cover
Contact Name
Setyo Nurwaini
Contact Email
sn164@ums.ac.id
Phone
+6287836559013
Journal Mail Official
usadha@ums.ac.id
Editorial Address
Faculty of Pharmacy, Universitas Muhammadiyah Surakarta jln Ahmad Yani Tromol Pos 1 Pabelan Kartasura
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Usadha Journal of Pharmacy
ISSN : -     EISSN : 28279905     DOI : 10.23917/usadha
Core Subject : Health, Science,
The Usadha Journal of Pharmacy aims to present up-to-date research, surveys, and literature reviews encompassing various domains of pharmaceutical sciences. These domains include pharmacology, pharmacokinetics, formulation technology, optimization of excipients, standardization of extracts and herbal products, determination of pharmacological activities in natural sources, drug synthesis and development, molecular biology, antibiotic screening, metabolite profiling and quantification, clinical pharmacy, and health and environmental concerns. Each edition of the journal will cover these aspects comprehensively. The publication will encompass a wide range of topics, including chemistry, biochemistry, biotechnology, pharmacology, and many aspects of pharmaceutical research. It will feature communications, complete research papers, reports, and reviews, providing comprehensive coverage in these fields.
Articles 255 Documents
UJI AKTIVITAS ANTIPROLIFERATIF DAN INDUKSI APOPTOSIS EKSTRAK ETANOL RIMPANG LENGKUAS (Alpinia galanga L.) TERHADAP SEL MCF-7 Inanda Damantia; Muhammad Da’i
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i3.90

Abstract

Rimpang lengkuas telah diketahui mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi memiliki aktivitas antikanker. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji adanya aktivitas antikanker ekstrak etanol lengkuas dengan menghambat pertumbuhan sel kanker, menekan proliferasi sel kanker, dan memacu apoptosis sel kanker. Ekstrak etanol rimpang lengkuas (Alpinia galanga L.) diperoleh dari proses ekstraksi serbuk rimpang lengkuas menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Uji sitotoksik dilakukan dengan metode MTT assay dan menggunakan 5 kadar seri konsentrasi, yaitu 500; 250; 125; 62,5; dan 31,25 μg/mL. Hasil uji sitotoksik menunjukkan nilai IC50 sebesar 706,75 μg/mL. Pengamatan pada penghambatan pertumbuhan sel melalui kinetika proliferasi sel dilakukan dengan uji antiproliferatif pada jam ke-24, 48, dan 72. Metode yang digunakan pada uji antiproliferatif adalah doubling time. Hasil doubling time menunjukkan pada konsentrasi sampel tertinggi yaitu 500 μg/mL sebesar 104, 516 jam dan kontrol sel sebesar 2936,11 jam. Pengamatan pada apoptosis sel dengan metode double staining dilakukan dengan pengecatan sel menggunakan akridin oranye-etidium bromide. Hasil pengamatan menunjukkan pada sel yang mendapat perlakuan dengan ekstrak etanol rimpang lengkuas memiliki warna yang seragam dan morfologi sel tidak jauh berbeda dengan kontrol sel. Sehingga diketahui pada penelitian ini ekstrak etanol rimpang lengkuas tidak dapat menghambat pertumbuhan sel dan tidak dapat memacu proses apoptosis sel.  
AKTIVITAS ANTIOBESITAS TEPUNG UMBI SUWEG (Amorphophallus paeoniifolius) PADA MODEL TIKUS OBESITAS Gafrila Fani Eka Saputri; Muhtadi Muhtadi
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i3.92

Abstract

Obesitas terjadi apabila jaringan lemak pada tubuh meningkat akibat pemberian nutrisi dan energi yang digunakan tidak seimbang. Beberapa tahun yang lalu, angka kejadian obesitas ini meningkat dan menyebabkan beberapa penyakit serius. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan alternatif terapi antiobesitas dengan efek samping yang lebih kecil. Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas antiobesitas tepung umbi suweg (Amorphophallus paeoniifolius) pada model tikus obesitas galur Wistar yang diinduksi obesitas menggunakan makanan tinggi lemak dan fruktosa 15% selama 21 hari. Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi menggunakan etanol 96%. Sebanyak 25 tikus wistar jantan dibagi menjadi 5 kelompok yang terdiri dari kelompok kontrol positif (orlistat 15,6 mg/kgBB), kontrol negatif (PGS 1%), dan 3 dosis tepung umbi suweg yaitu 25, 50, dan 100 mg/kgBB selama 14 hari secara per oral. Parameter uji yang diamati adalah berat badan tikus dan panjang badan tikus selama 14 hari yang digunakan untuk menghitung nilai Index Lee. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tepung umbi suweg (Amorphophallus paeoniifolius) dengan berbagai dosis 25, 50 dan 100 mg/KgBB tidak memiliki aktivitas antiobesitas karena tidak ada perbedaan yang signifikan antara hari ke 21 dengan nilai sig. 0,053 dan hari ke 36 dengan nilai sig. 0,022 pada semua kelompok dengan nilai signifikasi p>0,05.  
OPTIMASI HPMC SEBAGAI GELLING AGENT DAN GLISERIN SEBAGAI HUMEKTAN PADA SEDIAAN MASKER GEL EKSTRAK LABU SIAM (Sechium edule (Jacq.) Swartz) Yumna Anis Dhiafanti; Gunawan Setiyadi
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v2i1.93

Abstract

Labu siam (Sechium edule (Jacq.) Swartz) merupakan tanaman yang mengandung senyawa antioksidan seperti asam galat, asam kafeat, isokuresetin, asam fenolik, tannin, vitamin C dan karotenoid. Ekstrak labu siam diformulasikan menjadi sediaan masker wajah berupa gel dengan tujuan agar lebih mudah dan praktis dalam penggunaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan konsentrasi optimum HPMC sebagai gelling agent dan gliserin sebagai humektan agar dapat memenuhi sifat fisik sediaan masker gel ekstrak labu siam dengan parameter viskositas, daya sebar, daya lekat, dan pH serta menilai aktivitas antioksidan sediaan masker gel ekstrak labu siam. Penelitian ini dilakukan dengan membuat 7 rancangan formula menggunakan variasi HPMC dan gliserin berturut-turut yaitu 3%:12%, 5%:10%, 4%:11%, 3,67%:11,33%, 2,33%:12,67%, 2%:13%, 1%:14%. Optimasi dilakukan menggunakan metode d-optimal design dengan software Design Expert versi 13. Optimasi formula dilakukan dengan terlebih dahulu menentukan persamaan model dari masing-masing respon, kemudian kriteria masing-masing respon ditentukan sebagai batas nilai-nilai respon yang diinginkan. Proses optimasi tersebut menghasilkan konsentrasi optimum HPMC dan gliserin sehingga menghasilkan sediaan masker gel yang paling banyak memenuhi kriteria respon dan prediksi responnya. Formula optimum yang didapatkan diverifikasi dengan membandingkan respon prediksi dari proses optimasi dengan respon verifikasi yang diukur dari formula optimum sediaan masker gel. Formula optimum yang didapatkan tersusun atas HPMC 2,43% dan gliserin 12,57% dengan nilai desirability 0,333, sementara rata-rata semua respon verifikasi berada dalam rentang prediction interval (PI 95%) yang terdapat pada software Design Expert versi 13 sehingga nilai respon prediksi dan verifikasi menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada respon viskositas, daya sebar, daya lekat, dan pH. Hasil uji antioksidan sediaan masker gel ekstrak labu siam tidak mendapatkan hasil yang valid.
PENGETAHUAN SIKAP DAN PERILAKU REMAJA PUTRI TERHADAP SWAMEDIKASI NYERI HAID (DISMENORE) DI SMA NEGERI 3 KOTA CILEGON PROVINSI BANTEN Berliana Cahya Permata; Lilla Prapdhani Agni Hajma
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v2i3.94

Abstract

Dismenore adalah nyeri yang dirasakan saat menstruasi dan banyak mengganggu kegiatan sehari‐hari. Sebanyak (65%) wanita di Indonesia mengalami dismenore primer. Pengobatan dismenore yang tidak sesuai dapat mengakibatkan munculnya permasalahan yang lebih parah seperti rasa nyeri yang dialami tidak kunjung sembuh hingga munculnya penyakit baru karena efek samping obat yang digunakan. Penanganan nyeri haid (dismenore) dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja putri dalam melakukan tindakan swamedikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku serta hubungan antara pengetahuan dengan sikap dan perilaku remaja putri terhadap swamedikasi nyeri haid (dismenore) di SMA Negeri 3 Cilegon Provinsi Banten. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner penelitian, sampel yang digunakan sebanyak 243 responden yang merupakan remaja putri SMA Negeri 3 Kota Cilegon yang berusia 15‐18 tahun, sudah pernah mengalami dismenore serta melakukan swamedikasi dismenore dalam 6 bulan terakhir, bersedia mengisi kuesioner, dan menandatangani informed consent. Hasil penelitian menunjukkan remaja putri SMA Negeri 3 Kota Cilegon memiliki tingkat pengetahuan cukup rata-rata ± SD (65,39 ± 14,43), sikap cukup rata-rata ± SD (69,73 ± 10,56) dan perilaku kurang rata-rata ± SD (67,21 ± 13,56) terhadap swamedikasi nyeri haid (dismenore). Dilakukan uji korelasi rank spearman untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan sikap dan perilaku. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap dan perilaku dengan masing‐masing nilai p value sebesar 0,000. Nilai signifikansi 0,000 menunjukkan arah hubungan yang positif artinya semakin tinggi tingkat pengetahuan remaja putri SMA Negeri 3 Kota Cilegon terhadap swamedikasi nyeri haid (dismenore) maka sikap dan perilakunya juga akan semakin tinggi, begitupun sebaliknya.
AKTIVITAS ANTIOBESITAS KOMBINASI EKSTRAK DARI UMBI PORANG (Amorphopallus muelleri) DAN JATI BELANDA (Guazuma ulmifolia) PADA MODEL TIKUS OBESITAS Muhammad Zaini Fahmi; Muhtadi Muhtadi
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i3.95

Abstract

Obesitas merupakan penumpukan lemak yang berlebihan akibat ketidak seimbangan asupan energi dengan energi yang digunakan dalam waktu lama .Obesitas, dapat dikurangi dengan mengkonsumsi obat-obatan. Obat-obatan berasal dari bahan sintetik (kimia) dan bahan tradisional (herbal). Salah satu obat herbal yang umum digunakan untuk obesitas adalah umbi porang dan tanaman jati belanda. Tujuan penelitian ini adalah. membuktikan pengaruh pemberian kombinasi ekstrak umbi porang dengan ekstrak daun jati belanda memiliki aktivitas anti-obesitas pada model tikus obesitas. Induksi obesitas dilakukan melalui pemberian pakan lemak tinggi selama 21 hari pada semua kelompok. Terjadinya kondisi obesitas pada hewan uji dinilai dari nilai Indeks Lee ˃ 0,3. Uji efek antiobesitas dilakukan selama 14 hari pada tikus model obesitas. Efek antiobesitas dinilai dari indeks Lee dan penurunan berat badan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 6 kelompok hewan uji, terdiri dari kelompok negatif, positif dan 4 perlakuan kelompok hewan uji. Penurunan berat badan terjadi pada kelompok II, IV, V, dan VI, pada kelompok I dan III terjadi peningkatan berat badan.  Hasil rata-rata indeks Lee kelompok I, II, III, IV,V,VI berturut-turut adalah  0,31± 0,02; 0,29 ± 0,01; 0,29 ± 0,01; 0,29 ± 0,01; dan 0,30 ± 0,01. Data dianalisis menggunakan uji One way ANOVA menunjukkan pada hari ke-14 memperoleh nilai signifikansi 0,038 (p<0,05) yang artinya memiliki perbedaan bermakna pada masing-masing perlakuan.  
UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK KOMBINASI DOKSORUBISIN DAN EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L.) TERHADAP SEL MCF-7 Zulfa Nur Hanifah; Muhammad Da’i
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i3.96

Abstract

Doksorubisin merupakan antibiotik antrasiklin yang dianggap efektif sebagai salah satu agen kemoterapi antikanker dan banyak digunakan. Penggunaan doksorubisin sebagai agen kemoterapi dapat digunakan baik sebagai agen tunggal maupun kombinasi. Namun, penggunaan doksorubisin pada terapi kanker ternyata memberikan beberapa efek samping. Penelitian sebelumnya menunjukan bahwa ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum sanctum L.) mempunyai efek sitotoksik terhadap sel MCF-7 dengan nilai IC50 sebesar 176,37 μg/mL. Kombinasi antara doksorubisin dan ekstrak tanaman telah terbukti memiliki potensi dalam meningkatkan efektivitas ekstrak dan sensitivitasnya terhadap sel MCF-7. Metode yang digunakan pada uji sitotoksisitas dan uji kombinasi adalah metode MTT-assay. Pada penelitian ini didapatkan nilai IC50 doksorubisin dan ekstrak etanol daun kemangi secara berturut-turut sebesar 3,58 µg/mL dan 721,36 µg/mL. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kemangi dalam penelitian ini tidak memiliki aktivitas sitotoksik. Kombinasi ekstrak etanol daun kemangi dan doksorubisin menunjukkan efek sinergisme kuat terhadap sel MCF-7 dengan nilai indeks kombinasi sebesar 0,121 pada konsentrasi optimal ekstrak-doksorubisin 360 μg/mL – 1 μg/mL(1/2 IC50 – 1/4 IC50) dan memiliki indeks kombinasi tertinggi 0,663 pada konsentrasi ekstrak-doksorubisin 90 μg/mL – 1 μg/mL (1/8 IC50 – 1/4 IC50). Hal ini menujukkan bahwa kombinasi doksorubisin dan ekstrak etanol daun kemangi memiliki potensi untuk dijadikan agen kokemoterapi.  
TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN OLEH APOTEKER DI INSTALASI FARMASI RSUD IR SOEKARNO KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2022 Irfan Azizi Amrullah; Lilla Prapdhani Agni Hajma
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i3.98

Abstract

Peningkatan mutu pelayanan di bidang kesehatan dianggap penting di suatu pelayanan kesehatan karena merupakan salah satu wujud dan bentuk tanggung jawab untuk turut serta dalam tugas meningkatkan derajat kesehatan yang optimal. Salah satu indikator yang dapat digunakan menilai mutu pelayanan adalah dengan pengukuran kepuasan pasien pada suatu pelayanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pelayanan kefarmasian di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo dan dimensi yang mempengaruhi kepuasan pasien pada pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD Ir Soekarno. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan studi Cross-sectional. responden yang berpartisipasi pada penelitian ini sejumlah 130 orang. Pengambilan data dilakukan dalam rentang waktu Juni – Juli 2022. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Pengukuran kepuasan pasien dinilai dari 5 dimensi yaitu ketanggapan, kehandalan, jaminan, empati, dan bukti langsung. Data dianalis dengan menggunakan SPSS versi 25. Hasil pada penelitian ini adalah tingkat kepuasan pasien pada pelayanan kefarmasian di RSUD Ir Soekarno adalah 77,6% puas dan 22,4% tidak puas. Berdasarkan hasil perhitungan rerata pada setiap dimensi, dimensi ketanggapan dan empati sudah memenuhi harapan dari pasien. Pada uji regresi linier, beberapa dimensi ditemukan berpengaruh terhadap kepuasan pasien diantaranya ketanggapan (p=0,003), empati (p<0,001), dan bukti langsung (p=0,031). dari penelitian ini dapat dilihat bahwa   ketanggapan, empati, dan bukti langsung dari petugas mempengaruhi kepuasan pasien pada pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi rawat jalan RSUD Ir Soekarno.  
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU SWAMEDIKASI COMMON COLD PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN NGAWI Jihan Putri Dyawara; Tri Yulianti
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i4.99

Abstract

Common cold merupakan suatu penyakit gangguan pernafasan yang diawali dengan terjadinya batuk, hidung tersumbat, bersin-bersin, nyeri pada tenggorokan, demam ringan serta sakit kepala. Common cold dapat diterapi dengan cara swamedikasi. Swamedikasi yang baik dipengaruhi oleh pengetahuan dan perilaku. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi pada common cold. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain Cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Ngawi, Jawa Timur. Jumlah responden penelitian adalah 100 orang. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah masyarakat Kecamatan Ngawi yang pernah melakukan swamedikasi common cold berusia 18 tahun–60 tahun dan tidak memiliki profesi sebagai tenaga kesehatan. Sumber data pada penelitian adalah kuesioner yang disebar menggunakan Google form yang sudah diuji kelayakannya dengan uji validiatas dan reliabilitas. Analisis hasil penelitian dilakukan dengan menggunakan regresi linier melalui perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil dari penelitian ini pada pengetahuan mengenai swamedikasi common cold, terdapat 14% tingkat pengetahuan rendah, 30% tingkat pengetahuantinggi dan 56% responden dengan tingkat pengetahuan tinggi. Pada perilaku, 27% tingkat perilaku cukup, dan 73% responden memiliki perilaku yang baik. Berdasarkan hasil uji hipotesis, terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi common cold pada masyarakat Kecamatan Ngawi, Jawa Timur (p<0,001).
TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU MAHASISWA KESEHATAN DAN NON KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA TERHADAP PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL Muhammad Fathurrahman Amin; Ambar Yunita Nugraheni
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i3.100

Abstract

Obat tradisional secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan, salah satu pilihan alternatif pengobatan yang efektif dan relatif aman. Mahasiswa merupakan kaum cendekiawan dan mempunyai tingkat pengetahuan yang lebih luas jika dibandingkan dengan masyarakat pada umumnya. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan melihat perbedaan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa kesehatan dan non kesehatan di Universitas Muhammadiyah Surakarta terhadap penggunaan obat tradisional. Metode pada penelitian ini adalah metode non eksperimental dengan descriptive comparative. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 139 mahasiswa yang terbagi menjadi 2 kelompok, 80 mahasiswa kesehatan dan 59 mahasiswa non kesehatan. Alat ukur yang digunakan yaitu kuisioner google form. Data dianalisis dengan uji T-Test dan uji Mann-Withney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa kesehatan dan non kesehatan masuk dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata 78,33 dan 76,08. Sikap kedua kelompok sama-sama memiliki sikap postif dengan nilai rata-rata 22,05 dan 20,18. Perilaku kedua kelompok sama-sama memiliki perilaku baik dengan nilai rata-rata 18,187 dan 17,525. Hasil analisis dengan uji Mann-Withney menunjukkan tingkat pengetahuan antara mahasiswa kesehatan dan non kesehatan tidak terdapat perbedaan (p= 0,768). Sikap berdasarkan uji Independent-Samples T Test menunjukkan adanya perbedaan antara kelompok (p= 0,001). Berdasarkan uji Mann-Withney juga tidak menunjukkan perbedaan antar kelompok (p= 0,108).  
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK ETANOL HERBA GELANG BIASA (Portulaca oleracea L.) DENGAN METODE DPPH, FRAP, DAN CUPRAC Tri Aprilianingtyas; Haryoto Haryoto
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i3.101

Abstract

Tanaman gelang biasa (Portulaca oleracea L.) atau yang sering disebut Krokot memiliki aktivitas farmakologis sebagai antioksidan. Antioksidan adalah senyawa yang mampu membersihkan, menghilangkan, dan menangkal radikal bebas atau pembentukan senyawa oksigen reaktif dalam tubuh. Senyawa kimia yang terkandung pada tanaman gelang biasa (Portulaca oleracea L.) yakni flavonoid yang merupakan senyawa bioaktif utama yang terkandung pada tanaman gelang biasa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengukur potensi antioksidan yang terkandung dalam ekstrak etanol herba gelang biasa (Portulaca oleracea L.). Metode yang digunakan untuk menganalisis nilai antioksidan yakni DPPH (2,2- Diphenyl-1-picrylhydrazyl), FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power), dan CUPRAC (Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity). Hasil dari penelitian yang dilakukan yakni Pengukuran TPC (Total Phenolic Content) sebesar 179,66 mg GAE/g ekstrak. Analisis aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH, FRAP, dan CUPRAC didapatkan nilai IC50 berturut-turut 88,08; 297,99; dan -309,06 µg/mL dengan baku pembanding Vitamin E. Intensitas kekuatan antioksidan dari ekstrak etanol herba gelang biasa (Portulaca oleracea L.) yakni sangat kuat.  

Page 2 of 26 | Total Record : 255