cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,727 Documents
Fenomena Self-Reward dalam Budaya Konsumerisme Digital : Studi Literatur tentang Tren Gen Z di Media Sosial Jihan Nafilah; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently, Generation Z is actively promoting the “self-reward” trend on social media. Self-reward is a form of self-recognition for achievements in the workplace or academic success. Examples of self-reward include vacations, dining out, watching movies, shopping, and more. Self-reward can serve as a reason for Generation Z to adopt a consumerist attitude when using social media. The purpose of this study is to investigate whether the phenomenon of self-reward can lead Generation Z to become consumerist on social media. The research method employed a qualitative approach using literature review. Self-reward can be seen as a reason for Generation Z to shop on social media, often without realizing they are engaging in excessive consumerism. Therefore, to prevent consumptive behavior, one must use social media wisely and prioritize needs over desires.
Strategi Meningkatkan Partisipasi Anggota Dalam Pengelolaan KoperasiStrategy to Increase Member Participation in Cooperative Management Rusmiati Rusmiati; Aisyah Tiara Kusuma; Nurpiji Nurpiji; Angga Pratama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi anggota merupakan elemen fundamental dalam keberlangsungan dan keberhasilan koperasi sebagai lembaga ekonomi yang demokratis. Namun, pada praktiknya, masih banyak koperasi menghadapi tantangan rendahnya keterlibatan anggota dalam pengelolaan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan partisipasi anggota dalam pengelolaan koperasi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang mengandalkan berbagai literatur ilmiah dari jurnal, buku, dan laporan penelitian relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi yang efektif meliputi edukasi koperasi yang partisipatif, pelibatan aktif dalam pengambilan keputusan, pelayanan koperasi yang responsif, pemanfaatan teknologi digital secara inklusif, kaderisasi pengurus yang berkelanjutan, serta pemberian insentif moral dan ekonomi kepada anggota. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan sistemik dan berkelanjutan dalam membangun budaya partisipasi anggota. Dengan menerapkan strategi yang tepat, koperasi tidak hanya akan mampu meningkatkan keterlibatan anggotanya, tetapi juga memperkuat posisi koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan
PERAN KELUARGA: PEMBENTUKAN LITERASI ANAK DALAM PEMBELAJARAN MODERN Ayu Atiyah Kulsum; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas peran penting keluarga dalam membangun literasi di era pembelajaran modern. Pembelajaran di abad ke-21 memerlukan kemampuan berpikir analitis, inovasi, komunikasi efektif, dan kerja sama, dengan teknologi sebagai alat utama. Namun, ketergantungan yang berlebihan pada teknologi tanpa bimbingan yang tepat bisa menghambat perkembangan mental anak. Oleh karena itu, keluarga sebagai lingkungan awal anak memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan budaya literasi sejak usia dini. Kedekatan anak dan orang tua menjadi peran penting dalam menangkal dampak negatif dari perkemabangan teknologi Penelitian ini menerapkan metode studi literatur dengan mengevaluasi berbagai referensi akademik yang relevan dengan topik ini. Temuan studi menunjukkan bahwa pola asuh yang baik, hubungan emosional antara orang tua dan anak, serta kebiasaan membaca dan menulis di rumah memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan literasi anak. Selain itu, tantangan seperti kurangnya kepedulian terhadap literasi dan tingginya pemakaian perangkat digital dapat diatasi dengan pendekatan keluarga yang aktif, kreatif, dan edukatif. Dengan demikian, kolaborasi antara pendidikan modern dan pengasuhan yang tepat dalam keluarga menjadi kunci untuk menciptakan generasi cerdas, kompetitif, dan berkarakter kuat.
NILAI ESTETIKA DALAM NOVEL 3726 MDPL KARYA NURWINA SARI Elpi Eksinta Murnika; Hikma Tansilo; Arni Wijaya
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian yaitu “Bagaimanakah nilai estetika dalam novel 3726 MDPL karya Nurwina Sari. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan nilai estetika dalam novel 3726 MDPL karya Nurwina Sari. Data dalam penelitian ini adalah nilai estetika yang terdapat dalam novel 3726 MDPL karya Nurwina Sari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pendekatan penelitian ini adalah nilai estetika pertentangan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca dengan cermat dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil pembahasannya terdapat 11 komponen nilai estetika yaitu : (1) Nilai estetika kecocokan, (2) Nilai estetika kesesuaian, (3) Nilai estetika keselarasan, (4) Nilai estetika kepatutan, (5) Nilai estetika kepantasan, (6) Nilai estetika kesopanan, (7) Nilai estetika keanehan, (8) Nilai estetika kelainan, (9) Nilai estetika kebaruan, (10) Nilai estetika keberontakan, (11) Nilai estetika kemenyimpangan.
UPAYA UNTUK MENUMBUHKAN KESADARAN LINGKUNGAN DI PERGURUAN TINGGI Hasan Kusuma Wardhana; Sujarwo Sujarwo; Desy Safitri
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya perguruan tinggi dalam mewujudkan kesadaran lingkungan di kalangan civitas akademika, khususnya mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber tertulis seperti buku, artikel jurnal, dan dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan di lingkungan kampus masih rendah, ditandai dengan perilaku seperti membuang sampah sembarangan, merokok di area kampus, dan kurangnya partisipasi dalam menjaga kebersihan. Faktor-faktor yang memengaruhi hal ini meliputi kurangnya pendidikan lingkungan, ketidaktahuan akan dampak negatif dari tindakan tersebut, serta minimnya penegakan peraturan terkait kebersihan. Perguruan tinggi berperan penting dalam meningkatkan kesadaran lingkungan melalui beberapa strategi, antara lain: (1) mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup ke dalam kurikulum, (2) menerapkan konsep Green Campus, (3) memberikan edukasi pengelolaan sampah, (4) berkolaborasi dengan pemerintah dan lembaga terkait, serta (5) memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk mendukung kebersihan dan kelestarian lingkungan. Upaya-upaya ini diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan kampus yang bersih, sehat, dan nyaman, tetapi juga membentuk mahasiswa sebagai agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan.
EVALUASI USABILITY WEBSITE BADAN PUSAT STATISTIK (BPS) KABUPATEN SUMEDANG MENGGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) Rizki Nurul Nazmi; Irfan Fadil; Agun Guntara
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kegunaan website Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumedang menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana website BPS Kabupaten Sumedang diterima oleh penggunanya dan mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan. Metode SUS dipilih karena dapat memberikan gambaran yang jelas tentang kepuasan pengguna terhadap antarmuka dan fungsionalitas website. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 100 responden, yang terdiri dari pegawai BPS dan masyarakat umum yang aktif mengakses website tersebut. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh skor SUS sebesar 62,5, yang masuk dalam kategori Acceptable (High) dengan grade C, menunjukkan bahwa meskipun website dapat diterima, masih ada ruang untuk perbaikan lebih lanjut. Beberapa aspek yang perlu diperbaiki meliputi desain antarmuka, kemudahan navigasi, dan kecepatan akses situs. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi BPS Kabupaten Sumedang untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengguna melalui website yang lebih ramah pengguna.
DAYA TARIK FITUR INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN MUSEUM: STUDI KASUS MENGENAL PARAS NUSANTARA Choirul Umam Azhari; Abdul Haris Fatgehipon; Nova Scorviana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin pentingnya inovasi digital dalam menarik minat pengunjung museum, terutama di era modern yang didominasi oleh teknologi. Museum Nasional Indonesia, sebagai salah satu institusi budaya terkemuka, berupaya beradaptasi dengan tren ini melalui pengaplikasian fitur teknologi interaktif "Mengenal Paras Nusantara". Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali bagaimana daya tarik fitur interaktif Mengenal Paras Nusantara memengaruhi minat kunjung masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui studi kasus di Museum Nasional Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengunjung dan pengelola museum, serta observasi langsung. Hasil utama penelitian menunjukkan bahwa fitur Mengenal Paras Nusantara berhasil meningkatkan keterlibatan (engagement) pengunjung, menciptakan pengalaman personal yang unik, dan secara signifikan mendorong kunjungan berbasis tren digital, khususnya di kalangan generasi muda. Meskipun terdapat beberapa keterbatasan dalam penyajian informasi mendalam, fitur ini terbukti efektif sebagai media pengenalan awal terhadap keragaman budaya Indonesia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa teknologi interaktif, seperti yang diimplementasikan dalam fitur Mengenal Paras Nusantara, terbukti berperan penting dalam meningkatkan minat dan jumlah pengunjung museum, sekaligus memperkuat citra museum sebagai pusat edukasi dan hiburan yang relevan di era digital.
Peranan Pasar Tradisional Taman Puring Jakarta Selatan Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Tahun 2002-2022 Aras Achtara
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Pasar Tradisional Taman Puring Jakarta Selatan, DKI Jakarta, dari tahun 2002-2023. Pasar Tradisional Taman Puring merupakan salah satu pusat perekonomian yang berpotensi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Ada tiga pertanyaan penelitian yang diajukan dalam penelitian ini yaitu terdiri dari: (1) Mengapa Pasar Tradisional Taman Puring berperan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat?, (2) Bagaimana pengelolaan Pasar Tradisional Taman Puring dapat berperan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat?, (3) Apa implikasi dari peran Pasar Tradisional Taman Puring terhadap masyarakat sekitar?. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengelolaan Pasar Tradisional Taman Puring, peran Pasar Tradisional Taman Puring dalam perekonomian masyarakat dan implikasi sosial budaya dan sosial ekonomi dari peran Pasar Tradisional Taman Puring pada masyarakat sekitar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah yang terdiri dari heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Dalam penelitian ini juga menggunakan teori manajemen yaitu perencanaan, peroganisasian, pengawasan dan evaluasi, dan teori pasar sebagai landasan berpikir dalam menggali dan merekonstruksi data dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pasar Tradisional Taman Puring memiliki peran dalam peningkatan perekonomian masyarakat melalui pengelolaan yang berkembang dari sebelumnya. Pendekatan manajemen dilakukan secara terencana, terorganisir dan diawasi dengan baik. Implikasi dari pengelolaan pasar yang berkembang tidak hanya dirasakan oleh pedagang dan pembeli, tetapi juga oleh masyarakat sekitar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pasar Tradisional Taman Puring dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dengan pengelolaan yang dilakukan secara baik
Harmonisasi Hukum Waris Islam Dan Hukum Waris Adat Dalam Penyelesaian Sengketa Waris Di Indonesia M Hamzah Iqballudin; Fatkhanah Fatkhanah; Syafik Muhammad
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan Sengketa waris di Indonesia sering kali muncul akibat pluralisme hukum yang hidup berdampingan, yaitu hukum waris Islam, hukum waris adat, dan hukum waris nasional. Ketiga sistem ini memiliki dasar, prinsip, dan mekanisme pembagian yang berbeda, sehingga ketika terjadi kematian pewaris, penentuan sistem hukum yang digunakan kerap menimbulkan konflik di antara ahli waris. Permasalahan ini menjadi semakin kompleks ketika nilai-nilai lokal yang dijunjung tinggi berbenturan dengan norma-norma syariat yang bersifat teologis dan mengikat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk harmonisasi antara hukum waris Islam dan hukum waris adat sebagai upaya penyelesaian sengketa waris secara adil dan berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah normatif yuridis yang dikombinasikan dengan pendekatan sosiologis, guna mengkaji norma hukum positif serta praktik sosial di masyarakat adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi harmonisasi dapat dilakukan melalui pendekatan rekognisi hukum adat dalam sistem hukum nasional, pelibatan tokoh agama dan lembaga adat dalam penyelesaian sengketa, serta penguatan mekanisme mediasi di tingkat keluarga maupun pengadilan agama. Harmonisasi ini penting untuk menciptakan keadilan substantif yang tidak hanya legal formal, tetapi juga kontekstual dan kultural.
Transformasi Digital UMKM Banyumas: Identifikasi Hambatan dan Rekomendasi Solusi Kirana Anggun Widyadana; Herdian Farisi; Anjar Safitri
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif untuk menganalisis tantangan utama yang dihadapi UMKM di Banyumas dalam mengadopsi pemasaran digital. Temuan menunjukkan kendala signifikan meliputi: literasi digital rendah, kendala keuangan, infrastruktur tidak memadai, resistensi terhadap perubahan, dan kesenjangan keterampilan digital. Hambatan-hambatan ini secara kolektif menghambat UMKM dalam memanfaatkan platform digital secara optimal. Berdasarkan temuan, studi ini merekomendasikan model kolaborasi triple helix (pemerintah-swasta-akademisi) untuk intervensi holistik, termasuk pelatihan berbasis kearifan lokal, insentif fiskal, dan pemerataan infrastruktur. Kontribusi penelitian terletak pada identifikasi hambatan spesifik konteks Banyumas dan rekomendasi solusi aplikatif.