cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
admin@jurnalistiqomah.org
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
admin@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI)
ISSN : 30264707     EISSN : 30264170     DOI : https://doi.org/10.62017/jppi.v1i3
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) adalah jurnal peer-review akses terbuka, yang diterbitkan oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia adalah platform bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyebarkan dan berbagi pengetahuan melalui makalah penelitian dan studi kasus di bidang pendidikan. Terbit setiap bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan penelitian kepada para pendidik di seluruh dunia. Penulis didorong untuk mengirimkan artikel yang lengkap, belum pernah dipublikasikan, orisinil, dan belum pernah ditinjau di jurnal lain. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 669 Documents
Analisis Deskriptif Penerapan Model Pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) Di Sekolah Dasar Kayla Desta Triana; Intan Sulistiani; Ichsan Fauzi Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara deskriptif penerapan Model Pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) di Sekolah Dasar melalui pendekatan kuantitatif berbasis literatur. Dengan menganalisis 20 artikel jurnal empiris yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir (2019–2024), studi ini memfokuskan pada tiga aspek utama: hasil belajar akademik, kemampuan berpikir kritis, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa PBL memberikan peningkatan signifikan terhadap hasil belajar (11,5%), keterampilan berpikir kritis (18,2%), dan partisipasi siswa (18,6%) dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Strategi yang umum digunakan guru meliputi penggunaan masalah kontekstual, diskusi kelompok kecil, dan fasilitasi refleksi. Namun, tantangan dalam implementasi PBL mencakup keterbatasan pemahaman guru, kurangnya sumber belajar kontekstual, dan rendahnya keterampilan kolaboratif siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan guru, fleksibilitas kurikulum, dan penyediaan media pembelajaran yang relevan guna mengoptimalkan efektivitas PBL di tingkat dasar. Studi ini merekomendasikan kajian kualitatif lanjutan dan pengembangan model hibrida berbasis teknologi untuk mendukung implementasi PBL secara berkelanjutan.
Literature Review: Implementasi Model Pembelajaran Multimodal untuk Memperkuat Pemahaman Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar Dadan Andriyanto; Ikhlassul Akmal Fauzi; Ichsan Fauzi Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4522

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas model pembelajaran multimodal dalam meningkatkan literasi membaca siswa sekolah dasar, yang masih tergolong rendah berdasarkan data PISA 2022. Pendekatan pembelajaran multimodal menawarkan solusi dengan mengintegrasikan berbagai moda komunikasi, seperti teks, visual, audio, dan interaksi digital, guna memperkuat pemahaman membaca siswa. Metode yang digunakan adalah literature review, dengan analisis terhadap berbagai penelitian terkait implementasi multimodal dalam pendidikan dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan ini meningkatkan pemahaman bacaan, motivasi belajar, serta keterlibatan siswa secara signifikan dibandingkan metode konvensional. Selain itu, pembelajaran berbasis multimodal berkontribusi pada pengembangan keterampilan membaca kritis dan analitis siswa. Meskipun efektif, terdapat tantangan dalam implementasi, seperti keterbatasan infrastruktur dan kesiapan tenaga pendidik. Oleh karena itu, penelitian lanjutan perlu berfokus pada strategi implementasi yang lebih sistematis serta pengembangan bahan ajar berbasis multimodal yang dapat diterapkan secara luas dalam pendidikan dasar.
Analisis Dampak Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap Kemampuan Berliterasi Siswa Sekolah Dasar Sefty, Nazella; Rifia, Najwa; Ichsan Fauzi Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4523

Abstract

The low literacy skills of primary school students in Indonesia are still a major challenge in education, as reflected in international surveys. One of the efforts made to address this issue is the implementation of the Pancasila Learner Profile Strengthening Project (P5) in the Merdeka Curriculum, which aims to build character while improving literacy through a project-based learning approach. This research uses a systematic literature review method by analyzing various sources such as journal articles, books, research reports, and official documents to analyze the impact of P5 implementation on strengthening primary school students' literacy. The results show that P5 can increase students' active engagement in reading, writing, and critical thinking by exploring issues relevant to daily life. However, the implementation of this program still faces obstacles such as teachers' lack of understanding of the P5 concept, limited learning media, and suboptimal time management. Therefore, continuous training for teachers and strengthening the culture of literacy in the school environment are needed so that P5 can make a real contribution to early literacy development. This study is expected to be a reflection and recommendation for policymakers and education practitioners to improve the quality of literacy at the primary school level.
PENERAPAN PROGRAM BUKU HARIAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MANAGEMEN EMOSI SISWA SEKOLAH MENENGAH M Haikal Faturahman; Muhamad Azel Athallah Gumilang; Ichsan Fauzi Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4524

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang kompleks dan penuh akan dinamika, di mana siswa menengah sering menghadapi tekanan emosional yang tinggi. Regulasi emosi menjadikan keterampilan penting untuk menunjang keberhasilan akademik, hubungan sosial, serta ketahanan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan buku harian (expressive writing) sebagai strategi dalam meningkatkan kemampuan managemen regulasi emosi siswa SMP dan SMA. Metode yang digunakan adalah literatur Review, dengan menelaah 10 artikel ilmiah relavan yang dipublikasikan pada tahun 2015 hingga 2024. Hasil kajiannya menunjukan bahwa expressive writing mampu menurunkan intensitas emosi negatif, meningkatkan kesadaran emosional, serta membantu siswa menengah mengelola emosi secara lebih adaptif dan mandiri. Meneliti ini memperkuat peran penting buku harian sebagai media reflektif yang dapat diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan untuk menunjang kesehatan emosional siswa menengah secara berkelanjutan. Kata kunci: regulasi emosi, siswa sekolah menengah, expressive writing, buku harian, kesehatan emosional
Peran Pendidikan Pancasila dalam Menangkal Krisis Identitas Nasional di Era Digital Fariha Safrotul Haz; Meita Sulastri; Maria Gibtia; Rika Amelia; Iwan Ridwan Paturochman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4529

Abstract

Young people's perceptions of national identity have changed significantly as a result of digital transformation. Identity crises and the erosion of nationalism are major issues that have emerged due to exposure to global culture and the overwhelming flow of digital information. Using a qualitative approach and literature review methodology, this article critically examines the strategic role of Pancasila Education in strengthening national identity in the digital age. The findings show that barriers to internalizing Pancasila values include traditional teaching methods, the absence of digital literacy integration, and a lack of relevant context in the material. Therefore, innovations in technology-based learning, flexible curricula, and teacher preparation focused on digital pedagogy are necessary. In addition, cross-sectoral collaboration between educational institutions, the government, and the creative sector is essential to delivering contextual and effective Pancasila Education. To preserve national identity amid rapid globalization, Pancasila Education must evolve into a value-based education that adapts to social and digital dynamics.
Penerapan Game-Based Learning untuk Mengoptimalkan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar Ai Rifaani Rijkiah; Suci Rahmawati , Dini; Ichsan Fauzi Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4531

Abstract

Keterampilan dalam pemahaman membaca merupakan faktor yang perlu dikuasai semua kalangan, terutama siswa. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan meluasnya penggunaan gawai juga berpengaruh pada minat baca siswa yang cenderung semakin menurun sehingga berdampak pada kesulitan untuk fokus dan memahami pembelajaran dengan baik. Studi ini bertujuan untuk mengkaji urgensi perkembangan dalam ranah pendidikan, khususnya dalam upaya meningkatkan mutu proses pembelajaran. Penerapan metode game-based learning dinilai memiliki kontribusi yang signifikan khususnya dalam upaya meningkatkan keterampilan pemahaman dan minat baca pada tingkat sekolah dasar. Metode yang diterapkan bersifat kualitatif dengan pendekatan literature riview yang mencakup dari berbagai artikel atau jurnal yang berkaitan lalu selanjutnya di kumpulkan, di tinjau, di analisis, dievaluasi dan kemudian digabungkan untuk memperoleh data dan informasi. Hasil dari analisis beberapa penelitian menunjukan bahwa metode game based learning dalam kegiatan pembelajaran tidak semata mata berperan sebagai sarana hiburan melainkan dirancang sebagai sarana edukasi yang dapat memotivasi siswa serta meningkatkan keterampilan kognitif dan pemahaman membaca.  
Hubungan Antara Implementasi Kurikulum Inovatif dan Peningkatan Kemampuan HOTS Siswa Sekolah Dasar Namara, Resta; Amelia, Triana Nur; Ichsan Fauzi Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4533

Abstract

  Abstrak Pendidikan memiliki peran vital dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas untuk menghadapi tantangan di abad ke-21. Di Indonesia, Kurikulum Merdeka merupakan inovasi pendidikan yang dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam proses pembelajaran sekaligus menekankan pengembangan kompetensi peserta didik secara menyeluruh. Namun, di tingkat sekolah dasar, pembelajaran masih cenderung berfokus pada kemampuan berpikir tingkat rendah (Lower Order Thinking Skills/LOTS), sehingga menghambat keterlibatan aktif siswa dalam memahami dan mengaplikasikan materi dalam kehidupan sehari-hari. Melalui metode tinjauan pustaka, penelitian ini mengevaluasi hubungan antara penerapan kurikulum inovatif dan peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) pada siswa sekolah dasar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berbasis HOTS, seperti pembelajaran kooperatif, inkuiri, pemecahan masalah, serta penggunaan teknologi dan media visual, efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan analitis siswa. Guru memiliki peran penting dalam menjalankan strategi ini dengan menciptakan suasana belajar yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan. Penguatan HOTS di tingkat dasar diharapkan dapat mempersiapkan siswa agar lebih siap dan mandiri dalam menghadapi tantangan kompleks di masa depan.   Kata kunci: HOTS, kemampuan, kurikulum inovatif.
Implementasi Program Booktalk tentang Kesehatan Mental sebagai Sarana Membuka Dialog Emosional pada Siswa/i Sekolah Menengah Atas Alya Maisarah; Anggun Noviansya Rianty; Ichsan Fauzi Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4535

Abstract

Kesehatan mental remaja menjadi aspek penting dalam pendidikan yang sering terpinggirkan di tengah dominasi capaian akademik. Booktalk, sebagai metode pembelajaran berbasis diskusi buku, menawarkan ruang aman dan empatik bagi siswa untuk mengungkapkan emosi, berbagi pengalaman, dan membangun pemahaman diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review untuk menelaah berbagai referensi yang menunjukkan bagaimana booktalk dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan emosional siswa. Hasil kajian memperlihatkan bahwa booktalk tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi membaca, tetapi juga membantu siswa mengenali dan mengelola perasaan mereka secara sehat. Selain itu, interaksi dalam diskusi membangun ikatan sosial yang positif, mengurangi stigma terhadap isu psikologis, dan memperkuat keberanian siswa untuk membuka diri. Pembelajaran melalui booktalk terbukti relevan dalam menghadirkan pendekatan yang inklusif, reflektif, dan mendukung perkembangan emosional remaja. Dengan demikian, booktalk patut dipertimbangkan sebagai strategi pendidikan yang memerdekakan jiwa dan membentuk iklim sekolah yang lebih peduli secara emosional.
Integrasi Media Pembelajaran Digital Interaktif dan Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Literasi serta Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Fadiyah Nur Azizah, Kuntum; Rahmadani, Resti; Azmi Alwi, Nur; Safitri Syam, Salmaini
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4543

Abstract

Pada zaman digital ini inovasi dalam proses pembelajaran menjadi suatu keharusan terutama untuk membangun keterlibatan siswa secara aktif dan mendalam terhadap materi ajar. Literasi dalam konteks pembelajaran modern bukan hanya focus pada kegiatan membaca dan menuli saja namun, juga mencakup kemampuan dalam memahami informasi digital, visual serta literasi digital. Pendekatan kontekstual diterapkan untuk menghubungkan konten pembelajaran dengan situasi kehidupan nyata siswa, sehingga mereka mampu mengerti isi pembelajaran dengan lebih mendalam. Sementara itu, media digital interaktif seperti video edukatif, simulasi digital, dan aplikasi permainan edukatif digunakan untuk menciptakan suasana belajar yang dinamis dan menyenangkan. Penelitian ini bertjuan untuk mengeksplorasi pengaruh integritas media pembelajaran digital interaktif dengan pendekatan kontekstual terhadap peningkatan literasi dan prestasi akademik murid sekolah dasar. Penemuan penelitian menunjukkan peningkatan yang bermakna pada skor literasi dan nilai belajar siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok pembanding. Selain itu, siswa menunjukkan tingkat semangat belajar yang, meningkat serta partisipasi yang lebih aktif dan keterlibatan aktif yang lebih baik selama proses pembelajarn. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan kebijakan pendidikan yang mendukung pemanfaatan teknologi digital secara pedagogis serta pelatihan pendidik dalam menciptakan media ajar kontekstual yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Efektivitas ChatGPT untuk Meningkatkan Berpikir Kritis serta Argumentatif Siswa Sekolah Menengah Atas melalui Debat Edukatif Ryani Adiyanti; Tia Nuraliya; Ichsan Fauzi Rachman
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4544

Abstract

Penulisan ini mengeksplorasi bagaimana ChatGPT dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta kemampuan argumentasi siswa sekolah menengah atas melalui debat eduktif. Metode tinjauan literatur diterapkan untuk menilai kemampuan ChatGPT sebagai alat pembelajaran yang inovatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT memiliki kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan analisis, evaluasi, serta penyusunan argumen siswa. Teknologi ini berfungsi sebagai penunjang digital yang membantu siswa memahami keterkaitan antara pernyataan dan bukti yang mendukung, serta menambah rasa percaya diri saat berdebat. Namun, peningkatan aspek pengaturan diri tidak terlihat signifikan tanpa adanya kegiatan refleksi yang terorganisir. Dalam kesimpulannya, ChatGPT menawarkan potensi hebat sebagai alat pembelajaran, tetapi peran guru tetap sangat pengting untuk memaksimalkan pemanfaatannya dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan argumentatif siswa.