cover
Contact Name
Fatma Wati
Contact Email
sajaratununiflor1980@gmail.com
Phone
+6281337006311
Journal Mail Official
sajaratununiflor1980@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sam Ratulangi Kelurahan Paupire, Kab. Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur, 85311
Location
Kab. ende,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
SAJARATUN : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Published by Universitas Flores
ISSN : -     EISSN : 28098293     DOI : https://doi.org/10.37478/sajaratun
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sajaratun ini dulu diterbitkan pertama kali bulan Mei 2016 dengan nama Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Program Studi Pendidikan Sejarah UNIFLOR dan diterbitkan 2 kali setahun dalam bulan Mei dan November. Sekarang akan diterbitkan dengan nama SAJARATUN dan terbit pada bulan Juni dan Desember.
Articles 114 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Sejarah Menggunakan Cerpen Digital Interaktif Flipbook “Jendral Sudirman” Anisa Diah; Kisti Handayani; Triyanto; Supianto
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 11 No 2 (2025): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v11i2.7281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran sejarah berbentuk cerpen digital interaktif Flipbook dengan tokoh Jenderal Sudirman. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas V SDN 2 Widoro dan guru kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket respon, serta tes awal dan akhir (pretest-posttest). Hasil validasi oleh ahli materi dan media menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dengan skor rata-rata di atas 0,80. Respon guru dan siswa terhadap media berada dalam kategori sangat baik, dengan skor rata-rata 86 dari guru dan mayoritas siswa memberikan tanggapan positif. Hasil belajar siswa meningkat secara signifikan, dari rata-rata pretest 33,09 menjadi posttest 80,88. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media cerpen digital interaktif berbasis Flipbook Jendral Sudirman ini valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman sejarah, keterlibatan belajar, serta internalisasi nilai-nilai kepahlawanan Jenderal Sudirman pada siswa sekolah dasar. Media ini dapat dijadikan alternatif inovatif yang selaras dengan tuntutan Kurikulum Merdeka.
Jejak Historis Dan Perkembangan Pengobatan Sangkal Putung Di Indonesia: - Saputro, Leo; Sodiq, Ibnu; Husain, Fadly
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 11 No 2 (2025): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v11i2.7297

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengobatan tradisional sangkal putung dan perkembangannya secara historis dari masa ke masa. Dimana pengobatan tradisional ini masih ada dan berkembang di masyarakat Indonesia sejak lama. Dengan bergantinya masa dari masa pra kolonial, masa kolonial hingga masa kemerdekaan, keberadaan praktik pengobatan tradisional sangkal putung masih diterima oleh masyarakat hingga saat ini yang menjadi alternatif pengobatan modern yang tidak sepenuhnya merambah pada lingkungan pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki jejak sejarah pengobatan Sangkal Putung di Indonesia dengan menempatkannya dalam konteks sejarah sosial dan budaya. Penelitian ini berupaya mengungkapkan asal-usul dan perkembangan praktik Sangkal Putung, pola pewarisan pengetahuan antar generasi, serta dinamika posisinya dalam sistem pengobatan masyarakat dari waktu ke waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada kajian kepusatakaan dan penelusuran historis. Metode ini dipilih dengan tujuan utama penelitian tidak untuk melakukan pengujian hipotesis atau mengukur variabel secara kuantitatif, tetapi untuk memahami dan menyusun ulang kisah pengobatan tradisional khususnya praktik pengobatan Sangkal Putung yang dilihat dari aspek sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Sangkal Putung adalah salah satu jenis pengobatan tradisional yang masih eksis hingga saat ini, terutama dalam penanganan patah tulang. Secara sejarah, praktik ini telah ada sejak zaman pra-kolonial sebagai bagian dari pengobatan rakyat dan dijalankan oleh orang-orang yang memiliki keahlian khusus serta pengakuan sosial. Dalam masa kolonial, keterbatasan dan diskriminasi dalam layanan medis modern membuat masyarakat lokal tetap bergantung pada pengobatan tradisional, termasuk Sangkal Putung. Setelah merdeka, meskipun sistem kesehatan modern mulai dibangun, Sangkal Putung terus hidup berdampingan dengan pengobatan medis dalam pola pengobatan ganda. Keberadaan praktik ini hingga saat ini menunjukkan kuatnya kepercayaan masyarakat dan menegaskan posisi Sangkal Putung sebagai bagian dari identitas budaya dan sejarah kesehatan di Indonesia.
Membaca Ulang Sejarah Radio Auri Pc 2 Playen Dari Alat Propaganda Ke Memori Kolektif Sebagai Sumber Materi Sejarah Indonesia Rina; Konny Rio Mameru; Aswin Haryanto; Emi Tipuk Lestari
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 11 No 2 (2025): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v11i2.7439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Radio AURI PC 2 Playen dalam konteks revolusi kemerdekaan Indonesia serta menjelaskan transformasinya dari alat propaganda perjuangan menjadi memori kolektif dan sumber materi sejarah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan studi lapangan. Data diperoleh melalui observasi situs, wawancara dengan tokoh masyarakat dan narasumber terkait, serta dokumentasi arsip dan literatur sejarah. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, disertai triangulasi sumber untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Radio AURI PC 2 Playen memiliki peran strategis sebagai media komunikasi dan propaganda yang mendukung legitimasi Republik Indonesia, khususnya dalam penyebaran informasi Serangan Umum 1 Maret 1949. Seiring waktu, radio ini mengalami pergeseran makna menjadi simbol sejarah dan memori kolektif masyarakat lokal. Temuan ini menegaskan bahwa radio tidak hanya berfungsi sebagai media teknis, tetapi juga sebagai artefak historis yang membentuk kesadaran kebangsaan. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan Radio AURI PC 2 Playen sebagai sumber pembelajaran sejarah kontekstual serta penguatan upaya pelestarian situs sejarah komunikasi di Indonesia.
Peran Sekolah Kelas II Dalam Pembentukan Struktur Sosial Pada Masa Kolonial Anita
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 11 No 2 (2025): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v11i2.7445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sekolah Kelas II dalam pembentukan dan pelestarian struktur sosial pada masa kolonial Hindia Belanda. Sekolah Kelas II merupakan lembaga pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah kolonial dan diperuntukkan bagi masyarakat pribumi dari golongan rakyat biasa. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur (literature review), melalui studi pustaka terhadap buku, arsip, dan jurnal ilmiah yang relevan dengan sejarah pendidikan dan struktur sosial kolonial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Kelas II berfungsi sebagai instrumen kebijakan kolonial untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja tingkat rendah dalam sistem administrasi dan ekonomi kolonial. Kurikulum yang bersifat terbatas dan praktis mengarahkan peserta didik agar memiliki keterampilan dasar, namun tidak memberikan kesempatan yang luas untuk mobilitas sosial. Dengan demikian, Sekolah Kelas II berperan dalam mempertahankan struktur sosial kolonial yang hierarkis dan diskriminatif, di mana masyarakat pribumi tetap berada pada lapisan sosial terbawah. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa keberadaan Sekolah Kelas II secara tidak langsung membuka akses awal terhadap pendidikan formal bagi masyarakat pribumi. Kemampuan baca tulis yang diperoleh menjadi modal penting bagi tumbuhnya kesadaran sosial dan perubahan masyarakat pada masa selanjutnya. Oleh karena itu, Sekolah Kelas II memiliki peran ganda, yaitu sebagai alat pelanggeng struktur sosial kolonial sekaligus sebagai awal transformasi sosial di kalangan pribumi.  

Page 12 of 12 | Total Record : 114