cover
Contact Name
Mutia Rahmah
Contact Email
mutiarahmah@ulm.ac.id
Phone
+6281351007018
Journal Mail Official
nerspedia.jtam@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. A.Yani, Km. 36, Banjarbaru Selatan, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Nerspedia
ISSN : 27211444     EISSN : 27226573     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
The scope of Nerspedia encompasses various nursing fields, such as basic research in nursing, management nursing, emergency, and critical nursing, medical-surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, pediatric nursing, gerontological nursing, community nursing, family nursing education nursing, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing.
Articles 203 Documents
TINGKAT PENGETAHUAN MOBILISASI DINI TERHADAP PELAKSANAAN MOBILISASI DINI PASIEN PASCA SECTIO CAESAREA Ridha Fitria; Rismia Agustina; Emmelia Astika F.D.
Nerspedia Vol. 1 No. 2 (2019): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobilisasi dini sebagai usaha untuk mempercepat penyembuhan pasca operasi namun banyak pasien pasca sectio caesarea tidak segera melakukan mobilisasi dini yang dipengaruhi tingkat pengetahuan mengenai mobilisasi dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan mobilisasi dini terhadap pelaksanaan mobilisasi dini pasien pasca sectio caesarea di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Desain penelitian ini adalah observasional analitik. Sampel diambil sebanyak 63 pasien pasca sectio caesarea dengan purposive sampling, kemudian dilakukan analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikan p=0,027 < 0,05 sehingga H0 ditolak. Artinya terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan mobilisasi dini dengan mobilisasi dini pada pasien pasca sectio caesarea. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mobilisasi dini dapat mempengaruhi pelaksanaan mobilisasi dini pada pasien pasca sectio caesarea di RSUD Ratu Zalecha Martapura.
KUALITAS HIDUP PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD ULIN BANJARMASIN Diky Rizayanoor; Rismia Agustina; Ifa Hafifah
Nerspedia Vol. 1 No. 2 (2019): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kualitas hidup merupakan persepsi seseorang yang berkaitan dengan tujuan, harapan, standar kepedulian selama hidupnya. Hasil studi pendahuluan di RSUD Ulin Banjarmasin, pasien merasakan bosan untuk melakukan hemodialisis, tetapi jika tidak dilakukan hemodialisis, pasien mengeluhkan pembengkakan di area tubuh, sesak napas, kegiatan sehari-hari terganggu, sehingga secara umum kualitas hidup pasien menurun. Tujuan: Mengetahui bagaimana gambaran kualitas hidup pasien yang menjalani hemodialisis di RSUD Ulin Banjarmasin. Metode: Metode penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik nonprobability sampling dengan jenis purposive sampling dan sampel sebanyak 183 orang. Data diambil dari tanggal 5-8 februari 2018. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner QLI Ferrans & Powers. Data dianalisis univariat dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil: Kualitas hidup buruk sebanyak 31 orang (16,9%), sedang 89 orang (48,6%), baik 63 orang (34,4%). Domain kesehatan & fungsi mayoritas sedang 92 orang (50,3%), sosial & ekonomi mayoritas sedang 90 orang (49,2%), psikologis & spiritual mayoritas sedang 82 orang (44,8%), keluarga mayoritass baik 148 orang (80,9%). Diskusi: Mayoritas kualitas hidup responden yaitu sedang kemudian disusul dengan kualitas hidup baik.
TANGGUNG JAWAB PELAKSANA METODE TIM DENGAN KINERJA PERAWAT DALAM PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI IRNA RSUD RATU ZALECHA MARTAPURA Heriansyah1; Endang Pertiwiwati; Ichsan Rizany
Nerspedia Vol. 1 No. 2 (2019): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indikator mutu pelayanan keperawatan dapat diukur melalui kinerja perawat. Salah satu bentuk kinerja perawat yaitu pendokumentasian asuhan keperawatan terhadap pasien. Bagus atau tidaknya dokumentasi keperawatan tidak terlepas dari pelaksanaan metode asuhan keperawatan khususnya metode tim. Namun penelitian yang berfokus pada tanggung jawab metode tim belum banyak digali. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tanggung jawab metode tim dengan kinerja perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di IRNA RSUD Ratu Zalecha Martapura. Metode penelitian yaitu korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sample yaitu dengan menggunakan Simple Random Sampling dengan jumlah sample 131 perawat pelaksana dari 9 ruangan di IRNA RSUD Ratu Zalecha Martapura. Hasil analisis data menggunakan Chi – Square 95 % menunjukkan, 104 (74,9%) perawat sudah menerapkan tanggung jawab dalam metode tim, dan 111 (84,7%) perawat mempunyai kinerja yang baik dalam melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan. Hasil uji satatistik didapatkan nilai (P Value = 0,0001 < 0,0) yang berarti terdapat hubungan antara tanggung jawab metode tim dengan kinerja perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di IRNA RSUD Ratu Zalecha Martapura. Tanggung jawab metode tim yang diterapkan dapat mempengaruhi kinerja perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan. Tanggung jawab metode tim yang diterapkan dapat mempengaruhi kinerja perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan.
PENGETAHUAN ANEMIA DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET FE Iffa Tiya Utami; Devi Rahmayanti; Emmelia Astika F.D.
Nerspedia Vol. 1 No. 2 (2019): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan gangguan medis yang umum ditemui pada kehamilan. Pemerintah memberikan preparat Fe untuk pencegahan dan pengobatan anemia. Kemenkes menganjurkan ibu hamil mengkonsumsi tablet besi minimal 90 pil selama kehamilannya. Kepatuhan konsumsi tablet besi sangat penting bagi ibu hamil. Kepatuhan mengkonsumsi suplementasi zat besi disebabkan beberapa faktor, salah satunya adalah pengetahuan terhadap penyakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan anemia dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet fe di Puskesmas Rawat Inap Cempaka Banjarbaru. Desain penelitian ini adalah cross-sectional. Teknik sampel yang digunakan purposive sampling dengan 45 responden. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman. Instrumen yang dipakai adalah kuesioner pengetahuan anemia dan kepatuhan konsumsi tablet fe. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan anemia dengan kepatuhan ibu hamil dalm mengkonsumsi tablet fe di Puskesmas Rawat Inap Cempaka Banjarbaru (p value=0,000 dan r(koefesien korelasi)=0,602). Pengetahuan terhadap anemia dapat mempengaruhi ibu hamil patuh dalam konsumsi tablet Fe di Puskesmas Rawat Inap Cempaka Banjarbaru.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN Aswadi Syukur; Endang Pertiwiwati; Herry Setiawan
Nerspedia Vol. 1 No. 2 (2019): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat dituntut dapat mendokumentasikan asuhan keperawatan dengan benar yang sesuai dengan standar. Banyaknya dokumentasi yang harus ditulis dan dilengkapi oleh seorang perawat akan menyebabkan meningkatnya beban kerja perawat. Beban kerja yang ditanggung oleh seorang perawat yang melebihi dari kapasitas dirinya, maka tentunya akan berdampak buruk bagi produktifitas kerja dan mutu pelayanan yang diberikan perawat. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan beban kerja dengan dokumentasi asuhan keperawatan di IRNA kelas III RSUD Ulin Banjarmasin. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah sampel 119 responden. Analisa data menggunakan uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95% (a=0,05). Hasil penelitian ini didapatkan beban kerja dalam kategori sedang 68 (57,1%) dan dokumentasi asuhan keperawatan dalam kategori baik 68 (57,1%). Ada hubungan beban kerja dengan dokumentasi asuhan keperawatan di IRNA kelas III RSUD Ulin Banjarmasin (p value=0,001<0,05). Beban kerja dapat memengaruhi dokumentasi asuhan keperawatan. Semakin sesuai beban kerja yang dirasakan perawat, maka semakin baik dokumentasi asuhan keperawatan yang dilakukan.
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA PERAWAT PELAKSANA DENGAN PENERAPAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN (SAK) (Di IRNA Kelas III RSUD Ulin Banjarmasin) Muhammad Lutfy Abdy Rahman; Endang Pertiwiwati; Yeni Mulyani
Nerspedia Vol. 1 No. 2 (2019): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Standar asuhan keperawatan merupakan pernyataan kinerja yang telah dilakukan perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan yang telah diberikan dan hasilnya dapat dinilai. Tujuan penelitian menganalisis hubungan motivasi kerja perawat pelaksana dengan penerapan standar asuhan keperawatan (SAK) perawat di IRNA kelas III RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian menggunakan metode cross sectional pada perawat pelaksana di RSUD Ulin Banjarmasin dengan menggunakan teknik simple random sampling Total responden sebanyak 121 orang, motivasi kerja perawat masuk dalam kategori tinggi 92 responden (76%), ketegori rendah 29 (24%). Berdasarkan studi dokumentasi asuhan keperawatan perawat yang dikategorikan baik 71 responden (58,7%), dan kategori kurang baik 50 (41,3%). Semakin tinggi motivasi kerja maka akan meningkatkan hasil pengerjaan dokumentasi asuhan keperawatan.
GAMBARAN SLEEP HYGIENE LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BUDI SEJAHTERA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Suhaibah Astaniah; Devi Rahmayanti Devi Rahmayanti; Herry Setiawan
Nerspedia Vol. 2 No. 1 (2020): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan yang muncul pada saat memasuki tahap lansia memberi dampak terhadap fisik dan psikologi seseorang.Salah satu dampak yangterjadi yaitu gangguan tidur yang memberi efek pada penurunan kualitas tidur.Kualitas tidur yang menurun disebakan kondisi fisik dan kebiasaan lansia tersebut. Sleep hygiene menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas tidur lansia. Sleep hygiene dapat dilihat dari perilaku, lingkungan, diet, dan hal-hal yang dapat menginduksi tidur. Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran sleep hygiene lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Provinsi Kalimantan Selatan (Banjarbaru).Metode penelitian menggunakan analisa deskriptif secara cross sectional dengan teknik purposive sampling pada 88 orang lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Provinsi Kalimantan Selatan (Banjarbaru). Pengambilan data dimulai pada bulan Juli sampai Agustus 2018 dengan teknik wawancara. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 43 orang (48,9%) memiliki gambaran sleep hygiene baik, sebanyak 40 orang (45,4%) memiliki gambaran sleep hygiene sedang, dan sebanyak 5 orang (5,7%) memiliki gambaran sleep hygiene buruk.
HANDOVER PADA PELAKSANAAN MODEL TIM DI RUANG RAWAT INAP RSUD Z DI KALIMANTAN SELATAN Soliyanti; Endang Pertiwiwati Endang Pertiwiwati; Ichsan Rizany
Nerspedia Vol. 2 No. 1 (2020): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan metode asuhan keperawatan profesional salah satunya dengan metode tim yang dapat meningkatkan kualitas kinerja perawat. Pelaksanaan metode tim salah satu kegiatannya adalah handover. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran handover pada pelaksanaan model tim di ruang rawat inap RSUD Z. Penelitian deskriptif menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 tim. Hasil menunjukkan alur handover pada shift pagi sudah sesuai (66,7%), shift sore tidak sesuai (70%) dan shift malam tidak sesuai (100%). Komunikasi efektif SBAR handover pada shift pagi yang terbanyak cukup (60%), shift sore cukup (73,3%) dan shift malam kurang (66,7%). Efisiensi waktu handover pada shift pagi yang terbanyak sesuai (80%), shift sore sesuai (100%) dan shift malam sesuai (100%). Pelaksanaan handover keseluruhan pada shift pagi yang terbanyak cukup (63,3%), shift sore cukup (93,3%) dan shift malam cukup (63,3%). Pelaksanaan handover yang baik harus memenuhi unsur alur, komunikasi efektif SBAR, efisiensi waktu.
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN PADA PASIEN RAWAT JALAN (Studi di Puskesmas Pendang Kecamatan Dusun Utara dan Puskesmas Patas Kecamatan Gunung Bintang Awai) Kusuma Persada; Endang Pertiwiwati; Herry Setiawan
Nerspedia Vol. 2 No. 1 (2020): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan merupakan hal yang sangat penting dalam memberikan kepercayaan bagi pasien terhadap layanan kesehatan sehingga pasien merasa puas terhadap pelayanan kesehatan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang gambaran kualitas pelayanan kesehatan pada pasien rawat jalan di Puskesmas Pendang Kecamatan Dusun Utara dan Puskesmas Patas Kecamatan Gunung Bintang Awai. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Sampel yang digunakan sebanyak 108 responden yang diambil dengan tekhnik total sampling dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Responden penelitian ini yaitu pasien rawat jalan di Puskesmas Pendang dan Puskesmas Patas yang berkunjung lebih dari tiga kali. Hasil penelitian yaitu dari kelima dimensi kualitas pelayanan kesehatan pada pasien rawat jalan di Puskesmas Pendang terbanyak pada tanggapan sangat baik (60,6 %) dengan nilai mean yaitu 4,28. Sedangkan pada Puskesmas Patas terbanyak pada tanggapan baik (64,3 %) dengan nilai mean yaitu 4,2. Kelima dimensi kualitas pelayanan kesehatan sangat menentukan kualitas dari Puskesmas tersebut sangat baik atau tidak dengan tidak mengabaikan salah satu dari kelima dimensi kualitas pelayanan kesehatan yang ada. Disarankan kepada Puskesmas Pendang untuk meningkatkan dimensi Tampilan/Bukti fisik dan empati. Dan kepada Puskesmas Patas untuk meningkatkan dimensi jaminan, tampilan/bukti fisik, empati, dan keandalan.
KUALITAS PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP (Studi di RSUD Kalimantan Tengah) Muryani; Endang Pertiwiwati; Herry Setiawan
Nerspedia Vol. 2 No. 1 (2020): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendokumentasian asuhan keperawatan yang tidak lengkap mengakibatkan mutu Rumah Sakit akan menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSUD di Kalimantan Tengah. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 222 rekam medis yang dilakukan dengan teknik sampling Cluster Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi 37 penilaian kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan dari pengkajian tidak sesuai (100%), Perencanaan ( penentuan diagnosis, penentuan tujuan/kriteria hasil, pembuatan intervensi keperawatan) dari 120 rekam medis (54%) sesuai, Implementasi 200 rekam medis (90%) sesuai dan Evaluasi 142 rekam medis (64%) sesuai. Gambaran kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSUD di Kalimantan Tengah berkualitas dengan sebanyak 124 rekam medis (55,9%) dan tidak berkualitas sebanyak 98 rekam medis (44,1%). Pendokumentasian asuhan keperawatan yang tidak lengkap dapat menurunkan mutu pelayanan di Rumah Sakit sehingga disarankan perawat dapat terus menjaga kualitas penulisan asuhan keperawatan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Page 3 of 21 | Total Record : 203