cover
Contact Name
Kristin Lebdaningrum
Contact Email
kristin@dinamika.ac.id
Phone
+628388811032
Journal Mail Official
candrarupa@dinamika.ac.id
Editorial Address
Universitas Dinamika, Raya Kedung Baruk 98 Surabaya 60298 Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CandraRupa: Journal of Art, Design, and Media
Published by Universitas Dinamika
ISSN : -     EISSN : 27148076     DOI : https://doi.org/10.37802/candrarupa
Core Subject : Humanities, Art,
CandraRupa: Journal of Art, Design, and Media (e-ISSN: 2714-8076) is a scientific journal based on Art, Design, and Media published by Universitas Dinamika. Candrarupa is an article that contains conceptual, research resumes, and book reviews. The development of Art, Design, and Media is the primary goal of this journal as the main foundation in both theoretical and practical forms. In addition, CandraRupa is published twice a year on MARCH and OCTOBER which has published for the first time in 2019 by Universitas Dinamika Surabaya.
Articles 49 Documents
Perancangan Media Interaktif Berbasis Augmented Reality Sejarah Trowulan Untuk Anak Sekolah rochmah, Nur Laili; Martono, Siswo; Yuan Yurisma, Dhika
CandraRupa : Journal of Art, Design, and Media Vol. 3 No. 1 (2024): Vol.3 No.1, March (2024)
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/candrarupa.v3i1.664

Abstract

Penelitian ini membahas upaya pelestarian sejarah kerajaan Majapahit di Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, melalui pengembangan media interaktif berbasis augmented reality untuk anak sekolah dasar. Dengan latar belakang semakin menurunnya minat anak-anak terhadap pembelajaran sejarah, terutama di kelas 4-6. Seiring dengan perkembangan teknologi, anak-anak cenderung lebih tertarik pada media digital. Hasil observasi, wawancara, dan studi literatur menunjukkan bahwa media pembelajaran sejarah saat ini kurang interaktif dan kurang menarik bagi siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi inovatif penggunaan media interaktif berbasis augmented reality dengan ilustrasi bergaya children illustration diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam memahami dan menghargai warisan budaya Majapahit. Hasil dari penelitian ini menggaris bawahi perlunya inovasi dalam pendekatan pembelajaran sejarah di sekolah dasar dengan memanfaatkan teknologi dan desain visual yang menarik. Implementasi media interaktif ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan efektif, meningkatkan pemahaman sejarah, serta merangsang minat siswa dalam melestarikan warisan budaya.
Identifikasi Aspek Elemen Desain Pada Gim A Space for the Unbound Ika Resmika Andelina; Eko Prasetyo, Martinus; Theresia, Sherly
CandraRupa : Journal of Art, Design, and Media Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2, October (2024)
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/candrarupa.v3i2.690

Abstract

Seiring perkembangan teknologi, kini bentuk dan jenis media hiburan sudah beragam, antara lain, film, gim, film animasi, buku, dan sebagainya. Gim adalah salah satu media hiburan yang sudah sangat dikenal dan beradar masif di masyarakat, dengan banyaknya kategori yang ada. Salah satu gim yang berhasil menggaet banyak perhatian dan respon positif adalah A Space for the Unbound, yang dikembangkan dan diproduksi oleh Mojiken Studio & Toge Production dari Indonesia. Gim ini berhasil menyabet banyak penghargaan internasional dengan menggunakan gaya visual pixel art, disertai pemilihan setting negara Indonesia pada era tahun 90-an. Begitu banyak elemen di dalam gim ini yang menarik perhatian para konsumen, salah satunya adalah setting negara Indonesia yang disertai berbagai karakter yang relatable, latar belakang cerita yang menarik, gimplay yang mudah dimengerti dan berbagai elemen lainnya. Elemen-elemen inilah yang menarik untuk dibedah lebih lanjut lebih mendalam untuk mengetahui elemen desain apa saja yang memiliki pengaruh besar terhadap kesuksesan A Space for the Unbound. Analisis dilakukan secara kualitatif deskriptif untuk semua elemen desain yang akan ditemukan dalam gim. Penguraian elemen-elemen desain visual dibedah dengan pendekatan mimesis milik Plato, yang kemudian diperdalam oleh pendekatan karakter Holistik milik Mounsey untuk menelaah elemen lain di belakang penciptaan sebuah karakter, seperti cerita dan sifat karakter serta penerimaan oleh konsumen.
Pengaruh Pencahayaan di Kamar Kos Wisma Serasi Terhadap Perilaku Penghuni Alexander, Devin; Darmayanti, Tessa Eka
CandraRupa : Journal of Art, Design, and Media Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2, October (2024)
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/candrarupa.v3i2.703

Abstract

Pencahayaan berfungsi sebagai penerangan saat berada di dalam bangunan, baik itu kantor, sekolah, ataupun rumah. Jika tidak ada pencahayaan, ruangan menjadi redup ketika siang hari dan gelap ketika malam hari. Hal ini tentu dapat menyulitkan seseorang ketika melakukan aktivitas seperti membaca, bekerja atau bahkan saat berjalan di dalam ruangan. Maka dari itu, pencahayaan merupakan salah satu faktor penting yang akan mempengaruhi kenyamanan bagi penghuni dalam melakukan aktivitas ketika sedang berada di dalam ruangan tersebut. Aktivitas tersebut meliputi membaca, menulis, memasak, dan lain sebagainya. Pencahayaan merupakan elemen desain yang penting, yang dapat membuat ruangan menjadi liveable atau nampak hidup. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh faktor pencahayaan terhadap perilaku atau aktivitas penghuni kamar kos, meningkatkan kenyaman, menjaga kesehatan, serta meningkatkan efisiensi penggunaan energi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara kepada penghuni kamar kos serta melakukan survei secara langsung. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya solusi dari permasalahan pada kamar kos, yaitu dengan menyarankan penghuni untuk menggunakan tirai dengan jenis vertical blind untuk mengontrol cahaya, menjaga privasi, menjaga temperatur ruangan, serta tersedia berbagai desain dan warna. Alternatif berikutnya, yaitu dengan mengatur ulang layout atau letak furniture sehingga sinar matahari tidak mengarah langsung dan membuat kondisi kamar lebih nyaman.
Produksi Film Dokumenter Budaya Seni Beladiri Pencak Silat PSHT Nurhidayah, Siti; Tri Laksono, Yunanto; Pandan Wangi, Mega
CandraRupa : Journal of Art, Design, and Media Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2, October (2024)
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seni tradisi pencak silat adalah warisan seni budaya asli Indonesia yang sangat kaya akan nilai-nilai sejarah, kebudayaan, dan filosofi serta mengangkat budaya beladiri Pencak Silat sebagai manifestasi kebudayaan melalui seni pertunjukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis dokumentasi visual berbentuk film dokumenter Pencak Silat PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate), salah satu aliran beladiri yang memiliki sejarah panjang dan nilai-nilai kebudayaan yang kaya. Pencak Silat PSHT merupakan bagian penting dari warisan budaya Indonesia yang telah berkembang dan dilestarikan oleh komunitas PSHT di berbagai belahan dunia. Film dokumenter dipilih sebagai objek penelitian karena memiliki potensi untuk menyampaikan informasi yang mendalam tentang praktik dan nilai-nilai beladiri Pencak Silat PSHT kepada penonton. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang keunikan dan keistimewaan Pencak Silat PSHT sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia. Selain itu juga diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkuat identitas dan kebanggaan masyarakat PSHT serta mempromosikan keberagaman budaya Indonesia kepada masyarakat luas. Metode penelitian analisis digunakan sebagai dasar penelitian berbasis visual dan analisis konten terhadap dokumentasi video dan foto yang menggambarkan praktik Pencak Silat PSHT. Data yang dianalisis meliputi teknik beladiri yang ditampilkan, sejarah perkembangan Pencak Silat PSHT, nilai-nilai yang terkandung dalam beladiri tersebut, serta cara penyajian cerita dalam film dokumenter. Hasil analisis menunjukkan bahwa dokumentasi visual Pencak Silat PSHT mampu menggambarkan keindahan gerakan, kekuatan batin, dan kearifan lokal yang melekat dalam aliran beladiri ini. Selain itu, dokumentasi visual juga memperlihatkan semangat persaudaraan, disiplin, dan nilai-nilai moral yang diterapkan oleh praktisi Pencak Silat PSHT. Selain itu, film dokumenter juga mampu memperluas pemahaman penonton tentang sejarah dan makna filosofis beladiri Pencak Silat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur tentang analisis film dokumenter serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya beladiri Indonesia, khususnya Pencak Silat.
Alih Kode sebagai Penguat Komedi dalam Dialog Antartokoh pada Struktur Naratif Film Srimulat: Hil yang Mustahal Fajar Herlambang, Wimby; Fadjar Kurniawan, Donie
CandraRupa : Journal of Art, Design, and Media Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2, October (2024)
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/candrarupa.v3i2.788

Abstract

Abstrak: Film Srimulat: Hil Yang Mustahal merupakan film komedi biopik yang menceritakan tentang perjalanan anggota grup lawak srimulat yang memulai karirnya di Ibu Kota. Film ini berkisah tokoh Gepeng yang menjadi anggota baru grup Srimulat yang sedang jatuh hati dengan anak pemilik kontrakan yang bernama Royani. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan alih kode dalam dialog yang diucapkan para tokoh sebagai pembentuk komedi dalam sebuah film. Penggunaan dialog film ini menggunakan 3 bahasa yaitu bahasa Jawa, Indonesia, dan Betawi sehingga terjadilah sebuah peralihan bahasa atau dikenal sebagai alih kode. Penggunaan alih kode pada penelitian ini diterapkan sebagai elemen pembentuk komedi yang memicu tawa dan kelucuan kepada penonton. Alih kode yang diteliti menggunakan pikiran dari Ronald Wardhaugh dimana alih kode terjadi karena 2 hal: Situasi dan metaphoris. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan data dari original film yang diakses melalui Amazon Prime Video Mobile. Setelah data terkumpul peneliti menonton film dan mencatat scene dan time code di setiap dialog yang mengandung alih kode, konsep film komedi, dan menggunakan pendekatan struktur naratif film. Hasil penelian ini bahwa alih kode bisa digunakan untuk menciptakan sebuah komedi film. Selain itu, pentingnya penellitian ini adalah alih kode bisa dijadikan sebagai elemen dari pembentukan sebuah film.
Kajian Struktur Bentuk dan Ruang pada Karya Komposisi 2 Dimensi Sebagai Media Peningkatan Pemahaman Estetika Wahyu Sukayasa, Komang
CandraRupa : Journal of Art, Design, and Media Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2, October (2024)
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/candrarupa.v3i2.799

Abstract

Pada proses studi mata kuliah Komposisi 2 Dimensi di tahun pertama dalam sistem pendidikan tinggi Seni Rupa dan Desain di Universitas Kristen Maranatha mahasiswa-mahasiswi mendapat kesempatan untuk mengeksplorasi sejauh mungkin kemampuan dasar pemahaman bentuk estetis yang didapat dari penggabungan bentuk dasar dengan bentuk pengambangan dengan berbagai proses diantaranya proses imajinasi dan proses abstraksi. Pada proses penciptaan tugas Komposisi 2 Dimensi sebagai sebuah studi hampir dipastikan mahasiswa - mahasiswi akan selalu berinteraksi dengan berbagai unsur visual yang terkait pemahaman struktur, ruang, bentuk untuk mencapai tujuan yaitu pemahaman estetika bentuk. Untuk menemukan makna penting dari proses tersebut maka proses dan metode pengerjaan karya Komposisi 2 Dimensi menjadi bagian yang sangat penting sebagai panduan dan evaluasi karya. Diharapkan melalui proses tersebut mahasiswa-mahasiswi dapat menyadari pentingnya memiliki pemahaman tentang estetika
Hiking Backpack Design Development with Integrated Splint Feature for Fracture Injuries Lunsa, Gregorius; Winta Adhitia, Guspara; Pandapotan, Daniel
CandraRupa : Journal of Art, Design, and Media Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2, October (2024)
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/candrarupa.v3i2.818

Abstract

The background of this design is the risk of fracture injury to climbers when mountaineering. According to the International Alpine Trauma Registry (IATR), there were 306 mountaineering accidents resulting in fractures in 2019. First aid for fractures requires standardized equipment and methods to assist the rescue process. The problem studied is the difficulty of climbers in utilizing climbing equipment as splints when treating fracture victims on the mountain. The purpose of this design is to develop climbing equipment so that it can be converted into a means of bandaging to perform first aid for fracture injuries. The design method used is Quality Function Deployment (QFD), to determine the priority aspects related to the specifications of the means of massaging that users want. The result of the design is a backpack product with an internal frame that applies a collapsible mechanism so that it can be quickly accessed in an emergency and can be adjusted according to the dimensions of the body part that has a fracture injury. The developed splint design successfully meets the criteria for dimensional customization to the user's body and can immobilize the fracture according to standard first aid procedures.
Potensi Media Pendukung Belajar Pra-Aksara Berbasis Augmented Reality Dalam Meningkatkan Literasi Digital Anak Usia Dini Agustina Kusuma Dewi; Nasywa Arrasyafitri; Muhamad Bentang Nurgama; Fahri Hikmanda Haruman; Ahmad Reza Afandi; Muhammad Rizky Suryadi
CandraRupa : Journal of Art, Design, and Media Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2, October (2024)
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/candrarupa.v3i2.820

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi di era transformasi digital mengalami perkembangan pesat—termasuk pada area edukasi di pendidikan usia dini yang sebagian besar mulai mengembangkan modul ajar berbasis digital. Namun, perkembangan ini belum selaras dengan meratanya tingkat kecakapan digital di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi buku berbasis teknologi augmented reality sebagai media pembelajaran pra-aksara yang dapat meningkatkan literasi digital pada anak usia dini. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan analisis data deskriptif, termasuk kuesioner, wawancara, observasi, dan studi literatur. Responden penelitian adalah guru di PG/TK Al Hasan Islamic Preschool, Kota Bandung, dengan analisis data dilakukan menggunakan metode Toulmin. Penelitian ini menunjukkan bahwa buku berbasis augmented reality dapat menjadi media pembelajaran yang menarik dan efektif untuk meningkatkan literasi digital anak usia dini, dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan perkembangan mereka. Namun, pencermatan terhadap kecakapan literasi digital pengajar pun perlu untuk terus ditingkatkan agar tetap selaras dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era transformasi digital.
Kajian Estetika pada Ornamen Jendela Kaca Patri di Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria Surabaya Mario, Bonaventura
CandraRupa : Journal of Art, Design, and Media Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2, October (2024)
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/candrarupa.v3i2.830

Abstract

Umat beriman melakukan praktik hidup keagamaannya dengan menggunakan berbagai macam benda seni ataupun karya seni untuk mengungkapkan penghayatan iman mereka. Karya seni ornamen merupakan salah satu karya seni yang sering muncul di rumah ibadah, namun membutuhkan pengetahuan dan pemaknaan terlebih dahulu untuk dapat dijadikan sebagai salah satu sumber penghayatan iman umatnya. Penelitian ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui makna estetik ornamen jendela kaca patri di Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara dan observasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ornamen di jendela kaca patri gereja katolik Kelahiran Santa Perawan Maria dibuat dengan tujuan untuk memberikan makna keimanan dan ajaran iman dengan memberikan gambaran kisah-kisah kitab suci yang secara visual tampak indah atau estetik. Makna estetik ornamen ini adalah keindahan tampak dari keseimbangan, keselarasan, dan kesatuan diantara unsur-unsur seni rupa, mulai dari titik, garis, bidang, bentuk, & warna yang membentuk mozaik ornamen figuratif, ornamen flora, ornamen fauna, dan ornamen benda alam. 
Analisa Semiotika Roland Barthes: Representasi Citra Belle Epoque pada Iklan Parfum Chanel No 5 Tahun 1960 Jayanti, Ghia Tri
CandraRupa : Journal of Art, Design, and Media Vol. 4 No. 1 (2025): Vol. 4 No. 1, March (2025)
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/candrarupa.v4i1.749

Abstract

Chanel, a legendary fashion brand from France, is present as a new revolution in the social order of society after World War I. The revolution of image and freedom began to grow bigger after Coco Chanel, the founder of Chanel, offered a new concept, a concept of women's freedom in expressing themselves. The concept of freedom from the patriarchal system that displays the image of feminism, independence, and the process of French women's freedom offered in the Chanel No. 5 perfume advertisement in 1960. This study identifies and analyzes the term Belle Epoque, in French this term refers to the position of women as a balancing role in modern French society. The image of Belle Epoque is an image of a human being who can be graceful, feminine and modest in freedom. This Belle Epoque concept is presented by Chanel in an advertisement that offers an image of equality of glamorous and luxurious French women. This Chanel advertisement becomes an ideological discourse that is analyzed using Rolland Bartes' semiotic approach. This method is an act of communication (semiotics of communication) with principles that refer to the vocabulary of signs, codes, and rules and have been determined by the language system (semiotics of significance) and the level of signs or elements of sociology and produce meaning in language (linguistics) behind the meaning, 'literal' (denotation) of words and can have connotations or further meanings in semiotics. The denotation and connotation found in this advertisement explain the relationship between the signifier and the signified used to produce the ideological process in the image of the Chanel No. 5 Perfume Advertisement in 1960.