohesion and self-assessment from independent evaluations through activities such as reading magazines, literacy file deletion, and book discussions. Although not directly tested in the form of experience, various documents have been reviewed to support that the reflective literacy approach in GLS may be an effective strategy for enhancing self-management skills among secondary youth. Therefore, this program is recommended by educators to be optimally implemented as part of literacy eradication activities or to enhance student personal development projects, particularly those studied at high school/vocational school level.   Indonesia: Abstrak Kemampuan self-management adalah kemampuan penting untuk dimiliki oleh siswa sekolah menengah/kejuruan dalam pembelajaran dan tantangan  sosial di era digital. Siswa memiliki kemampuan untuk mengelola waktu, emosi, dan tanggung jawab cenderung lebih siap untuk mencapai keberhasilan belajar dan melatih angka independen. Namun, masih ada banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam aspek ini karena kurangnya kebiasaan mencerminkan dan kurangnya strategi belajar yang berfokus pada self-management. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas gerakan melek huruf sekolah (GLS) sebagai kegiatan alternatif  yang dapat mendukung peningkatan kemampuan self-management siswa. Studi ini menggunakan metode deskripsi kualitatif untuk penelitian dokumen. Data dikumpulkan dengan mencari artikel ilmiah, majalah nasional dan informasi dari situs web pendidikan yang relevan. Analisis dilakukan dengan  membandingkan hasil sebelumnya terkait dengan implementasi pengetahuan sekolah. Hasil analisis menunjukkan bahwa gerakan buta huruf sekolah, terutama pada tahap pengembangan dan pembelajaran, memiliki potensi besar dalam mempromosikan kesadaran diri, membantu siswa menyesuaikan prioritas dan membentuk psikologi yang efektif. Program ini sangat mudah diterapkan, tidak memerlukan biaya yang signifikan dan dapat membentuk kohesi dan penilaian diri dari penilaian independen melalui kegiatan  seperti membaca majalah, buta huruf menghapus file dan diskusi buku. Meskipun tidak diuji secara langsung dalam bentuk pengalaman, dokumen yang berbeda telah diperiksa untuk memperkuat bahwa pendekatan literasi reflektif di GLS mungkin merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan self-management pada pemuda sekunder. Oleh karena itu, program ini direkomendasikan oleh pendidik untuk diterapkan secara optimal  sebagai bagian dari kegiatan pemberantasan buta huruf atau meningkatkan proyek pengembangan pribadi siswa khususnya yang diteliti yaitu SMA/SMK sederajat.
Integrasi Gamifikasi Berbasis Penghargaan dalamMeningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Indonesia di Tingkat Menengah pada Era Digital Renata; Muhammad Fahmi Azhar Ilham; Ichsan Fauzi Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4610

Abstract

Motivasi peserta didik dalam mempelajari pendidikan Bahasa Indonesia di tingkat menengah masih tergolong rendah. Kajian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan gamifikasi berbasis penghargaan sebagai strategi untuk meningkatkan motivasi belajar. Melalui studi literatur, ditemukan bahwa elemen yang meliputi poin, lencana, dan leaderboard dapat mendorong keterlibatan siswa secara aktif. Kajian ini dilakukan dengan menganalisis berbagai jurnal, artikel, dan studi relevan yang membahas penerapan gamifikasi dalam konteks pendidikan. Fokus utama kajian ini adalah mengidentifikasi prinsip gamifikasi yang dapat memengaruhi peningkatan motivasi peserta didik. Sistem penghargaan ini mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menarik. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi gamifikasi dapat menjadi pendekatan efektif pada pelajaran Bahasa Indonesia untuk peningkatan motivasi pada capaian belajar siswa. Penerapan elemen permainan yang terstruktur, relevan dengan materi, serta disertai umpan balik positif, dapat mendorong keterlibatan siswa. Implikasi dari kajian ini memberikan rekomendasi bagi guru dan praktisi pendidikan untuk mengintegrasikan strategi gamifikasi berbasis penghargaan yang sistematis dalam proses pembelajaran di tingkat menengah.
MENGUPAS FILOSOFI PETIK LAUT SEBAGAI STRATEGI KONSERVASI LAUT BERBASIS ADAT Reni Latifa; Fikky Dian Roqobih; Ahmad Qosyim; Dyah Astriani
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4619

Abstract

Penelitian ini mengkaji filosofi tradisi Petik Laut sebagai strategi konservasi berbasis adat di Indonesia. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui studi literatur dalam 8 tahun terakhir (2017-2025), penelitian ini mengeksplorasi makna spiritual, sosial dan ekologis dari tradisi Petik Laut yang dilakukan oleh masyarakat pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Petik Laut memiliki peran signifikan dalam pelestarian lingkungan laut yang mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan alam. Ritual ini tidak hanya sekedar ungkapan syukur, tetapi juga mengandung filosofi konservasi yang mendalam yaitu meliputi larangan penangkapan ikan berlebihan, penghormatan terhadap ekosistem laut, dan pemberdayaan pengetahuan lokal. Penelitian ini mengungkapkan bahwa kearifan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam upaya konservasi modern yang menunjukkan pentingnya mengintegrasikan tradisi budaya dengan pendekatan ilmiah dalam pengelolaan sumber daya laut. Implikasi penelitian ini memberikan wawasan baru tentang potensi kearifan lokal dalam mendukung keberlanjutan ekosistem laut dan menawarkan perspektif alternatif dalam strategi konservasi global
GAME-BASED LEARNING SEBAGAI STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS TEKS CERPEN DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Rani Setiyani; Sri Wulan Maharani; Ichsan Fauzi Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4628

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of the Game-Based Learning (GBL) strategy in improving short story text analysis skills in Indonesian language learning. The background of this study stems from the low interest and student engagement in literature learning, particularly short stories, which have often relied on conventional, less interactive methods. Using the literature review method, this study analyzes various scholarly sources such as journals, theses, and academic articles published between 2020 and 2024. The findings indicate that GBL can significantly enhance learning motivation, student engagement, and academic achievement in short story analysis. The use of educational game platforms such as Wordwall, Baamboozle, and Scorative is proven to be effective in helping students understand intrinsic and extrinsic elements of short stories in a fun and meaningful way. GBL also promotes collaborative and contextual learning, aligning with the needs of 21st-century learners. Therefore, GBL can be considered a relevant and applicable alternative strategy to improve literary text analysis skills in schools.  
Dampak Kurikulum Merdeka Terhadap Pendidikan SDGs di Sekolah Dasar Vany Rizkiyah O; Aulia, Dina; Ichsan Fauzi Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak Kurikulum Merdeka terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat sekolah dasar. Kurikulum Merdeka merupakan transformasi dari Kurikulum 2013 yang menekankan pembelajaran berdiferensiasi, penguatan karakter, serta pengembangan kompetensi abad ke-21. Studi ini menggunakan metode kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur dari jurnal ilmiah dan sumber akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka mendukung pendidikan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan sesuai dengan Tujuan SDGs, yakni pendidikan berkualitas. Kurikulum ini memberikan kebebasan bagi guru dan sekolah untuk menyusun pembelajaran sesuai karakteristik dan kebutuhan siswa, termasuk melalui pendekatan berbasis proyek seperti Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Meski demikian, tantangan seperti keterbatasan sumber daya, pemahaman guru yang belum merata, serta kesenjangan antarwilayah masih menjadi hambatan dalam implementasi. Pelatihan tatap muka dan dukungan pemerintah sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan kurikulum. Dengan pendekatan yang fleksibel dan kontekstual, Kurikulum Merdeka memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan mutu pendidikan dasar serta pencapaian target SDGs di Indonesia.
Literature Review: EFEKTIVITAS PENGGUNAAN GAME EDUKATIF DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DI SEKOLAH DASAR Maulidya Yasmin; Dinda Siti Hawa; Ichsan Fauzi Rahman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4643

Abstract

This study examines the effectiveness of educational games and language-based game methods in enhancing writing skills, literacy, numeracy, and character development among elementary school students through a literature review approach. The findings indicate that game-based learning media such as games, puzzles, Wordwall, and Android-based applications significantly improve students' motivation, active engagement, collaboration, and learning outcomes. Interactive activities such as sentence construction, story completion, and creating digital comics have been proven to help students develop ideas, enrich vocabulary, enhance language accuracy, and build self�confidence in written communication. Despite challenges such as limited access to technology and lack of teacher understanding, with proper design and implementation, educational games have great potential to improve the quality of writing instruction and support holistic character development. These findings are expected to serve as a foundation for teachers and policymakers in more widely and effectively integrating educational games into the elementary education curriculum in Indonesia