cover
Contact Name
Widia
Contact Email
jurnalpendikbud@gmail.com
Phone
+6281337237577
Journal Mail Official
widia@habi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Published by STKIP Harapan Bima
ISSN : 30316421     EISSN : 3031643X     DOI : https://doi.org/10.56842/jpk
JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan memuat hasil belajar dan pembelajaran, kajian konseptual dan hasil penelitian tentang Pendidikan dan Kebudayaan yang ada Sekolah dan Masyarakat pada umumnya yang dapat memberikan khasanah keilmuan. Jurnal ini terbit 4 kali dalam 1 tahun. Journal Title : JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan ISSN : 3031-643X (online) & 3031-6421 (cetak) DOI Prefix : 10.56842 Editor in Chief : Widia Publisher : STKIP Harapan Bima Frequency : Terbit 4 kali dalam satu tahun (Januari, April, Juli and Oktober)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 84 Documents
Makna dan Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Tari Indang: Kajian Budaya Sumatera Barat Zikriyah, Fadilah Nur; Saputra, Arya Wiradarma; Hasanah, iis izzatul; Arrohma, Azzahra; Wicaksono, Ariq; Kurnia, Azzahra
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna dan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam Tari Indang sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat. Tari Indang berakar dari tradisi dakwah Islam yang diperkenalkan oleh Syekh Burhanuddin dan berfungsi sebagai media penyebaran ajaran Islam melalui gerak, syair, dan irama yang harmonis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yang bersumber dari berbagai literatur, jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang ditelusuri melalui basis data ilmiah seperti Google Scholar dan jurnal nasional terakreditasi SINTA. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tari Indang memiliki makna religius, sosial, dan budaya yang mencerminkan filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya meliputi kebersamaan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerendahan hati, dan religiusitas yang berperan penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Selain itu, Tari Indang juga menjadi sarana pelestarian budaya dan penguatan identitas masyarakat Minangkabau. Dengan demikian, Tari Indang tidak hanya bernilai estetis, tetapi juga berfungsi sebagai media pendidikan dan pewarisan nilai moral serta spiritual yang tetap relevan di era modern.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII SMPN 25 Padang pada Materi Zat dan Perubahannya Akbar, Zahlul; Zahra, Firda Az
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.979

Abstract

Secara utama, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana gaya pengajaran Guided Inquiry mempengaruhi pemahaman siswa terhadap materi dan perubahannya. Penelitian ini dilakukan dalam konteks rendahnya partisipasi siswa dan dominasi praktik pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru, yang keduanya telah menyebabkan hasil belajar siswa yang buruk. Menggunakan pendekatan quasi-eksperimental dan desain kelompok kontrol non-ekuivalen, penelitian ini menerapkan teknik kuantitatif. Peneliti memilih peserta dari dua kelompok siswa: VII.7 sebagai kelompok eksperimen dan VII.1 sebagai kelompok kontrol, menggunakan teknik seleksi purposif. Peneliti menggunakan instrumen penelitian seperti tes pra dan pasca dengan jawaban pilihan ganda dan kuesioner tanggapan siswa untuk memantau seberapa efektif kelas diajarkan. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis penelitian menggunakan uji t. Nilai t sebesar 4,74, yang lebih besar dari nilai t tabel sebesar 1,99, menunjukkan bahwa paradigma pembelajaran Guided Inquiry memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Sebagian besar tanggapan siswa (98%) dianggap sangat baik, sedangkan penerapan pembelajaran sintaks memperoleh 96%. Siswa di SMP Negeri 25 Padang memperoleh manfaat dari pendekatan Guided Inquiry dalam pendidikan.
Profesionalisme Guru dan Penerapannya untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa: Systematic Literature Review Haris, Abdul; Nurhasan, Nurhasan
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.879

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis profesionalisme guru dan kontribusinya terhadap peningkatan prestasi belajar siswa melalui systematic literature review berbasis PRISMA terhadap publikasi nasional terakreditasi SINTA tahun 2021–2025. Metode penelitian meliputi tahap identifikasi, penyaringan, eligibility, dan seleksi artikel, sehingga diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dari total 152 temuan awal. Analisis dilakukan untuk menelaah penerapan profesionalisme guru dalam pembelajaran, dampaknya terhadap capaian akademik, serta pola keterkaitan profesionalisme dengan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme guru yang mencakup kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.  Profesionalisme berperan signifikan dalam peningkatan hasil belajar melalui penguasaan materi, manajemen kelas, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan diri berkelanjutan (continuous professional development). Selain itu, dukungan kepemimpinan sekolah dan ekosistem pendidikan menjadi faktor penguat keprofesionalan guru. Sehingga dapat disimpulkan bahwa profesionalisme guru merupakan determinan utama mutu pembelajaran, dan peningkatannya berdampak langsung pada prestasi belajar siswa.
Efektivitas Penerapan Pembelajaran Tematik Terpadu Terhadap Penguasaan Materi IPA di Kelas IV SDN Inpres Tenete Rukayah, Rukayah; Fauzi, Azra; Yani, Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.881

Abstract

Jenis penelitian adalah penelitian studi kasus dan penelitian lapangan. Penelitian studi kasus dan peneliti lapangan bermaksud mempelajari secara intensif tentang latar belakang keadaan sekarang, interaksi sosial, induvidu, kelompok, lembaga dan. Lokasi penelitian ini dilakukan di SDN Inpres Tente Desa Nisa Kecamatan Woha Kabupaten Bima. sumber data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan 3 macam sumber data, yaitu, Person, merupakan sumber data yang dapat memberikan data berupa jawaban lisan melalui wawancara. Hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: Efektivitas Penerapan Pembelajaran Tematik Terpadu. Penerapan pembelajaran tematik terpadu di kelas IV SD terbukti efektif dalam meningkatkan penguasaan materi IPA siswa. Hasil tes pre-test dan post-test menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menerapkan pembelajaran tematik terpadu mengalami peningkatan yang signifikan dalam penguasaan materi IPA dibandingkan dengan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Peningkatan Keterlibatan dan Motivasi Siswa Pembelajaran tematik terpadu juga berpengaruh positif terhadap keterlibatan dan motivasi siswa. Hasil observasi dan angket kuesioner menunjukkan bahwa siswa lebih aktif dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran ketika menggunakan pendekatan tematik terpadu dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual pada Mata Pelajaran IPA kelas III SDN Inpres Tente Kabupaten Bima Kasmir, Kasmir; Suryaningsih, Sri; Yani, Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.880

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis pre- experimental Design dalam bentuk one- group pretest-posttest design. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis pre- experimental Design dalam bentuk one- grup pretest–posttest design. Penelitian ini hanya menggunakan satu kelas yaitu kelas IIIA yang akan diberikan perlakuan media audio visual.Temuan penelitian bahwa pada pre tes dapat dilihat bahwa sedikit sekali siswa yang tuntas lebih dari 80% siswa tidak dapat menyelesaikan hasil tes dengan baik. Hal ini membuktikan bahwa siswa memiliki masalah dalam memahami materi pembelajaran IPA. Tempat penelitian ini dilaksanakan di SDN Inpres Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Hasil Kemampuan Pemahaman Siswa Dengan Penerapan Media Audio Visual Pada Kelas III di SDN INPRES TENTE Pada pre tes dapat dilihat bahwa sedikit sekali siswa yang tuntas lebih dari 80% siswa tidak tuntas dan setelah penggunaan media audio visual dengan menggunakan video jumlah siswa yang tuntas meningkat sekitar 75%. Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Kemampuan Pemahaman Siswa Kelas III di SDN INPRES TENTE Berdasarkan t hitung atau t kritis maka diperoleh t= 3,712 1,746 dengan taraf signifikansi sebesar 0,05% dinyatakan pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan media audio visual terhadap pemahaman siswa. Artinya media audio visual sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa.
Integrasi Strategi Penguatan dan Student Adjustment dalam Membentuk Kesadaran Belajar untuk Meningkatkan Keaktifan Mahasiswa Sirajuddin, Sirajuddin; Mukhlis, Mukhlis; Azzahra, Fatima; Witasari, Witasari; Amalia, Dina
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.986

Abstract

Penelitian ini didorong oleh pentingnya peran dosen dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung keaktifan mahasiswa serta kemampuan mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran integrasi strategi penguatan dan penyesuaian diri mahasiswa (student adjustment) dalam membentuk kesadaran belajar yang berkelanjutan serta meningkatkan keaktifan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pengumpulan data, analisis, dan penarikan kesimpulan. Objek penelitian adalah mahasiswa dan dosen PGSD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penguatan berupa pujian, nilai tambahan, dan kesempatan berpartisipasi aktif secara signifikan meningkatkan keaktifan belajar, rasa percaya diri, dan motivasi mahasiswa. Di sisi lain, penyesuaian diri mahasiswa berperan dalam pengelolaan stres, penguatan regulasi diri, dan keterlibatan akademik. Integrasi kedua pendekatan tersebut membentuk sinergi yang mendukung terciptanya kesadaran belajar yang reflektif, mandiri, dan berkelanjutan.
Pengaruh Model Pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Suhu, Kalor dan Pemuaian Setiawan, Pandu; Zahra, Firda Az
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.959

Abstract

Dalam penelitian ini, kami menganalisis bagaimana pendekatan Predict-Observe-Explain (POE) memengaruhi pemahaman siswa terhadap ekspansi, panas, dan suhu. Hasil belajar siswa yang buruk akibat dominasi pendekatan tradisional yang berpusat pada guru (ceramah) menjadi latar belakang penelitian ini. Selain itu, selama proses belajar, siswa seringkali tidak aktif. Sebagai alternatif yang mungkin membantu siswa berprestasi lebih baik dalam mata pelajaran ini, paradigma pembelajaran POE diusulkan untuk mengatasi masalah tersebut. Para peneliti dalam penelitian kuantitatif ini menggunakan desain kelompok kontrol non-ekuivalen dan metodologi quasi-eksperimental. Kelas VII.3 berfungsi sebagai kelompok eksperimen, sementara kelas VII.4 sebagai kelompok kontrol; pemilihan ini didasarkan pada strategi sampling purposif. Survei tanggapan siswa, soal pilihan ganda pretest dan posttest, serta lembar observasi implementasi pembelajaran sintaksis merupakan instrumen penelitian. Temuan menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dalam topik panas, ekspansi, dan suhu meningkat secara signifikan melalui paradigma pembelajaran POE. Nilai tcount sebesar 10,67, yang lebih tinggi dari nilai t-table 2,001, membuktikan hal ini. Secara rata-rata, siswa memberikan ulasan positif terhadap model ini, dan persentase siswa yang menguasai sintaks mencapai 93,06%. Akhirnya, hasil menunjukkan bahwa paradigma pembelajaran POE telah membantu siswa SMP Negeri 12 Padang meraih kesuksesan akademis.
Penerapan Pendekatan Culturally Responsive Teaching dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Adiman, Andri
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.1010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Culturally Responsive Teaching dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar serta menelaah kualitas instrumen yang digunakan untuk mengukur ketercapaian indikator pembelajaran berbasis Culturally Responsive Teaching. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode campuran (mixed methods) dan desain kelas tunggal. Subjek penelitian terdiri atas 32 siswa kelas IV sekolah dasar dan satu guru kelas sebagai informan pendukung. Tahapan penelitian meliputi studi pendahuluan, pengembangan instrumen, pelaksanaan pembelajaran matematika berbasis Culturally Responsive Teaching, pengumpulan data, dan analisis data. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan tes pemahaman konsep matematika berbasis konteks sosial-budaya. Data kuantitatif dianalisis menggunakan model Rasch untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen, serta uji normalitas untuk memastikan kelayakan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen memiliki kualitas psikometrik yang baik, ditunjukkan oleh kesesuaian item dengan model Rasch, reliabilitas yang tinggi, serta distribusi data yang normal. Pembahasan menunjukkan bahwa penerapan Culturally Responsive Teaching mendukung pembelajaran matematika yang kontekstual, inklusif, dan berkeadilan. Dengan demikian, pendekatan Culturally Responsive Teaching dapat diterapkan secara efektif dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar dengan dukungan instrumen evaluasi yang valid dan reliabel
Analisis Aktifitas Fisik Siswa Sekolah Menengah Pertama Syarifudin, Syarifudin; Saitya, Imaduddin; Rostati, Rostati
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 2 (2026): April 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i2.756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat aktivitas fisik siswa SMPN 2 Hu’u dan mengidentifikasi perbedaan aktivitas fisik berdasarkan jenis kelamin. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain survei deskriptif. Sampel terdiri dari 60 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner GPAQ (Global Physical Activity Questionnaire) yang menghasilkan skor MET (Metabolic Equivalent of Task) sebagai indikator intensitas aktivitas fisik. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji-t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor aktivitas fisik siswa adalah 3875,54 MET, yang termasuk dalam kategori tinggi. Secara spesifik, siswa laki-laki memiliki skor aktivitas fisik yang lebih tinggi (M = 4801,93) dibandingkan siswa perempuan (M = 3004,68). Uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p = 0,014). Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan aktivitas fisik berdasarkan gender, yang dapat dipengaruhi oleh faktor biologis, sosial, dan lingkungan
Kesenian Hadrah, Ekspresi Keagamaan, dan Budi Pekerti Potret Ekstrakurikuler Rebana SD Muhammadiyah 23 Semanggi Surakarta Mibtadin, Mibtadin; Wakit, Wakit; Wibowo, Prasetyo Adi Wisnu; Kurniawan, Rio
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 2 (2026): April 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i2.994

Abstract

Tradisi hadrah merupakan salah satu dari kesenian budaya musik tradisional Islam yang ada di Indonesia. Dalam tradisi hadrah tersirat nilai terkait dengan aspek pendidikan Islam seperti aqidah, akhlak, ibadah, dan sosial. Artikel ini melihat bagaimana kegiatan ekstrakurikuler hadrah di SD Muhammadiyah 23 Semanggi Surakarta sebagai ekspresi keagamaan dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi terlibat, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler hadrah di SD Muhammadiyah 23 berpengaruh positif pada perkembangan aqidah, ibadah, akhlak, dan sikap sosial siswa. Hadrah menjadi media pembentukan karakter melalui syi’iran dan shalawat yang meningkatkan keimanan serta menanamkan nilai tauhid dan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Kegiatan ini juga membentuk akhlak mulia seperti sopan santun, tutur kata baik, serta sikap saling menghargai, tolong-menolong, dan memperkuat ukhuwah. Selain itu, hadrah berperan dalam melestarikan tradisi Islam lokal yang dinamis dan relevan dengan perkembangan zaman. Sebagai bentuk kecerdasan spiritual, hadrah membumikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan masyarakat. Lebih jauh, hadrah menjadi ruang ekspresi keagamaan yang melampaui simbol, mencerminkan Islam yang universal dan rahmatan lil ‘alamin, serta meningkatkan kecintaan siswa kepada Nabi Muhammad SAW.