cover
Contact Name
Rigel Sampelolo
Contact Email
rigelsampelolo@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rigel@ukitoraja.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Nusantara No.12, Makale, Tana Toraja
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Mataaalo : Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia
ISSN : 26563681     EISSN : 28293401     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Mataallo: Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia accept submission of scientific articles to be published in the form of research results, surveys and literature reviews in the field of educational development at Indonesia Language and Art Education and are not limited to: Learning and Teaching, Curriculum Development, Learning Environment, Teacher Education, Educational.
Articles 53 Documents
PENGGUNAAN GAYA BAHASA PENEGASAN DALAM NOVEL JANGAN BERSEDIH KARYA EIDELWEIS ALMIRA Semi Mangiri; Berthin Simega
Mataallo : Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 1 No 2 (2019): Mataallo Mayarakat Peneliti Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/mataallo.v1i2.1330

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa penegasan dalam novel Jangan Bersedih karya Eidelweis Almira. Manfaat hasil penelitian yang diharapkan adalah (1) Sebagai bahan masukan dan sumber pengetahuan bagi penulis sendiri tentang gaya bahasa Penegasan, (2) Sebagai sumber pengetahuan bagi orang lain yang berkecimpung di bidang sastra, khususnya gaya bahasa penegasan yang digunakan dalam novel Jangan Bersedih karya Eidelweis Almira, (3) Sebagai sumbangan pikiran dan masukan untuk dunia pendidikan dalam pengajaran gaya bahasa Penegasan, dan (4) Dapat dijadikan sebagai bahan masukan bagi penelitian selanjutnyan khususnya penelitian di bidang gaya bahasa. Populasi penelitian ini adalah 123 gaya bahasa penegasan yang digunakan dalam novel Jangan Bersedih Karya Eidelweis Almira. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini adalah purposif sampling artinya diambil sesuai dengan kebutuhan analisis data. Peneliti mengambil sampel sebanyak 47 gaya bahasa penegasan yang digunakan dalam novel Jangan Bersedih Karya Eidelweis Almira. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah (1) teknik baca , (2) teknik catat, dan (3) teknik dokumentasi. Teknik baca digunakan untuk membaca secara teliti objek penelitian, dan menandai data berupa kalimat yang mengandung gaya bahasa penegasan. Teknik catat digunakan untuk mencatat data gaya bahasa penegasan yang digunakan dalam novel Jangan Bersedih Karya Eidelweis Almira.Teknik dokumentasi dalam penelitian ini adalah novel Jangan Bersedih Karya Eidelweis Almira. Berdasrkanhasil analisis yang dikemukakan, maka dapatlah disimpulkan bahwa gaya bahasa penegasan yang ditemukan dalam novel Jangan Bersedih karya Eidelweis Almira, adalah: (1) Gaya bahasa repetisi, (2) Gaya bahasa klimaks, (3) Gaya bahasa sigmatisme, (4) Gaya bahasa pleonasme, (5) Gaya bahasa eksklamasio, dan (6) Gaya bahasa aliterasi, dan (7) Gaya bahasa inversi.
NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL PRIMADONA KARYA N. RIANTARNO Reka Aga; Elisabet Mangera
Mataallo : Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 1 No 2 (2019): Mataallo Mayarakat Peneliti Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/mataallo.v1i2.1331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalam novel Primadona Karya N. Riantiarno dan (2) mendeskripsikan bentuk penyampian nilai pendidikan dalam novel Primadona karya N. Riantiarno. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu: (1) Teknik baca yang dilakukan untuk mengamati, memperhatikan kenyataan yang terdapat dalam novel Primadona karya N.Riantiarno dan (2) teknik catat digunakan untuk memperoleh data yang terdapat dalam novel Primadona karya N.Riantiarno. Hasil penelitian menemukan nilai pendidikan berupa: (1) disiplin, (2) menghargai prestasi, (3) peduli sosial, (4) tanggung jawab, (5) kerja sama, (6) cinta damai, dan (7) kerja keras.
TINDAK TUTUR LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG DALAM TRANSAKSI JUAL BELI Fransiska Bongga Mangesa; Herman Kandari'
Mataallo : Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 1 No 2 (2019): Mataallo Mayarakat Peneliti Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/mataallo.v1i2.1332

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna tindak tutur langsung dan tidak langsung yang digunakan dalam percakapan antara penjual dan pembeli di pasar Makale. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini bersumber dari percakapan penjual dan pembeli di pasar Makale. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik observasi, teknik rekaman, dan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna yang terkandung dalam tindak tutur langsung dan tidak langsung anatar penjual dan pembeli di pasar Makale adalah : Tidak hanya memberikan informasi akan tetapi mengharapkan pendengar melakukan sebuah tindakan yang berbentuk kalimat berita dan tidak hanya menanyakan sesuatu akan tetapi penutur mengharapkan pendengar untuk melakukan sebuah tindakan yang berupa kalimat tanya.
PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI KELURAHAN LION TONDOK IRING KECAMATAN MAKALE UTARA KABUPATEN TANA TORAJA Sunarti Paseru; Dina Gasong; Elisabet Mangera
Mataallo : Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 2 No 2 (2020): Mataallo Mayarakat Peneliti Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/mataallo.v2i2.1869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Perkembangan Bahasa Anak Usia 3-4 tahun yang terdapat di kalangan Lion Tondok Iring. Manfaat dalam penelitian ini (1) Memberikan pengetahuan bagi orang tua tentang penyebab pada anak yang belum lancar berbicara. (2) Dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi penulis megenai perkembangan bahasa anak usia 3-4 tahun. (3) Untuk dijadikan bahan bacaan atau referensi bagi mahasiswa yang berkecimpung di bidang tata bahasa khususnya mengkaji tentang perkembangan bahasa anak usia 3-4 tahun.  Penelitian ini berjenis kualitatif. Data dikumpulkan dengan (1) teknik observasi, metode yang digunakan dalam penyediaan data dengan cara penelitian melakukan penyimak atau observasi penggunaan bahasa; (2) teknik rekam, yaitu yaitu tujuan peneliti menggunakan alat perekam untuk merekam kesimpulan tuturan dialog guru dan siswa saat melakukan interaksi belajar mengajar dan teknik bersifata kegiatan penyediaan data dengan teknik catat; (3) Teknik catat adalah teknik lanjutan yang dilakukan ketika melakukan metode simak dengan teknik lanjutan yaitu mencatat data yang dapat diperoleh dari informan pada kartu data.Hasil peneliti menunjukkan bahwa Perkembangan Bahasa Anak Usia 3-4 tahun yang terdapat di kalangan Lion Tondok Iring yaitu Bahasa anak usia 3-4 tahun di Lion Tondok Iring dalam memproduksi kata belum sempurna, dan menghilangkan huruf h, j, k, l, m, n, r, s, t.
PENGGUNAAN CAMPUR KODE DALAM PERCAKAPAN MAHASISWA DALAM GRUP WHATSAPP (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Delmi Magi’; Rusmiati Tudang
Mataallo : Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 2 No 1 (2020): Mataallo Mayarakat Peneliti Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/mataallo.v2i1.1904

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan campur kode dalam percakapan mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia kelas B8 di group whatsapp. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan (1) teknik observasi, yaitu menyimak penggunaan bahasa yang akan dikaji, (2) teknik dokumentasi, yaitu teknik untuk mengumpulkan percakapan mahasiswa yang mengandung campur kode dengan cara menggunakan tangkapan layar telepon ( screenshot), (3) teknik catat, yaitu untuk memcatat kata-kata yang diperoleh dari hasil screenshot. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan campur kode pada bentuk kata berjumlah 31 data dan campur kode pada bentuk frasa berjumlah 7 data. Jenis campur kode yang digunakan dalam percakapan mahasiswa di group whatsapp yaitu campur kode ke dalam (bahasa Indonesia dengan bahasa Toraja), campur kode ke luar ( bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris) dan campur kode campuran ( bahasa Indonesia dengan bahasa Toraja dan bahasa Inggris).
CAMPUR KODE PADA PIDATO USTAZAH MUMPUNI HANDAYAYEKTI DI MEDIA SOSIAL YOUTUBE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Indi Rahmayani; Leli Triana; Agus Riyanto
Mataallo : Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 3 No 2 (2021): Mataallo Mayarakat Peneliti Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/mataallo.v3i2.1905

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan jenis campur kode pada tuturan pidato Ustazah Mumpuni Handayayekti di media sosial youtube, mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode dalam tuturan pidato Ustazah Mumpuni Handayayekti dalam akun media sosial youtube, dan mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan pidato Ustazah Mumpuni Handayayekti di media sosial youtube. Teknik penyediaan data menggunakan metode teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Analisis data dengan menggunakan metode padan dengan  teknik pilah unsur penentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat campur kode berupa penyisipan nomina, penyisipan verba, penyisipan reduplikasi, penyisipan idiom, penyisipan baster, dan campur kode berupa penyisipan klausa. Campur kode dalam penelitian tersebut diperoleh 42 data. Faktor yang mempengaruhi terjadinya campur kode disebabkan oleh faktor pemilihan kata yang lebih mudah diingat dan berdasarkan kebiasaan. Hasil penelitian dapat diimplikasikan untuk pembelajaran bahasa Indonesia di tingkat SMA kelas X semester II pada kompetensi dasar menyampaikan pengajuan, penawaran, persetujuan, dan penutup dalam teks negoisasi secara lisan atau tulis.
PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK DOWN SYNDROME MELALUI PERMAINAN PUZZLE (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK) Nelsi Serang Nelsi; Herman Kandari
Mataallo : Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 2 No 1 (2020): Mataallo Mayarakat Peneliti Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/mataallo.v2i1.1906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perkembangan Motorik Halus pada Anak Down Syndrome Melalui Permainan Puzzle. Sumber data dalam penelitian ini yaitu anak Down Syndrome. Data dalam penelitian ini adalah gerakan yang dihasilkan oleh anak Down Syndrome melalui permainan puzzle. Pupolasi dari penelitian ini yaitu keseluruhan anak Down Syndrome yang ada di kecamatan Makale, dan sampel penelitian ini berjumlah 2 orang anak Down Syndrome. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah (1) teknik observasi; (2) teknik wawancara; (3) teknik dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu permainan puzzle dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak.
PENGGUNAAN ANEKSI NUMERALIA BAHASA INDONESIA DALAM SURAT KABAR FAJAR Rini Allolayuk; Simon Ruruk
Mataallo : Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 2 No 1 (2020): Mataallo Mayarakat Peneliti Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/mataallo.v2i1.1907

Abstract

Penggunaan Aneksi Numeralia Bahasa Indonesia dalam surat kabar Fajar edisi Maret 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penggunaan aneksi numeralia bahasa Indonesia yang terkandung dalam surat kabar Fajar edisi Maret 2020. Data dikumpulkan dengan (1) teknik baca yaitu, untuk menyerap dan menginterpretasikan data tertulis dengan cara membaca secara berulang-ulang objek karya sastra dengan tujuan agar keseluruhan objek karya sastra dapat dipahami; (2) tekni catat yaitu, merupakan apa yang dilihat atau sesuatu yang dilihat itu harus dicatat melalui buku catatan yang telah disediakan oleh peneliti sebelumnya untuk mengumpulkan data. Penggunaan aneksi numeralia dalam surat kabar Fajar edisi Maret 2020 penggunaannya dibentuk oleh dua unsur atau lebih. Disebut aneksi numeralia karena salah satu unsurnya dibentuk oleh kata numeralia dan unsur yang lain merupakan kata benda
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM NOVEL HUJAN KARYA TERE LIYE (TINJAUAN PRAGMATIK) Threeratna Sua’; Srikandi Rante Salamba
Mataallo : Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 2 No 1 (2020): Mataallo Mayarakat Peneliti Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/mataallo.v2i1.1908

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan Novel Hujan, karya Tere Liye. Penelitian ini berjenis kualitatif. Data dikumpulkan dengan (1) teknik baca, yaitu melihat serta memahami isi dari apa yang di tulis. (2) Teknik catat dilakukan dengan cara mencatat hasil dari novel Hujan Karya Tere Liye Data tersebut yang telah diperoleh dicatat kedalam kartu data yang telah disediakan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 klasifikasi tindak tutur ilokusi dalam dalam novel Hujan Karya Tere Liye, yaitu : tindak tutur ilokusi (1) Representatif, (2) Direktif (3) Komusif (4) Ekspresif (5) Deklarasi. Tindak tutur ilokusi yang ditemukan dalam novel Hujan, karya Tere Liye yang berfungsi untuk menyatakan sesuatu pekerjaan. Dalam hal ini ditemukan 5 klasifikasi tindak tutur ilokusi dalam novel Hujan, karya Tere Liye yang mengandung tindak tutur asertif, direktif, ekspresif, komusif dan deklarasi.
NILAI PENDIDIKAN DALAM LONDE KASIULANGAN LAN LEPONGAN TONDOK Melianti Simon
Mataallo : Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 2 No 1 (2020): Mataallo Mayarakat Peneliti Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/mataallo.v2i1.1910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam Londe Kasiulangan Lan Lepongan Tondok karya Pdt. J.B. Lebang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini bersumber dari buku londe Toraya karya Pdt. JB. Lebang. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu (1) Teknik baca dilakukan untuk mengamati, memperhatikan, kenyataan yang ada dalam teks Londe kasiulanagan Lan Lepongan Tondok yang terdapat dalam Buku londe-londe Toraya karya Pdt.J.B. Lebang (2) Teknik catat digunakan untuk memperoleh data yang terdapat dalam buku Londe Toraya karya Pdt. J.B. Lebang. Manfaat dalam penelitian ini yaitu: (1) Menambah pengetahuan bagi penulis sendiri tentang nilai pendidikan yang terkandung dalam Londe Kasiulangan Lan Lepongan Todok. (2) Dapat menambah pengetahuan bagi pecinta sastra daerah, khususnya pecinta sastra budaya Toraja. Sebagai wujud untuk melestarikan kesusastraan Toraja sebagai salah satu warisan budaya Toraja. (3) Sebagai bahan acuan bagi para peneliti selanjutnya tentang Londe Kasiulangan lan Lepongan Tondok karya Pdt. J.B. Lebang. Hasil penelitian ditemukan nilai pendidikan berupa: (1) religius, (2) jujur, (3) toleransi, (4) kerja keras, (5) demokrasi, (6) semangat kebangsaan, (7) bersahabat komunikatif,(8) cinta damai, (9) peduli sosiali, (10) disiplin.