cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,069 Documents
Pengaruh Rasio Pencampuran Udara-ke-Busa, Jenis Bahan Pemadam, dan Waktu Pemadaman terhadap Efisiensi Pemadaman Kebakaran pada Sistem Busa Udara Terkompresi (CAFS) Arditya Ikhsan Putra Pangestu; Syavana Fhadila; Rany Adiliawijaya Putriekapuja; Nunuk Praptiningsih
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i6.1839

Abstract

Sistem Busa Udara Terkompresi (CAFS) menawarkan solusi pemadaman kebakaran yang lebih efisien dibandingkan dengan metode tradisional seperti air dan gel. Penelitian ini mengkaji pengaruh rasio pencampuran udara-ke-busa, jenis bahan pemadam, dan waktu pemadaman terhadap efisiensi pemadaman kebakaran. Studi literatur menunjukkan bahwa rasio pencampuran optimal 1:7 untuk kebakaran Kelas B memberikan efisiensi pemadaman tertinggi. Bahan pemadam modern seperti busa udara terkompresi dan agen pembentuk gel terbukti lebih efektif dibandingkan air, mengurangi waktu dan jumlah bahan yang diperlukan untuk memadamkan api. Waktu pemadaman yang lebih singkat dengan CAFS menunjukkan kinerja pemadaman yang superior. Disarankan untuk mengoptimalkan rasio pencampuran, melakukan evaluasi bahan pemadam baru, serta mengadakan pelatihan dan latihan simulasi rutin. Implementasi sistem CAFS di sektor industri berisiko tinggi dan dukungan kebijakan pemerintah sangat diperlukan, serta analisis biaya-manfaat untuk memastikan keuntungan ekonomi dan efisiensi operasional.
Pengaruh Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) terhadap kinerja Personil PKP-PK di bandar udara Pramudita budiutomo; Dewa Putu Arcelino Anggrean; Dini Wagini
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i6.1840

Abstract

Untuk menganalisis pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja (K3) terhadap kinerja personil Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) di bandar udara. K3 adalah faktor krusial dalam lingkungan kerja yang berisiko tinggi seperti bandara, di mana personil PKP-PK menghadapi berbagai potensi bahaya saat menjalankan tugasnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 100 responden yang terdiri dari personil PKP-PK di beberapa bandara utama di Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dirancang untuk mengukur aspek kesehatan dan keselamatan kerja serta kinerja personil. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara implementasi K3 dengan kinerja personil PKP-PK. Personil yang bekerja dalam lingkungan yang memprioritaskan K3 menunjukkan tingkat kinerja yang lebih tinggi, yang ditandai dengan respons cepat terhadap insiden, efektivitas dalam penanganan kecelakaan, dan penurunan tingkat kesalahan kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan standar K3 yang ketat untuk memastikan keselamatan personil dan efisiensi operasional di bandara. Lebih lanjut, penelitian ini mengidentifikasi beberapa faktor K3 yang paling berpengaruh terhadap kinerja, termasuk pelatihan rutin, ketersediaan peralatan keselamatan yang memadai, dan program kesehatan kerja yang komprehensif. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup peningkatan frekuensi pelatihan K3, pengawasan berkala terhadap kondisi peralatan keselamatan, dan pengembangan program kesehatan yang proaktif untuk meningkatkan kesejahteraan personil. Implementasi yang efektif dari rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja personil PKP-PK secara keseluruhan dan meminimalkan risiko kecelakaan di bandara.
Analisis Kelayakan Fasilitas Unit PKP-PK: Peralatan, Kendaraan Dan Jumlah Personel Terhadap Faktor Keselamatan Penerbangan Muhammad Satria Adinnagara; Shauqi Nazla Wardhani; Surya Tri Saputra
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i6.1841

Abstract

Penelitian ini menganalisis kelayakan fasilitas Unit Penanggulangan Keadaan Darurat dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK), meliputi peralatan, kendaraan, dan jumlah personel, terhadap keselamatan penerbangan. Fasilitas PKP-PK berperan krusial dalam respons cepat dan efektif terhadap keadaan darurat di bandara. Melalui kajian pustaka dan analisis data empiris, penelitian ini mengevaluasi pengaruh perawatan peralatan dan kendaraan, serta jumlah personel terhadap kesiapan operasional dan efektivitas respons darurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peralatan dan kendaraan yang terawat, serta jumlah personel yang memadai, penting untuk memastikan pembagian tugas yang efisien dan respons cepat terhadap keadaan darurat, yang mengurangi risiko cedera, kematian, dan kerusakan infrastruktur bandara. Manajemen sumber daya manusia dan fasilitas yang baik, termasuk pemeliharaan rutin dan penambahan personel sesuai kebutuhan, merupakan langkah esensial dalam strategi keselamatan penerbangan. Penelitian ini menekankan pentingnya investasi berkelanjutan dalam fasilitas dan personel PKP-PK untuk mendukung operasional bandara yang aman dan efisien.
IMPLEMENTASI KEGIATAN MAGRIB MENGAJI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAHIRAN MEMBACA AL-QUR’AN DI RW 04 KELURAHAN EMPANGSARI Rimarsha Desta Anjani; Maryam Fany; Sri Mardiyani Suryana; Hanafi Nur Zain; Adrian Santris Chaniago
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i6.1854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi kegiatan Magrib Mengaji dalam meningkatkan kemahiran membaca Al-Qur'an pada anak-anak di RW 04, Kelurahan Empangsari. Mengingat pentingnya pendidikan Al-Qur'an, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil menunjukkan bahwa program Magrib Mengaji yang dilaksanakan di Masjid Al-Munawaroh efektif dalam meningkatkan kemampuan dasar membaca Al-Qur'an serta pemahaman tajwid dan makhraj pada anak-anak. Meski demikian, masih terdapat tantangan dalam menarik partisipasi masyarakat dan menjaga konsistensi pelaksanaan program. Program ini juga berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kompetitif, sehingga meningkatkan minat anak-anak dalam membaca Al-Qur'an. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan orang tua dan metode pengajaran yang inovatif sangat penting untuk kesuksesan program ini dalam membangun generasi Qur'ani yang handal dan berakhlak mulia. Selain itu, penelitian ini menyoroti perlunya keterlibatan aktif para pemuka agama dan tokoh masyarakat dalam mendorong partisipasi yang lebih luas. Dengan demikian, keberhasilan program Magrib Mengaji tidak hanya bergantung pada metode pengajaran, tetapi juga pada sinergi antara berbagai pihak yang terlibat. Keberlanjutan program ini memerlukan komitmen bersama untuk terus memperbaiki dan mengembangkan strategi yang dapat menjawab tantangan yang ada.
Efektivitas Sistem Proteksi Aktif  dan Pasif Kebakaran Serta Edukasi Pegawai dalam Menjaga Keamanan dari Bahaya Kebakaran di Area Terminal Bandara Muhammad Firas Nur Fakhriyanto; Muhammad Haeqal Azizi; Alwazzir Abdusshomad
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i6.1856

Abstract

Kebakaran di terminal bandara bisa menyebabkan kerugian besar dan membahayakan keselamatan. Karena kepadatan penumpang dan bahan bakar yang mudah terbakar, diperlukan sistem proteksi kebakaran yang efektif serta edukasi staf yang baik.Penelitian ini mengevaluasi efektivitas sistem proteksi aktif (seperti alarm dan sprinkler) dan proteksi pasif (seperti bahan tahan api) bersama dengan edukasi staf dalam meningkatkan keamanan di terminal bandara. Metode yang digunakan adalah studi literatur, meninjau berbagai publikasi akademis. Hasilnya menunjukkan bahwa kombinasi proteksi aktif dan pasif serta edukasi staf sangat efektif dalam mencegah dan mengurangi dampak kebakaran. Strategi-strategi ini, jika diterapkan bersamaan, dapat meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasional di bandara.
Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Di SDN 1 Sindue Tobata Rifaldi, Rifaldi; Yusdin Bin Mahmud Gagaramusu
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i6.1866

Abstract

Manajemen Berbasis Sekolah Secara bahasa berasal dari tiga kata, yaitu manajemen, berbasis, dan sekolah. Manajemen adalah proses menggunakan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran. Berbasis memiliki kata dasar basis yang berarti dasar atau asas. Sekolah adalah lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat untuk menerima dan memberikan pelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dan Dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kemandirian sekolah dalam memenuhi ketersediaan tenaga pendidik dan kependidikan sudah tercukupi, dan kemandirian sekolah dalam memenuhi ketersediaan sarana dan prasarana sudah tercukupi dan memadai, kemitraan/kerjasama sekolah sudah baik, hal ini dilihat hubungan internal sekolah sudah terjalin dengan baik melalui raker, brifieng dan MGMP. Implementasi manajemen berbasis sekolah di SDN 1 sudah sesuai dengan tahap-tahap  kegiatan yaitu: Kemandirian sekolah dalam memenuhi ketersediaan tenaga pendidik dan kependidikan sudah tercukupi, dan kemandirian sekolah dalam memenuhi ketersediaan sarana dan prasarana sudah tercukupi dan memadai, kemitraan/kerjasama sekolah sudah baik.
Penerapan metode papan braille guna meningkatkan pemahaman membaca tunanetra kelas 1 SLB Kendal Churin Aini; Salsabilla Faldaira Dyaahulhaq; Lu’lu’ Il Qolbie
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i6.1873

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk menerapkan metode Papan Braille yang salah satu alternatif media pembelajaran untuk siswa tunanetra dalam menguasai kemampuan pemahaman membaca dan menulis pada siswa kelas rendah yaitu kelas 1 SD. Penelitian ini menggunakan kualitatif.Subjek penelitian ini adalah semua siswa tunanetra baik kelas rendah maupun tinggi dan guru pendamping.Adapun penelitian ini berfokus kepada 1) mengenal huruf braille 2) Posisi, 3) Pelafalan guru saat mendikte peserta didik 4) Pelafalan yang diberikan guru kepada peserta didik 5)Ketepatan peserta didik dalam membaca braille yang telah dipilihnya. Maka dari itu bagi peserta didik yang mengalami tunanetra dapat dilakukan dengan media papan Braille. Penelitian ini dilakukan pada kelas 1 di SLB Kendal. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa siswa baik dari kelas rendah atau kelas tinggi masih kurang maksimal dalam hasil belajar menggunakan huruf Braille. Hasil ini diketahui melalui kecepatan membaca dan ketepatan mengetahui huruf Braille. Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca huruf Braille sebaiknya dilakukan melalui metode metode yang lebih efektif. 
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Auditor Badan Pemeriksa Keuangan Terhadap Perilaku Disfungsional Audit Yuni Sukandani; Mutiara Inka Femilia; Fani Wahyu Ramadhani; Nanda Fauziah Anggraini; Tarisya Maulidya Wati
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i6.1874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi akseptabilitas pemeriksa BPK terhadap perilaku disfungsional pemeriksaan. Perilaku disfungsional dalam audit meliputi perilaku yang berpotensi melemahkan integritas dan efektivitas hasil audit, seperti manipulasi data dan penyebaran laporan palsu. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif untuk mengetahui variabel-variabel yang mempengaruhi akseptabilitas auditor BPK terhadap perilaku disfungsional audit. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh melalui kajian literatur secara komprehensif, antara lain jurnal, publikasi ilmiah, dan laporan penelitian terdahulu. Data ini berkaitan dengan unsur-unsur yang mempengaruhi akseptabilitas auditor Badan Pemeriksa Keuangan terhadap perilaku disfungsional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerimaan auditor terhadap perilaku audit disfungsional dipengaruhi oleh karakteristik seperti locus of control, batasan anggaran waktu, dan komitmen profesional.  
Peran Manjemen Komitmen Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Kependidikan DI SMK Darussalam blokagung Amirudin Hamzah Has; Muhammad Sidiq Purnomo
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i6.1875

Abstract

Dalam konteks pendidikan, tenaga kependidikan memainkan peran krusial dalam mendukung pencapaian tujuan institusi. Mengingat pentingnya komitmen ini, penelitian ini berfokus pada bagaimana komitmen organisasi berperan dalam meningkatkan kinerja tenaga kependidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana komitmen organisasi berkontribusi terhadap peningkatan kinerja tenaga kependidikan di institusi pendidikan. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan tenaga kependidikan institusi pendidikan. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling untuk memastikan representasi yang kaya dan beragam. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama terkait komitmen organisasi dan kinerja. Hasil Analisis data mengungkapkan bahwa komitmen organisasi berperan signifikan dalam meningkatkan kinerja tenaga kependidikan. Faktor-faktor seperti kepemimpinan yang inspiratif, dukungan sosial di tempat kerja, serta penghargaan dan pengakuan atas kontribusi tenaga kependidikan, ditemukan sebagai pendorong utama komitmen organisasi.
PERSPEKTIF MUHAMMADIYAH TERHADAP POLIGAMI DALAM PANDANGAN TARJIH Zulfan Bintang Bagas Kara; Muh. Nur Rochim Maksum
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i6.1877

Abstract

Poligami merupakan suatu perkawinan seorang suami dengan lebih dari satu orang isteri dalam waktu yang bersamaan. Dalam pandangan hukum islam poligami dibatasi maksimal 4 orang isteri. Akan tetapi dalam perspektif Muhammadiyah poligami dapat dijelaskan menjadi beberapa hukum. Tarjih Muhammadiyah berpendapat bahwa poligami boleh dilakukan tetapi memiliki syarat yang sangat berat. Pandangan Tarjih Muhammadiyah mengutip Q.S An – Nisa Ayat 3 yang artinya :’’Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita lain; dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.” Jenis penelitian ini menggunakan metode yaitu menggunakan library research atau penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini berpendapat bahwa poligami diperbolehkan dalam pandangan Islam. Sedangkan menurut pandangan tarjih Muhammadiyah memiliki hukum mubah dan memiliki syarat yang berat

Page 28 of 107 | Total Record : 1069