cover
Contact Name
Sri Andayani
Contact Email
jktm@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jktm@uny.ac.id
Editorial Address
Program Studi Matematika FMIPA UNY Jl. Colombo No. 1 Karangmalang, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika
ISSN : -     EISSN : 30311152     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika adalah jurnal yang menyajikan hasil penelitian, pemikiran, kajian teori, pengembangan terkini, dan penerapan matematika. Ruang lingkup jurnal ini mencakup bidang: • Aljabar, • Analisis, • Geometri, • Matematika terapan, • Komputasi, dan • Statistika.
Articles 190 Documents
ANALISIS SISTEM ANTREAN PEREKAMAN KTP-EL DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SLEMAN Veni Rizki Lestari; Sahid Sahid
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 9, No 3 (2023): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika (November)
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model, menentukan ukuran keefektifan, dan mensimulasikan model sistem antrean pada pelayanan perekaman KTP-el di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sleman. Sistem antrean yang digunakan dalam penelitian ini adalah single channel-single phase dan multi channel-single phase. Tahapan penelitian ini diawali dengan tahap pengumpulan data primer dan sekunder. Kemudian dilanjutkan dengan tahap analisis data yang terdiri atas penghitungan rata-rata laju kedatangan dan pelayanan, pemeriksaan kondisi tunak, dan uji kecocokan distribusi. Selanjutnya, ditentukan model, ukuran keefektifan, dan simulasi sistem antrean pelayanan perekaman KTP-el. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh model sistem antrean yang diterapkan pada pelayanan perekaman KTP-el belum mencapai optimal, sehingga perlu dilakukan penambahan satu server, terutama pada pukul 08.00 – 10.00 WIB. Akibatnya, diperoleh model yang optimal yaitu, dengan tingkat kesibukan sistem sebesar; peluang sistem menganggur; rata-rata jumlah pemohon dalam antrean; rata-rata jumlah pemohon dalam sistem; rata-rata waktu menunggu dalam antrean; dan rata-rata waktu menunggu dalam sistem. Selanjutnya, diperoleh hasil simulasi bahwa tingkat kegunaan server pertama sebesar  dan server kedua. Artinya, dengan menggunakan model dua server, setiap server bekerja lebih stabil dibandingkan menggunakan model satu server.Kata kunci: sistem antrean, KTP-el, Disdukcapil
Penerapan metode cutting plane terhadap optimisasi jumlah produksi Mohamad Fausi; Himmawati Puji Lestari
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to optimize the amount of bakpia production in Bakpia Madania SMEs in order to obtain maximum profits. The optimization problem for Bakpia Madania UKM is that the number of products produced must be an integer (in packaging) or not in the form of a fraction. The research method used to solve these problems is the cutting plane method. The cutting plane method is a method used to solve linear integer programming, both pure and mixed integers with the addition of a new constraint called gomory. Gomory constraint is given if the value of the decision variable is not unanimous (fractional value). The results showed that the optimum solution using the plane cutting method at UKM Bakpia Madania resulted in the production of original packaged bakpia as many as 364 boxes, original packaged bakpia as many as 175 boxes, chocolate bakpia as many as 21 boxes, and cheese bakpia as much as 40 boxes and the maximum profit obtained was Rp. 2,221,820 with the difference / increase in profit with the company's initial profit of Rp. 47,460.
VALUE AT RISK (VaR) MENGGUNAKAN METODE GARCH-VINE COPULA PADA PORTOFOLIO Herida Okta Pintari , Retno Subekti
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Matematika
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakValue at Risk (VaR) merupakan salah satu alat ukur yang dapat digunakan untuk menghitung risiko pada portofolio. Beberapa metode pengukuran VaR mengasumsikan return berdistribusi normal dan ukuran dependensi diantara saham portofolio menggunakan korelasi linear. Pada dasarnya asumsi normalitas pada data finansial jarang dipenuhi dan return mengindikasikan adanya heteroskedastisitas. Selain itu, kebergantungan antar saham yang non-linear tidak sesuai jika diukur dengan korelasi linear. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur perhitungan VaR dengan metode GARCH-Vine Copula. Vine Copula adalah fungsi distribusi multivariat yang menggabungkan distribusi marginal return univariat dalam portofolio, sekaligus dapat menggambarkan struktur kebergantungan non-linearnya. Pembentukan distribusi marginal menggunakan model GARCH dengan asumsi distribusi Student-t untuk mengatasi adanya heteroskedastisitas. Hasil penelitian diperoleh langkah utama untuk pengukuran VaR adalah menghitung return saham, menentukan model marginal dengan GARCH, kemudian menggabungkan distribusi marginal menjadi distribusi bersama dengan Vine Copula, dan menghitung nilai VaR.  Kata kunci: Value at Risk, Vine Copula, GARCH, PortofolioAbstractValue at Risk (VaR) is a measuring instrument that can be used to calculate the risk on the portfolio. Several methods of measuring VaR assumes normal and return the size of the dependencies between the stock portfolio using a linear correlation. Basically the assumption of normality on the financial data is rarely met and return indicates a heteroskedasticity. In addition, relying inter shares the non-linear is not appropriate if measured by a linear correlation. The purpose of this research is to know the procedure of calculation of VaR with GARCH-methods of Vine Copula. Vine Copula is a multivariate distribution function that combines the univariate marginal distribution of return in a portfolio, and can describe the structure of dependent non-linear. The formation of the marginal distribution using GARCH model assuming the Student-t distribution to address the presence of heteroskedastisitas. The research results obtained are the main steps for measurement VaR is calculated the return stock, determine the marginal models with GARCH, then merge into the marginal distribution of the distribution along with a Vine Copula, and calculate the value of VaR.   Keywords: Value at Risk, Vine Copula, GARCH, portfolio
APLIKASI DETEKSI STATE (KONDISI) MATA SEBAGAI REKOMENDASI TINGKAT PENCAHAYAAN Rohmadi Ahmad Ridwan; Sri Andayani
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika (Juli)
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeteksi kondisi (state) mata pada citra sebagai rekomendasi   tingkat   pencahayaan dengan menggunakan metode viola-jones untuk mendeteksi mata dan metode skin detection untuk menentukan kondisi mata. Langkah pertama adalah proses pengolahan citra, ukuran citra disesuaikan menggunakan fungsi resize; deteksi citra mata dengan metode viola-jones; pemisahan citra mata kanan dan mata kiri; serta segmentasi citra area mata dengan metode skin detection. Langkah kedua yaitu proses ekstraksi fitur citra, area mata (bukan kulit) yang terdeteksi diubah menjadi berwarna putih atau bernilai satu dalam jenis citra biner sehingga dapat dilakukan proses perhitungan sumbu mayor dan sumbu minor untuk menentukan rasio kerampingan. Selanjutnya, nilai rasio kerampingan digunakan untuk menentukan kondisi (state) mata dan rekomendasi tingkat pencahayaan yang masuk ke mata. Langkah terakhir adalah menghitung akurasi sistem aplikasi dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, pendeteksian kondisi mata pada 80 citra sebagai data latih dan 40 citra sebagai data uji dengan jaringan syaraf tiruan menghasilkan nilai akurasi pelatihan sebesar 91,25% dan 82,50% pada proses pengujian. Kata kunci: pencahayaan, viola-jones, skin detection, kondisi (state) mata.
APLIKASI ALGORITMA KOLONI LEBAH DAN METODE NEAREST NEIGHBOUR UNTUK PENYELESAIAN CAPACITATED VEHICLE ROUTING PROBLEM Arum Atika Julia Pratiwi , Eminugroho Ratna Sari
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Matematika
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakCapacitated Vehicle Routing Problem (CVRP) merupakan salah satu variasi paling umum dari masalah Vehicle Routing Problem (VRP) untuk menentukan rute yang optimal dengan penambahan kendala berupa kapasitas kendaraan yang homogen. Masalah CVRP yang dibahas yaitu menentukan rute pendistribusian roti sandwich Sari Roti pada CV. Jogja Transport di wilayah Bantul. Tujuan penelitian ini untuk membuat model matematika permasalahan CVRP untuk roti sandwich Sari Roti, menyelesaikan dengan Algoritma Koloni Lebah dan Metode Nearest Neighbour yang selanjutnya dilakukan analisis perbandingan untuk melihat metode mana yang menghasilkan jarak terpendek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan perbandingan terhadap jumlah roti yang diangkut, Metode Nearest Neighbour menghasilkan rute yang dapat memaksimalkan kapasitas angkut kendaraan yaitu mengangkut hingga 97,86% atau sebanyak 411 buah roti dari total kapasitas maksimum 420 roti. Berdasarkan perbandingan terhadap jarak tempuh, Algoritma Koloni lebah menghasilkan total jarak tempuh sebesar 87,1 km. Jarak tersebut lebih efektif 2,51 km dari Metode Nearest Neighbour. Kata kunci: CVRP, Distribusi, Algoritma Koloni Lebah, Metode Nearest Neighbour AbstractThe Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP) is one of the most common variations of the Vehicle Routing Problem (VRP) to determine the optimal route using a homogeneous vehicle capacity constrain. In this research, we determine the distribution route of sandwich bread of Sari Roti in CV. Jogja Transport in Bantul. The purposes of this research are to formulate mathematical model of CVRP problem for Sari Roti sandwich bread, to solve model using Bee Colony Algorithm and Nearest Neighbor Method. In the end, comparative analysis is done to see which method produce the shortest distance. The results showed that based on the ratio of bread quantity transported, the Nearest Neighbors Method can maximizes the vehicle carrying capacity. It carry up to 97.86% or 411 loaves of bread from a maximum capacity of 420 loaves. Based on mileage comparison, Bee Colonies algorithm produces a total mileage 87.1 km. This distance is 2.51 km more effective than the Nearest Neighbor Method. Keywords: CVRP, distribution, Bee Colony Algorithm, Nearest Neighbour Method
ANALISIS CLUSTERING TINGKAT KERAWANAN WILAYAH TERHADAP KASUS PENYAKIT DI KABUPATEN SLEMAN DENGAN METODE K-MEANS Wirnaning Rokhimah; Kismiantini Kismiantini
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit adalah sebuah keadaan yang menyebabkan terganggunya fungsi ataupun bentuk salah satu bagian tubuh yang menjadikan tubuh menjadi tidak dapat bekerja dengan normal. Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan hasil pengelompokan kecamatan berdasarkan kasus penyakit dan karakteristik dari cluster menggunakan metode k-means. Pengelompokan data penelitian jurnal kasus dilakukan pada 17 kecamatan di Kabupaten Sleman menggunakan variabel Demam Berdarah  Dengue (DBD), Diare, Tuberkulosis paru (TB paru), Hepatitis B, dan Campak. Data penelitian tersebut diperoleh dari Badan Pusat Statistika (BPS) dan Profil Kesehatan Sleman tahun 2020. Penelitian ini menghasilkan 3 cluster terbaik dengan menggunakan indeks validasi metode elbow, silhouette coefficient, dunn index. Karakteristik jurnal kasus dari setiap cluster dapat dilihat dari rata-rata variabel tiap cluster yaitu variabel DBD, Diare, TB paru, Hepatitis B, Campak. Cluster 1 memiliki nilai rata-rata variabel paling tinggi yang didominasi oleh penyakit diare dan DBD, cluster 2 memiliki rata-rata variabel lebih  rendah dari cluster 1 yang didominasi oleh penyakit diare dan Hepatitis B, cluster 3 memiliki rata-rata cluster paling rendah yang didominasi oleh penyakit diare dan campak.
ANALISIS SENSITIVITAS MODEL EPIDEMI SIR (SUSCEPTIBLE, INFECTIOUS, RECOVERED) PADA PENYEBARAN PENYAKIT TUBERCULOSIS DI YOGYAKARTA Navila Teguh Pambud , Dwi Lestari
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Matematika
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenyakit Tuberculosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Penelitian ini difokuskan  pada analisis sensitivitas dari bilangan reproduksi dasar dan titik endemik kelas infected untuk mengetahui parameter-parameter mana dari model yang berpengaruh terhadap penyebaran penyakit Tuberculosis. Tahapan yang dilakukan untuk menganalisis kesensitivitasan setiap parameter adalah dengan mencari indeks sensitivitas menggunakan rumus indeks sensitivitas normalisasi, kemudian dengan mensubstitusikan nilai awal yang diberikan ke dalam persamaan indeks sensitivitas maka dapat diketahui seberapa besar pengaruh dari setiap parameter terhadap penyebaran Tuberculosis,  serta melalui analisis numerik dengan melakukan simulasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa parameter yang paling berpengaruh terhadap  bilangan reproduksi dasar adalah laju penularan, artinya menurunnya laju penularan menyebabkan menurunnya nilai bilangan reproduksi dasar, sehingga membantu menekan penyebaran penyakit Tuberculosis. Selanjutnya diikuti laju kematian akibat Tuberculosis, diikuti laju kematian alami, dan diikuti laju individu sembuh setelah terinfeksi Tuberculosis.  Sementara itu, parameter yang paling berpengaruh terhadap titik endemik kelas infected adalah banyaknya kelahiran populasi, artinya untuk dapat mengurangi jumlah individu terinfeksi dalam populasi maka banyaknya kelahiran harus kecil, dengan kata lain perlu intervensi yang dilakukan untuk mengurangi banyaknya kelahiran individu.  Selanjutnya diikuti  laju kematian akibat Tuberculosis, diikuti laju kematian alami, diikuti laju penularan penyakit Tuberculosis, dan diikuti laju individu sembuh setelah terinfeksi Tuberculosis. Kata Kunci: Tuberculosis, analisis sensitivitas, laju penularan, banyaknya kelahiran AbstractTuberculosis is a contagious disease caused by the bacterium Mycobacterium Tuberculosis. This study focused on sensitivity analysis of basic reproduction number and infected endemic grade point to find out which parameters of the model influenced the spread of Tuberculosis disease. The step taken to analyze the sensitivity of each parameter is to find the sensitivity index using normitivity sensitivity index formula, then by substituting the initial value given into the sensitivity index equation it can be known how much influence of each parameter on the spread of Tuberculosis, as well as through numerical analysis by doing simulation. The result of the analysis shows that the most influential parameter to basic reproduction number is the rate of transmission, that is, the decreasing of transmission rate causes the decrease of base reproduction value, thus helping to suppress the spread of Tuberculosis disease. Furthermore, followed by the rate of death due to Tuberculosis, followed by natural rate of death, and followed by the rate of individual healed after tuberculosis infection.  Meanwhile, the parameters that most influence the infected endemic point of the infected class is the number of births of the population, meaning that in order to reduce the number of infected individuals in the population the number of births should be small, in other words it needs intervention to reduce the number of individual births. Furthermore, followed by the rate of death due to Tuberculosis, followed by natural rate of death, followed by the rate of transmission of Tuberculosis, and followed by the rate of individual recovered after tuberculosis infection. Keywords: Tuberculosis, sensitivity analysis, rate of  transmission, the number of births
ALGORITMA FLOYD-WARSHALL DAN PENERAPANNYA PADA PENENTUAN RUTE TERPENDEK OBJEK WISATA DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL Laily Kurnia Putri; Himmawati Puji Lestari
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika (Maret)
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui langkah-langkah penentuan rute terpendek objek wisata di Kabupaten Gunungkidul dengan Algoritma Floyd-Warshall dan mengetahui rute terpendek menuju objek wisata di Kabupaten Gunungkidul yang direkomendasikan. Penelitian ini menggunakan Algoritma Floyd-Warshall untuk menentukan lintasan terpendek dengan data yang digunakan bersumber dari Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul dan Google Maps. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk graf kemudian dilakukan perhitungan rute terpendek dengan Algoritma Floyd-Warshall untuk memperoleh lintasan terpendek menuju setiap objek wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan rute terpendek menuju objek wisata di Kabupaten Gunungkidul dengan Algoritma Floyd-Warshall diawali dengan merepresentasikan graf sebagai suatu matriks berbobot, dilanjutkan dengan melakukan iterasi sebanyak jumlah node yaitu sebanyak 55 buah, untuk memperoleh matriks dengan nilai bobot antar node terkecil. Dari matriks tersebut dapat dilihat rute terpendek untuk setiap node pada suatu graf. Diperoleh 175 rute yang terbagi menjadi 5 pintu masuk sebagai titik awal. Rute yang melewati semua node yang sama dengan rute lain dikelompokkan menjadi satu pilihan paket wisata. Dari pintu masuk pertama terdapat 8 pilihan paket wisata, dari pintu masuk kedua terdapat 7 pilihan, dari pintu masuk ketiga dan keempat terdapat 13 pilihan dan dari pintu masuk kelima terdapat 9 pilihan.
IDENTIFIKASI IRIS MATA DENGAN MENGGUNAKAN METODE HIDDEN MARKOV MODEL DAN TAPIS GABOR WAVELET Titik Wulandari , Nur Hadi Waryanto
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Matematika
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakHidden Markov Model merupakan pengembangan dari markov model yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi iris mata manusia. Tujuan skripsi ini adalah memaparkan hasil uji, pengolahan hasil dan analisis pengenalan iris mata menggunakan metode Hidden Markov Model dan tapis Gabor Wavelet serta mengetahui solusi lain yang dapat meningkatkan keakuratan sistem pengenalan iris mata. Pada penelitian ini metode yang digunakan untuk identifikasi iris mata adalah metode Hidden Markov Model dengan menggunakan tapis Gabor Wavelet. Dalam proses penelitian menggunakan citra iris mata yang diperoleh dari database CASIA (Chinese Academy of Sciences Institute of Automation) jenis CASIA-Iris-Interval versi 4.0. dan database dari University of Beira (UBRIS.v2). Data yang digunakan berjumlah 40 orang, dimana setiap orang memiliki 10 citra iris mata. Prosedur awal penelitian ini adalah proses pra-pengolahan citra iris mata yaitu pengambilan citra kemudian dilanjutkan dengan ekstraksi iris mata. Selanjutnya pembentukan Hidden Markov Model melalui pembuatan database menggunakan jumlah iterasi 1, 10 dan 20 dengan jumlah blok 13, 26 dan 52. Kemudian hasil pengolahan database digunakan untuk perhitungan nilai keakuratan iris mata dan pengenalan iris mata melalui gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai keakuratan sistem menggunakan metode Hidden Markov Moderl dengan tapis Gabor Wavelet terbaik pada jumlah blok 52 dengan jumlah iterasi 10 dan 20 yaitu sebesar 91,50%. Sedangkan dengan menggunakan tapis 2D order statistic filter (ORDFILT2) dapat diperoleh nilai keakuratan yang lebih tinggi yaitu sebesar 98,50% pada iterasi 20 dengan jumlah blok 52. Kata kunci: Iris Mata, Hidden Markov Model, Gabor Wavelet AbstractHidden Markov Model is a development of a Markov Model that can be used to identify the iris of a human eye. The objective of this research paper is to present the test results, yield processing and iris recognition analysis using Hidden Markov Model and Gabor Wavelet filter and to find out other solution that can improve the accuracy of iris recognition system. In this study, the method used for the identification of the iris is Hidden Markov Model using Gabor Wavelet filter. In the research process using iris image obtained from the CASIA database (Chinese Academy of Sciences Institute of Automation) type CASIA-Iris-Interval version 4.0. and a database from the University of Beira (UBRIS.v2). The data used amounted to 40 people, where each person has 10 images of iris. The initial procedure of this research is the process of pre-processing of iris image which is image taking then continued with iris eye extraction. The formation of the Hidden Markov Model through the creation of the database using the number of iterations 1, 10 and 20 with the number of bloks 13, 26 and 52. Then the results of database processing is used to calculate the value of the iris accuracy of the eyes and the iris recognition through the image. The results showed that the accuracy of the system using the method of Hidden Markov Moderl with the best Gabor Wavelet filter on the number of blok 52 with the number of iterations 10 and 20 that is equal to 91.50%. While using the filter 2D order statistic filter (ORDFILT2) can be obtained a higher accuracy value of 98.50% at iteration 20 with the number of bloks 52. Keywords: Iris Eyes, Hidden Markov Model, Gabor Wavelet
OPTIMALISASI PROGRAM BANK SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT MENGGUNAKAN PEMODELAN PROGRAM LINEAR Marwah Dewi Sapitri; Hartono Hartono
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika (Maret)
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan pernyataan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta dari jumlah bank sampah di Kota Yogyakarta hanya mampu mengurangi sebesar 2% total sampah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model program linear yang optimal pada program bank sampah Kota Yogyakarta dan memaparkan analisis sensitivitas hasil optimal model program linear dari program bank sampah Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian secara terapan dan teori dengan metode program linear sebagai solusi penyelesaian. Penyelesaian model program linear dibantu menggunakan program LINGO 18.0 selanjutnya dianalisis dengan uji sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah sampah maksimal yang diolah bank sampah sebanyak 7.272,447 kg per hari dari total 481 bank sampah yang meliputi jenis sampah plastik, kertas, logam, dan kaca dengan efesiensi sampah terolah mencapai 12% untuk seluruh bank. Berdasarkan hasil uji sensitivitas, jika terjadi penaikan atau penurunan pada penjualan sampah plastik, kertas, dan kaca serta pendapatan keuntungan dengan tidak melewati nilai batas, baik batas maksimal atau minimal maka tidak mengubah kuantitas sampah yang terkumpul di bank sampah. Sedangkan, pada kendala penyetoran, sampah tereduksi, dan penjualan sampah logam hanya terdapat batas minimal sehingga belum perlu menambahkan sampah yang akan disetorkan, direduksi, dan sampah logam yang dijual melewati batas minimal.Kata kunci: bank sampah, pengurangan sampah, program linear, LINGO, analisis sensitivitas.