cover
Contact Name
Ahmad Saifudin
Contact Email
jpipunublitar1@gmail.com
Phone
+6281320006632
Journal Mail Official
jpipunublitar1@gmail.com
Editorial Address
jannahlatifa@gmail.com
Location
Kab. blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 28076745     EISSN : 28077466     DOI : https://doi.org/10.28926/jpip
Core Subject : Education, Social,
Jurnal ini mempublikasikan hasil penelitian tentang kependidikan dasaran dengan berbagai topik kajian (sains, sosial, matematika, kewarganegaraan, bahasa, seni, budaya, agama, keolahragaan, teknologi, lingkungan, belajar dan pembelajaran, perangkat pembelajaran, media pembelajaran, model, pendekatan, metode, dan atau strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, psikologi pembelajaran, dan atau pedagogy). Keaslian isi naskah di setiap artikel menjadi tanggungjawab masing-masing para penulis yang tercatat dalam artikel.
Articles 203 Documents
Eksplorasi TPACK Calon Guru dalam Blended-Learning Materi Fluida Statis: Hasil Studi Survei FEBI PUTRI; Silvi Ayu Dewi Mashito; Endang Purwaningsih; Agus Suyudi; Annisa Ulfa Yana
Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026): Volume 6, Nomor 3, 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jpip.v6i3.2816

Abstract

Blended-learning menjadi transformasi pendidikan di Indonesia. Blended-learning menuntut guru untuk memahami dan mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Hal ini berhubungan dengan TPACK, sehingga tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi TPACK calon guru fisika dalam blended-learning pada materi fluida statis. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan deskriptif kuantitatif. Terdapat tiga responden yang mengimplementasikan pembelajaran fluida secara blended-learning di sekolah yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPACK calon guru fisika berada dalam kategori baik (77%) dalam pelaksanaan blended-learning fluida statis. Hasil lain mengungkapkan bahwa diantara tujuh kerangka kerja TPACK, TK menjadi kemampuan calon guru fisika paling tinggi (86%) dibandingkan dengan TPK (71%).
Analisis Interaksi Sosial Siswa Slow learner Terhadap Proses Pembelajaran Di Sekolah Dasar Muchammad Wahbi Dhiyaul Latif
Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, tujuannya adalah untuk mendeskripsikan secara menyeluruh strategi guru mengajar siswa slow learner di sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi,dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian ini adalah siswa slow learner memiliki waktu belajar yang lebih lama dibandingkan teman sebayanya. Mengadaptasi strategi pengajaran, seperti instruksi bertahap, menggunakan media visual, dan pembelajaran berulang, merupakan kunci penting dalam membantu siswa kategori ini
Urgensi Mata Kuliah Konsep Dasar IPS Menjawab Tantangan Calon Guru Sekolah Dasar Bagi Mahasiswa PGSD Trio Arista; Isna Khuni Mu'alimah
Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026): Volume 6, Nomor 3, 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jpip.v6i3.3261

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran dan persepsi mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Nahdlatul Ulama Blitar terhadap mata kuliah Konsep Dasar IPS dalam menjawab tantangan profesionalisme calon guru sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki pandangan positif terhadap keberadaan mata kuliah Konsep Dasar IPS. Mata kuliah Konsep Dasar IPS terbukti memegang peranan krusial dalam membentuk kompetensi calon guru SD melalui empat aspek utama: (1) penguasaan materi interdisipliner, (2) pengembangan kemampuan pedagogis, (3) pembentukan karakter serta keterampilan sosial, dan (4) kesiapan dalam menghadapi isu-isu aktual maupun global. Kehadiran mata kuliah ini mampu menggeser paradigma pembelajaran IPS dari sekadar hafalan menjadi proses pemahaman konsep secara mendalam untuk menyiapkan lulusan yang profesional.