cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
katonfath@gmail.com
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
katonfath@gmail.com
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30267854     DOI : https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i1
Core Subject : Education,
MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang bersifat peer-review dan terbuka. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Fokus dan ruang lingkupnya meliputi: Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,069 Documents
Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Budaya Literasi di Sekolah UPT SMPN 35 Medan Nasution, Salniati; Hasyim Basid; Abdul Fattah Nasution; Dara Avira
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.4861

Abstract

The development of the times demands an improvement in literacy skills as a complex and essential life skill for every individual. However, the literacy level in Indonesia is still relatively low, as indicated by the results of the 2019 PISA survey which placed Indonesia at 62nd out of 70 countries. Schools, as formal educational institutions, play a central role in fostering a culture of literacy, and school principals hold a key position in directing and implementing literacy strategies within the school environment. This study aims to examine the strategies of principals in enhancing the culture of reading and writing literacy at UPT SMPN 35 Medan. Based on initial observations, the habituation of a literacy culture in that school has not yet become a priority, as reflected in the still low results of the Minimum Competency Assessment (AKM). This research employs a qualitative approach with data collection techniques through documentation and interviews. The data is analyzed using The model by Miles, Huberman, and Saldana (2014) includes the stages of data collection, reduction, presentation, and conclusion drawing. The results of the study are expected to reveal the effectiveness of the principal's role in advancing the culture of literacy, as well as contribute to formulating more optimal literacy strategies in the school environment. Kata kunci: : Literacy Culture, School Principal, Reading and Writing Literacy, Leadership Strategies, UPT SMPN 35 Medan    
Implementasi Etika dalam Menjaga Kerahasiaan dan Objektivitas Asesmen Psikologi pada Bimbingan dan Konseling Mey Wahyu Nur Hidayah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.4863

Abstract

Artikel ini mengkaji penerapan etika dalam menjaga kerahasiaan dan objektivitas asesmen psikologi dalam layanan bimbingan dan konseling. Fokus utamanya adalah pentingnya perlindungan terhadap privasi klien serta penilaian yang adil dan profesional. Melalui studi literatur dari berbagai sumber ilmiah terkini, dibahas prinsip-prinsip etika yang harus dipegang konselor, tantangan yang dihadapi seperti tekanan institusional dan bias pribadi, serta strategi untuk menjaga integritas asesmen. Hasil kajian menunjukkan bahwa menjaga kerahasiaan informasi klien merupakan dasar kepercayaan dalam hubungan konseling, sedangkan objektivitas diperlukan agar hasil asesmen akurat dan tidak dipengaruhi kepentingan subjektif. Pelatihan berkelanjutan, penggunaan instrumen yang valid dan reliabel, serta penguatan kode etik profesi menjadi kunci dalam menghadapi dilema etika. Dengan penerapan etika yang konsisten, layanan asesmen psikologi dapat terlaksana secara profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kesejahteraan klien.
PERAN DAN IMPLEMENTASI ASESMEN PSIKOLOGI DALAM MENDUKUNG LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Amelia Putri Eka Yusiana
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.4874

Abstract

Asesmen psikologi merupakan komponen esensial dalam praktik bimbingan dan konseling yang berfungsi sebagai dasar pemahaman komprehensif terhadap kondisi psikologis klien. Artikel ini membahas bagaimana asesmen membantu konselor dalam mengidentifikasi masalah, menyusun intervensi yang tepat dan mengevaluasi keberhasilan layanan. Berbagai jenis asesmen yang berbasis tes maupun non-tes diuraikan secara sistematis, termasuk fungsi, kelebihan, dan keterbatasannya. Melalui analisis teori dan studi kasus, artikel ini menyoroti pentingnya asesmen sebagai proses berkelanjutan yang adaptif terhadap kebutuhan klien dan konteks budaya. Ditekankan pula prinsip-prinsip etika dalam penggunaan asesmen serta tantangan yang dihadapi konselor dalam penerapannya. Implikasi dari pembahasan ini menegaskan perlunya peningkatan kompetensi profesional konselor serta pengintegrasian teknologi dalam asesmen psikologi guna menjawab tantangan praktik konseling modern.
Bijak Bermedia Sosial: Literasi Digital Sebagai Pilar Kemanusiaan Modern Aisyah Nur Hidayah; Ranu Iskandar
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4877

Abstract

Perkembangan media digital telah memberikan dampak yang besar terhadap interaksi manusia dan pembentukan opini publik. Dengan kemunculan berbagai platform jejaring sosial, masyarakat kini menghadapi banjir informasi yang tidak selalu dapat dipercaya dan seringkali memicu polarisasi sosial. Artikel ini membahas literasi digital sebagai pilar penting dalam mendorong penggunaan media sosial yang etis dan bertanggung jawab. Literasi digital tidak hanya menyangkut kemampuan teknis menggunakan perangkat digital, tetapi juga mencakup pemahaman kritis terhadap informasi, kesadaran akan dampak perilaku digital, dan pengamalan nilai-nilai etis dalam komunikasi daring. Studi ini menyoroti bagaimana individu menavigasi ruang digital dan bagaimana literasi digital berkontribusi terhadap kemanusiaan modern melalui penguatan empati, berpikir kritis, dan etika digital. Melalui pendekatan kualitatif berupa studi literatur dan analisis wacana, penelitian ini menekankan peran pendidikan dalam membentuk warga digital yang tangguh, bertanggung jawab, dan mampu berkontribusi dalam menciptakan ruang digital yang sehat, inklusif, serta demokratis. Artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai urgensi literasi digital dalam mewujudkan masyarakat digital yang lebih manusiawi dan beradab.
Peran Tes Intelegensi dalam Bimbingan dan Konseling : Membantu Siswa Mengatasi Kesulitan Belajar dan Pengembangan Potensi Diri Alifah Sufwandiandra Putri
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.4878

Abstract

Tes intelegensi merupakan instrumen penting dalam layanan bimbingan dan konseling di lingkungan pendidikan. Sebagai alat ukur psikologis, tes ini memberikan informasi objektif mengenai kapasitas kognitif siswa, termasuk kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, dan adaptasi terhadap lingkungan. Informasi ini sangat berguna bagi konselor dalam mengidentifikasi potensi dan kelemahan siswa, serta dalam merancang strategi intervensi yang tepat untuk mengatasi kesulitan belajar yang dihadapi. Selain itu, tes intelegensi juga membantu dalam proses penempatan siswa pada jurusan atau program studi yang sesuai dengan kemampuan mereka, serta dalam perencanaan pengembangan potensi diri secara optimal. Dengan demikian, penggunaan tes intelegensi secara tepat dan bijaksana dapat meningkatkan efektivitas layanan bimbingan dan konseling, serta mendukung pencapaian prestasi akademik dan perkembangan pribadi siswa secara menyeluruh. Dengan demikian, integrasi tes intelegensi dalam praktik bimbingan dan konseling bukan hanya membantu siswa mengatasi hambatan belajar, namun juga dapat memfasilitasi pengembangan potensi diri mereka secara maksimal.
Peran Profitabilitas dalam Memediasi Pengaruh Kepemilikan Institusional dan Intellectual capital terhadap Nilai Perusahaan LQ45 Hamashiah, Mikhael; Helma Malini; Anggraini Syahputri
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.4889

Abstract

Ketidakstabilan nilai perusahaan mencerminkan adanya faktor internal yang belum berfungsi secara optimal dalam menciptakan kinerja dan daya saing perusahaan. Penelitian ini bermaksud guna mengkaji kontribusi kepemilikan institusional dan Intellectual capital pada nilai perusahaan, melalui profitabilitas sebagai variabel mediasi. Data sekunder diperoleh dari perusahaan dalam indeks LQ45 periode 2020–2024. Analisis dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan regresi berganda melalui perangkat lunak EViews dan uji mediasi menggunakan Sobel Test. Penelitian ini mengungkap bahwasanya kepemilikan institusional tidak memberikan kontribusi berarti pada profitabilitas maupun nilai perusahaan. Sebaliknya, intellectual capital terbukti mampu mendorong peningkatan profitabilitas, meskipun tidak berpengaruh langsung pada nilai perusahaan. Profitabilitas juga tidak menjadi penghubung dalam kaitan antara kepemilikan institusional dan nilai perusahaan, namun efektif sebagai jalur perantara dalam kaitannya dengan intellectual capital. Dengan demikian, optimalisasi modal intelektual menjadi kunci dalam memperkuat kinerja keuangan dan meningkatkan nilai perusahaan, sementara peran kepemilikan institusional dalam konteks ini masih belum menunjukkan dampak yang signifikan. Penelitian ini mengimplikasikan pentingnya pengembangan model nilai perusahaan yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan peran berbeda dari kepemilikan institusional dan intellectual capital.
Menjaga Akurasi dan Konsistensi: Peran Validitas dan Reliabilitas dalam Asesmen Psikologi Lucyana Lucky Edward
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.4894

Abstract

Asesmen psikologi merupakan proses penting dalam memahami karakteristik dan kondisi psikologis individu, di mana teknik tes sering digunakan sebagai alat ukur. Validitas dan reliabilitas,  fundamental yang menentukan kualitas alat ukur dalam asesmen psikologi. Validitas merupakan pertimbangan utama dalam menilai mutu suatu tes sejauh mana instrument pengukuran mengukur, sedangkan reliabilitas berkaitan dengan konsistensi hasil pengukuran. Artikel ini membahas pentingnya validitas dan reliabilitas dalam asesmen psikologi, serta memberikan contoh kasus alat ukur yang valid dan reliabel, seperti Wechsler Adult Intelligence Scale (WAIS) dan Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI). Dengan menganalisis hubungan antara validitas dan reliabilitas, artikel ini menekankan bahwa kedua aspek ini sangat penting untuk memastikan akurasi dan konsistensi hasil asesmen, yang pada gilirannya mendukung pengambilan keputusan yang tepat dalam praktik bimbingan dan konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ukur yang valid dan reliabel berkontribusi signifikan terhadap efektivitas asesmen psikologi, sehingga penting bagi praktisi untuk mempertimbangkan kedua aspek ini dalam pemilihan alat ukur.
PERAN ASESMEN PSIKOLOGI DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING Mahdivikia Handini, Raihana
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.4900

Abstract

Asesmen memainkan fungsi penting dalam proses bimbingan dan konseling karena memberikan informasi objektif yang dibutuhkan untuk memahami keadaan, kebutuhan, dan potensi klien secara menyeluruh. Melalui asesmen, konselor dapat dengan akurat mengenali masalah yang dihadapi klien, merancang rencana intervensi yang sesuai, dan menilai efektivitas layanan yang diberikan. Artikel ini bertujuan untuk meneliti peran asesmen dalam membantu konselor mengenali klien serta mengidentifikasi berbagai jenis asesmen yang sering digunakan dalam praktik konseling. Penulisan ini dilakukan dengan melakukan kajian pustaka terhadap sumber-sumber akademik yang relevan, baik berupa buku teks maupun artikel jurnal ilmiah. Hasil dari kajian ini mengungkapkan bahwa asesmen yang bersifat formal (seperti tes psikologis standar) maupun informal (seperti wawancara dan observasi) memiliki peran penting dalam mendukung keakuratan diagnosis dan efektivitas layanan konseling. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan dalam menggunakan dan menafsirkan asesmen merupakan bagian penting dari profesionalisme seorang konselor. Oleh karena itu, penguasaan asesmen harus dimasukkan secara sistematis dalam pendidikan dan pelatihan calon konselor.
Integrasi Sejarah Masuknya Islam ke Nusantara dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Kajian Studi Literatur Mei Nuri Hafidha Sari; Siti Aminah W Tukan; Faelasup
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.4907

Abstract

Integrasi sejarah masuknya Islam ke Nusantara dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan pendekatan yang penting untuk memperkuat pemahaman keagamaan dan identitas kultural peserta didik. Sejarah Islam di Indonesia sarat akan nilai dakwah, akulturasi budaya, dan pendidikan karakter, yang jika diintegrasikan dalam pembelajaran dapat memperkaya materi ajar serta menanamkan nilai-nilai moderasi beragama. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana integrasi sejarah Islam ke dalam pembelajaran PAI dapat mendukung penguatan kompetensi spiritual, sosial, dan kebangsaan peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap karya-karya akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi sejarah Islam ke dalam pembelajaran PAI tidak hanya memperluas wawasan siswa tentang sejarah peradaban Islam di Indonesia, tetapi juga menanamkan nilai toleransi, kebhinekaan, dan semangat kebangsaan.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN TIME BOARD PADA MATERI SATUAN WAKTU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III MI ITTAQU SURABAYA Mujito; Wedar Putri Solehati; As Dewi Aman Meker
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.4916

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana menggunakan Media Time Board pada siswa MI Ittaqu Surabaya kelas III dapat meningkatkan pembelajaran matematika mereka tentang materi satuan waktu. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan dalam dua siklus. Hasilnya menunjukkan bahwa ketuntasan belajar meningkat dari 38% pada pra-siklus menjadi 83% pada siklus kedua. Nilai rata-rata siswa juga meningkat dari 57 menjadi 75. Media Time Board telah terbukti membantu siswa memahami konsep satuan waktu secara praktis dan meningkatkan partisipasi mereka dalam belajar.

Page 67 of 107 | Total Record : 1069