cover
Contact Name
Muhardi
Contact Email
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejurnalagrotekbis@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian UNTAD, Jalan Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Published by Universitas Tadulako
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.
Articles 1,428 Documents
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH SEMI ORGANIK DAN ANORGANIK DI DESA TINDAKI KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG Duistiyana , I Kadek; Tangkesalu , Dance; Laksmayani , Made Krisna
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/x46pjq13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usahatani padi sawah semi organik dan usahatani padi sawah anorganik di Desa Tindaki. Lokasi Penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) yakni di Desa Tindaki Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong. Jumlah sampel sebanyak 85 sampel dengan penarikan sampel pada sistem pertanian padi sawah semi organik menggunakan metode sensus dengan jumlah sampel sebanyak 46 petani, sedangkan untuk sistem pertanian padi sawah anorganik penentuan sampel menggunakan rumus Slovin dengan jumlah sampel sebanyak 39 petani. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan dan komparatif menggunakan uji idenpendent t-test. Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata pendapatan petani padi sawah di Desa Tindaki Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong pada petani padi sawah semi organik yaitu Rp12.756.112,45 Ha/MT dan pendapatan petani padi sawah anorganik yaitu Rp11.077.110,09 Ha/MT. Hasil pengujian hipotesis terhadap perbandingan pendapatan petani padi sawah semi organik dan petani padi sawah anorganik di Desa Tindaki diperoleh nilai thitung sebesar 2,16 dengan 5% ttabel 1,66 maka thitung ttabel maka H0 ditolak, artinya pendapatan petani padi sawah semi organik berbeda nyata dengan pendapatan petani padi sawah anorganik di Desa Tindaki Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong.
TINGKAT SERAPAN DAN ARAS KRITIS HARA NITROGEN PADA TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) Irma Nadya; Darman, Saiful; Amelia, Rezi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/nmm91a39

Abstract

Tanah adalah suatu benda alami heterogen, yang terdiri atas komponen-komponen padat, cair dan gas, dan mempunyai sifat serta perilaku yang dinamik. Salah satu unsur hara esensial yang diserap oleh tanaman dalam jumlah yang besar adalah unsur hara Nitrogen (N). Merosotnya tingkat kesuburan tanah akibat kekahatan sejumlah hara merupakan salah satu faktor yang dapat menurunkan hasil pertanian. Aras kritis (critical level) menunjukkan kadar hara dalam jaringan, di bawah kadar ini menampakan gejala kekahatannya, umumnya pada aras ini hasil panen turun 10%. Jika diberi tambahan hara, tanaman bersifat sangat responsif, dan gejala kekahatan akan menghilang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui batas efisiensi respons tanaman terhadap pemberian hara N dan batas aras kritis tanaman kacang hijau. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sunju Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah, dan Analisis Sifat Kimia Tanah dilaksanakan di Laboratorim Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian ini berlangsung dari bulan Desember 2023 hingga bulan Juli 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Rancangan Acak Lengkap(RAL) 1 faktorial, 7 perlakuan diulang 3 kali sehingga seluruhnya ada 21 pot percobaan yang akan diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk urea dengan dosis yang semakin meningkat mampu meningkatkan serapan hara N pada tanaman kacang hijau. Pada tanah yang belum diaplikasikan pupuk hasil N-total yaitu 0.11 sangat rendah. Setelah diaplikasikan N-total berkisar 0.53 sampai 1.13 sangat tinggi. Dosis yang mempengaruhi aras kritis hara nitrogen berada pada 230 kg/ha. Dimana dosis ini tidak lagi menunjukkan respons terhadap pemberian pupuk, daerah ini disebut juga zona kecukupan hara.
STRATEGI PEMASARAN KOPRA DI DESA BOLANO BARAT KECAMATAN BOLANO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Indrianto, Heri; Wildani Pingkan; Christoporus
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/bvpqkr94

Abstract

Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah penghasil kopra di Indonesia yang telah mampu menyediakan kebutuhan kopra untuk sebagian besar masyarakatnya. Strategi pemasaran menjadi sangat penting bagi para petani untuk memasarkan produknya dan meningkatkan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi apa yang seharusnya digunakan petani dalam memasarkan Kopra yang sedang mengalami fluktuasi harga di Desa Bolano Barat Kecamatan Bolano Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan, yakni bulan November-Desember 2021. Penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan secara sengaja (Purpossive), yakni berjumlah 13 orang. Metode analisis data ialah analisis SWOT. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa Strategi pemasaran Kopra di Desa Bolano Barat Kecamatan Bolano Kabupaten Parigi Moutong berada pada kuadran IV pada posisi bertahan yang mempunyai nilai pada sumbu X -0,09 mewakili fungsi kelemahan dan mempunyai nilai pada sumbu Y -0,27 mewakili fungsi ancaman. Kondisi ini berada pada kuadran IV atau pada strategi W-T. Oleh karena itu petani Kopra di Desa Bolano Barat disarankan untuk memperdalam lebih banyak pengetahuan pengolahan kopra agar mutu kopra lebih baik, mengadakan pelatihan petani guna meningkatkan kemampuan menjual kopra, bekerja sama dengan LSM atau aparat desa untuk mensosialisasikan konsumsi kopra local kepada masyarakat serta membuat system pemasaran terhadap yang mampu mengatasi kendala jarak dengan industry pengolahan kelapa.
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK MUTIARA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays Saccharata) Supratman; Adrianton; Jeki
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/kfbr9731

Abstract

Penelitian ini bertujan untuk mengkaji respons tanaman jagung terhadap aplikasi pupuk NPK Mutiara dengan dosis yang berbeda. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor dosis NPK mutiara yang terdiri dari enam taraf perlakuan yaitu kontrol,100 kg ha-1,150 kg ha-1,200 kg ha-1,250 kg ha-1,300 kg ha-1. Perlakuan ini diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 18 unit percobaan, Di mana setiap percobaan terdapat 20 Rumpun dan dengan total keseluruhan terdapat 360 rumpun dan 720 jumlah populasi tanaman, setiap petakan mempunyai 20 Rumpun dan 40 tanaman. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan analisis ragam (ansira) dan jika menunjukkan pengaruh nyata atau sangat nyata maka dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur (BNJ 5%) untuk melihat perbedaan antar perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dilihat bahwa pemberian upuk NPK Mutiara 300 kg ha-1 berpengaruh nyata untuk meningkatkan hasil tinggi tanaman, jumlah daun, panjang tongkol, diameter tongkol dan berat produksi jagung per hektar. Semakin tinggi dosis yang diberikan akan semakin meningkat pertumbuhannya.
IDENTIFIKASI BAKTERI PELARUT FOSFAT (BPF) ASAL RIZOSFER PADI (Oryza sativa L.) PADA LAHAN SAWAH INTENSIF DI KECAMATAN GUMBASA KABUPATEN SIGI Tia Indriyani; Rois; Toana, Moh Rizqi Chaldun
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/cpbyvs19

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan penting yang telah menjadi bahan makan pokok lebih dari setengah penduduk dunia, salah satunya Indonesia. Di Indonesia, padi merupakan komoditas utama dalam menyokong pangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri pelarut fosfat pada tanah asal rizosfer padi pada lahan sawah intensif yang ada di Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli sampai dengan bulan Agustus 2022 di Laboratorium Unit Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu dan Laboratorium Unit Biologi Molekuler, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar, Makassar. Dalam penelitian ini menggunakan metode deksriptif eksploratif yang pelaksanaanya dilakukan dengan mendeskripskan jenis bakteri yang didapatkan dalam penelitian. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat sepuluh isolat bakteri pelarut fosfat yang didapatkan di antaranya pada sampel S1 (1), S1 (2), BS2, BS3 dan BS4, teridentifikasi sebagai bakteri genus Bacillus. pada sampel S2, teridentifikasi sebagai bakteri Bacillus megaterium, pada sampel S3, teridentifikasi sebagai bakteri Bacillus sphaericus, dan pada sampel BS1, teridentifikasi sebagai bakteri Bacillus pumilus, pada sampel S1 (3) teridentifikasi sebagai bakteri genus Micrococcus serta pada sampel BS5 teridentifiksi sebagai bakteri genus Staphylococus.
PREDIKSI EROSI PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) OLAYA DI KABUPATEN PARIGI MOUTONG Saamad, Dwiki Ricard; Salapu Pagiu; Zainuddin, Rachmat
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/wmsbgp06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi besarnya erosi yang terjadi di wilayah Daerah Aliran Sungai Olaya Kabupaten Parigi Moutong, pada bulan September - November 2020. Data yang digunakan adalah hasil pengamatan di lapangan dan didukung dengan data analisis di laboratorium. Besarnya erosi ditetapkan dengan menggunakan rumus empiris Universal Soil Loss Equation (USLE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa erosi aktual terbesar terjadi pada wilayah agak datar dengan nilai erosi sebesar 550,21 ton/ha/thn dengan kondisi lereng bergunung (1-3%) dan terendah pada wilayah pertanian lahan kering dengan erosi 9,37 ton/ha/thn serta nilai indeks bahaya erosi (IBE) tertinggi terjadi pada wilayah lahan kering campur semak kondisi lereng agak datar (1-3%) dengan kategori sangat tinggi dan nilai IBE terendah juga terjadi pada wilayah pertanian lahan kering dengan kategori rendah.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI (Glycine max L.) Korengkeng, Chlaudya E. Paula; Usman Made
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/n498de89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair yang meningkatkan pertumbuhan dan hasil kedelai. Penelitian dilaksanakan di Kebun Akademik Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu. Waktu penelitian dari bulan Januari – April 2020. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor yaitu konsentrasi pupuk organik cair yang terdiri dari 5 taraf yaitu tanpa POC; POC 0,5% ; POC 1,0%; POC 1,5 %; dan POC 2,0 %. Setiap perlakuan diulang lima kali sehingga terdapat 25 unit percobaan, Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Pupuk Organik Cair 0,5% teruji nyata meningkatkan pertumbuhan dan hasil kedelai ditandai dengan bertambahnya jumlah daun, mempercepat umur berbunga, mengurangi persentase polong hampa, meningkatkan jumlah biji per polong, memperberat 100 biji, berat biji perumpun dan hasil per hektar.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) PADA BERBAGAI DOSIS BOKASHI AMPAS TAHU DAN ARANG SEKAM Dela; Zainuddin Basri; Nuraeni
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/7r5ng569

Abstract

Cabai rawit merupakan salah satu jenis tanaman dari famili Solanoceae yang banyak dibudidayakan masyarakat karena banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan industri dan kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit pada berbagai dosis bokashi ampas tahu dan arang sekam. Penelitian ini dilaksanakan di Screen House, Kebun Akademik Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako pada bulan Mei sampai September 2022. Penelitian ini menggunakan ancangan Acak Kelompok 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk bokashi ampas tahu, yang terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol,100 g polybag-1, 120 g polybag-1, 140 g polybag-1. Faktor kedua arang sekam yaitu kontrol, 100 g polybag-1, 120 g polybag-1, 140 g polybag-1, dengan demikian diperoleh 16 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 48 unit percobaan. Data yang diperoleh dianalis dengan analisis keragaman. Perlakuan yang bepengaruh nyata dan sangat nyata di uji lanjut dengan menggunakan uji Beda Nyata Jujur taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai dosis bokashi ampas tahu dan arang sekam sesuai perlakuan tidak berinteraksi terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit. Pemberian bokashi ampas tahu pada perlakauan 140 g polybag-1 memberikan hasil tertinggi terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah buah, dan berat buah. Pemberian arang sekam berpengaruh nyata terhadap diameter batang pada 4 MST namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah, dan berat buah.
UJI MORTALITAS DAN DAYA HAMBAT MAKAN EKSTRAK DAUN TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza) TERHADAP LARVA Spodoptera frugiperda J.E. Smith (LEPIDOPTERA: NOCTUIDAE) Inda Listari; Nurkhasanah; Hasriyanty
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/f0sdfk69

Abstract

Tanaman jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Namun produksinya terhambat oleh serangan hama seperti Spodoptera frugiperda. Pengendalian bahan kimia berpotensi menyebabkan resistensi dan dampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karena itu, pencarian alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan menjadi sangat penting. Salah satu solusi yang dapat digunakan untuk pestisida ramah lingkungan yaitu seperti menggunakan ekstrak daun temulawak (Curcuma xanthorrhiza). Sejumlah penelitian melaporkan bahwa ekstrak temulawak memiliki aktivitas antimikroba, antioksidan, dan insektisida terhadap beberapa jenis hama. Ekstrak daun temulawak (Curcuma xanthorrhiza). mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, saponin, dan kurkuminoid yang berpotensi menjadi insektisida alami. Penggunaan ekstrak daun temulawak untuk mengurangi intensitas serangan S. frugiperda memiliki dua keuntungan. Pertama, memanfaatkan bagian daun yang biasanya menjadi limbah sehingga bernilai ekonomis. Kedua, senyawa bioaktif yang terkandung di dalam daun dapat berperan ganda, yaitu meningkatkan mortalitas larva dan menghambat aktivitas makan sehingga mengurangi kerusakan tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun temulawak terhadap mortalitas dan penghambatan makan larva S. frugiperda, dan untuk menentukan konsentrasi ekstrak yang paling efektif terhadap kematian dan penghambatan pemberian makan larva S. frugiperda. Penelitian dilakukan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan Universitas Tadulako dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan (termasuk kontrol) dan 4 ulangan. Konsentrasi ekstrak daun temulawak bervariasi dari 0,125 g/ml hingga 2 g/ml. Parameter yang diamati adalah mortalitas dan penghambatan makan larva instar III dalam waktu 1-5 hari setelah aplikasi. Dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa Konsentrasi 2 g/ml (P1) menghasilkan mortalitas tertinggi sebesar 88,75% dan penghambatan makan sebesar 99,55% pada 4 jam setelah aplikasi, kandungan senyawa aktif dalam kurkuma menyebabkan kerusakan fisiologis dan sistem pencernaan larva, sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun temulawak (Curcuma xanthorrhiza) telah terbukti mampu mengendalikan larva Spodoptera frugiperda, terutama pada konsentrasi 2 g/ml. Aplikasi ini berpotensi menjadi solusi pengendalian hama yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI PADI SAWAH DI DESA SINEI KECAMATAN TINOMBO SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG Mawita; Effendy; Nurmedika
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/dc7rh735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar variabel luas lahan, benih, pupuk, dan tenaga kerja memengaruhi produksi padi sawah di Desa Sinei Kecamatan Tinombo Selatan Kabupaten Parigi Moutong. Hasil uji t menunjukkan nilai thitung 2,695 > ttabel 2,05, dengan nilai sig 0,001 < 0,05 pada taraf α 5% uji dua arah, uji dua arah adalah uji terhadap suatu hipotesis yang belum diketahui arahnya. Sehingga hipotesis nol (H0) ditolak H1 diterima artinya penggunaan input luas lahan berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah. Nilai thitung 3.689 > ttabel 2,05, dengan nilai sig 0,002 < 0,05 pada taraf α 5% uji dua arah, sehingga hipotesis nol (H0) ditolak H1 diterima artinya penggunaan input benih berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah.Hasil analisis produksi menunjukkan nilai Fhitung = 141,63 > Ftabel = 2,37 yang berarti variabel luas lahan, benih, pupuk ZA, pupuk phonska, pupuk urea dan tenaga kerja secara bersama-sama (simultan) berpengaruh nyata terhadap produksi. Secara parsial masing-masing variabel luas lahan, benih, pupuk urea, dan tenaga kerja berpengaruh nyata terhadap produksi. Sedangkan variabel pupuk ZA dan pupuk phonska tidak berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah di Desa Sinei Kecamatan Tinombo Selatan Kabupaten Parigi Moutong.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 3 (2026): Juni Vol 14 No 2 (2026): April Vol 13 No 6 (2025): Desember Vol 13 No 5 (2025): Oktober Vol 13 No 4 (2025): Agustus Vol 13 No 3 (2025): JUNI Vol 13 No 2 (2025): April Vol 13 No 1 (2025): Februari Vol 12 No 6 (2024): Desember Vol 12 No 5 (2024): Oktober Vol 12 No 4 (2024): Agustus Vol 12 No 3 (2024): Juni Vol 12 No 2 (2024): April Vol 12 No 1 (2024): Februari Vol 11 No 6 (2023): December Vol 11 No 5 (2023): Oktober Vol 11 No 4 (2023): Agustus Vol 11 No 3 (2023): Juni Vol 11 No 2 (2023): April Vol 11 No 1 (2023): Februari Vol 10 No 6 (2022): Desember Vol 10 No 5 (2022): Oktober Vol 10 No 4 (2022): Agustus Vol 10 No 3 (2022): Juni Vol 10 No 2 (2022): April Vol 10 No 1 (2022): Februari Vol 9 No 6 (2021): Desember Vol 9 No 5 (2021): Oktober Vol 9 No 4 (2021): Agustus Vol 9 No 3 (2021): Juni Vol 9 No 2 (2021): April Vol 9 No 1 (2021): Februari Vol 8 No 6 (2020): Desember Vol 8 No 5 (2020): Oktober Vol 8 No 4 (2020): Agustus Vol 8 No 3 (2020): Juni Vol 8 No 2 (2020): April Vol 8 No 1 (2020): Februari Vol 7 No 6 (2019): Desember Vol 7 No 5 (2019): Oktober Vol 7 No 4 (2019): Agustus Vol 7 No 3 (2019): Juni Vol 7 No 2 (2019): April Vol 7 No 1 (2019): Februari Vol 6 No 6 (2018): Desember Vol 6 No 5 (2018): Oktober Vol 6 No 3 (2018): Juni Vol 6 No 2 (2018): April Vol 6 No 1 (2018): Februari Vol 5 No 6 (2017): Desember Vol 5 No 5 (2017): Oktober Vol 5 No 4 (2017): Agustus Vol 5 No 3 (2017): Juni Vol 5 No 2 (2017): April Vol 5 No 1 (2017): Februari Vol 4 No 6 (2016): Desember Vol 4 No 5 (2016): Oktober Vol 4 No 4 (2016): Agustus Vol 4 No 3 (2016): Juni Vol 3 No 6 (2015): Desember Vol 3 No 5 (2015): Oktober Vol 3 No 4 (2015): Agustus More Issue