cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 2 (2025): April" : 30 Documents clear
ANALISIS INDEKS BAHAYA EROSI PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN DI DESA TULO KECAMATAN DOLO KABUPATEN SIGI Mutmaina, Mutmaina; Rahman, Abdul
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i2.2495

Abstract

Penelitian ini bertujuan sebagai sumber informasi dalam kaitannya dengan kebijakan penggunaan lahan dan indeks bahaya erosi di Desa Tulo, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi. Pengambilan sampel tanah ditentukan secara sengaja (purposive sampling) berdasarkan kategori penggunaan lahan dan kemiringan di lokasi penelitian. Pengambilan sampel tanah utuh dan tidak utuh yaitu sebanyak 16 sampel pada 4 SPL. Analisis sampel tanah dilakukan Laboratorium Ilmu Tanah terhadap indeks bahaya erosi dengan parameter tanah, yaitu (1) tekstur tanah, (2) struktur tanah, (3) kadar bahan organik, (4) permeabilitas, (5) bobot isi tanah. Hasil indeks bahaya erosi menunjukan bahwa indeks bahaya erosi tinggi terdapat pada penggunaan lahan kakao SPL 1 dan indeks bahaya erosi sangat tinggi terdapat pada lahan kelapa pada SPL 3, sedangkan klasifikasi indeks bahaya erosi sedang terdapat pada penggunaan lahan belukar, dan indeks bahaya erosi yang rendah yaitu pada lahan jagung SPL 2. Perlu adanya tindakan konservasi untuk menjaga kelestarian lingkungan, sehinggah dapat mencengah atau menghambat laju erosi dan tetap menjaga kestabilan penggunaan lahan.
EFEKTIVITAS CENDAWAN Gliocladium sp. TERHADAP Colletotrichum capsici PENYEBAB PENYAKIT ANTRAKNOSA PADA CABAI MERAH BESAR (Capsicum annum L.) fera, fera; Lakani, Irwan; Asrul, Asrul; Arsih, Desi Wahyuni
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i2.2547

Abstract

Cabai merah termasuk tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi, namun kendala yang sering ditemui pada saat melakukan budidaya cabai merah yaitu penyakit antraknosa yang disebabkan oleh cendawan Colletotrichum capsici. Salah satu jenis cendwan yang berperan sebagai agen antagonis yang dapat menekan petumbuhan cendawan patogen ialah Gliocladium sp. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis Gliocladium sp. yang efektif dalam menekan keparahan dan intensitas serangan penyakit antraknosa pada buah cabai merah besar (Capsicum annum L). Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan dan di Rumah Kasa, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu yang berlangsung pada bulan Februari sampai Oktober 2024. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan menggunakan 6 perlakuan dengan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 18 unit percobaan yang diamati melalui pemberian dosis 10 ml/polybag, 20 ml/polybag, 30 ml/polybag, 40 ml/polybag, dan 50 ml/polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan dengan berbagai dosis Gliocladium sp. berbeda nyata dengan kontrol dimana perlakuan yang efektif dan efisien dalam menekan keparahan penyakit antraknosa diperoleh pada perlakuan P4 yaitu dosis 40 ml/polybag. Sedangkan pengamatan intensitas serangan penyakit menunjukkan bahwa pada pengamatan 104 HST, pemberian perlakuan berupa Gliocladium sp. berbeda nyata dengan tanaman kontrol. Dimana perlakuan P4 yaitu pemberian Gliocladium sp. dengan dosis 40 ml/polybag merupakan perlakuan yang paling efektif dan efisien dalam menakan intensitas serangan penyakit antraknosa pada cabai merah.
EKSPLORASI CENDAWAN ENTOMOPATOGEN DARI TANAH PERTANAMAN BAWANG MERAH (Allium cepa L.) Megawati, Megawati; Pasaru, Flora; Hasriyanty, Hasriyanty
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i2.2548

Abstract

Penggunaan cendawan entomopatogen sebagai agens pengendali hayati merupakan salah satu cara untuk menghindari dampak negatif bahan kimia terhadap lingkungan.Beberapa organisme yang dapat bertindak sebagai agens hayati meliputi hewan vertebrata, serangga, nematoda, bakteri, virus dan jamur atau cendawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi cendawan entomopatogen pada tanah pertanaman bawang merah yang berpotensi sebagai agen hayati. Penelitian ini dilakukan dengan 3 tahapan yaitu tahap pertama dengan melakukan survey lokasi dan tanah serta pengambilan sampel tanah pertanaman bawang merah di Desa Oloboju, Salowe dan Pombewe, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada kedalaman tanah yaitu 0-30 cm. Tahapan kedua melakukan identifikasi cendawan entomopatogen yang didapatkan dari larva dilaboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan. Pada tahap ketiga dilakukan uji patogenisitas cendawan dengan pengenceran spora 10-3/ml, 10-5/ml, 10-7/ml. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cendawan yang ditemukan memiliki kemiripan dengan cendawan Fusarium sp. Dan Trichoderma sp. Pada uji patogenesitas , kedua cendawan mampu menimbulkan infeksi pada larva S. exigua.
EFEKTIVITAS BERBAGAI KONSENTRASI GMN Trichoderma sp. DENGAN PELARUT LIMBAH AIR CUCIAN BERAS UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT BUSUK DAUN PADA TANAMAN TOMAT Fatimah, Sitti; Rosmini, Rosmini; Lakani, Irwan
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i2.2549

Abstract

Penyakit busuk daun yang disebabkan oleh cendawan Phytophthora infestans termasuk salah satu jenis cendawan yang sulit untuk dikendalikan pada tanaman tomat, awalnya penyakit ini dikenal dengan nama Botrytis infestans mont. Berdasarkan klasifikasinya cendawan ini termasuk dalam kelas Oomycetes, bangsa Peronosporales dan suku Pythiaceae. Penyakit ini dapat menyebar ke batang, tangkai dan buah. Penyebarannya semakin cepat pada tingkat kelembaban diatas >95% disekitar kanopi dan suhu sekitar 20oC. Penyakit busuk daun dapat menyebabkan penurunan hasil panen secara signifikan dan bahkan mengakibatkan gagal panen apabila tidak ditangani dengan cepat dan efektif. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa dosis terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dan menunda munculnya penyakit adalah 80g/10 liter air yang diaplikasikan dengan metode kocor dan semprot menggunakan Trichoderma spp. pada bedengan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi GMN Trichoderma sp. yang paling efektif jika dilarutkan dalam air cucian beras untuk mengendalikan P.infestans penyebab penyakit busuk daun pada tanaman tomat. Penelitian ini dilakukan di Labolatorium Penyakit Tanaman dan screen house, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu, selama kurang lebih delapan bulan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Konsentrasi perlakuan GMN Trichoderma sp. yang digunakan sebagai berikut: (kontrol, 5g/1 liter air cucian beras, 10g/1 liter air cucian beras, 15g/ 1 liter air cucian beras, 20g/ 1 liter air cucian beras, 25g/ 1 liter air cucian beras). Parameter yang diamati meliputi tingkat keparahan penyakit, kejadian penyakit, jumlah buah tomat dan berat buah tomat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan GMN Trichoderma sp. dengan konsentrasi 20g/1 liter air cucian beras memberikan hasil terbaik dalam menurunkan tingkat keparahan penyakit di umur 57 HST, tetapi tidak berpengaruh terhadap kejadian penyakit, jumlah buah dan berat buah.
RESPONS PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L. ) TERHADAP BERBAGAI DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH AIR TAHU S, Ismail; Laude, Syamsuddin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i2.2550

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui respons pertumbuhan dan hasil tanaman selada pada berbagai Dosis limbah cair tahu, Penelitian dilaksanakan di Screen house kebun akademik dan lab Hortikultura Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Kota Palu. penelitian dimulai pada 11 Desember 2021 sampai 19 Januari 2022, Penelitian ini digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu: T0 = Tanpa Limbah Cair Tahu (kontrol), T1 = Limbah cair tahu dengan Dosis 100 ml/tanaman, T2 = Limbah Cair Tahu dengan Dosis 150 ml/tanaman, T3 = Limbah Cair Tahu dengan Dosis 200 ml/tanaman, T4 = Limbah Cair Tahu dengan Dosis 250 ml/tanaman. Setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga terdapat 25 unit percobaan, setiap unit percobaan terdiri atas 3 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan pemberian berbagai limbah tahu cair berperngaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, barat basah dan volume akar. Dosis terbaik pada pemberian Limbah Cair Tahu 250ml/tanaman.
ANALISIS PEMASARAN BUAH KELAPA DALAMDI DESA PANGI KECAMATAN PARIGI UTARAKABUPATEN PARIGI MOUTONG s, Muh. Aslan Askhadov; Tangkesalu, Dance; Laihi, Moh. Alfit A.
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i2.2551

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk saluran pemasaran dan basarnya margin pemasaran kelapa dalam pada masing-masing saluran pemasaran di Desa Pangi Kecamatan Parigi Utara Kabupaten Parigi Moutong.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret dan April. Penentuan responden petani pada penelitian ini dilakukan dengan metode sensus dimana unsur dalam semua populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi sampel. Diambil jumlah populasi petani sebanyak 30 orang. Penentuan responden pedagang menggunakan metode penjajakan (tracing sampling) yaitu pengambilan sampel didasarkan atas informasi petani. Hasil analisis yang dilakukan,Ada 2 bentuk saluran pemasaran yang terjadi di Desa Pangi Kecamatan Parigi Utara Kabupaten Parigi Moutong, yaitupada saluran pertama yaitu sebesar Rp.2.850/Kg, sedangkan margin pemasaran kelapa dalam yang diperoleh pada saluran kedua yaitu sebesar Rp.2.700/Kg.Bagian harga yang diperoleh petani dari pemasaran kelapa dalam pada saluran pertama yaitu sebesar 43,00%, bagian harga yang diterima petani pada saluran kedua yaitu sebesar 46,00%,. Efisiensi pemasaran kelapa dalam pada saluran pertama diperoleh hasil sebesar 7%, saluran kedua diperoleh hasil sebesar 8%,.
DISTRIBUSI VERTIKAL UNSUR HARA FOSFOR (P) PADA LAHAN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN BUDONG-BUDONG Armanto, Armanto; Pata’dungan, Yosep Soge; Khaliq, Moh. Adnan
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i2.2552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi vertikal unsur hara fosfor (P) tanah pada lahan kelapa sawit di Kecamatan Budonng-Budong sehingga dapat diketahui pada kedalaman berapa unsur fosfor (P) banyak terakumulasi dalam tanah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah dan analisis sifat kimia tanah akan dilaksanakan di Laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan September hingga Desember 2021. Analisis data yang digunakan menggunakan metode deskriptif eksploratif yaitu mendeskripsikan masing-masing variabel sifat kimia tanah berdasarkan hasil analisis di laboratorium serta lapangan dan didukung oleh data curah hujan lima tahun terakhir di daerah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi fosfor (P) pada Lahan Kelapa Sawit di Kecamatan Budong-Budong memiliki nilai yang berbeda. Nilai tertinggi P-Total secara keseluruhan terlihat pada titik sampel 2 dengan kedalaman 0 cm atau lapisan atas yaitu 48,37 mg/100 g, dan yang terendah terdapat pada titik sampel 3 dengan kedalaman vertikal 60 cm yaitu, 7,61 mg/100 g. Nilai data ke 4 titik sampel pada gambar 4, menunjukkan nilai data yang sangat berbeda, dimana pada titik sampel 2 dan 4 memiliki nilai kadar P-Total tinggi di kedalaman 60 cm. Berbeda halnya pada titik sampel 1 dan 3 yang memiliki nilai kadar P-Total sedang. Nilai P-Tersedia tertinggi secara keseluruhan terlihat pada titik sampel 2 dengan kedalaman 60 cm yaitu 32,93 ppm dan yang terendah terdapat pada titik sampel 1 dengan kedalaman vertikal 60 cm yaitu ,3,36 ppm.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SAPI POTONG PADA PETERNAKAN SRI JAYA DIKELURAHAN LAYANA KECAMATAN MANTIKULORE DIKOTA PALU Husna, Asmaul; Laapo, Alimudin; Pratama, Moh Fardal
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i2.2554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi produktifitas usaha ternak sapi potong pada peternakan Sri Jaya dan menganalisis pengembangan strategi dalam mendudkung produktifitas usaha ternak sapi potong pada peternakan Sri Jaya. Analisis SWOT adalah suatu cara untuk mengidentifikasi berbagai faktor secara sistematis dalam rangka merumuskan strategi perusahaan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan observasi langsung yang dilakukan pada perusahaan dan melakukan wawancara dengan pemilik peternakan Sri Jaya. Kemudian juga dengan menambahkan dari buku-buku bacaan dan juga sumber lain yang berhubungan dengan penelitian ini. Berdasarkan Hasil analisis internal menggunakan IFAS diperoleh skor 5,30 dan hasil analisis eksternal merupakan EFAS diperoleh skor sebesar 4,80. Sehingga penelitian ditunjukan dari diagram cartesius bahwa perusahaan berada pada kuadran I, yaitu progresif, sangat menguntungkan. Perusahaan tersebut memiliki kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI PADI SAWAH DI DESA GALUMPANG KECAMATAN DAKO PEMEAN KABUPATEN TOLITOLI Saleha, Saleha; Muis, Abdul; Alamsyar, Al
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i2.2555

Abstract

Kabupaten Tolitoli merupakan salah satu penghasil Padi Sawah yang cukup besar di Provinsi Sulawesi Tengah, dengan produksi mencapai 6.500 ton dengan tingakat produktivitas 3.20 ton/ha dari luas penen 2.029.0 ha. Kabupaten Tolitoli jelasnya mengenai luas panen produksi dan produktivitasnya mengalami peningkatan.Kecamatan Dako Pamean merupakan daerah penghasil Padi Sawah di Kabupaten Tolitoli dengan produksi sebesar 1.650ton dengan produktivitasnya 4,96 ton/Ha dari luas panen 332 Ha. Luas panen, produksi dan produktivitas dari tiap-tiap kecamatan berbeda. Hal ini disebabkan kerana adanya perbedaan luas lahan, kesuburan tanah, faktor iklin serta Sumber Daya Manusia yang masih rendah dalam kegiatan usahataninya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor produksi seperti luas lahan, benih, pupuk, dan tenaga kerja terhadap produksi petani padi sawah di Desa Galumpang Kecamatan Dako Pemean Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2020 di Desa GalumpangKecamatan Dako Pemean Kabupaten Tolitoli. Responden dalam penelitian ini petai padi sawah yang berasal di Desa GalumpangKecamatan Dakopemean, Kabupaten Tolitoli. Populasi adalah petai padi sawah yang ada di DesaGalumxpangKecamatan Dakopemean, Kabupaten Tolitoli. Penentuan responden di tentukan dengan menggunakan metode sampel acak sederhana (simple random sampling) yaitu dengan asumsi populasi homogen dimana setiap petani mempunyai kemungkinan yang sama untuk di jadikan sampel, sebanyak 30 responden, Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Cobb-Douglas. Hasil analisis menunjukan bahwa faktor produksi menunjukan bahwa nilai 10,473> Ftabel = 2,74 berarti secara bersama-sama variabel bebas luas lahan (X1),benih (X2), pupuk (X3), dan tenaga kerja (X4) secara simultan (bersama-sama) berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah di Desa Galumpang Kecamatan Dako Pemean Kabupaten Tolitoli. Secara parsial variabel luas lahan (X1), dan pupuk (X3) berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah di Desa Galumpang, sedangkan benih (X2), dan tenaga kerja (X4), berpengaruh tidak nyata terhadap produksi padi sawah di Desa Galumpang.
ANALISIS PENDAPATAN KERIPIK PISANG MASA PANDEMI COVID-19 PADA INDUSTRI “CAHAYA INDI” DESA TANAH MEA KECAMATAN BANAWA SELATAN KABUPATEN DONGGALA maghfirah, Siti; Hamzens, Wildani Pingkan; Hatmi, Wira
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i2.2556

Abstract

Keripik pisang merupakan makanan ringan atau cemilan yang cukup diminati oleh masyarakat Indonesia. Olahan Keripik pisang dengan berbagai macam aneka rasa mempunyai peluang bisnis yang cukup tinggi jika di olah dengan benar dan dipasarkan secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar tingkat pendapatan Masa pandemic Covid 19 usaha keripik pisang pada Industri “Cahaya Indi” Desa Tanah Mea Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala. Penelitian ini menggunakan analisis pendapatan Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan yakni pada bulan Juni sampai Agustus 2021 Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Industri keripik pisang “Cahaya Indi” merupakan Industri yang memproduksi kripik pisang di Kabupaten Donggala dan sudah terdaftar di Dinas Perindustrian Perdagangan DiKota Palu. Responden yang diambil dalam penelitian terdiri dari 4 orang yaitu pimpinan, 2 orang karyawan bagian produksi, dan 1 orang bagian pemasaran. Hasil penelitin menunjukan bahwa hasil pendapatan yang diperoleh usaha keripik pisang pada industri cahaya indi mengalami penurunan pada tahun 2021. Dimana pendapatan sebelum masa pandemi covid-19 pada Industri Cahaya Indi pada tahun 2019 sebesar Rp. 20.288.478 sementara pendapatan Industri Cahaya Indi saat masa pandemi covid-19 tahun 2021 sebesar Rp. 7.924.005.

Page 2 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue