cover
Contact Name
Ismail Fikri Natadiwijaya
Contact Email
tpack.ipa@uny.ac.id
Phone
+6285717351210
Journal Mail Official
tpack.ipa@uny.ac.id
Editorial Address
Jl. Colombo No.1 Karangmalang Yogyakarta 5528
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
TPACK-IPA (Technological Pedagogical Content Knowledge)
ISSN : -     EISSN : 30327164     DOI : https://doi.org/10.21831
Core Subject : Education,
TPACK IPA Journal is a journal managed and published by the Department of Science Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta. This journal publishes scientific works in the form of articles on empirical research results, results of systematic studies, or journal reviews in science education. The publishing procedure in this journal is peer-reviewed and applies scientific publishing ethics as stipulated by COPE (Committee on Publication Ethics). The scope of this journal is integrating technology, pedagogy, and IPA content in its implementation in science learning, curriculum, media, technology, students, teachers, and education personnel, assessment, evaluation, development, and policies related to science subjects.
Articles 206 Documents
PENGARUH MODEL PENGEMBANGAN MORAL KOGNITIF TERHADAP KESADARAN BAHAYA NARKOBA PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA SMP Nafisah, Hikmatun; Nurohman, Sabar
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (October, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran pengembangan moral kognitif terhadap kesadaran bahaya narkoba aspek pengetahuan pada siswa SMP, menganalisis pengaruh model pembelajaran pengembangan moral kognitif terhadap kesadaran bahaya narkoba aspek sikap pada siswa SMP, menganalisis pengaruh model pembelajaran pengembangan moral kognitif terhadap kesadaran bahaya narkoba aspek tindakan pada siswa SMP. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan jenis desain nonequivalent control group design. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini menggunakan kelas VIII D sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan media pembelajaran Lembar Kerja Peserta Didik berbasis model pengembangan moral kognitif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Soal pretest dan posttest, (2) Angket Sikap, (3) Angket Tindakan. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji normalized gain, uji mann whitney, uji independent sample t-test dan uji effect size yang menggunakan program SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh model pembelajaran pengembangan moral kognitif terhadap kesadaran bahaya narkoba aspek pengetahuan, didasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,004 dan nilai effect size sebesar 0,97. (2) ada pengaruh model pembelajaran pengembangan moral kognitif terhadap kesadaran bahaya narkoba aspek sikap, didasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,019 dan nilai effect size sebesar 0,79. (3) ada pengaruh model pembelajaran pengembangan moral kognitif terhadap kesadaran bahaya narkoba aspek tindakan, didasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,031 dan nilai effect size sebesar 0,42.Kata Kunci: Kesadaran, Model Pengembangan Moral Kognitif
PENGEMBANGAN LKPD IPA “PROTECTING OUR EARTH FROM AIR POLLUTION” BERBASIS AUTHENTIC INQUIRY LEARNING Sinta Aulia Devi Maharani; asri widowati; Purwanti Widhy Hastuti
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKPD IPA tema “Protecting Our Earth from Air Pollution” berbasis authentic inquiry learning, mengetahui peningkatan kemampuan problem solving serta sikap ingin tahu peserta didik dengan menggunakan LKPD yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development dengan mengadaptasi langkah-langkah 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Hasil penelitian pengembangan LKPD IPA berdasarkan penilaian dosen ahli dan guru IPA ditinjau dari kelayakan isi, kebahasaan, penyajian dan kegrafikan memperoleh skor rata-rata 3,79 (kategori sangat baik) dengan reliabilitas sebesar 96,13% sehingga layak digunakan dalam pembelajaran. LKPD IPA hasil pengembangan dapat meningkatkan kemampuan problem solving dibuktikan dengan  gain score sebesar 0,51 dengan kategori sedang. LKPD IPA juga telah terbukti meningkatkan sikap ingin tahu peserta didik dibuktikan dengan data observasi sikap ingin tahu peserta didik meningkat 20,02%. Kata Kunci: LKPD IPA, authentic inquiry learning, problem solving, sikap ingin tahu
PENGARUH PEMBELAJARAN IPA DENGAN MODEL SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY AND SOCIETY (SETS) TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI DAN PEMAHAMAN KONSEP PADA TEMA GEMPA BUMI PESERTA DIDIK SMP N 1 WATES THE INFLUENCE OF SCIENCE LEARNING USING SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY AND SOCIETY (SETS) MODEL TOWARDS EARTHQUAKE DISASTER PREPAREDNESS AND EARTHQUAKE CONCEPTS UNDERSTANDING OF STUDENTS OF SMP N 1 WATES Lutfi Rahmawati Nurhadi; Ekosari Roektiningroem; Widodo Setiyo Wibowo
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh pembelajaran IPA dengan model Science, Environment, Technology and Society (SETS) terhadap kesiapsiagaan gempa bumi peserta didik SMP N 1 Wates, dan (2) pengaruh pembelajaran IPA dengan model Science, Environment, Technology and Society (SETS) terhadap pemahaman konsep pada tema gempa bumi peserta didik SMP N 1 Wates. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest nonequivalent control group design. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kesiapsiagaan bencana gempa bumi, lembar observasi kesiapsiagaan bencana gempa bumi, soal pretest dan soal posttest. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh pembelajaran IPA dengan model SETS terhadap kesiapsiagan bencana gempa bumi peserta didik SMP N 1 Wates, dan (2) terdapat pengaruh pembelajaran IPA dengan model SETS terhadap pemahaman konsep pada tema gempa bumi peserta didik SMP N 1 Wates.Kata kunci: kesiapsiagaan bencana, pemahaman konsep, pembelajaran IPA, SETSThis research was aimed to know: (1) the influence of science learning using science, environment, technology and society model towards earthquake disaster preparedness of students of SMP N 1 Wates, and (2) the influence of science learning using science, environment, technology and society model towards earthquake concepts understanding of students of SMP N 1 Wates. It was a quasi-experimental research with nonequivalent pretest posttest control group design.The instruments used were in forms of earthquake disaster preparedness questionnaire, earthquake disaster preparedness observation sheets, and pretest and posttest. Data analysis technique used was a descriptive and inferential analysis technique using Mann Whitney test. The research result are: (1) there is influences of science learning using science, environment, technology and society model towards earthquake disaster preparedness of students of SMP N 1 Wates, and (2) there is influences of science learning using science, environment, technology and society model towards earthquake concepts understanding of students of SMP N 1 Wates.Keywords: concepts understanding, disaster preparedness, science learning, SETS 
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKDP) BERBASIS GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN PRACTICAL SKILLS DAN PEMAHAMAN KONSEP IPA PESERTA DIDIK SMP DEVELOPMENT OF STUDENTS WORKSHEET BASED ON GUIDED INQUIRY TO IMPROVE PRACTICAL SKILLS AND COMPREHENSION OF SCIENCE CONCEPT FOR STUDENTS IN JUNIOR HIGH SCHOOL Putri Chandra Haryanto; Insih Wilujeng; Putri Anjarsari
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (January, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengetahui kelayakan LKPD berbasis guided inquiry untuk meningkatkan practical skills dan pemahaman konsep IPA menurut dosen ahli dan guru IPA, 2) mengetahui respon peserta didik terhadap LKPD hasil pengembangan, 3) mengetahui kemampuan LKPD berbasis guided inquiry untuk meningkatkan practical skills dan pemahaman konsep IPA. Penelitian ini merupakan penelitian R D dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) oleh Thiagarajan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, lembar validasi LKPD IPA, lembar keterlaksanaan pembelajaran dengan pendekatan guided inquiry, lembar observasi practical skills, soal pretest dan posttest pemahaman konsep, serta lembar angket respon peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini berupa, 1) Kelayakan LKPD IPA berbasis guided inquiry berdasarkan penilaian dosen ahli ditinjau dari syarat didaktif (skor 23.5, sangat baik), syarat konstruktif (skor 15,sangat baik), dan syarat teknis (skor 15, sangat baik), serta penilaian guru IPA ditinjau dari syarat didaktif (skor 25, sangat baik), syarat konstruktif (skor 15, sangat baik), dan syarat teknis (skor 13, sangat baik). 2) LKPD hasil pengembangan mendapat respon baik dari peserta didik dengan skor 103.18, 3) LKPD yang dikembangkan dapat meningkatkan practical skills dengan persentase sebesar 85.42% kategori baik (B) dan pemahaman konsep IPA dengan gain score 0,42 kategori sedang.Kata kunci: LKPD, IPA, guided inquiry, practical skills, pemahaman konsepThe objectives of this study are: 1) determining the feasibility of student worksheet based on guided inquiry to improve practical skills and comprehension of science concept for students in junior high school, 2) determining the student response of student worksheet, 3) determining the ability of student worksheet based on guided inquiry to improve practical skills and comprehension of science concept for students in jumior high school. Design of this research was Research and Development (RD) adapting 4D Model (Define, Design, Develop, and Disseminate) by Thiagarajan. Instruments used in this research are student worksheet of science validation sheet, guided inquiry learning approach sheet, practical skills observation sheet, pre-test and post-test for comprehension of scince concept, and students’ responses questionnaires. Data were analysed using qualitative and quantitative method. The results were: 1)Student worksheet based on guided inquiry declared as feasible by lecturer from the terms of didactive (score 23.5, excellent), the terms of constructive (score 15, excellent), and technical terms (score 15, excellent) and feasible by science teacher from the term of didactive (score 25, excellent), the terms of constructive (score 15, excellent), and technical terms (score 13, excellent, 2) developen student worksheet get the good response from the student with score 103.18, 3) developed student worksheet can improve practical skills with percentage 85.42% categorised as good (B) and comprehension of science concept with gain score 0.42 categorised in moderateKeywords: student worksheet, sains, guided inquiry, practical skills, concept comprehension.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS GUIDED INQUIRY DENGAN MENERAPKAN KONSTRUKTIVISME SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN IPA MEANINGFUL THE DEVELOPMENT OF STUDENT WORKSHEET BASED ON GUIDED INQUIRY CONSTRUCTIVITY FOR REALIZE MEANINGFUL Adha Hujatulatif; Ekosari Roektiningroem; Allesius Maryanto
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (September, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKPD berbasis pendekatan guided inquiry dengan menerapkan konstruktivisme pada tema “Perolehan Nutrisi dan Transformasi Energi pada Tumbuhan” sebagai bahan ajar berdasarkan kriteria kelayakan LKPD dan mengetahui kategori peningkatan meaningful learning melalui penggunaan LKPD tersebut. Model penelitian yang digunakan adalah model pengembangan 4D (define, design, develop dan disseminate). Subjek penelitian terdiri dari peserta didik kelas VIII SMP, dosen ahli, guru dan teman sejawat. Instrumen terdiri dari lembar validasi, lembar observasi keterlaksanaan LKPD, angket respon, dan lembar observasi meaningful learning. Data dianalisis dengan pedoman kriteria penilaian ideal serta uji-t untuk mengetahui signifikansi peningkatan meaningful learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produk LKPD layak dengan penilaian oleh ahli dan respon peserta menghasilkan nilai A dengan kategori sangat baik. Kategori peningkatan meaningful learning melalui penggunaan LKPD sangat baik dengan nilai A. Berdasarkan uji-t terhadap data sampel diperoleh bahwa terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah menggunakan LKPD.Kata kunci: guided inquiry, konstruktivisme ,LKPD, meaningful learningThis study aims to determine the feasibility of worksheet based approach guided inquiry by applying constructivism on the theme "Acquisition of Nutrition and Energy Transformation in Plants" as a teaching material based on worksheet eligibility criteria and know the categories of meaningful learning improvement through the use of worksheet. The research model used is the 4D development model (define, design, develop, and disseminate) The subjects of this study are students of class VIII SMP, expert lecturers, teachers and peers. Instrument consists of validation sheet, observation sheet worksheet implementation, questionnaire response and meaningful learning observation sheet The data were analyzed with the guidance of ideal scoring criteria and t-test to know significance of meaningful learning improvement The results showed that the worksheet product was feasible with expert assessment and the participant response resulted in A grade with very good category. meaningful learning improvement through the use worksheet very well with the value A. Based on t-test of the sample data obtained that there are significant differences before and after using worksheet.Keywords: constructivism, guided inquiry, meaningful learning, worksheet
PENGARUH MODEL SAINS, TEKNOLOGI, MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN (STML) PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN TERHADAP LITERASI SAINS DAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN Tatap Pamuji; Ekosari Roektiningroem; Eko Widodo
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 8 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (December, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Sains, Teknologi, Masyarakat dan Lingkungan (STML) pada materi pencemaran lingkungan terhadap literasi sains dan sikap peduli lingkungan bagi peserta didik kelas VII MTs N 7 Bantul tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experimental dengan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII A dan VII D MTs N 7 Bantul. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi sikap peduli lingkungan, angket sikap peduli lingkungan, soal pretest dan posttest literasi sains. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, uji-t sampel independent menggunakan SPSS 21, uji N gain, anaisis keterlaksanaan pembelajaran dan uji effect size standar cohen’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Model pembelajaran STML berpengaruh dalam peningkatan literasi sains peserta didik dengan kategori berpengaruh sedang. (2) Model pembelajaran STML berpengaruh dalam sikap peduli lingkungan peserta didik yang ditunjukan dengan adanya perbedaan yang signifikan setelah diuji-t.Kata kunci: Literasi sains, Model Sains Teknologi Masyarakat dan Lingkungan, Sikap peduli lingkungan (STML)
PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN PRACTICAL SKILLS SISWA SMP Dwi Handayani; Insih Wilujeng; Susilowati Susilowati
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui kelayakan Petunjuk Praktikum IPA yang dihasilkan; (2)Mengetahui peningkatan practical skills siswa setelah menggunakan petunjuk praktikum IPA. Model penelitian yangdigunakan adalah Research dan Development (RD) yang dikembangkan oleh Borg dan Gall. Langkah-langkahtersebut diadaptasi menjadi 7 langkah utama, yaitu: (1) studi pendahuluan; (2) perencanaan; (3) pengembanganproduk; (4) penilaian ahli; (5) revisi produk; (6) uji lapangan; (7) diseminasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwadihasilkan produk Petunjuk Praktikum IPA dengan nilai A dalam kategori sangat baik. Respon siswa terhadappetunjuk praktikum IPA yang dikembangkan termasuk dalam kategori baik (B). Penguasaan practical skills siswasetiap pertemuan selalu mengalami peningkatan. Pada pertemuan pertama penguasaan practical skills siswa sebesar66% dalam kategori baik. Pertemuan kedua penguasaan practical skills siswa meningkat menjadi 82% dalam kategorisangat baik.  Pertemuan ketiga terjadi peningkatan practical skills menjadi 93% dalam kategori yang sangat baik.Kata kunci:  Petunjuk Praktikum IPA, Practical skills
PENGEMBANGAN LKPD IPA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING STRATEGI METAKOGNISI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN RASA INGIN TAHU PESERTA DIDIK THE DEVELOPMENT OF SCIENCE STUDENT WORKSHEET BASED ON GUIDEDED INQUIRY METACOGNITION STRATEGIES TO IMPROVE THE COGNITIVE LEARNING OUTCOME AND CURIOSITY OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENT Ani Nurhidayanti; Zuhdan Kun Prasetyo; Asri Widowati
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

       Penelitian ini dilatarbelakngi oleh hasil belajar kognitif dan rasa ingin tahu peserta yang rendah serta LKPD yang belum menekankan pada proses kognisi dan penyelidikan ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Kelayakan LKPD IPA berbasis inkuiri terbimbing strategi metakognisi yang dikembangkan secara teoritis dan empirik, 2) Respon peserta didik terhadap LKPD yang dikembangkan, 3) Perbedaan hasil belajar kognitif peserta didik setelah menggunakan LKPD yang dikembangkan, 4) Perbedaan rasa ingin tahu peserta didik setelah  menggunakan LKPD yang dikembangkan. Desain penelitian ini merupakan Research Development dengan model Define, Design, Develop, dan Disseminate. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket validasi, angket respon peserta didik, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, soal pretest-posttest, angket dan lembar observasi rasa ingin tahu. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil Penelitian ini adalah 1) LKPD yang dikembangkan dinyatakan layak secara teoritik dengan skor sangat baik (A), 2) LKPD yang dikembangkan mendapatkan respon dengan kategori baik (B) oleh peserta didik, 3) Terdapat perbedaan hasil belajar kognitif yang signifikan berdasarkan uji empirik yang ditunjukkan dengan nilai signifikasi 0,000 dengan uji U-Mann Whitney 4) Terdapat perbedaan rasa ingin tahu yang signifikan berdasarkan uji empirik dengan nilai signifikasi 0,001 setelah menggunakan LKPD yang dikembangkan dengan uji U-Mann Whitney.Kata kunci: LKPD IPA, Inkuiri Terbimbing, Strategi Metakognisi, Hasil Belajar Kognitif, Rasa Ingin Tahu.       The background of this research are students has low learning outcome, students has low curiosity and Student worksheet not including cognition process and investigating activity. This research aims to determine (1) The feasibility science student worksheet a cording to theoretic and empiric test, (2) the student’s response after using science student worksheet. 3) the difference of student cognitive learning outcome with using student science worksheet (4) the difference of student curiosity with using science student worksheet The instruments that used in this research are validation form of science student worksheet, form of learning process with guided-inquiry metacognition strategies, pretest and posttest question form, curiosity questionnaire and observation form and student‘s response questionnaire form. Data analysis techniques that used in this research are qualitative and quantitative data analysis. The result of this research are 1) science student worksheet based on guided inquiry metacognition strategy to improve cognitive learning outcomes and curiosity student in junior high school which is revealed decent with categories very well (A, 2) Science student worksheet that developed get the student’s response with category good (B), 3) There are significance student cognitive learning outcomes difference with using science student worksheet as development result based on empiric test with significance value 0.000 from UMann Whitney Test. 4) There are significance student student curiosity difference with using science student worksheet as development result based on empiric test with significance 0,001 from U-Mann Whitney test.Keywords: Science Student Worksheet, Guided Inquiry, Metacognition Strategy, Cognitive Learning Outcome, Curiosity
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA TERPADU MODEL NESTED UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF, RASA INGIN TAHU, DAN KETERAMPILAN MENGORGANISASI IDE PESERTA DIDIK SMP Ika Duiningrum; Insih Wilujeng
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (May, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA dengan model keterpaduan nested yang layak berdasarkan penilaian validator, dan mengetahui peningkatan kemampuan kognitif, rasa ingin tahu, dan keterampilan mengorganisasi ide peserta didik setelah menggunakan perangkat pembelajaran IPA model nested yang dikembangkan. Desain penelitian pengembangan perangkat pembelajaran IPA ini menggunakan model Research and Development (RD) dengan model pengembangan 4D yang meliputi empat tahap yakni define, design, develop, disseminate. Teknis analisis data secara kualitatif berupa komentar saran dari validator, analisis secara kuantitatif berupa gain score, dan scoring. Pada tahap penyebaran (disseminate) hanya dilakukan secara terbatas, mengingat ranah penelitian RD yang sangat luas. Hasil penelitian ini adalah dihasilkannya perangkat pembelajaran IPA model nested berupa silabus, RPP, dan bahan ajar LKPD yang dinyatakan layak oleh validator dengan kategori sangat baik (A), perangkat pembelajaran IPA yang dikembangkan mampu meningkatkan kemampuan kognitif dengan kategori sedang, rasa ingin tahu sebesar 9% dan 5%, sedangkan presensentase peningkatan keterampilan mengorganisasi ide sebesar 3% dan 7%.Kata kunci : kemampuan kognitif, keterampilan mengorganisasi ide, nested, perangkat pembelajaran, rasa ingin tahu.
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENUMBUHKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP Yuliana, Yuliana; Prasetyo, Zuhdan Kun; Hastuti, Purwanti Widhy
Jurnal TPACK IPA Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (August, 2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: respon peserta didik terhadap modul IPA berbasis PjBL, pertumbuhan kreativitas peserta didik selama diberikan modul IPA berbasis PjBL, dan kelayakan modul IPA berbasis PjBL dalam menumbuhkan kreativitas peserta didik. Penelitian Research and Development (RD) ini mengacu pada model 4-D. Pertama, tahap define dilakukan analisis awal, analisis peserta didik, analisis tugas, analisis konsep dan perumusan tujuan pembelajaran. Kedua, tahap design meliputi pemilihan media, penyusunan instrumen meliputi lembar validasi modul IPA, angket respon peserta didik terhadap modul, lembar keterlaksanaan PjBL, lembar observasi kreativitas peserta didik dan pretest-posttest kreativitas, serta desain awal (draft modul). Ketiga, tahap develop draft modul divalidasi oleh dua dosen dan guru IPA sehingga mendapat masukan dan saran kemudian draft modul direvisi menjadi prototipe modul. Prototipe modul diuji kevalidannya secara empiris dengan desain one group pretest-posttest, di SMP N 2 Piyungan kelas VIII F dengan jumlah 24 peserta didik. Data keterlaksanaan PjBL diperoleh sebesar 94,44% sehingga pembelajaran modul IPA berbasis PjBL layak digunakan untuk menumbuhkan kreativitas. Data respon peserta didik terhadap modul IPA berbasis PjBL diperoleh kategori sangat baik. Hal ini mendukung hasil keterlaksanaan penggunaan modul IPA berbasis PjBL yang layak menumbuhkan kreativitas. Hasil tes dan observasi sebelum dan sesudah penggunaan modul IPA berbasis PjBL terdapat perbedaan kreativitas sebesar 22,92% dan 32,55%. Hasil tes dan observasi tersebut menunjukkan pertumbuhan kreativitas kategori sedang. Mengacu pada hasil tes dan observasi dianalisis menggunakan uji t berkorelasi diperoleh informasi bahwa kreativitas peserta didik sesudah menggunakan modul IPA berbasis PjBL lebih besar daripada sebelum menggunakannya, sehingga modul IPA berbasis PjBL secara signifikan dapat menumbuhkan kreativitas. Mengacu pada hasil uji t maka dapat disimpulkan bahwa modul IPA berbasis PjBL valid dalam menumbuhkan kreativitas peserta didik. Terakhir, tahap disseminate yaitu mensosialisasikan modul IPA berbasis PjBL secara terbatas pada guru IPA di SMP N 2 Piyungan dan SMP N 3 Prambanan.Kata kunci: Modul IPA, PjBL, Kreativitas.

Page 9 of 21 | Total Record : 206


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2025): Jurnal TPACK IPA (August, 2025) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal TPACK IPA (January,2025) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal TPACK IPA (August,2024) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal TPACK IPA (January, 2024) Vol 7, No 8 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (December, 2018) Vol 7, No 7 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (November, 2018) Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (October, 2018) Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (September, 2018) Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (August, 2018) Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (July, 2018) Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (June, 2018) Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan IPA (May, 2018) Vol 6, No 8 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (October, 2017) Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (September, 2017) Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2017) Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2017) Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2017) Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2017) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (April, 2017) Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (January, 2017) Vol 5, No 9 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (December, 2016) Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (October, 2016) Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2016) Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (November, 2016) Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2016) Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2016) Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2016) Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (April, 2016) Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (February, 2016) More Issue