cover
Contact Name
Darmanto
Contact Email
bidpublikasi.lppmunsa@gmail.com
Phone
+6281997773334
Journal Mail Official
bidpublikasi.lppmunsa@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat – Universitas Samawa, Sumbawa Besar, Gedung LPPM Lt. 2
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Published by Universitas Samawa
ISSN : 26556820     EISSN : 26556677     DOI : https://doi.org/10.58406/jpml
Artikel yang dimuat pada Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal (JPML) adalah hasil pengabdian kepada masyarakat yang meliputi: biologi, klimatologi, agronomi, ilmu tanah, arsitektur lanskap, proteksi tanaman, kedokteran hewan, gizi dan kesehatan masyarakat, keluarga dan konsumen, teknologi industri, teknologi pangan, keteknikan pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan, konservasi, lingkungan, sosial-ekonomi, pendidikan, dan kewirausahaan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 139 Documents
BUDAYA DIGITAL DALAM TRANSFORMASI DIGITAL MENGHADAPI ERA SOCIETY 5.0 Ieke Wulan Ayu; Z Zulkarnaen; Syarif Fitriyanto
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v5i1.922

Abstract

Industri 4.0 merupakan era transformasi informasi yang merespon kebutuhan masyarakat melalui berbagi pengetahuan dan teknologi. Adaptasi perubahan berbasis data melahirkan tantangan dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi era 5.0. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang budaya digital dalam transformasi digital menghadapi era society 5.0. Kegiatan dilakukan pada bulan Agustus 2021, menggunakan metode ceramah dan diskusi dengan peserta dari berbagai kalangan mahasiswa, akademisi, dan umum menggunakan zoom metting. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kehadiran teknologi informasi akhirnya telah mengubah kebudayaan di masyarakat Transformasi masyarakat digital mengaburkan perbedaan antara realitas dan virtualitas antara manusia, sehingga muncul sebagai fenomena baru seperti individualisasi, transparisasi, kognifikasi (intelektualisasi lingkungan sekitar) menjadi tren yang menonjol dan menjadi ciri aspek budaya. Melalui sosialisasi literasi digital dapat meningkatkan pemahaman masyarakat dan adaptasi yang diikuti oleh budaya digital yang baik akan membawa perubahan yang baik terhadap lingkungan sosial.
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN HIDROPONIK PADA MASA PENDEMI COVID-19 Dona Wahyuning Laily; Dita Atasa; Prasmita Dian Wijayanti
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v5i1.959

Abstract

Saat ini perkembangan teknologi di bidang pertanian selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Salah satu teknologi yang mengalami peningkatan adalah hdroponik. Untuk pertanian hidroponik banyak dilakukan untuk masayarakat, karena semakin sempitnya luas lahan pertanian akibat pergeseran budaya pertanian beralih menjadi sektor industri daan jasa. Dampaknya pun sistem pertanian konvensional tidak kompetitif dan masyarakat menjadikan pertanian sistem hidroponik menjadi salah satau alternatif untuk menambah pendapatan ruah tangga khususnya di saat masa pendemi covid 19. Dalam era pendemi covid 19 ini, banyak masyarakat khususnya di perkotaan melakukan hidroponik akibat adanya aturan dari pemerintah untuk melaksanakan kegiatan di rumah saja. Bercocok tanam dengan hidroponik merupakan solusi yang paling baikuntuk menambah pendapatan rumah tangga, baik itu di desa maupun di perkotaan. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar untuk meningkatkan pendapatan. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tambakrejo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri, terutama untuk ibu-ibu di RT 01 RW 02. Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilaksanakan secara menyeluruh dengan bantuan penyuluh untuk memberikan pemahaman kepada masyarakatmengenai hidroponik. Hasil yang didapat adalah ibu-ibu khususnya RT 01 RW 02 Desa Tambakrejo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri bisa melaksanakan program pemberdayaan hidroponik di depan rumah masing-masingdan harapannya akan dapat meningkatkan pendapatan keluarga.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT CEGAH COVID-19 MELALUI PEMBAGIAN MASKER DAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN DI KELURAHAN BRANG BIJI SUMBAWA Subhan Purwadinata; A Ambarwati; Vera Agustia Pratiwi; Elly Karmeli; U Usman
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v5i1.960

Abstract

Di masa pandemi Covid-19 ini, kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan masih rendah, termasuk masyarakat di kawasan urban perkotaan yang minim pemahaman terhadap masalah kesehatan. Diperlukan adanya tindakan yang dinilai dapat meningkatkan kesadaran masyarakat guna mencegah penyebaran covid-19. Langkah penyelesaian terhadap permasalahan tersebut salah satunya dalam bentuk program pemberdayaan maka Universitas Samawa Sumbawa Besar melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental (KKN-GNRM) dengan memberdayakan masyarakat setempat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bersama mahasiswa KKN-GNRM ini dilakukan dalam bentuk pemberdayaan kepada kelompok masyarakat yang kesadarannya terhadap protocol kesehatan masih rendah. Metode pelaksanaan kegiatan pemberdayaan dengan diskusi, tanya jawab dan ceramah serta secara langsung melalui tahapan perencanaan program, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan yaitu melakukan pembagian masker sambil memberikan pencerahan dalam bentuk ceramah kepada masyarakat dan diskusi terkait Covid-19 dan diskusi bersama masyarakat mengenai lokasi penyemprotran disinfektan yang paling efektif agar dapat mengurangi potensi penularan Covid-19. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan dalam bentuk pembagian masker dan penyemprotan desinfektan kepada masyarakat memberikan dampak terhadap terputusnya mata rantai penyebaran covid-19 dan terbukti adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam melakukan isolasi, deteksi dini dan melakukan proteksi dasar yaitu melindungi diri dan orang lain. Ada peningkatan kesadaran untuk sering mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau menggunakan hand sanitizer di masa pandemic ini, menggunakan masker dan tidak menyentuh area muka sebelum mencuci tangan, serta menerapkan etika batuk dan bersin dengan baik.
SOSIALISASI PENGETAHUAN PERNIKAHAN DINI PADA REMAJA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI KABUPATEN SUMBAWA N Noviana; Sri Rahayu
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v5i2.1016

Abstract

Tujuan kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada anak- anak remaja di Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa tentang pernikahan dini dan bahaya stunting bagi pelaku pernikahan dini serta bahaya pernikahan dini terhadap kehidupan sosial dan ekonomi yang dapat terjadi pada anak- anak remaja yang melakukan pernikahan dini. Metode yang digunakan pada tahap sosialisasi ini yaitu observasi dan ceramah, Kegiatan pengabdian ini dilakukan selama 3 bulan, mulai dari bulan Agustus, September dan Oktober tahun 2022. Hasilnya menunjukkan bahwa semangat mereka dalam mengikuti kegiatan pengabdian ini, keaktipan mereka bertanya tentang bahaya pernikahan dini juga menunjukkan bahwa mereka ingin mengetahui lebih dalam terkait masalah yang akan dihadapi jika terjadi pernikahan diusia yang masih muda. Menikah diusia muda tidak sedikit yang mengalami kegagalan dalam berumahtangga, terjadi putus sekolah yang menyebabkan rendahnya pendidikan sehingga mereka sulit mendapatkan pekerjaan tetap dan tidak mampu mandiri secara ekonomi. Berdampak pula pada ketidakmampuan mereka dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga dan tidak mampu memenuhi nutrisi tumbuh kembang anak anak mereka nantinya, yang dapat menyebabkan stunting, tumbuh kembang anak tidak sesuai dengan usianya karena kurangnya gizi dan dapat menyebabkan kurangnya keharmonisan dalam rumahtangga.
MENINGKATKAN NILAI TAMBAH LAMOTA (BORNETELLA NITIDA) MENJADI PUDING Elisa Juniarti; Mia Maelani; Hasdita Elies Ramadani; Elsa Rahmawati; S Suprianto
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v5i2.1057

Abstract

Salah satu rumput laut yang belum dioptimalkan adalah Bornetella Nitida.Masyarakat Kabupaten Sumbawa lebih mengenal tanaman ini dengan sebutanLamota. Pemanfaatan Lamota memang masih belum terlalu dikenal olehmasyarakat Indonesia, namun bagi masyarakat Sumbawa biasanya diolah menjadibahan campuran untuk beberapa jenis makanan seperti urap dan sepat (makanankhas Sumbawa). Agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi dan bernilaiekonomi, perlu melakukan inovasi terhadap Lamota, salah satunya denganmenciptakan kreasi baru dalam bentuk puding lamota. Agar puding lamota inidapat dikenal oleh masyarakat maka diadakan kegiatan pelatihan pembuatan pudinglamota ditambah dengan cara pengembangan pasar dan saluran distribusi pasar bagiproduk yang dihasilkan. Tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan pengetahuandan keterampilan masyarakat tentang pembuatan Puding Lamota sertapemasarannya. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 1 September 2022 di DesaKukin Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa dengan sasaran para iburumah tangga di wilayah tersebut. Pelatihan ini dukungan oleh Fakultas Ekonomidan Manajemen serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada MasyarakatUniversitas Samawa (UNSA) Sumbawa Besar. Setelah mengikuti pelatihan, parapeserta pelatihan merasa puas karena memperoleh pengetahuan dan keterampilantentang pembuatan Puding Lamota beserta pemasarannya.
PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PEREDARAN GELAP KEPADA MASYARAKAT DI DESA SEPAYUNG KECAMATAN PLAMPANG Indah Dwi Lestari; Jimi Jumaitullah; Alif Fatadi; Muhammad Iyan; Id'ha Fibrianti
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v5i2.1058

Abstract

Narkoba hari ini masih menjadi ancaman serius yang terus merusakgenerasi bangsa, saat ini peredaran dan penyalahgunaan narkoba sangat pesatmelonjak hingga masuk ke pelosok desa oleh karena itu perlu ada penyuluhantentang bahaya narkoba tersebut. Saat ini kegiatan penyuluhan yang dilakukanoleh pemerintah bersama perguruan tinggi dapat dilakukan sebagai upayaperventif terhadap Peredaran Gelap Narkotika. Metode yang digunakan dalampelaksanaan kegiatan adalah : (1). Survey awal (2). Pemantapan dan penentuanlokasi sasaran, (3). Penyusunan bahan/materi pelatihan. Penyuluhan inimelibatkan mahasiswa Kelompok Kerja Lapangan yang berkerjasama denganBadan Narkotika Nasional Kabupaten Sumbawa, pemdes desa sepayung, siswa -siswi SMPN 3 Plampang dan pemuda Desa Sepayung kegiatan tersebutberlangsung di aula kantor desa sepayung pada hari selasa tanggal 26 Juli 2022.Hasil dan pembahasan kegiatan tersebut adalah penyuluhan hukum tentangbahaya narkoba dibutuhkan bagi generasi muda agar tidak mudah terpengaruhpada perilaku menyimpang, termasuk dalam penyalahgunaan serta peredarangelap obat – obatan terlarang. Sosialisasi dan penyuluhan tentang bahayanarkoba perlu senantiasa digaungkan agar generasi muda menghindaribahkan memusuhi narkoba serta tidak berani coba - coba dalammenggunakannya.
SOSIALISASI PEMBUATAN MINUMAN HERBAL UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DESA TAMBAKREJO KABUPATEN KEDIRI Dona Wahyuning Laily; Dita Atasa; Prasmita Doan Wijayanti
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v5i2.1059

Abstract

Teknologi pengolahan tanaman obat tradisional Indonesia berkembang pesat.Teknologi pengolahan ini bertujuan untuk melestarikan kandungan tanaman obatyang berkualitas tinggi. Pengolahan sayuran sangat penting karena bila diolahdengan baik dapat menjadi makanan dan minuman yang menyehatkan. Teknikpengolahannya tidak tepat, menghasilkan racun bagi manusia. Tujuan daripengabdian nonkomersial ini adalah untuk menambah pengetahuan tentangmanfaat tanaman obat yang dapat dijadikan minuman herbal dan cara pembuatanminuman herbal yang baik dan benar. Kegiatan dilaksanakan di RT 1 RW 2 DesaTambakrejo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri pada Tanggal 10 Juli 2022.Kegiatan diikuti oleh 20 peserta yang merupakan ibu-ibu anggota PKK RT 1 RW2 Desa Tambakrejo Kabupaten Kediri.Metode yang digunakan adalah ceramahsosial tentang cara membuat jamu yang baik dan benar. Hasil kegiatanpengabdian menunjukkan bahwa, terjadi peningkatan 100% pengetahuan tentangcara membuat jamu yang baik dan benar setelah kegiatan. Kesimpulan kegiatanbahwa keberhasilan sosialisasi kepada ibu-ibu PKK dan warga Desa TambakrejoKediri telah meningkatkan pengetahuan tentang pembuangan jamu yang benar.
PEMANFAATAN LIMBAH KOTORAN TERNAK DAN SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN BAKU PUPUK ORGANIK DI DESA BANTULANTEH KECAMATAN TARANO Subhan Purwadinata; W Wirawanzah; Sri Dekayanti; Maria Rosasari
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v5i2.1060

Abstract

Desa Bantulanteh memiliki potensi pertanian dan peternakan yang sangat baikdidukung dengan jumlah lahan kosong yang luas serta jumlah peternak yangsetiap tahun terus bertambah. Meskipun memiliki lahan kosong yang luas danjumlah peternak yang semakin meningkat namun kondisi lahan dan ternak masihsangat memprihatinkan. Warga desa yang memiliki pekerjaan sebagai petani atautukang kebun kerap mengeluhkan hasil pertanian yang mereka peroleh tidaksebaik seperti yang diharapkan. Hal ini karena banyak masyarakat yang tidakmampu membeli pupuk dalam jumlah yang banyak karena harga pupuk yangterlalu tinggi sehingga tanaman petani banyak yang kurang bekembang maupunkurang subur. Peternak juga terlihat tidak mengurus kotoran ternaknya yangsering ditumpuk begitu saja. Untuk mengatasi masalah tersebut, tim KKL UNSAmelakukan kegiatan pengenalan teknologi pembuatan pupuk organik kepadakelompok peternak masyarakat di desa tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalahagar masyarakat mengetahui nilai tambah dari limbah kotoran sapi sekaligus agarmasyarakat dapat memproduksi sendiri pupuk organik yang terbuat dari limbahkotoran ternak dan sekam padi. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September2022 bertempat di kantor desa Bantulanteh dengan sasaran kegiatan yaitu petanijagung dan peternak di desa Bantulanteh. Metode pelaksanaan pengabdian inidibagi menjadi 4 (empat) kegiatan, yaitu (1) Pelatihan tentang pupuk organik (2)Pelatihan pemanfaatan kotoran sapi sebagai bahan baku pupuk organik (3)Pembersihan lahan sebgai tempat fermentasi pupuk organik (4) Praktekpembuatan pupuk organik. Hasil kegiatan pengabdian ini masyarakat desaBantulanteh sangat senang mendapatkan ilmu baru baik secara teori maupunpraktek tentang pentingnya pupuk alami dalam mengatasi kekurangan pupuksekarang ini sehingga dengan biaya murah para petani desa Bantulanteh dapatmemupuk tanaman padi yang berbahan dasar pupuk alami.
SOSIALISASI PENINGKATAN USAHA TANI PADA KELOMPOK TANI “BATU GONG” DALAM MEMANFAATKAN PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PEDESAAN DI KABUPATEN SUMBAWA Sri Rahayu; I Putu Gede Diatmika; N Noviana
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v5i2.1061

Abstract

Tujuan kegiatan sosialisasi peningkatan usaha tani pada kelompok tani “BatuGong” dalam memanfaatkan program pengembangan usaha agribisnis perdesaan(PUAP). Kegiatan pengabdian ini dilakukan selama 3 bulan, mulai dari bulanSeptember, Oktober dan November tahun 2022 di Kecamatan Labuhan BadasKabupaten Sumbawa. Metode yang digunakan pada tahap sosialisasi ini yaituceramah, peserta diberikan pengetahuan dan pemahaman tentang program PUAPsesuai dengan kapasitas, tugas dan fungsinya. Hasil pengabdian dapatmembantu dalam usaha mempercepat laju pertumbuhan sektor agribisnisterutama dihadapkan dengan kondisi petani yang serba lemah, seperti lemahpada modal, skil dan pengetahuan serta pada penguasaan lahan, hal ini dapatditempuh melalui penerapan sistem pengembangan (system off development)agribisnis. Untuk mencapai tujuan PUAP, yaitu mengurangi tingkat kemiskinandan menciptakan lapangan kerja di perdesaan, PUAP dilaksanakan secaraterintegrasi dengan kegiatan departemen pertanian maupunkementrian/lembaga lain. Mengurangi kemiskinan dan pengangguran melaluipenumbuhan dan pengembangan kegiatan usaha agribisnis di pedesaan sesuaidengan potensi wilayah, meningkatkan kemampuan pelaku usaha agribisnis,pengurus GAPOTKAN, penyuluh dan penyedia mitra tani, memberdayakankelembagaan petani dan ekonomi pedesaan untuk pengembangan kegiatanusaha agribisnis, meningkatkan fungsi kelembagaan ekonomi petani menjadijejaring atau mitra lembaga keuangan dalam rangka akses permodalan.
PENYULUHAN HUKUM PENTINGNYA PENYADARAN MASYARAKAT TERKAIT PENDAFTARAN DAN SERTIFIKASI PERTANAHAN S Supratman; Riza Oktaviana; Dedi Setiadi; Novita Safitri
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v5i2.1062

Abstract

Pendaftaran atas kepemilikan dan pemberian sertifikat tanah merupakan halpenting bagi kehidupan manusia tidak terkecuali bagi masyarakat di DesaSebeok Kecamatan Orong Telu Kabupaten Sumbawa. Namun hal tersebut seringterabaikan akibat permasalahan yang dialami bahwa sebagian besar masyarakatmitra belum melakukan pendaftaran atas tanah yang dimiliki, hal ini sebagaiakibat dari kurangnya informasi dan pemahaman akan pentingnya pendaftarandan sertifikasi tanah. Tujuan kegiatan untuk memberikan pemahaman kepadawarga masyarakat bahwa untuk memiliki surat atau bukti kepemilikan atas tanahsangat penting dilakukan, yakni melalui pendaftaran tanah dan pemberiansertifikat. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September 2022 di Gedungserba guna Desa Sebeok Kecamatan Orang Telu Kabupaten Sumbawa. Metodeyang digunakan dalam kegitaan ini yaitu penyuluhan hukum tentang pentingnyapenyadaran hukum kepemilikan tanah terhadap masyarakat mitra. Hasil kegiatandapat memberikan pengetahuan, informasi, pemahaman, dan penyadaran kepadamasyarakat mengenai pentingnya kepemilikan sertifikat tanah sebagai buktipenguasaan hak atas kepemilikan tanah. Selain itu, hasil yang didapatkan dalamkegiatan tersebut yakni masyarakat menjadi termotivasi mengikuti materi yangdisampaikan narasumber dan terbagunnya interaksi antar peserta denganpemateri sehingga dapat menumbuhkan pemahaman dan kesadaran masyarakatdalam memberikan informasi tentang pentingnya mendaftarkan tanah sehinggamemiliki hak sertifikat atas kepemilikan tanah.

Page 8 of 14 | Total Record : 139