cover
Contact Name
Eko Sumartono
Contact Email
ekosumartono@relawanjurnal.id
Phone
+6282390844935
Journal Mail Official
fitri_santi@unib.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unib.ac.id/sjbm/about/editorialTeam
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Student Journal of Business and Management (SJBM)
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 30266165     DOI : -
Core Subject : Economy,
Student Journal of Business and Management (SJBM) e-ISSN : 3026-6165 is an open access journal that publishes the results of writing scientific papers, as a forum for research publications and academic review results in the field of Management and Business. Editors invite writers and experts to publish and share their ideas through scientific and empirical research in the field of Management and Business. The main aim of this publication is to enhance theory, concepts and practice in management and business. Research dissemination will enable young researchers, and practitioners to present and share their empirical scientific findings. We will be a bridge between theory and practice in management and business. This journal is intended for researchers, lecturers, undergraduate and graduate students, and practitioners. Prepare your articles, SJBM editors will immediately accept articles for the next issue of the journal. Focus and Scope The focus of published journal articles is journal articles related to economics, business, management. The scope of writing journal articles within the scope of financial management, marketing management, business practices, human resource management, operations management, innovation and production, and financial management.
Articles 71 Documents
PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) KOTA BENGKULU Elisa; Slamet Widodo; Nasution
Student Journal of Business and Management Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The purposes of this study are 1) to analyze the effect of work ability and organizational commitment on employee performance, Bengkulu City State Civil Apparatus (ASN), 2) to analyze the effect of work ability on the performance of Bengkulu City State Civil Apparatus (ASN), 3) to analyze the effect of organizational commitment to the performance of the Bengkulu City State Civil Apparatus (ASN), The research was conducted with a quantitative approach. Quantitative research is generally intended to make generalizations from the results of the analysis, and the research can be replicated. The population in this study is the Bengkulu City State Civil Apparatus (ASN). The research method sampling using Disproportionate Stratified Random Sampling is used when the population has members or elements that are not homogeneous and disproportionally stratified. The sample include 290 respondents. Data collection method includes questionnaire taken through a google form. Data analysis technique involves descriptive analysis, inferential statistic and multiple linear regression analysis). This research showed that if the ability and organizational commitment increase, the employee's performance behavior also increases. work ability has a significant and positive effect on employee performance. This means that if the employee's ability to work increases, the performance also increases. Organizational commitment variable also has a positive and significant effect on performance, this means that if organizational commitment increases, performance also increases. Keywords: Ability, Organizational Commitment and Employee Performance Abstrak Tujuan penelitian ini adalah 1) menganalisis pengaruh kemampuan kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bengkulu, 2) menganalisis pengaruh kemampuan kerja terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil (ASN) Kota Bengkulu. ASN), 3) untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bengkulu, Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif pada umumnya dimaksudkan untuk membuat generalisasi dari hasil analisis, dan penelitian tersebut dapat direplikasi. Populasi dalam penelitian ini adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bengkulu. Metode penelitian pengambilan sampel menggunakan Disproportionate Stratified Random Sampling digunakan apabila populasi memiliki anggota atau elemen yang tidak homogen dan berstratifikasi tidak proporsional. Sampel meliputi 290 responden. Metode pengumpulan data meliputi kuesioner yang diambil melalui google form. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif, statistik inferensial dan analisis regresi linier berganda). Penelitian ini menunjukkan bahwa jika kemampuan dan komitmen organisasi meningkat maka perilaku kinerja karyawan juga meningkat. kemampuan kerja berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja pegawai. Artinya jika kemampuan kerja karyawan meningkat maka kinerjanya juga meningkat. Variabel komitmen organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, artinya jika komitmen organisasi meningkat maka kinerja juga meningkat. Kata Kunci : Kemampuan, Komitmen Organisasi dan Kinerja Karyawan
ANALISA DAMPAK COVID 19 TERHADAP LIKUIDITAS DAN PROFITABILITAS BANK PEMBANGUNAN DAERAH DI INDONESIA SEBELUM DAN SELAMA MASA PANDEMI Jansen Adiguna Putra; Kamaludin; Nurna Aziza
Student Journal of Business and Management Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research examines the impact of Covid-19 on the Liquidity and Profitability of the Regional Development Banks in Indonesia before and during the pandemic. This research is vital as it portrays the extent to which the economic impact of Covid-19 has influenced the Liquidity and Profitability of the Regional Development Banks in Indonesia. It also shows the extent to which the effectiveness of Government policy has contributed to the banks in anticipating the impact of the Pandemic. The approach used in this research is a quantitative study. The analysis used RIM, ALNCD, ALDPK ratios to measure the Banks Liquidity while ROA and ROE ratios are employed to measure the Banks Profitability. This research used data from the Financial Reports published from March 2019 to December 2019 and from March 2020 to December 2020. The data is further analyzed using statistical methods to see the differences in Regional Development Banks’ performance before and during the Covid-19 pandemic. To deal with this, several 27 Regional Development Banks were used. The obtained empirical research show there are significant differences in RIM, ALNCD, and ALDPK of Regional Development Bank Liquidity before and during the pandemic. However, ROA and ROE show statistically insignificant differences before and during the Covid-19 pandemic. Regional Development Banks should increase their capital that could take a role as a bumper in anticipating the Liquidity and Profitability risks. Keywords: Pandemic, Covid-19, Liquidity, Profitability Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak Covid-19 terhadap Likuiditas dan Profitabilitas Bank Pembangunan Daerah di Indonesia sebelum dan selama masa pandemi. Penelitian ini menjadi penting untuk menggambarkan sejauh mana dampak ekonomi Covid-19 mempengaruhi Likuiditas dan Profitabilitas Bank Pembangunan Daerah di Indonesia. Penelitian ini juga menunjukkan sejauh mana efektifitas kebijakan pemerintah membantu perbankan dalam mengantisipasi dampak pandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan study kuantitatif. Analisa dilakukan dengan menggunakan rasio RIM, ALNCD, ALDPK untuk mengukur likuiditas Bank sedangkan rasio ROA dan ROE digunakan untuk mengukur profitabilitas Bank. Penelitian ini menggunakan data laporan keuangan publikasi dari bulan Maret 2019 sampai dengan Desember 2019 dan dari bulan Maret 2020 sampai dengan Desember 2020. Kemudian data dianalisa menggunakan metode statistik untuk melihat perbedaan pada kinerja Bank Pembangunan Daerah sebelum dan selama pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan 27 Bank Pembangunan Daerah di Indonesia sebagai objek penelitian. Hasil penelitian secara empiris menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada likuiditas Bank Pembangunan Daerah melalui RIM, ALNCD dan ALDPK sebelum dan selama masa pandemi. Sementara itu, ROA dan ROE secara statistik menunjukkan perbedaan yang tidak signifikan pada masa sebelum dan selama pandemi Covid-19. Bank Pembangunan Daerah harus meningkatkan modal mereka yang dapat berperan sebaga bumper untuk mengantisipai risiko likuiditas dan profitabilitas. Kata kunci: Pandemi, Covid-19, Likuiditas, Profitabilitas
Implementasi Digitalisasi Perbankan di Bank Bengkulu Rahmi Fitriandanty; Fitri Santi; Rina Suthia Hayu
Student Journal of Business and Management Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The purpose of the study was to determine the implementation of banking digitalization at Bank Bengkulu. Data collection through interviews with people involved in digitization policy makers at Bank Bengkulu, they are the Independent President Commissioner, President Director, Business Director, Compliance Director and Head of the Information Technology Division. Data analysis using descriptive analysis method and qualitative analysis. The results of the study revealed that the implementation of banking digitization at Bank Bengkulu seen from digital internet banking services, SMS Banking, Phone Banking, Mobile Banking and ATMs had not been fully implemented, due to constraints in OJK regulations. Bank Bengkulu digitization services that have been implemented are SMS Banking, Mobile Banking and ATM. For internet banking, the permit from OJK related to the core capital of banks must be above 1 trillion, while for phone banking it is not yet included in the development plan. ank Bengkulu is very ready to implement more advanced banking digitalization. Bank Bengkulu's banking digitalization development plan in the future is in accordance with the IT Blueprint which is focused on infrastructure transformation and digital transformation. Bank Bengkulu has gradually prepared an independent system, while for systems that cannot be prepared, they will be imported from outside or collaborate with vendors so that the transformation carried out is more effective and saves the digital investment budget. Bank Bengkulu has financial capacity constraints and IT human resource competencies. OJK as a regulator requires Bengkulu Bank to have a core capital of more than 1 trillion to be able to use internet banking services or be included in the book bank category II. Then the competence of human resources to develop the core system is still very limited. It still needs to be developed through training, workshops and internship programs and others. The limited competence of human resources owned by Bank Bengkulu makes the core system of Bank Bengkulu managed by a vendor from PT. Sigma is a subsidiary of Telkom based in Jakarta. However, in the future, it will gradually be managed independently in accordance with the existing human resource capacity Keywords: Implementation, Digitalization, Banking, Bengkulu Bank Abstrak Tujuan penelitian untuk mengetahui implementasi digitalisasi perbankan di Bank Bengkulu. Pengumpulan data melalui wawancara dengan pihak-pihak yang terlibat dalam pengambil kebijakan digitalisasi di Bank Bengkulu yaitu Komisaris Utama Independen, Direktur Utama, Direktur Bisnis, Direktur Kepatuhan dan Kepala Divisi Teknologi Informasi. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa implementasi digitalisasi perbankan di Bank Bengkulu dilihat dari layanan digital internet banking, SMS Banking, Phone Banking, Mobile Banking dan ATM belum sepenuhnya dilaksanakan, karena terkendala peraturan OJK. Layanan digitalisasi Bank Bengkulu yang telah diterapkan adalah SMS Banking, Mobile Banking dan ATM. Untuk internet banking, izin dari OJK terkait modal inti perbankan harus di atas 1 triliun, sedangkan untuk phone banking belum masuk dalam rencana pengembangan. ank Bengkulu sangat siap menerapkan digitalisasi perbankan yang lebih maju. Rencana pengembangan digitalisasi perbankan Bank Bengkulu ke depan sesuai dengan IT Blueprint yang fokus pada transformasi infrastruktur dan transformasi digital. Bank Bengkulu secara bertahap menyiapkan sistem yang mandiri, sedangkan untuk sistem yang tidak dapat disiapkan akan didatangkan dari luar atau bekerjasama dengan vendor sehingga transformasi yang dilakukan lebih efektif dan menghemat anggaran investasi digital. Bank Bengkulu memiliki kendala kapasitas keuangan dan kompetensi SDM IT. OJK sebagai regulator mewajibkan Bank Bengkulu memiliki modal inti lebih dari 1 triliun untuk dapat menggunakan layanan internet banking atau termasuk dalam bank buku kategori II. Kemudian kompetensi SDM untuk mengembangkan core system masih sangat terbatas. Masih perlu dikembangkan melalui pelatihan, workshop dan program magang dan lain-lain. Keterbatasan kompetensi SDM yang dimiliki Bank Bengkulu menjadikan core system Bank Bengkulu dikelola oleh vendor dari PT. Sigma merupakan anak perusahaan Telkom yang berbasis di Jakarta. Namun ke depan secara bertahap akan dikelola secara mandiri sesuai dengan kapasitas SDM yang ada Kata Kunci: Implementasi, Digitalisasi, Perbankan, Bank Bengkulu
Integrasi Metode E-Servqual dan Metode Fuzzy pada Pengukuran Kualitas Pelayanan E-Commerce Tokopedia Fitri Yanti; Effed Darta Hadi; Syaiful Anwar
Student Journal of Business and Management Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Technological developments are increasingly making all activities easier, many sophisticated technologies are emerging that enable business people to develop their business strategies. The development of information technology and telecommunications also makes the market more dynamic, requiring business people to constantly improvise and innovate for retaining customers. E-Service Quality is designed as an extension of a site's ability to facilitate effective, efficient, effective shopping, purchasing and distribution activities. The aims to this research quality of service from Tokopedia and find out what criteria of quality must be improved. This research was conducted by using fuzzy method and E-Servqual (Service Quality). The analysis was carried out using 20 criteria from 6 dimensions which were efficiency, fullfilment, system availability, privacy, responsiveness, contact. The results showed that the service quality at Tokopedia was good. Overall, what users expect already accordance with Tokopedia’s performance. There is one dimension that has a negative value called fullfilment. From the defuzzyfication value of expectations and perceptions of the 20 criteria, 4 criteria were found with negative gap values and 16 others with positive gap values. By using a Cartesian diagram, criteria are determined to be the main priority where Tokopedia users feel that these criteria are very important. However, the service provided by Tokopedia for the fullfilment dimension is not good enough. The criteria as follows: Tokopedia keeps its promises for the offers provided, the suitability of the exact and up-to-date product delivery tracking location points, Tokopedia application system does not fail, and provide a TANYA chat room which is very helpful in providing information and complaints. Keywords: Quality of Service, Fuzzy Method, Servqual, Tokopedia. Abstrak: Perkembangan teknologi semakin mempermudah segala aktivitas, banyak bermunculan teknologi canggih yang memungkinkan para pelaku bisnis untuk mengembangkan strategi bisnisnya. Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi juga membuat pasar semakin dinamis, menuntut para pelaku bisnis untuk terus berimprovisasi dan berinovasi untuk mempertahankan pelanggan. E-Service Quality dirancang sebagai perpanjangan dari kemampuan situs untuk memfasilitasi kegiatan belanja, pembelian dan distribusi yang efektif, efisien, efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas layanan dari Tokopedia dan mengetahui kriteria kualitas apa saja yang harus ditingkatkan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode fuzzy dan E-Servqual (Service Quality). Analisis dilakukan dengan menggunakan 20 kriteria dari 6 dimensi yaitu efisiensi, pemenuhan, ketersediaan sistem, privasi, daya tanggap, kontak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan di Tokopedia sudah baik. Secara keseluruhan, apa yang diharapkan pengguna sudah sesuai dengan kinerja Tokopedia. Ada satu dimensi yang memiliki nilai negatif yaitu fullfilment. Dari nilai defuzzyfikasi harapan dan persepsi dari 20 kriteria, ditemukan 4 kriteria dengan nilai gap negatif dan 16 kriteria lainnya dengan nilai gap positif. Dengan menggunakan diagram kartesius, ditentukan kriteria menjadi prioritas utama dimana pengguna Tokopedia merasa kriteria tersebut sangat penting. Namun pelayanan yang diberikan Tokopedia untuk dimensi fullfilment kurang baik. Kriterianya sebagai berikut: Tokopedia menepati janji atas penawaran yang diberikan, kesesuaian titik lokasi tracking pengiriman produk yang tepat dan up-to-date, sistem aplikasi Tokopedia tidak gagal, dan menyediakan chat room TANYA yang sangat membantu dalam memberikan informasi dan pengaduan. Kata kunci: Kualitas Pelayanan, Metode Fuzzy, Servqual, Tokopedia.
EFFECT OF DIVIDEND POLICY ON FIRM VALUE WITH MANAGERIAL OWNERSHIP MODERATION Ferinda Malasari; Fitri Santi; Muhammad Rusdi
Student Journal of Business and Management Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : The value of the company can be influenced by the dividend policy, because in essence the value of the company can be maximized by the dividend policy. However, until now, the business decisions taken by the Manager acting as an agent of the shareholders are inconsistent so that managers often have different goals from The value of the company can be influenced by the dividend policy, because in essence the value of the company can be maximized by the dividend policy. This study was conducted to obtain information about the moderating effect of managerial ownership on the effect of dividend policy on firm value. The method used is statistical descriptive analysis with panel data techniques (time series). Research results Based on the data and the reality that happened, in conventional and sharia in Indonesia from 2018 to 2021, bank ownership by management, both directors and commissioners, is less than 5%. However, until now, the business decisions taken by the manager acting as an agent of the shareholders have been inconsistent so that managers often have different goals from shareholders.Managerial ownership is a variable that can moderate the effect of dividend policy on the value of banking firms. This means that the managerial role of bank ownership has an effect on dividend policy making by management and of course has an impact on the value of the banking industry company.reholders. Key words : Dividen policy, Firm value, and Managerial ownership Abstrak: Nilai perusahaan dapat dipengaruhi oleh kebijakan dividen, karena pada hakekatnya nilai perusahaan dapat dimaksimalkan dengan kebijakan dividen. Namun hingga saat ini keputusan bisnis yang diambil oleh Manajer yang bertindak sebagai agen pemegang saham tidak konsisten sehingga seringkali manajer memiliki tujuan yang berbeda dari Nilai perusahaan dapat dipengaruhi oleh kebijakan dividen, karena pada hakikatnya nilai perusahaan dapat dimaksimalkan dengan kebijakan dividen. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi tentang efek moderasi kepemilikan manajerial terhadap pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif statistik dengan teknik data panel (time series). Hasil Penelitian Berdasarkan data dan realita yang terjadi, secara konvensional dan syariah di Indonesia dari Tahun 2018 hingga 2021, kepemilikan bank oleh manajemen baik direksi maupun komisaris kurang dari 5%. Namun hingga saat ini keputusan bisnis yang diambil oleh manajer yang bertindak sebagai agen pemegang saham tidak konsisten sehingga seringkali manajer memiliki tujuan yang berbeda dengan pemegang saham. Kepemilikan manajerial merupakan variabel yang dapat memoderasi pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perbankan. perusahaan. Artinya peran manajerial kepemilikan bank berpengaruh terhadap pengambilan kebijakan dividen oleh manajemen dan tentunya berdampak pada nilai pemegang saham perusahaan industri perbankan. Kata Kunci : Kebijakan Dividen, Nilai Perusahaan, dan Kepemilikan Manajerial
Analisis Kualitas Layanan Peserta BPJS Kesehatan di Fasilitas Kesehatan (Studi pada Layanan Peserta Mandiri di Wilayah Kantor Cabang Curup) Hervianto Agustian Winaka; Muhartini Salim; Seprianti Eka Putri
Student Journal of Business and Management Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The objectives of this research is to analyze and findout the service quality of the healthy care facility for independent BPJS client in the Curup Branch Office. This research used questionnaire to collect data and the kind of data was primary data which collected the data. The population in this research was independent BPJS client in the Curup Branch Office ware taken by proportional random sampling equal to 170 respondents. The analysis method in this research was gap analysis and cartesius diagram method. Based on the result in research, data analysis of customer’s quality generally showed that five dimensions were in not good category. Thus, the customers assessed that the quality of healthy care facility for independent BPJS client in the Curup Branch Office is not excellent and do have increasing. Keywords: Assurance, Empathy, Reliability, Responsivess and Tangibles. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui kualitas pelayanan fasilitas pelayanan kesehatan klien BPJS mandiri di Kantor Cabang Curup. Penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data dan jenis datanya adalah data primer yang mengumpulkan data. Populasi dalam penelitian ini adalah klien BPJS mandiri di Kantor Cabang Curup yang diambil secara proporsional random sampling sebanyak 170 responden. Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis gap dan metode diagram kartesius. Berdasarkan hasil penelitian, analisis data kualitas pelanggan secara umum menunjukkan lima dimensi berada pada kategori kurang baik. Dengan demikian, pelanggan menilai kualitas fasilitas pelayanan kesehatan bagi klien BPJS mandiri di Kantor Cabang Curup kurang baik dan terus meningkat. Kata kunci: Jaminan, Empati, Keandalan, Daya Tanggap dan Bukti Fisik.
Persepsi Karyawan terhadap Emotional, Job Insecurity dan Well-Being di PDAM Kota Bengkulu Anderi Pebperiadi; Slamet Widodo; Paulus Sulluk Kananlua
Student Journal of Business and Management Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The objectives of this study are (1) analyze employee perceptions of emotional at Regional Water Companies, Bengkulu City, (2) analyze employee perceptions of job insecurity at Regional Water Companies, Bengkulu City, and (3) analyze employee perceptions of well-being at Regional Water Companies, Bengkulu City. This study used a quantitative descriptive method, the research respondents were 35 employees of Water Company Bengkulu City (permanent employees with Diploma education and above). General and Technical Directorate. Collecting data by distributing questionnaires, interviews and documentation studies, while data analysis used descriptive statistics. The results of the study show that employees' emotions lead to deep acting. These results indicate that the emotions displayed by employees match the demands of the job role. Employees in doing deep acting change their feelings in an effort to adjust to the emotional appearance contained in organizational rules. Perceptions of job insecurity with insecure assessments. Employee job insecurity is in the job aspect, namely promotion opportunities. Another aspect of job insecurity that is classified as high in terms of the possibility of negative changes in the overall work, is overshadowed by the possibility of changing the workplace. This is more to the insecurity, often due to work rotation problems (mutations). Perception of well-being with a judgment of well-being. This means that employees have a positive mental attitude such as being happy, having meaning in life, having positive relationships with others. With this feeling of comfort or happiness, it has a positive impact on employees and the organization. The dimension of life purpose is the dimension with the highest average value of the well-being variable. Keywords: Emotional, Job Insecurity, Well-Being. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis persepsi emosional karyawan pada PDAM Kota Bengkulu, (2) menganalisis persepsi karyawan terhadap job insecurity di PDAM Kota Bengkulu, dan (3) menganalisis persepsi karyawan tentang kesejahteraan. pada Perusahaan Daerah Air Minum Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, responden penelitian adalah 35 pegawai PDAM Kota Bengkulu (pegawai tetap berpendidikan D3 ke atas). Direktorat Jenderal dan Teknis. Pengumpulan data dengan penyebaran kuesioner, wawancara dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emosi karyawan mengarah pada akting yang mendalam. Hasil ini menunjukkan bahwa emosi yang ditampilkan karyawan sesuai dengan tuntutan peran pekerjaan. Karyawan dalam melakukan deep acting mengubah perasaannya dalam upaya menyesuaikan diri dengan penampilan emosional yang terdapat dalam aturan organisasi. Persepsi ketidakamanan kerja dengan penilaian tidak aman. Job insecurity karyawan terdapat pada aspek pekerjaan yaitu kesempatan promosi. Aspek lain dari job insecurity yang tergolong tinggi dalam hal kemungkinan perubahan negatif dalam pekerjaan secara keseluruhan, dibayangi oleh kemungkinan perubahan tempat kerja. Ini lebih kepada ketidakamanan, seringkali karena masalah rotasi pekerjaan (mutasi). Persepsi kesejahteraan dengan penilaian kesejahteraan. Artinya karyawan memiliki sikap mental yang positif seperti merasa bahagia, memiliki arti dalam hidup, memiliki hubungan yang positif dengan orang lain. Dengan adanya perasaan nyaman atau bahagia ini memberikan dampak positif bagi karyawan dan organisasi. Dimensi tujuan hidup merupakan dimensi dengan nilai rata-rata tertinggi dari variabel kesejahteraan. Kata kunci: Emosional, Job Insecurity, Kesejahteraan.
Analisis Karakteristik Individu dari Perspektif Modal Psikologis dan Kepribadian Proaktif Pegawai Badan Pendapatan Daerah di Kota Bengkulu Rahmat Perkasa; Slamet Widodo; Paulus Sulluk Kananlua
Student Journal of Business and Management Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to analyze the perspective of employees from the psychological capital and proactive personality of employees at Regional Income In Bengkulu City. This study uses a quantitative descriptive approach, respondents are all employees of the Bengkulu City Regional Opinion Board (Civil Servants) totaling 69 people. Data collection using a questionnaire survey in the form of a link from google form (https://forms.gle/ babAsZDKsBb3y2M28) is distributed through the Whataaps Group of employees in the Bapenda Bengkulu City environment. The method of analysis uses descriptive statistics, namely to analyze the frequency distribution and average value (mecm) of the respondent's responses. The results showed that the overall average value of respondents' responses to psychological capital was very high. The highest response from psychological capital is in the optimism dimension with an average value of 5.27 (very very high). These results indicate that respondents have hopes of having a better future. Respondents' responses to resilience with the lowest average value. These results indicate that respondents have a tendency to recover quickly from adversity or have the ability to bounce back, with a focus on goals and success. Respondents' responses to proactive personalities with high ratings. These results indicate that respondents can accept responsibility for their own behavior and take the initiative to make things happen and believe that they have the power to make positive choices that can change negative things. The lowest respondent's response is the dimension of employee professional growth. The lowest average score in this dimension is found in question ten, namely the desire of employees to improve performance, supported by superiors. These results indicate that not all respondents have received support from their superiors in their desire to improve their performance. Superiors' support is considered to be an important factor in influencing employee work results. Keywords: Psychological Capital, Proactive Personality. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perspektif pegawai ditinjau dari modal psikologis dan kepribadian proaktif pegawai pada Pendapatan Asli Daerah Di Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, respondennya adalah seluruh pegawai Badan Pemeriksa Keuangan Daerah (PNS) Kota Bengkulu yang berjumlah 69 orang. Pengumpulan data menggunakan survei kuisioner berupa link dari google form (https://forms.gle/ babAsZDKsBb3y2M28) yang dibagikan melalui karyawan Whataaps Group di lingkungan Bapenda Kota Bengkulu. Metode analisis menggunakan statistik deskriptif, yaitu menganalisis distribusi frekuensi dan nilai rata-rata (mecm) tanggapan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan nilai rata-rata tanggapan responden terhadap modal psikologis sangat tinggi. Respon tertinggi dari modal psikologis adalah pada dimensi optimisme dengan nilai rata-rata 5,27 (sangat sangat tinggi). Hasil ini menunjukkan bahwa responden memiliki harapan untuk memiliki masa depan yang lebih baik. Respon responden terhadap resiliensi dengan nilai rata-rata terendah. Hasil ini menunjukkan bahwa responden memiliki kecenderungan untuk cepat pulih dari keterpurukan atau memiliki kemampuan untuk bangkit kembali, dengan fokus pada tujuan dan kesuksesan. Tanggapan responden terhadap kepribadian proaktif dengan peringkat tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa responden dapat menerima tanggung jawab atas perilaku mereka sendiri dan mengambil inisiatif untuk mewujudkan sesuatu dan percaya bahwa mereka memiliki kekuatan untuk membuat pilihan positif yang dapat mengubah hal-hal negatif. Respon responden terendah adalah dimensi pertumbuhan profesional karyawan. Skor rata-rata terendah pada dimensi ini terdapat pada pertanyaan kesepuluh, yaitu keinginan karyawan untuk meningkatkan kinerja yang didukung oleh atasan. Hasil ini menunjukkan bahwa tidak semua responden mendapat dukungan dari atasannya dalam keinginannya untuk meningkatkan kinerjanya. Dukungan atasan dinilai menjadi faktor penting dalam mempengaruhi hasil kerja karyawan. Kata Kunci: Modal Psikologis, Kepribadian Proaktif.
Pengaruh Servant Leadership Dan Spiritual Leadership Terhadap Motivasi Kerja Pegawai Pada Kantor UPTD PPD Kabupaten Kepahiang Nelli Asvriana; Fahrudin JS Fahreke; I Wayan Dharmayana
Student Journal of Business and Management Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Work motivation has an important role in an organization, because with high work motivation it will increase work productivity for employees in carrying out their duties. The factors that influence work motivation are: human needs, compensation factors, communication factors, leadership factors, training factors, factors achievement. The leadership factor is one of the factors that affect the morale of the employees. The aims of this study are 1) To examine the effect of servant leadership and spiritual leadership together on employee motivation at the UPTD PPD office in Kepahiang Regency. 2) To examine the influence of servant leadership on employee work motivation at the UPTD PPD office in Kepahiang Regency. 3) To examine the influence of spiritual leadership on employee work motivation at the UPTD PPD office in Kepahiang Regency. The conclusions in this study are as follows: 1) The results of the study prove that servant leadership and spiritual leadership have a positive and significant effect on work motivation at the UPTD PPD Office, Kepahiang Regency by 48.3%, meaning that by applying servant leadership and spiritual leadership styles at the UPTD PPD Office Kepahiang Regency can increase work motivation and if the leadership always pays attention to and applies servant leadership and spiritual leadership styles, work motivation will continue to increase. 2) The results of the study prove that servant leadership has a positive and significant effect on work motivation at the UPTD PPD Office in Kepahiang Regency by 22.8%, meaning that by applying the servant leadership style at the UPTD PPD Kepahiang Office, it can increase work motivation and if the leadership always pays attention and applies this style. servant leadership, work motivation will continue to increase. 3) The results of the study prove that spiritual leadership has a positive and significant effect on work motivation at the UPTD PPD Office in Kepahiang Regency by 54.3%, meaning that by applying the spiritual leadership style at the UPTD PPD Kepahiang Office, it can increase work motivation and if the leadership always pays attention and applies this style. spiritual leadership, work motivation will continue to increase. Keywords: Servant Leadership, Spiritual Leadership, Work Motivation Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk menguji pengaruh servant leadership dan spiritual leadership secara bersama-sama terhadap motivasi kerja pegawai pada kantor UPTD PPD Kabupaten Kepahiang. 2) Untuk menguji pengaruh servant leadership terhadap motivasi kerja pegawai pada kantor UPTD PPD Kabupaten Kepahiang. 3) Untuk menguji pengaruh spiritual leadership terhadap motivasi kerja pegawai pada kantor UPTD PPD Kabupaten Kepahiang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, Populasi pegawai pada kantor UPTD PPD Kabupaten Kepahiang. Teknik sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan sampling jenuh kepada seluruh pegawai pada Kantor UPTD PPD Kepahiang yang tidak mempunyai jabatan struktural tertentu sebanyak 135 pegawai. Hasil penelitian membuktikan bahwa servant leadership dan spiritual leadership berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap motivasi kerja di Kantor UPTD PPD Kabupaten Kepahiang sebesar 48.3 % artinya bahwa dengan menerapkan gaya servant leadership dan spiritual leadership di Kantor UPTD PPD Kabupaten Kepahiang dapat meningkatkan motivasi kerja dan jika pimpinan selalu memperhatikan dan menerapkan gaya servant leadership dan spiritual leadership maka motivasi kerja akan terus meningkat. 2) Hasil penelitian membuktikan bahwa servant leadership berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap motivasi kerja di Kantor UPTD PPD Kabupaten Kepahiang sebesar 22.8 % artinya bahwa dengan menerapkan gaya servant leadership di Kantor UPTD PPD Kabupaten Kepahiang dapat meningkatkan motivasi kerja dan jika pimpinan selalu memperhatikan dan menerapkan gaya servant leadership maka motivasi kerja akan terus meningkat. 3) Hasil penelitian membuktikan bahwa spiritual leadership berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap motivasi kerja di Kantor UPTD PPD Kabupaten Kepahiang sebesar 54.3 % artinya bahwa dengan menerapkan gaya spiritual leadership di Kantor UPTD PPD Kabupaten Kepahiang dapat meningkatkan motivasi kerja dan jika pimpinan selalu memperhatikan dan menerapkan gaya spiritual leadership maka motivasi kerja akan terus meningkat. Kata Kunci : Spiritual Leadership, Servant Leadership, Motivasi Kerja
Job Enrichment Dan Job Enlargement Di Bank Bengkulu Cabang Utama Alvino Sabri Utama; Praningrum; Sugeng Susetyo
Student Journal of Business and Management Vol. 5 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : The objectives of study to describe job enrichment and job enlargement at Bank Bengkulu Main Branch. This study uses a qualitative descriptive design, employee at Bank Bengkulu Main Branch in 2021 as many as 71 people and as many as five informants namely Head of Main Branch, Head of Operations Section, Head of Credit Section, Head of Marketing Section and Head of Sub- Branch Sudirman. Aata analysis using descriptive qualitative. The results showed that job enrichment at Bank Bengkulu Main Branch had been managed well, the assessment of the five dimensions of job enrichment on average was very high. Starting from the first highest dimension, Feedback, Task Identity, Task Significance, Autonomy and Skill Variety. That is, there is an increase in the work of employees by increasing the responsibility for planning, organizing, controlling and evaluating work. Job enlargement at Bank Bengkulu Main Branch has been well managed, the assessment of the three dimensions of job enrichment on average is very high. Starting from the first highest dimension, Task structuring, Job arrangement and Job meaningfulness. That is, there is an increase in job variations by combining or uniting two or more jobs at Bank Bengkulu Main Branch. Keywords: Job Enrichment, Job Enlargement, BPD Bengkulu Abstrak : Pentingnya manajemen sumber daya manusia dalam organisasi menjadi permasalahan utama yang dihadapi banyak organisasi khususnya di bidang bisnis. Kemampuan menghadapi tantangan pada sebuah organisasi tergantung pada kemampuan dalam mengatur dan mengelola sumber daya manusianya, karena sumber daya manusia inilah yang akan menjadi competitive advantage dari sebuah perusahaan. Permasalahan yang muncul terletak pada bagaimana mempertahankan karyawan untuk tetap dapat bekerja sesuai dengan tuntutan yang ada, dan selalu bersemangat dalam setiap pekerjaannya. Salah satunya dengan cara job enrichment dan job enlargement terhadap karyawan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif, adalah seluruh karyawan tetap di Bank Bengkulu Cabang Utama pada tahun 2021 yakni sebanyak 71 orang dan sebanyak lima informan yaitu Kepala Cabang Utama, Kasi Bagian Operasional, Kasi Bagian Kredit, Kasi Bagian Pemasaran dan Kepala Cabang Pembantu Sudirman. Untuk analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job enrichment di Bank Bengkulu Cabang Utama telah diterapkan dengan baik, penilaian terhadap lima dimensi job enrichment rata-rata sebesar 4,34 (sangat tinggi). Dimulai dari dimensi tertinggi pertama Feedback (4,80), Task Identity (4,55), Task Significance (4,37),Autonomy (4,23) dan Skill Variety (3,88).Terdapat peningkatan pekerjaan karyawan dengan menambah tanggung jawab untuk merencanakan, mengatur, mengendalikan dan mengevaluasi pekerjaan. Job enlargement di Bank Bengkulu Cabang Utama telah diterapkan dengan baik, penilaian terhadap tiga dimensi job enrichment rata-rata 4,82 (sangat tinggi). Dimulai dari dimensi tertinggi pertama Task structuring (4,85), Job arrangement (4,81) dan Job meaningfulness (4,77). Artinya, adanya penambahan variasi pekerjaan dengan mengkombinasikan atau menyatukan dua pekerjaan atau lebih pada Bank Bengkulu Cabang Utama. Kata kunci : Job Enrichment, Job Enlargement, BPD Bengkulu