cover
Contact Name
Widia
Contact Email
jurnalpendikbud@gmail.com
Phone
+6281337237577
Journal Mail Official
widia@habi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Published by STKIP Harapan Bima
ISSN : 30316421     EISSN : 3031643X     DOI : https://doi.org/10.56842/jpk
JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan memuat hasil belajar dan pembelajaran, kajian konseptual dan hasil penelitian tentang Pendidikan dan Kebudayaan yang ada Sekolah dan Masyarakat pada umumnya yang dapat memberikan khasanah keilmuan. Jurnal ini terbit 4 kali dalam 1 tahun. Journal Title : JPK: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan ISSN : 3031-643X (online) & 3031-6421 (cetak) DOI Prefix : 10.56842 Editor in Chief : Widia Publisher : STKIP Harapan Bima Frequency : Terbit 4 kali dalam satu tahun (Januari, April, Juli and Oktober)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 78 Documents
Profil Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar pada Kurikulum Merdeka: Analisis Fenomena, Penyelidikan dan Interpretasi Data Nurjanah, Ike; Fauzi, Azra; Widia, Widia
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i4.676

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil literasi sains siswa kelas V SD Negeri Inpres Sanolo berdasarkan tiga kompetensi utama kerangka PISA menjelaskan fenomena ilmiah, merancang/mengevaluasi penyelidikan ilmiah, dan menafsirkan data serta bukti ilmiah dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka. Metode penelitian menggunakan survei kuantitatif dengan desain deskriptif terhadap seluruh siswa kelas V melalui teknik total sampling. Instrumen berupa angket skala yang terdistribusi pada tiga kompetensi literasi sains. Data dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh skor rata-rata per indikator dan kategorisasi tingkat literasi (tinggi, sedang, rendah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi sains keseluruhan berada pada kategori sedang  dengan rata-rata 3,0. Indikator “menjelaskan fenomena ilmiah” memperoleh skor tertinggi (3,2) kategori tinggi, diikuti “menafsirkan data/bukti” dengan skor 3,0 (sedang), sedangkan “merancang penyelidikan ilmiah” dengan skor 2,7, dengan kategori sedang. Distribusi tingkat profil literasi sains siswa menunjukkan 10% siswa kategori tinggi, 70% sedang, dan 20% rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman konseptual siswa relatif baik, namun kemampuan proses ilmiah khususnya perancangan eksperimen perlu diperkuat. Rekomendasi menekankan pembelajaran berbasis inkuiri dan proyek kontekstual, pelatihan keterampilan berpikir ilmiah, serta dukungan sarana eksperimen sederhana di sekolah.
Analisis Penerapan Asesmen Formatif Pada Mata Pelajaran IPAS untuk Sekolah Dasar Muamar, Dhika Mukhlis; Suryaningsih, Sry; Widia, Widia
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i4.677

Abstract

Penerapan asesmen formatif di sekolah dasar merupakan faktor kunci dalam peningkatan mutu pembelajaran, karena tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi tetapi juga sebagai sarana untuk terus meningkatkan proses belajar mengajar. Namun, di Kabupaten Wera, praktik asesmen formatif masih menghadapi berbagai tantangan, baik dalam perencanaan maupun pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana guru mata pelajaran IPAS di sekolah dasar memahami dan menerapkan asesmen formatif dalam pembelajaran, serta mengidentifikasi kebutuhan pengembangan profesional guru terkait asesmen tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 50 responden (guru IPAS) melalui observasi dan penyebaran angket, serta dilengkapi dengan analisis kualitatif atas temuan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih bergantung pada buku paket (75%), tidak menggunakan hasil asesmen sebagai dasar perbaikan proses pembelajaran (90%), serta belum menjadikan indikator capaian siswa sebagai tolok ukur keberhasilan (100% berharap adanya pelatihan). Kesimpulannya, penerapan asesmen formatif di Kecamatan Wera belum optimal dan lebih bersifat administratif. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya pelatihan berkelanjutan, penyusunan pedoman asesmen formatif berbasis kebutuhan siswa, serta pendampingan praktis bagi guru agar asesmen benar-benar berfungsi sebagai instrumen peningkatan mutu pembelajaran.
Pengaruh Penerapan Model PJBL-STEM Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik di SMPN 4 Lubuk Alung Putri, Salma Dewi; Yanto, Febri
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i4.709

Abstract

Penelitianjinijdilatarbelakangijolehjrendahnyajhasil belajar peserta didik pada matanpelajaran IPAndan masih dominannya penggunaan metode ceramah dalam pembelajaran. jTujuan penelitiannininadalahnuntuknmengetahuinpengaruhnmodel PjBL-STEM terhadapjhasil belajar pesertandidiknkelas VII SMPN 4 Lubuk Alung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi-Experiment dan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Pengambilannsampeljmenggunakannteknikjpurposivensampling khususnya pada kelas VII.1 dan VII.2. Instrumen meliputi tes objektif pretest-posttest, lembar observasi keterlaksanaan, dan angket respon siswa. Teknik pengumpulan data dengan melakukan pretest dan posttest. Analisis Data Menggunakan uji prasyarat yaitu normalitas dan homogenitas, uji parametrik menggunakan uji t dengan bantuan Microsoft Excel. Berdasarkan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t diperolehnnilainthitung sebesarj2,56 dan ttabeljsebesarj2,00. Hal ini menunjukkan nilai thitung ? ttabel, dengan demikian H0 ditolak yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasilnbelajar kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Dapatndisimpulkannbahwanpenerapannmodel PjBL-STEM berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII SMPN 4 Lubuk Alung.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan PhET Simulations Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII SMPN 34 Padang Rezki, Della Miftahul; Yanto, Febri
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i4.700

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembelajaran yang diterapkan guru sudah student centere namun belum efektif karena siswa masih cenderung pasif, kesulitan memahami materi yang berkaitan dengan rumus dan hitungan, serta guru belum optimal memanfaatkan teknologi. Maka diperlukan inovasi pembelajaran memanfaatkan teknologi, yaitu penerapan model PBL berbantuan PhET Simulations. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model PBL Berbantuan PhET Simulations terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Experimental dan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, kelas VIII.B kelas kontrol dengan model PBL, dan VIII.C kelas eksperimen dengan PBL berbantuan PhET Simulations. Instrumen meliputi tes uraian pretest-posttest, lembar observasi keterlaksanaan, dan angket respon siswa. Analisis data menggunakan uji prasyarat yaitu normalitas dan homogenitas, uji parametrik menggunakan uji t dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukan bahwa, lembar observasi keterlaksanaan model PBL berbantuan PhET Simulations diperoleh 97.5% dengan keterlaksanaan sangat baik dan angket respon siswa diperoleh 87.15 % dengan kategori sangat baik. Uji hipotesis menunjukkan thitung ttabel diperoleh 4.12 2.00, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model PBL berbantuan PhET Simulations terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII SMPN 34 Padang.
Pengaruh Media Pembelajaran Virtual Lab Olabs dengan Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Adha, Ladiva Zahirah; Yanto, Febri
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i4.698

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi keterbatasan laboratorium nyata di sekolah yang menyebabkan peserta didik jarang memperoleh pengalaman praktikum langsung sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah penggunaan media pembelajaran virtual lab dengan model Problem based learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan virtual lab berbasis PBL terhadap hasil belajar peserta didik SMP pada materi sistem pencernaan dan sistem pernapasan manusia. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode Quasi Experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, di mana kelas VIII.1 ditetapkan sebagai kelas eksperimen dengan penggunaan virtual lab, sedangkan VIII.2 sebagai kelas kontrol tanpa virtual lab. Instrumen penelitian terdiri atas tes pretest-posttest, lembar keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respon peserta didik. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan inferensial meliputi uji normalitas, homogenitas, dan uji t dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran menggunakan virtual lab berbasis PBL mencapai 95% kategori sangat baik dan respon peserta didik sebesar 92,93% kategori sangat baik. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh Thitung = 2,306 Ttabel = 2,00 sehingga H? ditolak dan H? diterima. Dengan demikian, penggunaan virtual lab berbasis PBL berpengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik SMP.
Pengaruh Metode Game Based Learning Berbantuan Wordwall Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII di SMPN 2 Padang Maharani, Luthfiyyah; Yanto, Febri
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i4.712

Abstract

Peineilitian ini dilatarbeilakangi reindahnya hasil beilajar IPA akibat meitodei peimbeilajaran konveinsional yang beirsifat satui arah dan minimnya peingguinaan teiknologi inteiraktif. Peineilitian ini beirtuijuian meingeivaluiasi eifeiktivitas meitodei Gamei Baseid Leiarning beirbantuian Wordwall dalam meiningkatkan hasil beilajar peiseirta didik keilas VII pada mateiri Zat dan Peiruibahannya di SMP Neigeiri 2 Padang. Peineilitian meingguinakan deisain eikspeirimein seimui (quiasi-eixpeirimeintal) deingan Noneiquiivaleint Control Grouip, meilibatkan keilas eikspeirimein yang meingguinakan Gamei Baseid Leiarning deingan Wordwall dan keilas kontrol deingan meitodei ceiramah. Data dipeiroleih meilaluii preiteist, postteist, angkeit, dan obseirvasi. Penelitian menggunakan teknik analis data uji Normalitas, Homogenitas dan Hipotesis. Hasil peineilitian meinuinjuikkan peirbeidaan signifikan pada hasil beilajar (thituing = 2,44 ttabeil= 2,00), diduikuing keiteirlaksanaan peimbeilajaran yang tinggi (97%) dan reispon peiseirta didiK (91,82%) dengan kategori sangat baik. Disimpuilkan bahwa Gamei Baseid Leiarning beirbantuian Wordwall eifeiktif meiningkatkan hasil beilajar IPA peiseirta didik.
Resiliensi pada Mahasiswa yang Merantau: Studi Literatur Afifah, Mawaddah Nur; Nur, Haerani
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam dan menyeluruh mengenai resiliensi pada mahasiswa yang merantau. Metode penelitian menggunakan pendekatan Integrative Literature Review (ILR) dengan menelaah 28 sumber literatur. Penelusuran literatur dilakukan melalui database Google Scholar dan Science Direct. Penelitian ini dilakukan dengan tahapan identifikasi topik, penelusuran dan pemilihan literatur, analisis literatur, serta sintesis temuan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: Pertama, resiliensi mahasiswa perantau merupakan proses psikologis yang dinamis dengan tingkat resiliensi yang berkembang dari fase adaptasi awal menuju kemandirian yang lebih matang; Kedua, resiliensi dipengaruhi oleh faktor internal (regulasi emosi, optimisme, efikasi diri, konsep diri positif, dan self-compassion) serta faktor eksternal (dukungan sosial dari keluarga, teman sebaya, lingkungan akademik, dan komunitas); Ketiga, peningkatan resiliensi dapat dicapai melalui strategi personal berupa pelatihan pengelolaan stres dan pengembangan efikasi diri, serta strategi institusional melalui kelompok dukungan sebaya dan layanan konseling kampus. Hasil penelitian menegaskan bahwa resiliensi mahasiswa yang merantau bukanlah sifat bawaan tetapi kemampuan yang dapat dikembangkan dan diperkuat dengan strategi yang tepat.
Implementasi Layanan Bimbingan dan Konseling di SMAN 1 Klari Karawang Nugroho, Dimo Aditia; Zikriyah, Fadilah Nur; Azahra, Fathiyah; Hikmah, Ghina Nurul; Farida, Nur Aini
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi layanan Bimbingan dan Konseling BK di SMAN 1 Klari, Karawang. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan melakukan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada guru BK dan siswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan tiga tahap utama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan BK di SMAN 1 Klari mempunyai beragam program yang dibuat dan berjalan dengan baik, tentunya hal tersebut tidak terlepas dari peran guru BK, siswa, orang tua, guru wali, pihak sekolah serta stakeholder terkait. Layanan yang digunakan pun bervariatif tergantung kepada kebutuhan siswa, seperti pribadi, sosial, akademik dan karir. Ketersedian sarana dan prasarana menjadi faktor pendukung layanan BK di SMAN 1 Klari, seperti ruangan khusus layanan, papan informasi layanan, dan sebagainya. Namun, dalam layanan BK di SMAN 1 Klari juga tidak terlepas dari berbagai hambatan yang muncul, mulai dari keterbatasan waktu layanan, kurangnya guru BK, serta berbagai permasalahan besar yang kerap muncul. Oleh karena itu, peneliti berharap adanya penguatan peran aktif sekolah dan seluruh stakeholder terkait dalam meningkatkan aspek-aspek dalam layanan BK dan melakukan koordinasi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung siswa dan pelayanan BK agar lebih berjalan optimal.
Analisis Pemahaman Konseptual Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi Pada Mata Kuliah Metodologi Penelitian Budiman, Budiman; Nurhasanah, Enung; Hidayat, Hidayat; Mulyati, Mulyati; Ningsih, Ningsih
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman konseptual mahasiswa pada mata kuliah Metodologi Penelitian Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi STKIP Yapis Dompu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Prosedur penelitian dilaksanakan melalui pemberian tes pemahaman konsep setelah mahasiswa mengikuti perkuliahan selama delapan pertemuan, yang dilanjutkan dengan wawancara terstruktur untuk memperdalam temuan kuantitatif. Objek penelitian adalah 25 mahasiswa semester V yang aktif mengikuti perkuliahan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konseptual dan wawancara terstruktur, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dalam bentuk persentase serta analisis kualitatif terhadap hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman konseptual mahasiswa berada pada kategori sedang sebesar 52%, kategori tinggi sebesar 20%, dan kategori rendah sebesar 28%. Selain itu, kesalahan konsep dalam membedakan variabel bebas dan variabel terikat, ketidaktepatan dalam menentukan desain penelitian, serta kesalahan dalam memilih instrumen penelitian. Hasil wawancara mengungkapkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi pemahaman konseptual mahasiswa meliputi motivasi belajar, strategi pembelajaran, pengalaman riset, dan ketersediaan sumber belajar. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan perbaikan pembelajaran melalui penerapan pembelajaran berbasis proyek dan latihan analisis desain penelitian untuk meningkatkan pemahaman konseptual mahasiswa.
Efektivitas Penggunaan Media Interaktif Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Gaya di SMPN 2 Ambalawi Mubarak, Agung Sahrul; Rahmaniya, Nita; Firmansah, Firmansah; Wardatunnissa, Yeni
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam dan menyeluruh mengenai resiliensi pada mahasiswa yang merantau. Metode penelitian menggunakan pendekatan Integrative Literature Review (ILR) dengan menelaah 28 sumber literatur. Penelusuran literatur dilakukan melalui database Google Scholar dan Science Direct. Penelitian ini dilakukan dengan tahapan identifikasi topik, penelusuran dan pemilihan literatur, analisis literatur, serta sintesis temuan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: Pertama, resiliensi mahasiswa perantau merupakan proses psikologis yang dinamis dengan tingkat resiliensi yang berkembang dari fase adaptasi awal menuju kemandirian yang lebih matang; Kedua, resiliensi dipengaruhi oleh faktor internal (regulasi emosi, optimisme, efikasi diri, konsep diri positif, dan self-compassion) serta faktor eksternal (dukungan sosial dari keluarga, teman sebaya, lingkungan akademik, dan komunitas); Ketiga, peningkatan resiliensi dapat dicapai melalui strategi personal berupa pelatihan pengelolaan stres dan pengembangan efikasi diri, serta strategi institusional melalui kelompok dukungan sebaya dan layanan konseling kampus. Hasil penelitian menegaskan bahwa resiliensi mahasiswa yang merantau bukanlah sifat bawaan tetapi kemampuan yang dapat dikembangkan dan diperkuat dengan strategi yang tepat.