cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30326311     DOI : https://doi.org/10.47134/jpem
he aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of social studies, public administration and public policy. Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of social, public administration and public policy areas as follows: 1. Urban and Rural Development; 2. Social Changes; 3. Bureaucracy and Administration Development; 4. Decentralization and Regional Autonomy; 5. Economic and Public Policy; 6. Public Management and Governance; 7. Public Service Management; 8. Any specifics issues of public policy and management.
Articles 100 Documents
Coffee & Community: Heritage to Innovation Maspul, Kurniawan Arif
Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpem.v2i3.796

Abstract

Specialty coffee entrepreneurship in Saudi Arabia has emerged as a dynamic catalyst for economic diversification, cultural preservation, and sustainable development under Vision 2030. This study examines how youth-led ventures, supported by a $320 million Public Investment Fund initiative, are revitalizing traditional gahwa rituals while driving a $1.54 billion market projected to grow at 5.1% annually (Maspul, 2025; Arab News, 2023). Through qualitative analysis of stakeholder interviews, ethnographic case studies, and policy documents, the research reveals a sector where 72% of young Saudis engage weekly with coffeehouses, 37% of the workforce is female, and CRISPR-engineered drought-resistant crops combat climate threats in Jazan. Digital platforms like COFE App bridge heritage and modernity, while UNESCO-recognized Khawlani coffee fosters global soft power. The findings underscore coffee’s role in advancing gender equity, circular economies (e.g., 30% waste reduction via biodegradable packaging), and halal-certified exports targeting a $3.2 trillion market. Policy recommendations prioritize youth training academies, climate-smart agriculture, and strategic global partnerships. This study positions Saudi Arabia’s coffee renaissance as a blueprint for reconciling tradition with innovation, offering lessons in community resilience and sustainable growth for economies worldwide.
Autism Artisans: Pioneering Neuro-Inclusive Halal Markets Maspul, Kurniawan Arif; Ardhin, Muhammad
Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpem.v2i3.797

Abstract

Autism Artisan Cooperatives (AACs) in Malaysia redefine neuro-inclusive prosperity by transforming autistic adults’ sensory strengths into economic and cultural power. Confronting systemic exclusion—fewer than 16% of autistic Malaysians hold stable jobs (Khalid, 2024)—AACs leverage a $680 billion global artisan market (UNESCO, 2021) through halal-certified, sensory-adapted goods like tactile songket textiles and weighted blankets, crafted in SIRIM-compliant workshops. Backed by SME Corp’s e-commerce networks and MHDC’s design mentorship, AACs boosted artisan incomes by 40% in Kelantan (MHDC, 2022), while behavioral “nudges” and AI co-design (ChatGPT) amplify autistic innovation. Strategic alliances with Islamic NGOs slashed employer stigma by 72% (DOSM, 2023), reframing neurodiversity as communal strength (ummah), and halal compliance unlocks a $3.2 trillion global market (State of the Global Islamic Economy, 2022). Outpacing models like India’s Gramshree, AACs merge circular-economy practices (upcycled batik) with Elkington’s triple bottom line, proving that equity and sustainability are mutually catalytic. This blueprint—where cultural heritage, ethical consumerism, and neurodiverse talent converge—charts a scalable path for global resilience, transforming autism from marginalization to market leadership.
Merawat Empati, Menguatkan Relasi: Pendekatan Intergenerasi dalam Edukasi Kesehatan Mental untuk Perempuan Putri, Rizky Amalia; Silvia, Tissa
Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpem.v2i3.798

Abstract

Perubahan karakteristik generasi, khususnya munculnya Generasi Z dengan kecenderungan lebih terbuka terhadap isu kesehatan mental namun juga rentan terhadap tekanan emosional, menimbulkan tantangan komunikasi dalam keluarga, khususnya antara ibu dan anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan ruang edukatif bagi perempuan, khususnya para ibu, untuk memahami dinamika relasi antar generasi serta membangun empati melalui pendekatan reflektif dan komunikasi yang suportif. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi berbasis ceramah interaktif, diskusi reflektif, serta storytelling untuk menggali pengalaman peserta. Kegiatan dilaksanakan secara luring bersama anggota Dharma Wanita Persatuan FISIP Unsoed. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran peserta terhadap pentingnya komunikasi empatik, perubahan cara pandang dalam memahami kesehatan mental, serta keterbukaan untuk mengadopsi pendekatan pengasuhan yang lebih adaptif. Kegiatan ini memperkuat peran ibu sebagai agen perubahan dalam menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung kesejahteraan emosional. Keunikan program terletak pada penggunaan pendekatan intergenerasi yang masih jarang diterapkan dalam edukasi kesehatan mental berbasis komunitas perempuan.
Rumah Magang HEbAT sebagai Model Reformasi Kurikulum Berbasis Pengalaman bagi Siswa SMP dan SMA di Indonesia Robianti, Febi; Nasution, Dini Khalisyah; Legowo, Indra Budi; Ernawati, Antik; Mahayattika, Idzma; Pasha, Ruruh Candra
Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpem.v2i3.799

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-konseptual untuk mengevaluasi Rumah Magang HEbAT sebagai inovasi pendidikan berbasis pengalaman yang menguatkan karakter dan eksplorasi minat siswa SMP dan SMA di Indonesia. Data diperoleh melalui analisis dokumen, observasi partisipatif, dan refleksi lapangan dari berbagai wilayah. Hasil menunjukkan Rumah Magang HEbAT efektif mengembangkan kemandirian, kemampuan sosial, dan kesadaran karier siswa serta mendukung kurikulum Merdeka. Rekomendasi meliputi integrasi magang dalam kurikulum nasional, pengembangan model nasional, pelatihan sekolah, dan penelitian lanjutan untuk dampak jangka panjang.
Edutrip sebagai Sarana Peningkatan Uncertainty Preparedness Siswa Paket B di PKBM Alam Jingga Robianti, Febi; Sasongko, Marsahid Agung; Kusumasari, Herlin; Nauriana, Nauriana
Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpem.v2i3.800

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini mengkaji peran program Edutrip dalam meningkatkan kesiapan menghadapi ketidakpastian pada siswa Paket B di PKBM Alam Jingga. Dengan teknik purposive sampling, 11 siswa yang mengikuti minimal satu sesi Edutrip dalam satu tahun akademik terakhir dipilih sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan kuesioner reflektif terbuka. Analisis tematik dengan validasi sumber data digunakan untuk memastikan ketepatan dan kedalaman hasil penelitian. Hasil menunjukkan bahwa siswa menggunakan strategi koping ganda, yaitu kombinasi kemandirian dan meminta bantuan, dalam menghadapi ketidakpastian. Respon emosional negatif seperti panik dan menyerah menurunkan tingkat kesiapan mereka. Program Edutrip efektif memperkuat ketahanan mental, pengendalian emosi, adaptabilitas, serta keterampilan pengambilan keputusan kritis. Rekomendasi penelitian adalah melanjutkan program dengan dukungan lebih baik pada mekanisme koping emosional dan kognitif agar siswa lebih siap menghadapi tantangan tak terduga.
Pembinaan Masyarakat melalui Penyuluhan tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Etika Batuk yang Benar pada Siswa SDN Toyomarto III, Singosari, Kabupaten Malang Wibisono, Nugroho; Rahma Putri, Citra Destya; Wulandari, Dian Novita
Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpem.v2i3.801

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta etika batuk yang benar merupakan aspek penting dalam pencegahan penyakit menular, khususnya di lingkungan sekolah dasar yang rawan terhadap penyebaran penyakit infeksi saluran pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SDN Toyomarto III Singosari mengenai PHBS dan etika batuk yang benar melalui kegiatan penyuluhan dan pembinaan masyarakat. Kegiatan dilakukan dalam bentuk penyuluhan interaktif, demonstrasi, dan simulasi etika batuk serta praktik cuci tangan yang benar. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test kepada 60 siswa kelas 4–6. Terdapat peningkatan pengetahuan siswa sebesar 40% setelah kegiatan penyuluhan. Siswa mampu mempraktikkan teknik batuk yang benar dan cuci tangan sesuai standar WHO. Penyuluhan tentang PHBS dan etika batuk yang benar terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa. Kegiatan ini mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan minim risiko penularan penyakit.
Valorization of Waste for Welfare: A Synergy of Knowledge, Innovation, and Community Development Widyaningsih, NiLuh
Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpem.v2i3.802

Abstract

Waste management remains a classic issue in developing countries such as Indonesia. According to data from the National Waste Management Information System (SIPSN), the waste management performance in 2024 from 312 regencies/municipalities in Indonesia shows the following: waste reduction at 13.14%, waste handling at 46.73%, managed waste at 59.87%, and unmanaged waste at 40.13%. The shift in the waste management paradigm from the conventional collect-transport-dispose pattern to the implementation of the 3R concept (reduce, reuse, and recycle) highlights the need to build awareness of waste management at the upstream level, particularly in households and elementary schools. Waste has both utilitarian and economic value if managed properly. Waste valorization can enhance human resource capacity and household income. This activity is carried out through community service (PkM), which can involve academic institutions, the business sector, and the government through a Triple-Helix approach. Comprehensively, this activity is sustainable in supporting a circular economy. The PkM activity that has been implemented involves a waste bank that utilizes organic waste using Black Soldier Fly (BSF), as well as banks that have processed inorganic waste into other product forms. This PkM activity project is expected to develop a landscape of a community-based waste management system.
Pengaruh Zakat Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Sumbawa Kedawan, Sultan; Nurjihadi, Muhammad
Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpem.v2i4.881

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh zakat terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumbawa dengan fokus pada dua jenis penyaluran zakat, yaitu zakat untuk pendidikan dan zakat untuk bantuan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan metode analisis regresi linier berganda berbasis data time series. Data zakat pendidikan dan zakat bantuan sosial diperoleh dari BAZNAS Kabupaten Sumbawa, sedangkan data pertumbuhan ekonomi diambil dari PDRB harga konstan yang diterbitkan oleh BPS Kabupaten Sumbawa. Hasil uji t menunjukkan bahwa zakat pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan zakat bantuan sosial berpengaruh positif signifikan. Hasil uji F mengindikasikan bahwa kedua variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini menunjukkan bahwa zakat bantuan sosial berperan sebagai stimulus jangka pendek melalui peningkatan konsumsi agregat, sementara zakat pendidikan memiliki dampak jangka panjang yang belum terlihat pada periode pengamatan.
Hubungan Pendidikan, Pendapatan, dan Beban Tanggungan dengan Kesejahteraan Keluarga di Desa Ngadirejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang Yulaichah
Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpem.v2i4.910

Abstract

Penelitian ini bertujuan  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pendidikan, pendapatan, dan beban tanggungan dengan tingkat kesejahteraan keluarga di Desa Ngadirejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, yang dikenal memiliki tingkat kemiskinan tinggi meskipun memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Pendekatan mikro ini penting untuk memahami dinamika kemiskinan pada tingkat rumah tangga dan merumuskan strategi penanggulangan yang tepat sasaran. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan populasi sebanyak 650 kepala keluarga dan sampel 97 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Analisis data dilakukan melalui skoring, tabulasi silang, dan uji Korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas keluarga berada pada kategori Keluarga Sejahtera II menurut klasifikasi BKKBN dan tergolong keluarga sejahtera menurut indikator BPS. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara pendidikan (r = 0,477), pendapatan (r = 0,728), dan beban tanggungan (r = 0,394) dengan tingkat kesejahteraan keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan dan pendapatan, semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan keluarga. Menariknya, jumlah tanggungan yang lebih besar juga dapat berkontribusi positif terhadap kesejahteraan melalui partisipasi kerja anggota keluarga. Kesimpulannya, peningkatan kesejahteraan keluarga tidak hanya bergantung pada faktor ekonomi, tetapi juga pada pendidikan, modal sosial, dan aspek sosial-spiritual. Rekomendasi penelitian ini menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal, peningkatan akses pendidikan, serta program penguatan kapasitas keluarga untuk mendorong kesejahteraan yang berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Penentu Pembangunan Berkelanjutan di Pedesaan Argarani, Dina; Yusuf, Ratu Zakiyah; Malik, Anas
Jurnal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpem.v2i4.943

Abstract

Penilaian komprehensif terhadap penelitian mengenai peran pemberdayaan masyarakat dalam menentukan keberhasilan pembangunan berkelanjutan di pedesaan Indonesia diuraikan dalam esai ini. Publikasi ilmiah, laporan kebijakan pemerintah, dan data sekunder yang relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), 12 (Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab), dan 17 (Kemitraan untuk Tujuan), membentuk literatur yang ditinjau. Sintesis tematik menunjukkan bagaimana tiga aspek keberlanjutan diperkuat secara esensial melalui pemberdayaan masyarakat: Lingkungan (dengan mempromosikan perilaku ramah lingkungan dan ekonomi sirkular), Ekonomi (dengan memaksimalkan potensi lokal, khususnya fungsi BUMDes), dan Sosial (melalui pembangunan kapasitas, keterlibatan substansial, dan modal sosial). Namun, terdapat kesenjangan, karena banyak studi masih fokus pada aspek ekonomi tanpa memasukkan aspek sosial dan ekologi secara seimbang. Untuk menciptakan desa yang mandiri, inklusif, dan adaptif, studi ini memberikan implikasi kebijakan dan agenda penelitian untuk meningkatkan pendekatan pemberdayaan berbasis partisipasi, kemitraan, dan transformasi digital.

Page 10 of 10 | Total Record : 100