cover
Contact Name
Technical Support
Contact Email
jurnalpjpi.lapad@gmail.com
Phone
+6283193714008
Journal Mail Official
jurnal.pjpi@lapad.id
Editorial Address
Jl. Tj.Majid Jl. Tj. Barangan, Bukit Baru, Kec. Ilir Barat. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30153
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
ISSN : 29869439     EISSN : 29869528     DOI : -
Core Subject : Education,
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Secara khusus tema yang di membahas tentang : Pembelajaran Pendidikan Islam dan Umum (Islamic and General Education Learning), Manajemen Pendidikan Islam dan Umum (Management of Islamic and General Education), Teknologi Pendidikan Islam dan Umum (Islamic and General Education Technology), Inovasi Pendidikan Islam dan Umum (Innovation in Islamic and General Education), Strategi Pendidikan Islam dan Umum (Islamic and General Education Strategy), Kurikulum Pendidikan Islam dan Umum (Islamic and General Education Curriculum), Tokoh-Tokoh Pendidikan Islam dan Umum (Figures of Islamic and General Education), Al Quran dan Hadis terkait Pendidikan Islam dan Pendidikan Umum (Al Quran and Hadith related to Islamic Education and General Education), Pendidikan Karakter dan Usia Dini (Character Education and Early Age), Pendidikan Luar Biasa Lainnya (Bencana, Kemasyarakatan, Anti Korupsi, Bela Negara, dll)
Articles 258 Documents
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Melalui Penerapan Model TPS Berbantuan E-Worksheet Pada Siswa Kelas 5 SDN 1 Taman Adventus Dwianto Talu Lian; Candra Dewi; Melina Jatmikawati
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia materi Kalimat Perintah melalui penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) berbantuan E-Worksheet pada siswa kelas V-A SDN 01 Taman Kota Madiun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang ditunjukkan oleh rata-rata nilai prasiklus sebesar 59,64 dengan ketuntasan klasikal hanya mencapai 28,57%. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas V-A. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, dan observasi,. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada setiap siklus. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 59,64 pada prasiklus menjadi 68,57 pada siklus I dan 82,14 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar klasikal juga mengalami peningkatan dari 28,57% pada prasiklus menjadi 67,86% pada siklus I dan 96,43% pada siklus II. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Think Pair Share (TPS) berbantuan E-Worksheet mampu meningkatkan keaktifan, pemahaman, dan hasil belajar siswa pada materi Kalimat Perintah. Dengan demikian, model TPS berbantuan E-Worksheet dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia di sekolah dasar
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis, Kerja Sama, Kepercayaan Diri Muatan IPAS Menggunakan Model PBL, TPS, Talking Stick Pada Murid Kelas IV Hera Fazriyati; Muhsinah Annisa
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1905

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi Rendahnya keterampilan berpikir kritis, kerja sama, kepercayaan diri, dan hasil belajar murid pada pembelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi model LANTANG, yang mengitegrasikan model Problem Based Learning, Think Pair Share, dan Talking Stick, dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kerja sama, kepercayaan diri, dan hasil belajar murid kelas IV SDN. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian terdiri atas 16 murid kelas IV SDN Belitung Selatan 2 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase berdasarkan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model LANTANG meningkatkan aktivitas guru dari 87,5% menjadi 100%, aktivitas murid dari 12,5% menjadi 87,5%, keterampilan berpikir kritis dari 37,5% menjadi 87,5%, kerja sama dari 43,75% menjadi 87,5%, kepercayaan diri dari 50% menjadi 100%, serta ketuntasan hasil belajar kognitif, dan psikomotorik hingga mencapai indikator keberhasilan. Dengan demikian, model LANTANG efektif meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran IPAS serta dapat dijadikan alternatif model pembelajaran inovatif untuk mengembangkan kompetensi abad ke-21 di sekolah dasar.
Strategi Pendidikan Pesantren Dalam Upaya Pencegahan Pengaruh Negatif di Era Revolusi Industri 4.0 Rusyaid Rusyaid; Mohammad Masykur; Muhammad Rafif Arra’fu; Rofiq Muhaimin
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1907

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi pendidikan yang diterapkan Pondok Pesantren Roudlotul Khuffadz Kabupaten Sorong dalam mengantisipasi dampak negatif era revolusi Industri 4.0 serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan yang diperkuat dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren mengimplementasikan strategi terpadu melalui pembatasan penggunaan gawai, penerapan kebebasan yang terkontrol bagi santri, pelaksanaan musyawarah rutin, penegakan tata tertib, serta penguatan manajemen kelembagaan. Faktor pendukung meliputi kompetensi pengurus dan tenaga pendidik, program tahfidz dan kajian kitab kuning, serta dukungan orang tua dan masyarakat. Sementara itu, kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan lahan, kurangnya tenaga pengajar, dan belum optimalnya partisipasi sebagian masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai keislaman, tata kelola yang efektif, dan kolaborasi sosial dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi digital.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Luas Bangun Datar Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Kombinasi Pendekatan Saintifik dan TPACK pada Murid Kelas V SDN Pasar Lama 3 Banjarmasin Dewi Lestari; Sunarno Sunarno; Yogi Prihandoko
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1914

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar matematika murid kelas V SDN Pasar Lama 3 Banjarmasin pada materi luas bangun datar, ditandai dengan kurang dari 50% murid mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga murid kurang terlibat aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis aktivitas guru, aktivitas murid, serta peningkatan hasil belajar matematika melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang dikombinasikan dengan pendekatan saintifik dan TPACK. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 20 murid kelas V SDN Pasar Lama 3 Banjarmasin tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan murid, tes hasil belajar, serta penilaian psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari skor 38 (Siklus I) menjadi 39 (Siklus II) dengan kriteria Sangat Baik. Aktivitas murid meningkat dari kategori cukup aktif/aktif pada Siklus I menjadi sangat aktif pada Siklus II dengan ketuntasan klasikal 90%. Ketuntasan hasil belajar klasikal meningkat dari 25% pada Siklus I menjadi 85% pada Siklus II, melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Penerapan model PBL dengan kombinasi pendekatan saintifik dan TPACK terbukti efektif meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran matematika materi luas bangun datar.
Meningkatkan Keterampilan Menyimak, Membaca Pemahaman, dan Kerja Sama Melalui Model PROTEIN di Sekolah Dasar Saliyah Saliyah; Fathul Jannah
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1915

Abstract

Penelitian ini didasari oleh rendahnya keterampilan menyimak, membaca pemahaman, dan kerja sama murid kelas IV pada pembelajaran Bahasa Indonesia, yang disebabkan oleh belum optimalnya model pembelajaran yang inovatif, kerja kelompok yang belum melibatkan seluruh murid secara aktif, serta pembelajaran yang belum mampu memicu fokus murid. Solusi yang ditawarkan adalah model PROTEIN, yaitu kombinasi Problem Based Learning (PBL), Think Talk Write (TTW), dan Numbered Heads Together (NHT). Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian adalah 25 murid kelas IV SDN Alalak Selatan 2 Banjarmasin pada semester II tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi, dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan konsisten pada setiap pertemuan aktivitas guru meningkat dari 75% menjadi 100%, aktivitas murid dari 48% menjadi 88%, keterampilan menyimak dari 40% menjadi 92%, membaca pemahaman dari 48% menjadi 92%, kerja sama dari 52% menjadi 100%, dan hasil belajar kognitif dari 44% menjadi 92%. Hasil belajar murid pada ranah afektif dan psikomotor juga mengalami peningkatan hingga mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, penerapan model PROTEIN dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menyimak, membaca pemahaman, kerja sama, dan hasil belajar murid pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Komunikasi, Dan Karakter Wasaka Muatan Ipas Menggunakan Model Pembelajaran PBL, NHT, Dan Snowball Throwing Pada Kelas V SDN Gambut 2 Elya Nurhaliza Rachim; Muhsinah Annisa
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1918

Abstract

Belum optimalnya aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, karakter WASAKA, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS kelas V SDN Gambut 2 disebabkan oleh model pembelajaran yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aspek-aspek tersebut melalui penerapan kombinasi model Problem Based Learning, Numbered Heads Together, dan Snowball Throwing. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam empat pertemuan pada 29 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, kemudian dianalisis menggunakan persentase klasikal. Pada pertemuan keempat, aktivitas guru mencapai 100%, aktivitas siswa mencapai 86,21%, keterampilan berpikir kritis meningkat signifikan dari 17,24% menjadi 82,76%, keterampilan komunikasi mencapai 82,76%, karakter WASAKA mencapai 82,76%, serta hasil belajar kognitif siswa mencapai ketuntasan sebesar 93,10%. Implikasi praktis penelitian ini memberikan panduan bagi guru sekolah dasar dalam menerapkan strategi pembelajaran inovatif yang berpusat pada siswa untuk mengoptimalkan keterampilan abad ke-21 serta nilai kearifan lokal pada pembelajaran IPAS.
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kerjasama Dan Tanggung Jawab Murid Menggunakan Model Problem Based Learning, Numbered Heads Together, Talking Stick (BANUA) Muatan IPAS Kelas V SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin Ira Nadia; Muhsinah Annisa
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1919

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis, kerja sama, tanggung jawab, aktivitas, dan hasil belajar murid pada pembelajaran IPAS kelas V SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin. Penelitian bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas murid serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, kerja sama, tanggung jawab, dan hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran BANUA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 22 murid kelas V SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2025/2026. Model BANUA merupakan kombinasi Problem Based Learning (PBL), Numbered Heads Together (NHT), dan Talking Stick. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan lembar penilaian, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai kriteria Sangat Baik, aktivitas murid meningkat hingga 90,90% dengan kriteria Sangat Aktif, keterampilan berpikir kritis meningkat hingga 86,36% dengan kriteria Sangat Kritis, sedangkan keterampilan kerja sama dan karakter tanggung jawab mencapai kriteria Sangat Terampil dan Sangat Membudaya. Peningkatan tersebut berdampak pada hasil belajar murid yang mencapai ketuntasan klasikal sesuai indikator keberhasilan. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran BANUA efektif meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kerjasama, tanggung jawab, dan hasil belajar IPAS pada murid kelas V SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin.
The Role of Moderation In Islamic Jurisprudence According To Al-Alusi And His Interpretation As A Model Muhammad Firdaus; Fitriana Fitriana
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1924

Abstract

This research, in its modest form, attempts to delve into what Al-Alusi explained about the concept of moderation, which is a mainstay in Islamic jurisprudence, through his interpretation titled "Ruh al-Ma'ani fi Tafsir al-Qur'an al-Karim wa al-Sab' al-Mathani." The topic addresses the meaning of moderation, its proofs, and its importance by following Al-Alusi's statements in his interpretation, with the assistance of his other works to understand the fundamentals of his jurisprudential efforts, in accordance with Al-Alusi's method of reasoning, whether based on definitive or speculative evidence. The researcher reached the most important conclusions: they indicate Al-Alusi's interest in the issue of moderation: the balance between religious texts and public interests. This openness allowed Al-Alusi to overcome the strict constraints of traditional interpretations and to deal with different opinions within Islamic sects in a tolerant manner and with a spirit of intellectual flexibility. Al-Alusi sought to avoid extremism in interpretation, as he rejected confining religion to a single rigid interpretation.