cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,701 Documents
Rancang Bangun Sistem Point of Sales (PoS) Berbasis Web dengan Metode Agile (Studi Kasus: SR Battery) Muhamad Ardiansyah; Agus Suharto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital saat ini memicu perubahan besar dalam pengelolaan operasional dunia usaha demi menjaga kemampuan bersaing di pasar. Salah satu aspek penting dalam keberlangsungan usaha eceran adalah pengelolaan persediaan barang dan pencatatan transaksi yang cepat serta akurat. Toko SR Battery saat ini masih mengandalkan sistem konvensional berupa pencatatan manual pada buku untuk mendokumentasikan transaksi penjualan dan persediaan simpanan aki. Akibat dari cara manual ini, toko sering menghadapi kendala serius seperti ketidaksesuaian data persediaan antara catatan dan kondisi nyata di gudang, risiko kesalahan hitung yang tinggi, keterlambatan dalam penyusunan laporan keuangan, hingga terhambatnya efisiensi pelayanan pelanggan saat kondisi toko sedang ramai. Untuk mengatasi persoalan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem aplikasi kasir berbasis web yang terintegrasi otomatis. Metode pengembangan perangkat lunak yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode Agile. Pendekatan ini dipilih karena sifatnya yang fleksibel dan mudah melalui siklus pengerjaan bertahap, serta melibatkan peran serta aktif pemilik toko dalam menguji setiap fitur secara berkala guna memastikan sistem yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan operasional harian. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem kasir berbasis web yang mampu mengotomatisasi pencatatan transaksi dari barang masuk hingga barang keluar, menyajikan pembaruan persediaan secara langsung saat itu juga, memantau riwayat transaksi, serta menyusun laporan laba rugi secara seketika. Penerapan sistem ini terbukti berhasil menekan kesalahan pencatatan data persediaan, mempercepat proses penyusunan laporan, dan meningkatkan efisiensi serta kualitas pelayanan terhadap pelanggan pada Toko SR Battery
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Kesiapan Siswa dalam Menghadapi Bencana Banjir di SMA N 1 Sungai Pua Tahun 2025 Salsa Billa; Reny Chaidir; Pera Putra Bungsu
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir merupakan ancaman yang sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, yang secara geografis rawan terhadap bencana hidrometeorologi. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, wilayah ini beberapa kali terdampak banjir yang mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar-mengajar. Masih banyak siswa yang belum memiliki kesiapan optimal dalam menghadapi situasi darurat bencana, yang ditandai dengan rendahnya pemahaman mengenai tindakan penyelamatan diri dan minimnya keterlibatan dalam simulasi kebencanaan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kesiapan siswa dalam menghadapi bencana banjir di SMA N 1 Sungai Pua Tahun 2025. Desain penelitian Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 14juli- 18 juli 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 181 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan, sikap, dan kesiapan. Hasil uji Spearmen Rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan kesiapan (p=<0,001). Hasil Penelitian juga menunjukkan bahwa 80 responden (44,2%) memiliki pengetahuan pada kategori baik, 62 responden (34,3%) pada kategori cukup, 39 responden (21,5) pada kategori kurang, sedangkan 99 responden (54,7%) memiliki sikap pada kategori positif, 82 responden (45,3%) pada kategori megatif. Kesimpulan Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan kesiapan dalam menghadapi bencana banjir pada siswa di SMA N 1 Sungai Pua. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada upaya peningkatan keselamatan dan kesejahteraan siswa dalam menghadapi bencana banjir
Penegakan Hukum terhadap Pelaku Pembunuhan Berencana Sesuai dengan yang Diatur dalam Pasal 340 KUHP (Studi Kasus Putusan Nomor 150/Pid.B/2024/PN.Jkt.Brt) Andhika Imanuel Subu; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembunuhan berencana merupakan salah satu bentuk kejahatan terhadap nyawa yang paling berat dalam hukum pidana Indonesia, karena dilakukan dengan kesengajaan yang disertai perencanaan matang, bukan sekadar dorongan emosi sesaat. Kasus yang terjadi di lobby sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Barat, dengan terdakwa Andi Andoyo bin Adnan Sujiyono, menjadi salah satu contoh nyata bagaimana niat jahat yang dipendam dapat berujung pada hilangnya nyawa orang lain melalui perencanaan yang cermat, mulai dari mempersiapkan senjata hingga menunggu korban di lokasi kejadian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana serta penerapan sanksi hukum terhadap pelaku dalam Putusan Nomor 150/Pid.B/2024/PN.Jkt.Brt. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, yang didasarkan pada bahan hukum primer berupa Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa buku dan jurnal yang berkaitan dengan tindak pidana pembunuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan unsur kesengajaan dan rencana terlebih dahulu yang terpenuhi melalui persiapan senjata tajam serta penantian terhadap korban sebelum perbuatan dilakukan. Majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama 16 (enam belas) tahun, lebih ringan dari tuntutan Penuntut Umum selama 18 (delapan belas) tahun, dengan mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan berupa sifat perbuatan yang sadis dan duka mendalam bagi keluarga korban, serta hal yang meringankan berupa terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya. Dengan demikian, penegakan hukum terhadap pelaku pembunuhan berencana perlu senantiasa menyeimbangkan antara kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan, sehingga sanksi yang dijatuhkan tidak hanya bersifat membalas perbuatan pelaku, tetapi juga memberikan efek jera dan menjaga nilai-nilai kemanusiaan serta ketertiban sosial.
Penegakan Hukum Pidana Terhadap Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Pita Cukai (Studi Kasus Putusan Nomor 102/Pid.Sus/2024/PN.Wsb) Fredzi Turnif Gajah; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai merupakan salah satu bentuk tindak pidana di bidang cukai yang tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menciptakan iklim usaha yang tidak sehat bagi pelaku usaha rokok yang taat pada ketentuan cukai. Kasus yang terungkap di Rest Area Sibogor Plobangan, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo menjadi salah satu contoh nyata bagaimana peredaran rokok tanpa pita cukai dilakukan melalui jaringan yang melibatkan lebih dari satu pihak, sehingga menimbulkan persoalan tersendiri terkait sejauh mana pertanggungjawaban pidana dapat dibebankan kepada masing-masing pihak yang terlibat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pertanggungjawaban pidana pelaku peredaran rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai, serta dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana pada Putusan Nomor 102/Pid.Sus/2024/PN.Wsb. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan pendekatan kasus, yang didasarkan pada bahan hukum primer berupa putusan pengadilan serta bahan hukum sekunder berupa peraturan perundang-undangan dan literatur yang berkaitan dengan cukai dan tindak pidana penyelundupan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta menyerahkan barang kena cukai yang tidak dilekati pita cukai, sebagaimana diatur dalam Pasal 54 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dan dijatuhi pidana penjara selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan serta denda sejumlah Rp491.733.360,00. Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan tersebut didasarkan pada keterangan saksi-saksi, keterangan terdakwa, barang bukti, serta hal-hal yang memberatkan dan meringankan, termasuk kondisi ekonomi terdakwa yang membuatnya rentan dimanfaatkan oleh pihak lain yang berstatus daftar pencarian orang. Dengan demikian, penegakan hukum pidana terhadap peredaran rokok tanpa pita cukai perlu memperhatikan tidak hanya aspek pemidanaan terhadap pelaku lapangan, tetapi juga perlu diimbangi dengan upaya pencegahan yang lebih struktural, termasuk penguatan pengawasan di jalur distribusi dan edukasi kepada masyarakat, agar kerugian negara di sektor cukai dapat ditekan secara berkelanjutan
Analisis Yuridis Tentang Tindak Pidana Pencemaran Lingkungan (Studi Kasus Putusan Nomor 136/Pid.Sus/Lh/2024/PN.Rkb) Fajar Riyanto; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran lingkungan hidup merupakan salah satu bentuk tindak pidana yang menimbulkan kerugian besar bagi kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya, karena berkaitan langsung dengan hak setiap orang atas lingkungan yang baik dan sehat. Kasus yang terjadi di wilayah hukum Pengadilan Negeri Rangkasbitung, dengan terdakwa korporasi PT. Samudera Banten Jaya, menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kegiatan usaha pertambangan dapat menimbulkan pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola sesuai dengan baku mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaturan hukum terhadap tindak pidana pencemaran lingkungan serta penerapan sanksi pidana dalam kasus pencemaran lingkungan berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Rangkasbitung Nomor 136/Pid.Sus/LH/2024/PN.Rkb. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan pendekatan kasus, yang didasarkan pada bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa buku dan jurnal yang berkaitan dengan hukum lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum pidana terhadap pelaku pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup diatur dalam Pasal 97 sampai dengan Pasal 120 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang didasarkan pada asas ultimum remedium untuk pelanggaran baku mutu lingkungan, emisi, dan gangguan. Dalam Putusan Nomor 136/Pid.Sus/LH/2024/PN.Rkb, terdakwa PT. Samudera Banten Jaya yang diwakili oleh direkturnya dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan dilampauinya baku mutu air, dan dijatuhi pidana denda sejumlah Rp3.000.000.000,00 (tiga milyar rupiah). Dengan demikian, penegakan hukum terhadap tindak pidana pencemaran lingkungan perlu terus diperkuat, tidak hanya melalui penjatuhan sanksi pidana yang tegas terhadap pelaku usaha, tetapi juga melalui pengawasan yang ketat terhadap pemenuhan baku mutu lingkungan hidup, agar hak setiap orang atas lingkungan yang baik dan sehat dapat terwujud secara berkelanjutan.
Perancangan Sistem Informasi Manajemen Operasional Toko Berbasis Web dengan Metode Agile ( Studi Kasus : Toko E-Ryt Sport 08 ) Irsyad Adlil Dzil Ikram; Mufidah Karimah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toko E-Ryt Sport 08 masih menghadapi beberapa kendala dalam pengelolaan operasional, di antaranya pencatatan stok barang yang belum terintegrasi, proses transaksi penjualan yang masih kurang efektif, serta pengelolaan Purchase Order (PO) kepada supplier yang belum mampu memantau status pemesanan secara optimal. Permasalahan tersebut menyebabkan ketidaksesuaian data stok, keterlambatan penyajian laporan penjualan, dan kurang efisiennya proses operasional toko. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Manajemen Operasional Toko berbasis web yang mampu mengintegrasikan pengelolaan stok barang, transaksi penjualan, serta Purchase Order dengan supplier. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Agile karena memiliki pendekatan iteratif dan fleksibel sehingga mampu menyesuaikan kebutuhan pengguna selama proses pengembangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), Entity Relationship Diagram (ERD), dan Logical Record Structure (LRS), sedangkan implementasi sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP, JavaScript, HTML, CSS, Bootstrap, dan database MySQL. Sistem yang dibangun memiliki fitur pengelolaan data barang, transaksi penjualan, pengelolaan Purchase Order, laporan penjualan, laporan Purchase Order, dashboard supplier, serta fitur unggah bukti pengiriman oleh supplier. Hasil pengujian menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah ditentukan. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan operasional toko, mempercepat penyajian informasi, serta membantu pemilik toko dalam memantau stok barang, transaksi penjualan, dan proses Purchase Order secara lebih akurat dan terintegrasi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Minat Kunjungan Pasien dengan Hipertensi di Unit Rawat Jalan Puskesmas Lasi Tahun 2025 Hilda Nazilatul Rahma; Marlina Andriani; Aida Andriani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat kunjungan merupakan pemanfaatan penggunaan fasilitas kesehatan yang disediakan baik dalam bentuk rawat jalan maupun dalam bentuk kegiatan lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas layanan medis, kualitas layanan non medis, kepuasan dengan minat kunjungan pasien dengan hipertensi di unit rawat jalan puskesmas lasi tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptiv analitic dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu pasien hipertensi diwilayah kerja puskesmas lasi. Sampel penelitian ini adalah pasien hipertensi yang berkunjung ke unit rawat jalan puskesmas lasi sebesar 94 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan jenis accidental sampling. Variable independent penelitian ini adalah kualitas layanan medis, kualitas layanan non medis, kepuasan. Variable dependen yaitu minat kunjungan pasien hipertensi. Data dianalis menggunakan uji chi-square dengan derajat kemaknaan p ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kualitas layanan medis dengan minat kunjungan dengan p-value 0,000. Adanya hubungan signifikan antara kualitas layanan non medis dengan minat kunjungan dengan p-value 0,000. Dan adanya hubungan kepuasan dengan minat kunjungan dengan p-value 0,002. Kesimpulan : terdapat hubungan antara kualitas layanan medis, kualitas layanan non medis, kepuasan dengan minat kunjungan pasien dengan hipertensi di unit rawat jalan puskesmas lasi tahun 2025. Saran : Diharapkan puskesmas dapat meningkatkan kualitas layanan medis dan non medis, dan kepuasan pasien supaya pasien yang berkunjung berminat untuk datang kembali ke unit rawat jalan puskesmas lasi.
Pengaruh Employer Branding Terhadap  Keterikatan Organisasi Generasi Milenial Pada Perusahaan Startup Teknologi di Indonesia Studi Kasus : Tokopedia Felisitas Erselin; Johanes Lomboan; Piter Kogoya; Renita Sundari; Sindy Agustin Aulia
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengaruh employer branding terhadap keterikatan organisasi generasi milenial pada perusahaan startup di Indonesia, dengan studi kasus pada Tokopedia. Di tengah persaingan industri digital yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk mampu membangun citra sebagai tempat kerja yang menarik, sehingga dapat mempertahankan karyawan berbakat, khususnya generasi milenial yang kini mendominasi dunia kerja. Employer branding menjadi strategi penting yang tidak hanya berfungsi untuk menarik kandidat potensial, tetapi juga membangun loyalitas dan rasa memiliki di dalam organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh dari 100 responden yang merupakan karyawan generasi milenial di Tokopedia. Analisis data dilakukan menggunakan teknik Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS 4.0. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Employer Branding yang terdiri atas lima dimensi utama, yaitu Interest Value, Social Value, Development Value, Economic Value, dan Application Value. Variabel dependen adalah Keterikatan Organisasi, yang diukur melalui tiga indikator utama, yaitu Vigor, Dedication, dan Absorption. Selain itu, Kepuasan Kerja digunakan sebagai variabel mediasi yang menjembatani hubungan antara Employer Branding dan Keterikatan Organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Employer Branding memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja dan Keterikatan Organisasi. Artinya, semakin kuat persepsi karyawan terhadap citra perusahaan sebagai tempat kerja yang ideal, semakin tinggi tingkat keterikatan mereka terhadap organisasi. Selain itu, Kepuasan Kerja terbukti memediasi sebagian hubungan antara Employer Branding dan Keterikatan Organisasi. Hal ini mengindikasikan bahwa pengalaman kerja yang menyenangkan dan lingkungan kerja yang mendukung mampu memperkuat dampak positif Employer Branding terhadap keterikatan karyawan. Penelitian ini menegaskan bahwa perusahaan startup seperti Tokopedia perlu memperkuat strategi Employer Branding melalui pengembangan nilai-nilai organisasi yang relevan dengan karakteristik generasi milenial, seperti kesempatan belajar, fleksibilitas kerja, dan budaya kolaboratif. Dengan membangun citra positif dan lingkungan kerja yang mendukung, perusahaan dapat menciptakan rasa keterikatan yang lebih tinggi serta menurunkan potensi turnover karyawan. Secara teoretis, hasil penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur mengenai pengaruh Employer Branding dalam konteks organisasi modern berbasis teknologi di Indonesia. Sedangkan secara praktis, penelitian ini dapat dijadikan dasar bagi perusahaan dalam merancang strategi manajemen sumber daya manusia yang efektif dan berkelanjutan, khususnya untuk menarik dan mempertahankan generasi milenial yang menjadi aset penting di era digital.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Post Op Appendiktomy Ny. A dengan Masalah Keperawatan Nyeri dalam Peneraoan Relaksasi Nafas dalam di Ruangan Ar-Raudah RSI Ibnu Sina Bukittinggi Reval Yubastian; Junaidy S. Rustam
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Apendisitis merupakan peradangan pada apendiks yang sering membutuhkan tindakan pembedahan berupa apendiktomi. Salah satu masalah yang sering muncul setelah tindakan pembedahan adalah nyeri akut akibat adanya insisi dan kerusakan jaringan. Nyeri yang tidak terkontrol dapat mengganggu kenyamanan, istirahat, serta aktivitas pasien. Salah satu tindakan nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan intensitas nyeri adalah teknik relaksasi nafas dalam. Tujuan: Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien post operasi appendiktomi dengan masalah keperawatan nyeri melalui penerapan teknik relaksasi nafas dalam di Ruangan Ar-Raudah RSI Ibnu Sina Bukittinggi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Ny. A, 33 tahun, post operasi appendiktomi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan manajemen nyeri dengan teknik relaksasi nafas dalam, skala nyeri menurun menjadi 3/10. Masalah nyeri teratasi sebagian dan intervensi dilanjutkan. Kesimpulan: Penerapan teknik relaksasi nafas dalam sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis dalam manajemen nyeri dapat membantu menurunkan intensitas nyeri pada pasien post operasi appendiktomi. Pada kasus Ny. A terjadi penurunan skala nyeri dari 4/10 menjadi 3/10 setelah diberikan intervensi. Namun, masalah nyeri masih teratasi sebagian sehingga intervensi perlu dilanjutkan sesuai kondisi pasien.
Manajemen Pelayanan Kesehatan pada Puskesmas Ueesi (Studi di Desa Ueesi Kecamatan Ueesi Kabupaten Kolaka Timur) Arlan Arlan; Muhamad Irfan Rama; Nartin Nartin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki tanggung jawab dalam menyelenggarakan pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara efektif, efisien, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen pelayanan kesehatan pada Puskesmas Ueesi di Desa Ueesi, Kecamatan Ueesi, Kabupaten Kolaka Timur. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala Puskesmas, tenaga kesehatan, staf administrasi, serta masyarakat pengguna layanan kesehatan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pelayanan kesehatan di Puskesmas Ueesi telah dilaksanakan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Meskipun demikian, pelaksanaan pelayanan masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan tenaga kesehatan, keterbatasan sarana dan prasarana medis, keterlambatan distribusi obat, serta kondisi geografis yang memengaruhi akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Dari aspek efektivitas, pelayanan telah mampu memenuhi sebagian besar kebutuhan masyarakat, namun aspek efisiensi, aksesibilitas, dan peningkatan mutu pelayanan masih memerlukan perbaikan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sumber daya manusia, peningkatan fasilitas kesehatan, koordinasi lintas sektor, serta evaluasi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah terpencil