Nerspedia
The scope of Nerspedia encompasses various nursing fields, such as basic research in nursing, management nursing, emergency, and critical nursing, medical-surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, pediatric nursing, gerontological nursing, community nursing, family nursing education nursing, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing.
Articles
203 Documents
Hubungan Kebiasaan Cuci Tangan dan Penggunaanjamban Sehat dengan Kejadian Diare pada Balita di Desa Sungai Rangas Tengah
Nelly Lutfieta Sari;
Kurnia Rachmawati;
Eka Santi
Nerspedia Vol. 4 No. 1 (2022): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dari seluruh kematian anak akibat diare selalu berhubungan pada bersihnya daerah dan personal hygiene penduduk, sebesar 78% tepat di negara Afrika serta Asia Tenggara. Analisis data Kemenkes 2016 menyebutkan 20% anak umur dibawah lima tahun meninggal lantaran infeksi diare pertahunnya. Diperoleh faktor sebagian yang berkaitan dengan terjadinya diare ialah seperti penggunaan jamban sehat. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan cuci tangan dan penggunaan jamban sehat dengan kejadian diare pada balita di Desa Sungai Rangas Tengah Kecamatan Martapura Barat. Penelitian ini menerapkan metode Case Control Study (kasus kontrol).
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PENYESUAIAN DIRI REMAJA PUTRI MENGHADAPI MASA PUBERTAS DInMTS AL FALAHnPUTRInLANDASAN ULIN
Dwi Hartatik;
Rusdi Rusli;
Kurnia Rachmawati
Nerspedia Vol. 2 No. 1 (2020): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masa remaja ialah era peralihan dari era kanak-kanak menuju kedewasaan. Di akhir era anak-anak ini mengalami beberapa perubahan diantaranya perubahan fisik, kognitif dan psikososial sebagai tanda remaja mengalami pubertas. Pengetahuan dapat mempengaruhi penyesuaian diri dalam menghadapi masa pubertas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubunganntingkat pengetahuanndengannpenyesuaianndirinremajanputrinmenghadapinmasanpubertas di MTs. Al Falah Putri Landasan Ulin. Penelitian observasional analitik dengan desain pendekatan cross sectional, responden dalam penelitian ini berjumlah 276 siswi menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Tingkat pengetahuan tentang masa pubertas baik sebanyak 155 siswi (56,2%). Penyesuaian diri positif remaja putri menghadapi masa pubertas 167 siswi (60,5%). Analisis data menggunakannuji chinsquare testndidapatkannnilainpnvalue 0,001 (p˂0,05), terdapatnhubunganntingkat pengetahuan dengannpenyesuaianndirinremajanputrinmenghadapi masanpubertasndi MTs. Al Falah Putri Landasan Ulin. Kepada sekolah disarankan menyediakan jam pembelajaran bimbingan dan konseling terkait materi tentang pubertas.
HUBUNGAN SUMBER AKSES INFORMASI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA KLIEN PRE OPERASI KATARAK DI RUMAH SAKIT MATA SMEC BALIKPAPAN
Ledy Ovel Anggreny;
Dhian Ririn Lestari;
Rismia Agustina
Nerspedia Vol. 2 No. 1 (2020): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Katarak merupakan penyebab pertama kebutaan dan tindakan pembedahan diperlukan untuk mencegah hal itu. Respon kecemasan akan muncul pada pasien yang akan melakukan tindakan pembedahan. Sehingga sumber akses informasi pre operasi katarak dibutuhkan oleh pasien dalam memperoleh informasi. Pasien yang terpapar informasi tentang penyakitnya dengan jelas maka akan tenang dalam menghadapi proses pre operasi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan sumber akses informasi terhadap tingkat kecemasan pada klien pre operasi katarak di rumah sakit mata SMEC Balikpapan. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian berjumlah 103 pasien yang baru pertama kali operasi katarak di rumah sakit mata SMEC Balikpapan dari Agustus hingga September 2018. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) dan kuesioner sumber akses informasi. Analisis menggunakan uji kendall’s tau dengan α=0.05. Skor minimal sumber akses informasi adalah 4 dan skor maksimal adalah 24 yang berarti sumber akses informasi klien masih kurang. Tingkat kecemasan ringan 36.9%, sedang 16.5%, berat 2.9%, panik 0%, tidak ada kecemasan 43.7%. Hasil menunjukkan terdapat hubungan sumber akses informasi terhadap tingkat kecemasan dengan p value 0.000 dan arah hubungan negatif. Tersedianya berbagai sumber akses informasi bagi klien diperlukan untuk mengurangi kecemasan pada klien sebelum operasi.
Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Perawat Dalam Melaksanakan Standar Prosedur Operasional (SPO) Perawatan Luka Di RSUD Ulin Banjarmasin
Muhamad Bagus Umaro;
Rismia Agustina;
Herry Setiawan
Nerspedia Vol. 2 No. 2 (2020): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
lnfeksi luka operasi menimbulkan masalah apabila prosedur perawatan luka tidak memenuhi standar. Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dengan kepatuhan perawat dalam melaksanakan Standar Prosedur Operasional (SPO) perawatan luka di RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian bermetode korelasi dengan jenis pendekatan cross sectional dan teknik sampel menggunakan total sampling. Pengambilan data dilakukanI dengan observasi dan pemberian kuesioner kepada 33 perawat di RSUD Ulin Banjarmasin. Analisis penelitian mengunakan uji Fisher Exact. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat pengetahuan perawat yaitu yang berpengetahuan baik ada 18 (54,5%) responden dan perawat yang patuh terhadap SPO Perawatan luka ada 23 orang (69,7%). Analisis menunjukkan hasil adanya hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan perawat dalam melaksanakan SPO Perawatan Luka di RSUD Ulin Banjarmasin (P Value= 0,001<0,05). Diharapkan untuk memberikan pelatihan pada perawat untuk menghindari adanya malpraktek oleh perawat yang mana akan berdampak pada pelayanan yang diberikan kepada pasien tidak maksimal.
Hubungan Nyeri Rheumatoid Arthritis dengan Kualitas Tidur Lansia di Pstw Budi Sejahtera Banjarbaru
Yulia Yunara;
Kurnia Rachmawati;
Devi Rahmayanti
Nerspedia Vol. 2 No. 2 (2020): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Rheumatoid arthritis adalah suatu kondisi yang sering terjadi pada lansia dengan gejala umumnya adalah rasa nyeri. Rasa nyeri tersebut dapat mengganggu tidur penderitanya sehingga dapat mempengaruhi pada kualitas tidur. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara nyeri rheumatoid arthritis dengan kualitas tidur lansia di PSTW Budi Sejahtera Banjarbaru. Penelitian dengan desain korelasional analitik dan pendekatan cross sectional pada sampel sebanyak 44 orang lansia yang menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Wong-Baker Faces Pain Rating Scale (WBFPRS) untuk mengukur nyeri rheumatoid arthritis dan The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Data dianalisis dengan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Terdapat hubungan antara nyeri rheumatoid arthritis dengan kualitas tidur lansia di PSTW Budi Sejahtera Banjarbaru (p-value = 0,037 dan α= 0,05). Sebagian besar lansia berada pada skala nyeri (27,3%) dan memiliki kualitas tidur buruk (70,5%). Rasa nyeri rheumatoid arthritis dapat mempengaruhi kualitas tidur, namun terdapat faktor lainnya yang juga dapat mempengaruhi kualitas tidur sehingga disarankan untuk penelitian selanjutnya
Hubungan Rutinitas Senam Lansia dengan Kemampuan Basic Activity Of Daily Living Lansia di PSTW Budi Sejahtera Banjarbaru
Susi Lestari;
Devi Rahmayanti;
Kurnia Rachmawati
Nerspedia Vol. 2 No. 2 (2020): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Lansia merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan penurunan kemampuan fungsi tubuh yang akan mengakibatkan terjadinya penurunan fungsi sistem muskuloskeletal sehingga akan berpengaruh pada penurunan kemampuan Basic Activity of Daily Living (BADL). Tetapi lansia akan tetap mampu melakukan BADL secara mandiri jika ditunjang dengan latihan fisik yang rutin, salah satunya yaitu senam lansia. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan rutinitas senam lansia dengan kemampuan BADL lansia di PSTW Budi Sejahtera Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional korelasional dengan pendekatan waktu prospektif. Populasi pada penelitian ini adalah lansia yang tinggal di PSTW Budi Sejahtera Banjarbaru. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling yaitu sebanyak 85 lansia. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Instrumen yang digunakan yaitu Indeks Barthel dan checklist lembar observasi senam lansia. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan antara rutinitas senam lansia dengan kemampuan BADL lansia di PSTW Budi Sejahtera Banjarbaru (p-value=0,01, α=0,05 dan r=0,63). Senam lansia merupakan rangkaian gerakan yang dapat dilakukan oleh lansia untuk meningkatkan kemampuan sistem muskuloskeletal sehingga dapat terjaga kekuatan tulang dan otot, keseimbangan tubuh serta kelenturan gerak yang membuat lansia mampu melakukan BADL secara mandiri.
Hubungan Pelaksanaan Senam Lansia dengan Risiko Jatuh Lansia Di Pstw Budi Sejahtera
Ridha Nor Aulia;
Devi Rahmayanti;
Herry Setiawan
Nerspedia Vol. 2 No. 2 (2020): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada lansia akan terjadi penurunan kemampuan yang dapat meningkatkan risiko jatuh. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi risiko jatuh adalah dengan melakukan latihan fisik contohnya senam lansia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pelaksanaan senam lansia dengan risiko jatuh lansia di PSTW Budi Sejahtera (Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan). Metode penelitian korelasi dengan observasional analitic pada sampel sebanyak 36 orang lansia yang menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi pelaksanaan senam lansia Menpora 2000 dan The Timed Up and Go Test. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan senam lansia baik (69,4%) dan tidak berisiko tinggi jatuh (66,7%). Berdasarkan hasil uji Fisher Exact didapatkan bahwa terdapat hubungan pelaksanaan senam lansia dengan risiko jatuh lansia di PSTW Budi Sejahtera (Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan) dengan nilai p-value = 0,000. Pelaksanaan senam lansia dapat mengurangi risiko jatuh lansia, maka diharapkan lansia dapat mempertahankan pelaksanaan senam lansia yang sudah baik
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Video Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Siswa Kelas VII Tentang Merokok (Studi pre eksperimen di SMPN 9 Banjarbaru)
Jannatu Rahmah;
Kurnia Rachmawati;
Hasby Pri Choiruna
Nerspedia Vol. 2 No. 2 (2020): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang: Indonesia menempati urutan ketiga perokok remaja tertinggi di dunia. Di Kalimantan Selatan persentase mulai merokok usia 10-14 tahun mengalami peningkatan. Tingginya jumlah perokok pada remaja sangat mengkhawatirkan karena masalah tersebut masih sulit untuk diselesaikan. Upaya yang dilakukan untuk mengurangi kebiasan merokok pada remaja salah satunya yakni pendidikan kesehatan. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video terhadap tingkat pengetahuan dan sikap siswa kelas VII tentang merokok di SMPN 9 Banjarbaru. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan one-group pre-test post-test-design dengan metode pre-eksperimen dan menggunakan teknik simple random sampling, terhadap 30 responden laki- laki kelas VII di SMPN 9 Banjarbaru. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon sign rank test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui media video terhadap tingkat pengetahuan siswa mengenai merokok (p-value=0,000 dan α=0,05) dan ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui media video terhadap sikap siswa mengenai merokok (p- value=0,046 dan α=0,05) di SMPN 9 Banjarbaru. Diskusi: Video dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa tentang merokok. Video dapat disarankan sebagai sarana edukasi dalam menyampaikan informasi oleh petugas kesehatan kepada siswa tentang merokok
Pengaruh Pemberian Simulasi Teknik Menyusui Terhadap Kemampuan Ibu Hamil Trimester III Dalam Menyusui (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Guntung Manggis Banjarbaru Kalimantan Selatan)
Munica Surtiono;
Emmelia Astika Fitri Damayanti;
Devi Rahmayanti
Nerspedia Vol. 2 No. 2 (2020): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Teknik menyusui merupakan cara pemberian ASI dengan perlekatan dan posisi ibu - bayi yang tepat. Salah satu cara untuk mengurangi masalah dalam menyusui seperti puting lecet adalah mempelajari teknik menyusui, sehingga diperlukan pengajaran yang tepat salah satunya dengan metode simulasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pemberian simulasi teknik menyusui terhadap kemampuan ibu hamil trimester III dalam menyusui. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimental dan rancangan non-equivalent control group design. Responden penelitian berjumlah 30 orang yang terdiri dari kelompok intervensi (n=15) dan kelompok kontrol (n=15). Pengambilan data dilakukan dari Januari – Februari 2019 dengan melakukan observasi ke rumah untuk mengukur kemampuan responden sebelum dan sesudah. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p-value 0,000<0,05 yang artinya ada pengaruh pemberian simulasi teknik menyusui terhadap kemampuan ibu hamil trimester III dalam menyusui. Setelah diberikan intervensi terjadi peningkatan kemampuan responden dalam menyusui dengan rata – rata 11,733 pada kelompok intervensi dan rata – rata 5,400 pada kelompok kontrol
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Perawatan Payudara Terhadap Kesiapan Ibu Hamil Dalam Memberikan ASI (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Cempaka Banjarbaru Kalimantan Selatan)
Nur Azizah;
Emmelia Astika Fitri Damayanti;
Endang Pertiwiwati
Nerspedia Vol. 2 No. 2 (2020): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan yang sering dialami oleh ibu hamil yaitu kurangnya informasi tentang perawatan payudara pada saat hamil, perawatan payudara pada saat hamil diperlukan untuk mempersiapkan ASI. Proses pemberian informasi dapat dilakukan melalui pemberianMpendidikan kesehatan. Tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan perawatan payudara terhadap kesiapan ibu hamil dalam memberikan ASI. Desainbpenelitian quasydeksperimen dengan menggunakan rancangan non-equivalentdcontrol group dengan 30 orang yang dibagi menjadi dua kelompok. Dari hasil penelitiangterdapat perbedaannkesiapan pada kelompokhintervensi dan kelompok kontrol dengan nilaihp-value 0,000 sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruhgantara pendidikanskesehatan perawatan payudara terhadap kesiapan ibu hamil dalam memberikan ASI. Pendidikan kesehatan perawatan payudara dapat diberikan pada ibu hamil untuk membantu meningkatkan kesiapan ibu dalam memberikan ASI.