cover
Contact Name
Technical Support
Contact Email
jurnalpjpi.lapad@gmail.com
Phone
+6283193714008
Journal Mail Official
jurnal.pjpi@lapad.id
Editorial Address
Jl. Tj.Majid Jl. Tj. Barangan, Bukit Baru, Kec. Ilir Barat. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30153
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
ISSN : 29869439     EISSN : 29869528     DOI : -
Core Subject : Education,
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Secara khusus tema yang di membahas tentang : Pembelajaran Pendidikan Islam dan Umum (Islamic and General Education Learning), Manajemen Pendidikan Islam dan Umum (Management of Islamic and General Education), Teknologi Pendidikan Islam dan Umum (Islamic and General Education Technology), Inovasi Pendidikan Islam dan Umum (Innovation in Islamic and General Education), Strategi Pendidikan Islam dan Umum (Islamic and General Education Strategy), Kurikulum Pendidikan Islam dan Umum (Islamic and General Education Curriculum), Tokoh-Tokoh Pendidikan Islam dan Umum (Figures of Islamic and General Education), Al Quran dan Hadis terkait Pendidikan Islam dan Pendidikan Umum (Al Quran and Hadith related to Islamic Education and General Education), Pendidikan Karakter dan Usia Dini (Character Education and Early Age), Pendidikan Luar Biasa Lainnya (Bencana, Kemasyarakatan, Anti Korupsi, Bela Negara, dll)
Articles 258 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Digital Berbasis Google Sites pada Materi Ketampakan Alam dan Buatan Kelas III Sekolah Dasar Evanda Vella Delli; Ibadullah Malawi; Sri Budyartati
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1810

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran digital berbasis Google Sites pada mata pelajaran IPAS materi ketampakan alam dan buatan di daerahku untuk siswa kelas III SDN Bendo 02 serta menilai kelayakannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli, serta angket respons guru dan siswa menggunakan skala Likert. Hasil validasi menunjukkan media memperoleh skor 75% dari ahli materi, 80% dari ahli media, dan 100% dari ahli bahasa dengan rata-rata 85% (sangat layak). Hasil uji respons pengguna menunjukkan persentase 99% dari guru, 98% pada uji perorangan, 81% pada uji kelompok kecil, dan 94% pada uji lapangan, dengan rata-rata keseluruhan 93% (sangat layak). Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran digital berbasis Google Sites dinyatakan sangat layak digunakan untuk mendukung pemahaman materi IPAS siswa kelas III sekolah dasar.
Pengembangan E-LKPD Interaktif Berbasis Web Liveworksheet pada Mata Pelajaran IPAS Materi Bagaimana Kita Hidup dan Bertumbuh Kelas V Sekolah Dasar Diana Putri Rahmawati; Ibadullah Malawi; Sri Budyartati
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1824

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan serta menilai kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) interaktif berbasis Liveworksheet pada mata pelajaran IPAS materi Bagaimana Kita Hidup dan Bertumbuh untuk siswa kelas V SDN Bendo 02 Kabupaten Magetan. Pengembangan dilakukan karena proses pembelajaran masih didominasi metode konvensional dan penggunaan LKPD cetak yang kurang mendorong keaktifan serta motivasi belajar peserta didik. Penelitian menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner. Produk divalidasi oleh ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi, kemudian diuji melalui respons guru serta peserta didik pada uji perorangan, kelompok kecil, dan lapangan. Hasil validasi memperoleh rata-rata 89% dengan kategori sangat layak, sedangkan respons guru dan peserta didik mencapai rata-rata 92% yang menunjukkan kategori sangat layak. Dengan demikian, E-LKPD berbasis Liveworksheet dinyatakan valid, praktis, dan efektif sebagai media pendukung pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kolaborasi Dan Komunikasi Menggunakan Model PGT Dengan Media Julipin di Sekolah Dasar Siti Salfina Rodhiyah; Zain Ahmad Fauzi
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1838

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah masih kurangnya aktivitas murid mengikuti pembelajaran, serta keterampilan berpikir kritis, kolaborasi dan komunikasi yang masih rendah. Hal ini disebabkan pembelajaran bersifat satu arah, media pembelajaran yang jarang dilakukan, serta murid belum terbiasa berdiskusi, mengemukakan pendapat, dan bekerja sama secara aktif. Solusi yang peneliti tawarkan adalah menggunakan model PGT dengan media Julipin. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan aktivitas guru dan murid serta menganalisis keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang didukung analisis kuantitatif dengan metode penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah murid kelas V SDN Kuin Cerucuk 4 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes tertulis yang menghasilkan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru dari 97% menjadi 100%, aktivitas murid dari 45% menjadi 90%, keterampilan berpikir kritis dari 30% menjadi 80%, keterampilan kolaborasi dari 40% menjadi 90%, keterampilan komunikasi dari 30% menjadi 85%. Hal ini berdampak positif terhadap ketuntasan hasil belajar murid yang meningkat dari 30% menjadi 80%. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model PGT dengan Media Julipin efektif meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Pendidikan Pancasila serta dapat menjadi referensi bagi kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya.
Meningkatkan Keterampilan Beripikir Kritis, Kolaborasi, dan Pemecahan Masalah pada Muatan Matematika Menggunakan Model Pesat di Kelas IV SDN Kuin Cerucuk 4 Banjarmasin Gusti Ayu Azzah Radhwa; Ari Hidayat
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1839

Abstract

Rendahnya keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah siswa berdampak pada rendahnya hasil belajar matematika. Kondisi tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi dan memecahkan masalah secara aktif, serta belum menerapkan model pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru serta meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa melalui penerapan model PESAT yang mengintegrasikan Problem Based Learning, Student Teams Achievement Division, dan Make a Match. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam empat pertemuan dengan subjek 17 siswa kelas IV SDN Kuin Cerucuk 4 Banjarmasin pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai kriteria sangat baik pada seluruh pertemuan. Aktivitas siswa meningkat dari kriteria cukup aktif menjadi sangat aktif. Keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah juga mengalami peningkatan dari kriteria cukup terampil menjadi sangat terampil. Peningkatan tersebut berdampak pada meningkatnya ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal. Dengan demikian, model PESAT efektif meningkatkan aktivitas pembelajaran, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, pemecahan masalah, dan hasil belajar matematika siswa.
Meningkatkan Hasil Belajar, Kemampuan Pemecahan Masalah, dan Kolaborasi Siswa pada Pembelajaran Matematika Menggunakan Model LOGIKA di Kelas V SDN Antasan Kecil Timur 4 Jumiati Jumiati; Ari Hidayat; Rizky Amelia
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1841

Abstract

Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama empat kali pertemuan dengan subjek penelitian sebanyak 11 siswa kelas V SDN Antasan Kecil Timur 4 Semester II Tahun Pelajaran 2025/2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari skor 20 menjadi 28 dengan kriteria Sangat Baik. Aktivitas siswa meningkat dari 45% menjadi 90% dengan kriteria Sangat Aktif. Kemampuan pemecahan masalah meningkat dari 27% menjadi 90% dengan kriteria Sangat Terampil, sedangkan kemampuan kolaborasi meningkat dari 10% menjadi 83% dengan kriteria Sangat Terampil. Hasil belajar siswa secara klasikal juga meningkat dari 45% menjadi 90%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model LOGIKA mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Matematika pada siswa kelas V SDN Antasan Kecil Timur 4.
Efektivitas Pelatihan Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Mendalam pada Pembelajaran Kejuruan di SMK TI Airlangga Samarinda Hani Subakti
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 3 No. 3 (2025): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v3i3.1312

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas pelatihan guru dalam menerapkan pembelajaran mendalam pada pembelajaran kejuruan di SMK TI Airlangga Samarinda. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnya pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan pendekatan pembelajaran mendalam ke dalam kegiatan belajar mengajar. Tujuan penelitian ini adalah menilai sejauh mana pelatihan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran berbasis masalah yang lebih interaktif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan guru sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi selama pelatihan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memberikan peningkatan nyata pada pemahaman konseptual guru, serta kemampuan mereka menyusun modul ajar dan menerapkan strategi pembelajaran mendalam di kelas. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pelatihan ini efektif, namun keberlanjutan program dan dukungan institusional tetap diperlukan untuk memperkuat implementasi di tingkat sekolah.
Penerapan Metode Outing Class Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Sri Wahyuni; Nurfarida Deliani; Juliana Batubara
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 3 No. 3 (2025): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v3i3.1322

Abstract

Pendidikan merupakan proses sadar dan terencana yang bertujuan untuk membimbing serta mengembangkan potensi jasmani dan rohani peserta didik agar mampu menjalani kehidupannya secara mandiri. Dalam proses pembelajaran, metode yang digunakan sangat menentukan keberhasilan pencapaian belajar siswa. Salah satu metode inovatif yang dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa adalah metode pembelajaran Outing Class, yaitu pembelajaran di luar kelas yang melibatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Penarapan Metode Outing Class dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini berbasis penelitian lapangan, proses pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan metode outing Class merupakan contoh salah satu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa khusus dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, karena dalam proses pembelajaran santri menjadi menyenangkan, antusias dan aktif.
Peran Guru Pai Dalam Membentuk Karakter Dan Moral Peserta Didik Di SMA Negeri 1 Tanjung Raja Martoyo Martoyo; Epilia Santi
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 3 No. 3 (2025): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v3i3.1327

Abstract

Pendidikan karakter dan moral menjadi prioritas dalam sistem pendidikan nasional mengingat meningkatnya degradasi moral di kalangan generasi muda. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian dan akhlak peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru PAI dalam membentuk karakter dan moral peserta didik di SMA Negeri 1 Tanjung Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian meliputi guru PAI, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan 10 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai: (1) pendidik dan pembimbing spiritual, (2) teladan dalam berperilaku islami, (3) motivator dalam pengamalan nilai-nilai agama, dan (4) fasilitator pembiasaan karakter religius. Implementasi pembentukan karakter dilakukan melalui pembelajaran di kelas, program pembiasaan seperti salat dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur'an, dan mentoring keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, dan sikap religius peserta didik setelah mengikuti bimbingan guru PAI secara intensif.
Gadget Menjadi Faktor Penyebab Keterlambatan Bicara Anak Usia Dini di TK Insan Madani Nurul Maftukhah; Sukawati Sukawati
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 3 No. 3 (2025): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v3i3.1328

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan, dapat disimpulkan bahwa efek dari gadget dapat berpengaruh pada perkembangan bahasa Arsyi. Setelah diberi tindakan, Aryi menunjukkan peningkatan pada perkembangan bahasanya dan berdampak pula pada sosialisasinya. Yaitu Arsyi sudah mulai mau mengobrol dengan teman sebayanya dan juga selalu menjawab pertanyaan ibu guru dengan yakin. Berikut penjelasan tindakan peneliti kepada subjek penelitian yaitu Arsyi, Pada tahap pertama, pada tanggal 02 April 2024, observer mengajak anak-anak membuat lingkaran sebelum pulang sekolah dan observer bertanya perasaan anak-anak hari ini dan terutama bertanya kepada Arsyi agar Arsyi dapat mengekspresikan perasaanya dan juga memperluas kosa-katanya pada tahap ini, Arsyi awalnya terlihat enggan, namun kelamaan Arsyi mulai mulai mengeluarkan kosakata nya. Pada tahap keduapada tanggal 03 juli 2024, observer mengajak anak-anak untuk melakukan permainan mengikuti arah sandal dan memperikan apresiasi kepada anak-anak terutama Arsyi dengan mengatakan “Kamu hebat!” Pada tahap ini, Arsyi tak butuh waktu lama untuk mengiyakan ajakan permainan ini. Walaupun agak sedikit ragu tetapi Adibrata mulai membiasakan dirinya. Berdasarkan hasil yang saya temukan dapat di simpoulkan bahwa efek dari bermain gadget terlalu lama dapat menimbulkan permasalahan negative yaitu terhambatnya perkembangan bahasa pada anak. Setelah diberi tindakan yaitu stimulasi dan apresiasi anak sudah mulai menunjukkan perubahan yang signifikan daripada sebelumnya. Jadi tindakan stimulasi dan apresiasi dapat mengubah anak yang tadinya mengalami keterlambatan bicara akibat gadget. Dan dapat disarankan kepada guru-guru paud untuk dapat meningkatkan lagi stimulasi dan apresiasi kepada anak-anak agar tidak ada lagi yang mengalami keterlambatan bicara.
Pembentukan Karakter Agama Islam Dalam Pendidikan Di Peguruan Tinggi Abellia Putri Ramadani; Rif’at Rechilya; Aura Anggun; Muhammad Rasya; M Wildhan Rahmatullah; Muhammad Billy Suryadhana; Zidane Kholik Anggara; Choiriyah Choiriyah
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 3 No. 2 (2025): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v3i2.1445

Abstract

Penelitian ini membahas tentang “Peran Pendidikan Agama Islam di Kampus dalam Membentuk Karakter Mahasiswa”. Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan salah satu bagian utama dari pembentukan karakter. Pendidikan karakter akan berkembang dengan baik jika dimulai dengan memberikan dasar karakter yang beragam kepada mahasiswa. Oleh karena itu, materi pendidikan agama Islam (PAI) di kampus menjadi salah satu pendukung dalam pendidikan karakter. Dengan mempelajari PAI, mahasiswa diajarkan “aqidah” sebagai dasar agama. Mahasiswa diajarkan Al-Quran dan hadis sebagai pedoman hidup, fiqih sebagai aturan hukum dalam berbuat baik, sejarah Islam sebagai contoh kehidupan, dan akhlak sebagai pedoman perilaku manusia untuk mengetahui kategori baik dan buruk. Oleh karena itu, tujuan utama pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) adalah untuk membentuk kepribadian dan karakter positif mahasiswa yang tercermin dari perilaku dan cara berpikir mereka dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, salah satu keberhasilan pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) di sekolah juga ditentukan oleh penerapan metode pembelajaran yang baik