cover
Contact Name
Akbar Al Masjid
Contact Email
almasjida@ustjogja.ac.id
Phone
+6289647204929
Journal Mail Official
tuladha@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Jl. Kusumanegara, No.157, Muja Muju, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55165, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : 29646774     DOI : 10.30738
Core Subject : Education, Social,
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar published research result of elementary education, including the following: Thematic learning Elementary mathematics Learning development Literation Thinking process Elementary school curriculum
Articles 53 Documents
Pengembangan e-modul berbasis etnomatematika untuk mengembangkan keterampilan literasi numerasi di sekolah dasar Astuti, Dwi; Wibawa, Sutrisna; Zulfiati, Heri Maria
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v3i2.17808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1). Mengembangkan E-modul berbasis etnomatematika, (2) mengetahui kelayakan E-modul, dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan E-modul untuk pengembangan keterampilan literasi numerasi. Instrumen yang digunakan adalah tes dan non tes, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, lembar observasi, angket, dan tes. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa SDN Banjarharjo Tanjungsari. Metode penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Validasi E-modul dilakukan oleh ahli media, ahli materi dan pengguna yaitu guru. Hasil penelitian ini adalah (1) produk yang dihasilkan berupa E-modul berbasis etnomatematika dengan budaya rasulan di Gunungkidul, (2) E-modul berbasis etnomatematika dinyatakan layak berdasarkan hasil validasi oleh 2 orang expert yaitu ahli media dan ahli materi serta seorang pengguna yaitu guru. Rerata perolehan skor dari 2 validator materi adalah 96,88% dengan kategori sangat layak. Rata-rata perolehan skor dari 2 validator media adalah 81,5% dengan kategori layak untuk digunakan dalam pembelajaran, dan (3) berdasarkan hasil uji efektivitas menggunakan SPSS 23, diperoleh rerata posttes kelas Eksperimen sebesar 92,73 sedangkan hasil posttes kelas kontrol sebesar 80,00 artinya E-modul berbasis etnomatematika efektif meningkatkan keterampilan literasi numerasi siswa di sekolah dasar.
Pengembangan Media Monumen Larga pada Pembelajaran Kooperatif TGT-NHT Terintegrasi Sistem Among untuk Memotivasi Belajar IPAS Wahyuni, Sri Eko; Akbar Al Masjid; Berliana Henu Cahyani
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v3i2.18179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan, mendeskripsikan kelayakan, dan menguji keefektifan media pembelajaran Monumen Larga pada pembelajaran kooperatif TGT-NHT terintegrasi sistem among untuk memotivasi belajara IPAS siswa kelas IV Gugus Abiyasa Kutowinangun. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan prosedur penelitian dan pengembangan menggunakan model Borg & Gall. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, angket dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan rating scale. Media Monumen Larga sangat layak digunakan dalam pembelajaran dengan rerata hasil uji validasi oleh ahli/expert judgement yang menunjukkan nilai 88,875%. Produk media Monumen Larga ini juga mendapat respon yang positif dari pengguna yaitu guru dan siswa saat uji terbatas dan uji luas. Media Monumen Larga efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan hasil analisis nilai efektivitas produk menggunakan uji normalitas gain yang menunjukkan nilai 0,7187 dengan kriteria efektivitas tinggi.
Development of a literacy pocket book based on Tri-N teachings to strengthen the profile of Pancasila students in the critical reasoning dimension of elementary school students Purwati, Purwati; Nisa, Ana Fitrotun
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v3i2.18409

Abstract

The purpose of this study is (1) to describe the analysis of the needs of literacy pocket books based on Tri-N teachings to improve critical reasoning dimensions. (2) to describe the results of the validity of the pocket book product. (3) to describe the results of the pocket book effectiveness test. This study is used as a solution to improve students' critical reasoning. This study is a Research and Development (RnD) research and development with the ADDIE model (analyze, design, development, implementation, and evaluation). The trial subjects were grade VI students of SDN Paliyan I with 7 students and a large-scale trial class at SDN Paliyan II totaling 18 students. Data collection techniques used observation and interview methods while data analysis techniques used questionnaires and validation sheets.The results of this development research are (1) Characteristics of pocket book development in niteni, nirokke, and nambahi activities. (2) Product feasibility based on validity tests according to learning resource validators showed a score of 80% and media experts showed a score of 85% or in the very valid category. (3) The effectiveness of the pocket book product is proven by the results of observations that show an average value before using the pocket book of 4.57 and after using the pocket book of 8.57 with an average N Gain score calculation of 0.74 or a high category. While on a broad scale the average is 0.71 or a high category. This shows that Tri-N based pocket books are able to improve critical reasoning characters through literacy activities.
Penerapan metode peer tutoring pada pembelajaran matematika kelas 6 SD Lase, Octavianus; Subekti, Iman
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v3i2.18535

Abstract

Banyak siswa mengalami kesulitan saat belajar Matematika karena kurangnya pemahaman konsep materi yang dipelaj ari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode peer tutoring dapat meningkatkan pemahaman konsep Matematika materi Statistika. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc.Taggart. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi keterlaksanaan pembelajaran, observasi aktivitas siswa dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data statistik deskriptif melalui lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan aktivitas siswa, hasil tes belajar, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran pada siklus II memperoleh skor 94,1%, aktivitas siswa 93,3% dan rata-rata hasil belajar 80,93 serta ketuntasan belajar klasikal 87,5%. Berdasarkan data tersebut disimpulkan bahwa penerapan metode peer tutoring dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
An Inovasi Batik Ecoprint Berbasis Tri-N untuk Meningkatkan Dimensi Kreatif Peserta Didik SD Purwaningsih, Sri
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v4i1.19070

Abstract

Sri Purwaningsih, 2022085015: Tri-N Based Ecoprint Batik LKPD Innovation to Increase the Creative Dimension of Elementary School Students. Thesis. Yogyakarta: Basic Education Study Program, Postgraduate Directorate Education, Sarjanawiyata Tamansiswa University. The objectives of this study include (1) producing ecoprint batik LKPD with Tri-N-based characteristics to improve the creative dimension of elementary school students; (2) testing the feasibility of Tri-N-based ecoprint batik LKPD in improving the creative dimension of elementary school students; and (3) testing the effectiveness of Tri-N-based ecoprint batik LKPD in improving the creative dimension of elementary school students. The development research method used in this study is the ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation) model which focuses on the development of innovative and interesting teaching materials. Data collection techniques use interviews, observations, and questionnaires, and documentation. Data analysis techniques in this development research use qualitative and quantitative analysis techniques. The subjects of the limited trial were fourth grade students at SDN 1 Karangpoh with a total of 10 students while the extensive trial was fourth grade students at SDN Jemur with a total of 24 students. The results of this development research are (1) the production of Tri-N-based ecoprint batik LKPD products to improve the creative dimension of elementary school students. Tri-N-Based Ecoprint Batik LKPD teaching materials have niteni, niroake, nambahake activities that can attract students' attention in learning, especially in the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project; (2) the results of the product feasibility test meet the very feasible category based on the average validator percentage of 94.44%. Product validation is obtained based on the results of the assessment of the content of the material and teaching material products by two expert lecturers; and (3) the results of the effectiveness test increased from the needs analysis by 23.33% and increased to 85% in the limited trial, and increased again to 91.32% in the broad trial with very creative qualifications. The results of the questionnaire on the developed product showed very good criteria with a percentage of 96.88% for teacher responses and 96.32% for student responses. The N-Gain results of 78% in limited trials and 86% in extensive trials confirm that the developed LKPD is very effective.  
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPA Menggunakan Model Problem Based Learning Siswa Kelas V SDN Kropak Sulistyawati, Puput
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v4i1.19072

Abstract

Abstract: The background of this study is the low critical thinking skills and learning outcomes of students in science learning at SDN Kropak. This study aims to: improve critical thinking skills and learning outcomes of fifth grade students in science subjects through the application of the Problem based learning (PBL) learning model. This type of research is classroom action research. The subjects of this study were fifth grade students of SDN Kropak. The object of the study was improving critical thinking attitudes and science learning outcomes of students using the Problem based learning (PBL) learning model. This study used data collection techniques in the form of observation, interviews and tests. The results of this study indicate that (1) the Problem based learning (PBL) learning model can improve students' critical thinking skills, indicated by the average score of critical thinking skills in cycle I, which was 64.18 to 80.38 in cycle II. (2) the Problem based learning (PBL) learning model can improve students' learning outcomes from an average initial condition value of 69.3 increasing to 76.21 in cycle I and increasing again in cycle II, which was 82.19.  
The Development of A Tri-Nga Integrated Problem Based Learning Science Module to Increase Student Independence Sistiati, Heni
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v4i1.19076

Abstract

This study was motivated by the low student independence, the lack of variety of learning models used by teachers and the unavailability of learning modules that support IPAS learning. This research aims to: (1) produce an IPAS module based on problem-based learning integrated with Tri-Nga; (2) test the feasibility of the IPAS module based on problem-based learning integrated with Tri-Nga; and (3) test the effectiveness of the IPAS module based on problem-based learning integrated with Tri-Nga to increase the independence of elementary school students. The research design used in this study is research and development (R&D) with the Borg & Gall model. The data collection techniques used were observation, questionnaires, and interviews. The subjects of this research were fifth grade students of SDN Sumbergiri and SDN Ponjong IV. The object of this research is the improvement of student independence by using the IPAS module based on problem-based learning integrated with Tri-Nga. The results showed that the expert assessment of the Tri-Nga integrated problem-based learning-based IPAS module obtained an average percentage of 93.8% with very feasible criteria. The effectiveness of the module in increasing student independence obtained an average N-Gain percentage of 0.78 with effective criteria. The N-Gain percentage obtained an average value of 77.97 with effective criteria. Based on the results of the study, it can be concluded that the IPAS module based on problem-based learning integrated with Tri-Nga is feasible and effective in increasing the independence of elementary school students.
Implementasi Kegiatan Praktik dalam meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas V Ssekolah Dasar Negeri 77 Buton Fajrianti; Sitti Hermayanti
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v4i2.21007

Abstract

Tim peneliti di SD Negeri 77 Buton mendokumentasikan langkah-langkah yang mereka ambil untuk membantu siswa kelas lima mengembangkan kemampuan berpikir kritis mereka. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif. Sumber data utama dan sekunder digunakan untuk mengumpulkan data. Observasi, wawancara, dan laporan praktikum merupakan beberapa metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan merupakan metode yang digunakan dalam analisis data. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa dapat ditingkatkan melalui penggunaan kegiatan praktik. Oleh karena itu, jelas bahwa siswa dapat: 1) mengidentifikasi, 2) menganalisis, 3) mengelompokkan, 4) membandingkan, 5) memberikan argumen (penjelasan kritis), 6) menjawab pertanyaan, 7) membangun keterampilan dasar, 8) membuat ringkasan dengan logis, 9) presentasi dengan penuh tanggungjawab, 10) menyimpulkan hasil presentasi.The research team at SD Negeri 77 Buton set out to document the steps they took to help fifth graders develop their critical thinking abilities. This research makes use of a descriptive qualitative methodology. Both main and secondary sources are used to gather the data. Observation, interviews, and practical reports are some of the methods used to gather data. Reducing data, presenting data, and making conclusions are all methods used in data analysis. The study's findings suggest that students' critical thinking skills might be enhanced through the use of hands-on activities. Because of this, it is clear that pupils can: 1) identify, 2) analyze, 3) group, 4) compare, 5) provide arguments (critical explanations), 6) answer questions, 7) build basic skills, 8) create logical summaries, 9) present responsibly, and 10) conclude presentation results.
Etnomatematika pada Gunungan dalam Tradisi Kirab Budaya Merti Dusun sebagai Sumber Pembelajaran Materi Geometri Fadlun Kamal, Imam
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v4i2.21175

Abstract

Pendidikan yang baik dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang berkualitas. Beberapa guru dan siswa merasa kesulitan pada proses pembelajaran matematika. Salah satu pendekatan yang kontekstual dalam pembelajaran matematika yaitu etnomatematika. Kirab budaya adalah tradisi yang melibatkan gunungan yang berisi hasil bumi yang diarak sebagai wujud rasa syukur masyarakat terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Gunungan bisa menjadi salah satu media yang bisa dieksplorasi untuk berbagai konsep matematika. Salah satu konsep matematika yang bisa dieksplorasi pada gunungan yaitu konsep geometri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih mengenai geometri yang terdapat dalam tradisi gunungan kirab budaya merti dusun Ngalangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi literatur dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu pendataan (data reduction), penyajian data (data display), dan menarik kesimpulan. Penelitian ini berbeda dengan penelitian sebelumnya yaitu pada pembahasan konsep geometri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gunungan bisa dieksplorasi untuk penguasaan materi konsep geometri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah gunungan pada acara merti dusun bukan hanya untuk melestarikan budaya saja tetapi bisa untuk menggali konsep matematika. implikasi pada pembelajaran matematika dalam penelitian ini adalah siswa dapat belajar menghitung volume kerucut dan sifat-sifat pada bangun datar yang ada pada alas gunungan.Kata kunci: etnomatematika, kirab budaya, merti dusun, eksplorasi Good education is influenced by a quality learning process. Some teachers and students find the learning process of mathematics difficult. One contextual approach to learning mathematics is ethnomathematics. The cultural parade is a tradition involving gunungan, which are mountains of agricultural produce that are paraded as an expression of the community's gratitude to God Almighty. Gunungan can be a medium that can be explored for various mathematical concepts. One of the mathematical concepts that can be explored in gunungan is the concept of geometry. This study aims to explore more about the geometry found in the tradition of gunungan in the cultural parade of the Ngalangan hamlet. This study uses a qualitative method with an ethnographic approach. The data collection technique used in this study is literature study and documentation. The data analysis techniques used in this research are data collection (data reduction), data presentation (data display), and drawing conclusions. The results of this study indicate that gunungan can be explored to master geometric concepts. The conclusion of this study is that gunungan in the merti dusun event is not only for preserving culture but also for exploring mathematical concepts.
A Pengembangan modul pembelajaran ips berbasis stem terintegrasi tri-n untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa Siwi Nurhayati; Zulfiati, Heri Maria
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v4i2.21806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang terintegrasi dengan ajaran Tri-N (niteni, nirokke, nambahi) guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian meliputi dua ahli (materi dan media), satu guru kelas IV, serta 28 siswa sekolah dasar pada uji coba luas. Instrumen yang digunakan terdiri dari lembar validasi ahli, angket respon guru dan siswa, lembar observasi, dan tes berpikir kritis berdasarkan indikator Ennis. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan menghitung persentase kelayakan, respon, serta efektivitas melalui uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul IPAS berbasis STEM terintegrasi Tri-N memperoleh rata-rata skor validasi sebesar 86% dengan kategori sangat valid. Angket respon guru mencapai 90% dan respon siswa sebesar 88% yang keduanya termasuk kategori sangat praktis. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan skor berpikir kritis siswa dari rata-rata pretest 56,42 menjadi 78,75 pada posttest dengan N-Gain sebesar 0,61 yang termasuk kategori sedang–tinggi. Temuan ini membuktikan bahwa modul yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran sekolah dasar. Modul IPAS berbasis STEM–Tri-N dapat menjadi alternatif bahan ajar inovatif yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka sekaligus menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa.   This study aims to develop a Science and Social Studies (IPAS) module based on Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) integrated with the Tri-N concept (niteni, nirokke, nambahi) to enhance elementary students’ critical thinking skills. The research employed a Research and Development (R&D) design using the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The participants consisted of two experts (subject and media), one grade IV teacher, and 28 elementary school students in the field trial. The instruments used were expert validation sheets, teacher and student response questionnaires, observation sheets, and critical thinking tests based on Ennis’ indicators. Data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative methods by calculating percentages of validity, practicality, and effectiveness with an N-Gain test. The results indicated that the STEM–Tri-N integrated IPAS module obtained an average validation score of 86%, categorized as highly valid. Teacher responses reached 90% and student responses 88%, both categorized as very practical. Effectiveness tests revealed an improvement in students’ critical thinking scores, with the average pretest score of 56.42 increasing to 78.75 in the posttest, and an N-Gain score of 0.61 categorized as medium–high. These findings demonstrate that the developed module is valid, practical, and effective for elementary education. The STEM–Tri-N integrated IPAS module can serve as an innovative teaching material alternative that supports the implementation of the Indonesian Merdeka Curriculum while fostering students’ critical thinking skills.