cover
Contact Name
Dewi Ratnaningsih
Contact Email
dewi.ratnaningsih@umko.ac.id
Phone
+6281930056716
Journal Mail Official
dewi.ratnaningsih@umko.ac.id
Editorial Address
Jl. Hasan Kepala Ratu No.1052, Sindang Sari, Kec. Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Lampung 34517
Location
Kab. lampung utara,
Lampung
INDONESIA
Komsospol
ISSN : 28296427     EISSN : 28092074     DOI : https://doi.org/10.47637/komsospol.v2i1
KOMSOSPOL journal publishes original research and/or library analysis on Communication Studies which focuses on the study of: Media, Journalism, Public Relations, Broadcasting, Corporate Social Responsibility (CSR), Content analysis and framing, libraries and information, Marketing Communication, Organizational Communication, Political Communication , Cultural Studies, Ethics and Communication Philosophy, Information Communication Technology (ICT), Health Communication, Disaster Communication, New Media.
Articles 60 Documents
Transforming Annual Events into Strategic Instruments: Applying a Community-Based Marketing Model to Increase Distribution Channel Partner Loyalty (Case Study: Aquaproof Brand) Faris Alfakhoor; Ridwan Taopik Akbar
Komsospol Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/komsospol.v5i2.1984

Abstract

Persaingan ketat di industri bahan bangunan menuntut perusahaan untuk tidak hanya fokus pada kualitas produk, tetapi juga pada pengelolaan hubungan dengan mitra saluran distribusi, khususnya pemilik toko. Pemilik toko memegang peran ganda sebagai pelanggan sekaligus garda terdepan yang mempengaruhi keputusan konsumen akhir, menjadikan mereka segmen dengan peluang dan risiko tertinggi. Hubungan transaksional konvensional tidak lagi memadai untuk menjamin loyalitas jangka panjang. Penelitian konseptual ini bertujuan untuk merancang sebuah model acara tahunan strategis bagi brand Aquaproof yang dapat memperkuat hubungan dan mengubah mitra menjadi advokat brand. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus, penelitian ini mengaplikasikan kerangka teori utama Community-Based Marketing yang didukung oleh prinsip Relationship Marketing, Experiential Marketing, dan Advocacy Marketing. Hasilnya adalah sebuah model transformasi acara "customer gathering" menjadi "Community Summit" yang berfokus pada tiga pilar utama: (1) Edukasi & Pemberdayaan mitra, (2) Apresiasi & Pengakuan, dan (3) Kolaborasi & Umpan Balik dua arah. Model ini diyakini dapat mengubah peran pemilik toko dari saluran penjualan pasif menjadi advokat brand yang proaktif, sehingga menciptakan loyalitas emosional dan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan bagi perusahaan.
Analisis Strategi Komunikasi Suara Muhammadiyah dalam Membangun Branding Islam di Masyarakat Melalui Rubrik di Majalah Suara Muhammadiyah Rahmania Rahmania; Tika Sagita; Fera Puspita Wati; Intan Permata Suri; Amanah Febriyanti; Mulkaisar Mulkaisar; Marini Marini
Komsospol Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/komsospol.v5i2.2020

Abstract

Di tengah maraknya narasi Islam yang eksklusif di media, dibutuhkan strategi komunikasi yang membangun citra Islam moderat dan berkemajuan secara terarah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh Majalah Suara Muhammadiyah dalam membangun branding Islam di masyarakat melalui rubrik-rubrik yang dimuat secara berkala. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengandalkan data dari analisis isi beberapa edisi majalah serta wawancara dengan tim redaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rubrik seperti Wawasan, Tafsir, dan Sorotan Utama menjadi media utama dalam menyampaikan pesan-pesan Islam yang kontekstual, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan. Strategi komunikasi yang diterapkan bersifat edukatif, argumentatif, dan disusun secara sistematis untuk membentuk persepsi publik terhadap Islam sebagai agama yang mencerahkan dan relevan dengan tantangan zaman. Penelitian ini merekomendasikan penguatan konten digital dan optimalisasi distribusi lintas platform guna memperluas jangkauan audiens dan meningkatkan efektivitas branding Islam yang dibawa oleh Suara Muhammadiyah
Analisis Framing Pemberitaan Thomas Lembong Pada Media Online Kompas.Com Megi Ariansyah
Komsospol Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/komsospol.v5i2.2035

Abstract

Abstract: Mass media is a means of conveying messages, ideas, and information to the public, which can be conveyed through news, content, or other discourse. The media's crucial role in conveying and disseminating information on an issue can shape and influence public opinion. Such as the issue of determining Thomas Lembong's suspect status, which has become a public spotlight because he is suspected of committing a criminal act of corruption in 2015 which caused losses to the state. The determination of Thomas Lembong's suspect status has become a legal issue reported by various media, such as the online news site kompas.com. This study aims to determine how the online media Kompas.com frames the news regarding the determination of Thomas Lembong's suspect status and to reveal how the news construction is formed through the news. The method used in this study is Robert N. Entman's framing analysis, which includes four elements: problem definition, problem identification, moral judgment, and resolution recommendations. The results show that Kompas.com's coverage of Thomas Lembong's suspect status tends to be neutral and places more emphasis on the legal aspects and the investigative process. The research results show that Kompas.com's coverage of Thomas Lembong's suspect status tended to be neutral, emphasizing the legal aspects and the investigative process. Therefore, this study concludes that the media constructs the reality of an event through reporting in accordance with its perspective and editorial policy. Keywords: Framing analysis Robert N. Entman, Online media, Thomas Lembong. Abstrak: Media massa merupakan sarana penyampaian pesan, ide, dan informasi kepada khalayak yang dapat disampaikan melalui berita, konten maupun wacana lainnya. Peran penting media dalam penyampaian serta penyebaran informasi terhadap suatu isu dapat membentuk dan mempengaruhi opini publik. Seperti halnya pada isu penetapan status tersangka Thomas Lembong yang menjadi sorotan publik karena diduga melakukan korupsi di tahun 2015 lalu hingga merugikan negara. Penetapan status tersangka thomas lembong ini menjadi masalah hukum yang diberitakan oleh berbagai macam media seperti dalam situs berita online kompas.com Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media online Kompas.com dalam membingkai pemberitaan mengenai penetapan status tersangka terhadap Thomas Lembong serta mengungkap bagaimana konstruksi pemberitaan yang terbentuk melalui pemberitaan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis framing Robert N. Entman yang mencakup empat elemen yaitu pendefinisian masalah, identifikasi masalah, penilaian moral dan rekomendasi penyelesaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Kompas.com, pemberitaan penetapan status tersangka Thomas Lembong cenderung netral dan lebih menekankan pada aspek hukum serta proses penyelidikan. Demikian, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media mengonstruksi realitas suatu peristiwa melalui pemberitaan sesuai dengan sudut pandang dan kebijakan redaksional media. Kata Kunci: Analisis framing Robert N. Entman, Media online, Thomas Lembong.
Peran Komunikasi Antarbudaya Tour Guide dalam Meningkatkan Pengalaman Wisatawan di Bali. Julita Mustika; Rama Buci Wiltar; Ratu Jelita; Rizky Putry Nelsya; Roxanne Tambunan; Selvira Rani; Hagi Julio Salas
Komsospol Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/komsospol.v5i2.2038

Abstract

This research explores the role of intercultural communication performed by tour guides in enhancing tourist experiences in Bali. The study is grounded in the discipline of communication studies, particularly in the field of intercultural communication, where tour guides are positioned as cultural mediators who bridge interactions between tourists and local communities. The topic was selected because the effectiveness of communication between guides and tourists from diverse cultural backgrounds determines satisfaction, loyalty, and destination image. Using a descriptive qualitative method with field research, data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving certified tour guides and tourists. Guided by the Anxiety/Uncertainty Management Theory (Gudykunst, 1991) and Face Negotiation Theory (Ting-Toomey, 1999), the study examines how communication competence reduces uncertainty, manages cultural differences, and maintains mutual respect. The findings indicate that tour guides in Bali not only deliver information but also serve as storytellers and cultural interpreters who create meaningful and emotionally engaging experiences. They demonstrate cultural and religious sensitivity by adjusting narratives and behavior according to tourists’ backgrounds, thus fostering inclusive and harmonious interactions. The research contributes theoretically by reaffirming the significance of intercultural communication in tourism contexts and practically by emphasizing the need for continuous training in language, empathy, and cultural adaptation. Ultimately, effective intercultural communication by tour guides enhances satisfaction and strengthens Bali’s image as a welcoming and culturally rich international destination.
Pemanfaatan Media TikTok Akun @Rosiii____ Dalam Menunjukan Sikap Kepercayaan Diri Remaja Putri IKRA GSP aulia nuraziza; Ayu Nur Faadiyah; Nabilah
Komsospol Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/komsospol.v6i1.2190

Abstract

This research aims to investigate the use of the TikTok account @rossiii____ to demonstrate self-confidence among young women in the IKRA GSP community, and further, to identify the motives and gratifications they derive from consuming this specific media content. TikTok has rapidly become a dominant global social media platform, with content creators like @rossiii____, who specialize in clothing and fashion ideas, significantly shaping young people's choices and public self-expression. In this research employs an Interpretative Paradigm and employs a Descriptive Qualitative Approach with a Case Study design. Data collection was conducted systematically through observations of community members, in-depth interviews with key informants from young women in IKRA GSP, and careful documentation of TikTok content. This study is theoretically grounded in Uses and Gratifications Theory, analyzing findings based on audience motives (Information, Personal Identity, Social Integration, and Entertainment) and the resulting gratifications. This analysis critically links the use of this media to three components of self-esteem: cognitive (acquisition of knowledge about wardrobe coordination), affective (generation of positive feelings and motivation), and conative (behavioral actions in implementing new styles). This study is expected to provide a comprehensive framework for understanding how very specific social media content is actively sought and used by young women to fulfill their needs for expression and increase their selfesteem, enriching the application of Uses and Gratifications Theory in the digital fashion influence landscape.
Analisis Penyiaran The Glory dalam Meningkatkan Ketertarikan Penggemar Platform X @Kdrama_Menfess pada Wilayah Gang Bali Pamulang Putri Azani Milea
Komsospol Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/komsospol.v6i1.2205

Abstract

Penyiaran adalah suatu siaran televisi atau radio untuk memberikan informasi atau memberikan hiburan. Penyiaran drama Korea yang berjudul “The Glory” menayangkan atau menceritakan tentang kasus bullying di sekolah. Ketertarikan penggemar dikaitkan dengan penggemar dapat merasakan emosional secara psikologis dan perilaku. Pada penelitian ini menggunakan Teori Uses and Gratification yang berfokus pada kepuasan penggemar di Gang Bali Pamulang terhadap informasi yang disampaikan melalui platform X. Penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan desain penelitian etnografi, menggambarkan mengenai perilaku penggemar yang mengikuti platform X dan memiliki ketertarikan pada penyiaran drama Korea. Paradigma yang digunakan adalah kontruktivisme yang memiliki arti memanfaatkan platform X sebagai ruang bertukar cerita setelah menyaksikan drama The Glory. Hasil menggambarkan bahwa konsumsi drama The Glory melalui perantara media sosial tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas hiburan, tetapi juga sebagai proses komunikasi yang kompleks, melibatkan pertukaran makna, pembentukan sikap, serta integrasi individu dalam komunitas digital.
Pola Komunikasi Interpersonal dalam Membangun Solidaritas Remaja Nurul Qhoirina Rahmawati; Noor Afy Shovmayanti; Dani Kurniawan
Komsospol Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/komsospol.v6i1.2219

Abstract

Interaksi sosial remaja dalam komunitas lokal memiliki peran penting dalam membentuk hubungan sosial serta memperkuat solidaritas di lingkungan masyarakat. Pada fase remaja, kebutuhan untuk berinteraksi, diterima oleh kelompok sebaya, dan membangun identitas diri mendorong terjadinya komunikasi interpersonal yang intens. Namun, perkembangan teknologi komunikasi dan perubahan gaya hidup dalam beberapa tahun terakhir turut memengaruhi pola interaksi remaja, khususnya berkurangnya intensitas komunikasi tatap muka. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kualitas hubungan sosial dan tingkat solidaritas di lingkungan tempat tinggal remaja. Oleh karena itu, pemahaman mengenai pola komunikasi interpersonal remaja dalam konteks komunitas lokal menjadi penting untuk dikaji.Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola komunikasi interpersonal remaja serta menganalisis perannya dalam membangun solidaritas sosial di RT 01 Desa Skalekan, Klaten Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terbuka. Informan penelitian berjumlah tujuh orang remaja yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria keaktifan dalam kegiatan lingkungan dan pengalaman berinteraksi dengan remaja lain.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi interpersonal remaja didominasi oleh interaksi langsung melalui berbagai aktivitas lingkungan, baik formal maupun informal. Komunikasi antarremaja ditandai oleh keterbukaan, keakraban, empati, dan rasa saling percaya. Pola komunikasi yang dialogis dan partisipatif tersebut mendorong terbentuknya kerja sama, kebersamaan, serta partisipasi aktif remaja, sehingga memperkuat solidaritas sosial di lingkungan komunitas lokal.
Representasi Kehamilan Remaja Di Luar Nikah Film Dua Garis Biru (Analisis Semiotika Roland Barthes) Safria Safria; Syukri; Wardah
Komsospol Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/komsospol.v6i1.2229

Abstract

The film Dua Garis Biru represents the phenomenon of teenage pregnancy outside of marriage as a complex social issue with significant meaning. This research aims to analyze the representation of teenage pregnancy in the film Dua Garis Biru by revealing the meanings of denotation, connotation, and myth constructed through visual and audio-visual signs within the film. This research employs a qualitative approach using Roland Barthes’ semiotic analysis method. The data were obtained through direct observation of scenes in the film, supported by documentation and interpretative analysis. The findings show that the film portrays teenage pregnancy as an event filled with moral pressure, social control, and the dominance of adult roles in determining solutions. The results indicate that adolescents have limited choices because decisions are predominantly made by parents and social institutions. Furthermore, the myths presented in the film normalize the view that teenage pregnancy is a social deviation that must be resolved through compliance with cultural norms and collective moral values. Therefore, Dua Garis Biru functions not only as entertainment media but also as a means of producing and reproducing social ideology concerning morality, responsibility, gender roles, and the influence of family in regulating teenage life. This study contributes to the field of communication by illustrating how media reinforces societal norms regarding juvenile issues.
Drivers of Growth for Food-Processing SMEs in Cambodia: A Literature Synthesis and Integrated Economic Model Sam Ean Lay; Mardy SEREY; Sophat Phon
Komsospol Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/komsospol.v6i1.2374

Abstract

Cambodia's food-processing SMEs occupy a position of considerable strategic consequence within the country's industrial trajectory, yet they remain surprisingly undertheorized in the scholarly literature. The structural imbalance is difficult to overlook: domestic processors transform less than a tenth of total agricultural output, while processed commodities contribute only around 8% of national export earnings — a discrepancy that points to systemic institutional and infrastructural deficiencies rather than mere productive limitations. This chapter assembles a cross-disciplinary body of scholarship — drawing from SME growth theory, agrifood value-chain upgrading, dynamic capabilities, transaction-cost economics, financial constraint theory, food-safety governance, and sustainable transformation — to develop a theoretically grounded account of growth determinants in this sector. The developed framework operates as an analytical diagnostic and policy instrument and is deliberately placed upstream of formal econometric modelling. There is no single driver of growth in this area but the interconnected interplay of firm capabilities, coordination structures, infrastructure, regulatory incentives, and climate-adaptive sourcing. The five-tier upgrading typology gives the argument its punch, pin-pointing the main bottlenecks at each growth stage for the firm. The chapter ends with a simple point: meaningful industrialization will never come from scattered, one-off policy fixes — instead, governments and institutions will need to construct a connected, well-functioning support system that addresses structural barriers together — not one at a time.
Pengaruh Kurangnya Kasih Sayang Orang Tua Terhadap Tingkat Kepercayaan Diri Mahasiswi Semester Akhir di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Kotabumi Fahmi Azhary Siregar; Eka Ade Lestari; Usman Shabur; Evita Saputri
Komsospol Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/komsospol.v6i1.2396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kasih sayang orang tua terhadap tingkat kepercayaan diri mahasiswi semester akhir Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Kotabumi. Mahasiswi semester akhir berada pada fase akademik yang penuh tekanan, khususnya dalam penyelesaian skripsi, sehingga kepercayaan diri menjadi faktor penting dalam keberhasilan studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Tahap kuantitatif dilakukan melalui survei menggunakan kuesioner skala Likert kepada 12 mahasiswi semester akhir, sedangkan tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam untuk memperkuat temuan kuantitatif Analisis data kuantitatif meliputi uji validitas, reliabilitas, korelasi Pearson, dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kasih sayang orang tua berada pada kategori tinggi dan tingkat kepercayaan diri mahasiswi berada pada kategori sangat tinggi Namun, hasil uji korelasi dan regresi menunjukkan bahwa kasih sayang orang tua memiliki hubungan positif yang sangat lemah dan tidak signifikan terhadap kepercayaan diri mahasiswi Temuan ini menunjukkan bahwa kasih sayang orang tua bukan faktor dominan dalam membentuk kepercayaan diri mahasiswi semester akhir. Kepercayaan diri lebih dipengaruhi oleh faktor internal dan pengalaman akademik, seperti motivasi pribadi, self-efficacy, dan kesiapan menghadapi tugas akhir