cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,871 Documents
Dampak Kemiskinan terhadap Kualitas Pendidikan Anak di Indonesia: Rekomendasi Kebijakan yang Efektif Eki Darma Putra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu Masalah kemiskinan di Indonesia telah menjadi fokus utama dalam proses pembangunan nasional. Kemiskinan tidak hanya menjadi masalah ekonomi, tetapi juga mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan anak. Pasal 33 dari Undang-Undang Dasar 1945 menekankan bahwa kemiskinan merupakan masalah serius yang terkait dengan banyak faktor seperti pendidikan, pendapatan, pengangguran, geografis, karakter, dan budaya. Kemiskinan tidak hanya terbatas pada daerah pedesaan, tetapi juga terjadi di perkotaan. Masalah ini telah ada sejak sebelum era reformasi Indonesia dan merupakan tantangan kompleks yang dihadapi oleh semua pemerintahan di dunia, termasuk Indonesia.
Penolakan Permohonan Informasi Publik Aghya Anasita
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbukaan informasi publik merupakan salah satu prinsip penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis, namun dalam praktiknya masih sering terjadi penolakan terhadap permohonan informasi oleh badan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar hukum, batasan, serta mekanisme penolakan permohonan informasi publik dalam perspektif hukum administrasi negara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, serta menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penolakan permohonan informasi publik hanya dapat dibenarkan apabila didasarkan pada ketentuan hukum yang jelas, terutama sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008, dengan alasan utama berupa informasi yang dikecualikan, informasi yang belum dikuasai, atau permohonan yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum. Selain itu, penolakan harus dilakukan melalui prosedur administratif yang benar dan disertai uji konsekuensi. Apabila penolakan dilakukan secara tidak tepat, pemohon memiliki hak untuk menempuh mekanisme penyelesaian sengketa melalui keberatan kepada atasan PPID, Komisi Informasi, hingga pengadilan. Dengan demikian, penolakan informasi publik tidak dapat dilakukan secara sewenang-wenang, melainkan harus tunduk pada prinsip legalitas, keterbukaan, dan akuntabilitas guna menjamin perlindungan hak masyarakat atas informasi
Peran Otoritas Jasa Keuangan dalam Pengawasan dan Penindakan Pelanggaran Hukum Perbankan di Indonesia Nugroho, Abyasa Abrar; Aryasatya Yusuf Wiryawan; Maglyn Angel Stefanny; Nurfadilla Risa Aulia; Ayu Maharsuci Nindya Mahyudi; Baidhowi Baidhowi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The banking sector plays a vital role in maintaining national economic stability, necessitating a robust and integrated supervisory framework. This study examines the supervisory authority and enforcement mechanisms of the Financial Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan/OJK) in addressing violations of banking law in Indonesia using a normative juridical method with statutory and conceptual approaches based on primary and secondary legal materials. The findings reveal that OJK holds comprehensive supervisory powers through compliance-based and risk-based supervision, implemented via on-site and off-site mechanisms, and supported by coordination with Bank Indonesia and the Indonesia Deposit Insurance Corporation (LPS). In enforcing regulations, OJK may impose graduated administrative sanctions, ranging from written warnings and fines to restrictions on business activities and revocation of banking licenses, while criminal violations are handled in coordination with law enforcement agencies. Despite an adequate regulatory framework, supervisory implementation faces challenges such as increasingly complex financial products, rapid technological innovation, and global economic dynamics, making strengthened inter-agency coordination and enhanced supervisory capacity essential to ensure compliance and sustain public confidence in the national banking system.
Perlindungan Hukum Bagi Korban Skimming Pada Transaksi ATM Dan E-Banking Nur Rofi Dwianti; Kayla Achri Salsabila; Amelia Vega; Sann Satriatama; Delon Arthur Wijaya; Baidhowi Baidhowi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bank adalah badan usaha resmi yang memiliki tanggung jawab untuk menghimpun dana masyarakat, proses bekerjanya bank bentuk berupa simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau dalam bentuk lainnya. Semakin pesatnya perkembangan teknologi dalam sektor perbankan yang dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi tanpa perlu jauh-jauh untuk datang ke teller bank. Perkembangan teknologi dalam perbankan memberikan dampak positif yang cukup banyak. Namun, terdapat dampak negatif yang tidak bisa dihindarkan seperti kejahatan di dunia maya atau biasa disebut dengan cybercrime. Kejahatan pada ATM semakin banyak dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah skimming yaitu proses kejahatan dengan cara penyaringan data pada kartu ATM nasabah. Apabila nasabah kehilangan uang dikarenakan skimming oleh orang yang tidak dikenal maka berdasarkan pasal 4 huruf (H) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, maka nasabah berhak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi, dan/atau penggantian atas uangnya yang hilang tersebut.
Polemik Pernyataan Alumni LPDP “Cukup Saya WNI” Dalam Perspektif Media Dan Kajian Tindak Tutur Bahasa Bertiana Putri Saragih; Aulia Syahfitri Harahap; Devi Enjelina Nainggolan; Elisabeth Siska Limbong; Natal Fransiska Manalu; M. Oky F. Gafari; Herning Puspitarini
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polemik mengenai pernyataan seorang alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang menyatakan kebanggaannya karena anaknya menjadi warga negara asing memicu perdebatan luas di masyarakat dan media massa. Pernyataan yang berbunyi “cukup saya saja yang WNI, anak-anak jangan” menjadi viral dan memunculkan berbagai respons yang berkaitan dengan isu nasionalisme, tanggung jawab penerima beasiswa negara, serta etika dalam menyampaikan pendapat di ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis polemik tersebut melalui perspektif pemberitaan media serta mengkaji penggunaan bahasa dalam pernyataan tersebut menggunakan pendekatan pragmatik, khususnya teori tindak tutur. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa pemberitaan dari beberapa media daring nasional seperti Detik, BBC Indonesia, CNBC Indonesia, dan laman Universitas Gadjah Mada. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam pernyataan yang menjadi sumber kontroversi. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara lokusioner pernyataan tersebut hanya menyampaikan informasi mengenai status kewarganegaraan anak, namun secara ilokusioner mengandung ekspresi sikap yang dapat ditafsirkan sebagai kritik atau ketidakpuasan terhadap kondisi tertentu. Sementara itu, secara perlokusioner pernyataan tersebut menimbulkan dampak sosial yang luas berupa kritik publik, perdebatan di media sosial, hingga respons dari pemerintah terkait evaluasi pengelolaan beasiswa dan kewajiban pengabdian penerima LPDP. Penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan dalam ruang publik, khususnya di media sosial, memiliki potensi besar dalam mempengaruhi opini publik serta membentuk wacana sosial dan politik di masyarakat
Pengaruh Pemberian Air Kelapa Muda Dan Senam Dismenore Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di SMP IT Da’arus Shoolihin Tahun 2025 Rayesa Wulandari; Indri Sarwili; Lannasari Lannasari
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore merupakan nyeri saat menstruasi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar. Penanganan nonfarmakologis seperti pemberian air kelapa muda dan senam dismenore dapat menjadi alternatif yang aman untuk mengurangi nyeri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa muda dan senam dismenore terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri. Desain penelitian menggunakan quasi experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Intervensi berupa pemberian air kelapa muda 200 ml dan senam dismenore selama 15–20 menit selama 3 hari. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri setelah intervensi. Nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pemberian air kelapa muda dan senam dismenore terhadap penurunan nyeri dismenore.
Pengaruh Intensitas Aset Tetap, Sales Growth Dan Kepemilikan Institusional Terhadap Tax Avoidance Sabila Dearty Rahmadhani; Eka Rima Prasetya
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of Fixed Asset Intensity, Sales Growth and Independent Commissioners on Tax Avoidance. This research was conducted by analyzing the financial statements of companies in the Consumer Non-Cylicals sector on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from the official website of the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2018-2024. The sample used in this study was 32 companies with a sample determination method using the purposive sampling method. The data used in this study is secondary data in the form of financial statements and annual reports from each company in the consumer non-cyclical sector which has been a research sample. The variables used in this study are Fixed Asset Intensity, Sales Growth and Independent Commissioners as independent variables and Tax Avoidance as dependent variables. The results of the study show that the best selected model to be used in this study is the Fixed Effect Model (FEM). The results of this study show that Fixed Asset Intensity has an effect on Tax Avoidance, Sales Growth has an effect on Tax Avoidance, and Independent Commissioners have no effect on Tax Avoidance and simultaneously Fixed Asset Intensity, Sales Growth, and Independent Commissioners have an effect on Tax Avoidance
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Kualitas Laba Dan Capital Intensity Terhadap Agresivitas Pajak Hanna Pricilia Natasha; Eka Rima Prasetya
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, kualitas laba, dan capital intensity terhadap praktik agresivitas pajak, pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel. Sampel penelitian terdiri dari 18 perusahaan sektor consumer non-cylicals yang memenuhi kriteria purposive sampling. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Hasil analisis uji t (parsial) dapat diketahui Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap Agresivitas Pajak, Kualitas Laba berpengaruh terhadap Agresivitas Pajak, Capital Intensity tidak berpengaruh parsial terhadap Agresivitas Pajak. Sedangkan, hasil uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa variabel Ukuran Perusahaan, Kualitas Laba, dan Capital Intensity secara simultan berpengaruh terhadap Agresivitas Pajak
Analisis Faktor-Faktor Makro yang Memengaruhi Kenaikan Harga Barang (Inflasi) di Indonesia Ayla Azzura Rusfa; Elizabet Noviola; Virra Mufidah; Akmal Huda Nasution; Chairunnisa Zakina Adibra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inflasi merupakan salah satu tolok ukur utama dalam mengevaluasi stabilitas ekonomi karena berhubungan langsung dengan kemampuan daya beli masyarakat serta kinerja aktivitas ekonomi secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh variabel-variabel makroekonomi terhadap inflasi di Indonesia. Dengan fokus pada suku bunga, jumlah uang beredar, dan nilai tukar rupiah. Pendekatan yang diaplikasikan adalah penelitian deskriptif melalui studi literatur dengan mengolah data sekunder yang diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan berbagai laporan resmi. Temuan kajian menunjukkan bahwa dinamika inflasi domestik dibentuk oleh kombinasi faktor moneter dan faktor eksternal yang saling berinteraksi. Suku bunga berperan sebagai alat kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi melalui pengaruhnya terhadap permintaan agregat, sedangkan pertumbuhan jumlah uang beredar cenderung berkorelasi positif dengan inflasi karena peningkatan likuiditas dalam perekonomian. Di samping itu, pergerakan nilai tukar memengaruhi inflasi melalui perubahan harga barang impor dan biaya produksi berdasarkan input impor. Ketiga variabel tersebut berinteraksi secara dinamis sesuai dengan perkembangan kondisi makroekonomi dan desain kebijakan yang diberlakukan. Dengan demikian, upaya pengendalian inflasi menuntut kebijakan yang terpadu dan responsif, meliputi penguatan stabilitas moneter, pengelolaan nilai tukar yang prudent, serta peningkatan kapasitas sisi produksi nasional.
Dampak Kebijakan Moneter terhadap Stabilitas Inflasi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Domestik Mutiara Cicilia Sinaga; Muhammad Rafilza Rahma Pane; Alif Rizqy Aryaputra; Akmal Huda Nasution; Chairunnisa Zakina Adibra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan moneter memainkan peran krusial dalam menjaga stabilitas inflasi, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi domestik seperti fluktuasi harga komoditas, gejolak nilai tukar rupiah, dan dampak pandemi. Penelitian ini menganalisis dampak kebijakan moneter Bank Indonesia (BI Rate, operasi pasar terbuka, dan cadangan wajib) terhadap stabilitas inflasi di Indonesia periode 2015-2025. Menggunakan model regresi vector autoregression (VAR) dengan data time series dari Bank Indonesia, BPS, dan World Bank, studi menemukan bahwa pengetatan moneter melalui kenaikan BI Rate secara signifikan menekan inflasi (koefisien -0,45, p<0,01), meskipun efeknya melemah saat indeks ketidakpastian ekonomi (EPU) domestik melonjak di atas 150 poin. Ketidakpastian domestik, yang dipicu oleh subsidi BBM dan konflik geopolitik, memperlemah transmisi kebijakan moneter hingga 25%. Implikasi kebijakan menekankan perlunya forward guidance dan koordinasi fiskal-moneter untuk meningkatkan efektivitas. Penelitian ini berkontribusi pada literatur ekonomi moneter Indonesia dengan bukti empiris terkini.