cover
Contact Name
Widia
Contact Email
jurnalpendikbud@gmail.com
Phone
+6281337237577
Journal Mail Official
widia@habi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Published by STKIP Harapan Bima
ISSN : 30316421     EISSN : 3031643X     DOI : https://doi.org/10.56842/jpk
JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan memuat hasil belajar dan pembelajaran, kajian konseptual dan hasil penelitian tentang Pendidikan dan Kebudayaan yang ada Sekolah dan Masyarakat pada umumnya yang dapat memberikan khasanah keilmuan. Jurnal ini terbit 4 kali dalam 1 tahun. Journal Title : JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan ISSN : 3031-643X (online) & 3031-6421 (cetak) DOI Prefix : 10.56842 Editor in Chief : Widia Publisher : STKIP Harapan Bima Frequency : Terbit 4 kali dalam satu tahun (Januari, April, Juli and Oktober)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 84 Documents
Survei Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Dasar Menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) Hidayat, Arif; Saitya, Imaduddin; Rostati, Rostati
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 2 (2026): April 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i2.757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebugaran jasmani siswa kelas IV SDN Tolowata Kec. Ambalawi Kab. Bima tahun pelajaran 2025/2026. Penelitian  ini  menggunakan pendekatan kuantitatif  dengan  teknik  pendekatan survey  tes.  Populasi  yang  digunakan  adalah  siswa  kelas IV putra  putri  dengan jumlah 24 siswa di SD Negeri Tolowata. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh, dimana  semua  populasi  dijadikan  sebagai  sampel.  Instrumen  penelitian  dalam penelitian  ini  menggunakan  tes  dan  pengukuran.  Untuk  mengetahui  kebugaran jasmani  pada  siswa  maka  dilakukan  Tes  Kebugaran  Jasmani  Indonesia  (TKJI). Berdasarkan  analisis  data, hasil  tingkat  kebugaran  jasmani  siswa  SD  Negeri Tolowata 11  siswa termasuk  dalam  kategori  sedang dengan  prosentase  45,83%, 9  siswa  termasuk  dalam kategori  kurang  dengan prosentase  37,50%, 2  siswa  termasuk  dalam kategori baik  dengan  prosentase 8,33%, 2  siswa  termasuk  dalam kategori  kurang  sekali  dengan  prosentase 8,33%. Berdasarkan  hasil  penelitian  dan  analisis  deskriptif  persentase,  maka dapat   disimpulkan   bahwa   kebugaran   jasmani   siswa   kelas IV SD   Tolowata Kec. Ambalawi Kab. Bima tahun pelajaran 2025/2026  dalam  kategori sedang  dicapai  sebanyak  11  siswa  dengan  jumlah  persentase 45,83%.
Pengaruh Model Pembelajaran CTL Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar pada Mata Pelajaran Matematika Suhardi, Suhardi; Sanjaya, Fifi; Yani, Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 2 (2026): April 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i2.882

Abstract

Model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) hadir sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini adalah penelitian dengan memperoleh data yang berbentuk angka. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen Pretest-Posttest Control Group Design. Desain ini melibatkan 2 kelas, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran dengan model Contextual Teaching and Learning, sedangkan kelas kontrol adalah kelas yang diberikan pembelajaran dengan model Konvensional yaitu Direct Instruction. Sebelum adanya perlakuan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, perlu diadakan tes di awal yang disebut pretest.Penelitian ini dilakukan di SDN Inpres Lodu dengan menggunakan 2 sampel kelas, kelas IV sebagai kelas eksperimen dan kelas V sebagai kontrol. Penelitian dilaksanakan di SDN Inpres Lodu Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima. Penulis ingin melihat apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap kemampuan berpikir kritis.Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh penggunaan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning yang ditunjukan dengan perbedaan peningkatan rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik dimana perolehan skor rata-rata N-Gain kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen sebesar 0,73 dengan kategori tinggi sedangkan kelas kontrol dengan perolehan skor rata-rata N-Gain kemampuan berpikir kritis sebesar 0,55 dengan kategori sedang.
Analisis Komparatif Laporan Penelitian Tindakan Kelas dan Penelitian Eksperimen di Bidang Pendidikan: A Systematic Literature Review Yunita, Irma; Rahmadiyanti, Dhisa; Nurfandini, Abel Aulia; Pandini, Intan Dwi; Fauzi, Imron
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 2 (2026): April 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i2.1051

Abstract

Classroom Action Research (CAR) dan penelitian eksperimen merupakan dua pendekatan yang sering digunakan dalam penelitian pendidikan, namun keduanya memiliki perbedaan karakteristik dalam tujuan, desain penelitian, serta teknik analisis data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan karakteristik laporan Classroom Action Research dan penelitian eksperimen melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian ini menganalisis 20 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada tahun 2015–2025 yang diperoleh dari database Google Scholar, ERIC, dan DOAJ. Proses seleksi literatur dilakukan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang relevan dengan fokus penelitian. Analisis data dilakukan melalui content analysis, coding tematik, dan analisis komparatif untuk mengidentifikasi kategori perbedaan antara kedua jenis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan utama antara CAR dan penelitian eksperimen terletak pada (1) tujuan penelitian, yaitu CAR berfokus pada perbaikan proses pembelajaran sedangkan eksperimen berfokus pada pengujian pengaruh perlakuan; (2) desain penelitian, yaitu CAR menggunakan siklus tindakan (perencanaan, tindakan, observasi, refleksi) sedangkan eksperimen menggunakan desain terkontrol; serta (3) teknik analisis data, yaitu CAR menggunakan analisis deskriptif reflektif sedangkan eksperimen menggunakan analisis statistik seperti uji t, ANOVA, dan regresi. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah berupa kerangka komparatif yang memperjelas perbedaan karakteristik laporan CAR dan penelitian eksperimen sehingga dapat membantu mahasiswa dan peneliti pendidikan dalam menentukan metode penelitian yang tepat. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya pemahaman karakteristik metodologis untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaporan penelitian pendidikan.
Analisis Teknik Pengumpulan Data dan Analisis Data dalam Metodologi Penelitian Tindakan Kelas: Tinjauan Literatur Sistematis Sabrina, Intan Sannuba; Fauzi, Imron; Amalia, Khoiriyatul; Afifah, Iqfirli Nurfarahin; Azizah, Mifta Risqia
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 2 (2026): April 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i2.1056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teknik pengumpulan data serta penerapan siklus dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode analisis literatur dilakukan melalui beberapa tahap, meliputi identifikasi artikel, seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, evaluasi kualitas artikel, ekstraksi data, serta sintesis temuan penelitian secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknik pengumpulan data dalam PTK dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kategori utama, yaitu observasi sebagai teknik untuk memperoleh data kontekstual dan perilaku nyata peserta didik, wawancara dan tes untuk melihat hasil umum pada peseta didik dan car akita melihat peningkatan pembelajaran peserta didik dengan cara 2 siklus yaitu pretest sebelum Tindakan dan posttest setelah Tindakan dan  untuk menggali informasi mendalam mengenai pengalaman dan perspektif subjek penelitian,  serta kuesioner yang efektif dalam mengumpulkan data kuantitatif dari responden dalam jumlah besar. Selain itu, penerapan model siklus PTK yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi terbukti mendukung proses perbaikan pembelajaran secara berkelanjutan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pemilihan teknik pengumpulan data yang tepat dan integratif sebagai dasar pengambilan keputusan reflektif guru guna meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran secara berkelanjutan.