cover
Contact Name
Juliana Fisaini
Contact Email
j.fisaini@usk.ac.id
Phone
+6281377412304
Journal Mail Official
jurnaltekniksipil@usk.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala Jl. Syech Abdurrauf No. 7 Darussalam, Banda Aceh 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20889321     EISSN : 25025295     DOI : http://dx.doi.org/10.24815/jts.v12i2.30788
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil (Journal of Civil Engineering) Universitas Syiah Kuala is a scientific journal, published by Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Syiah Kuala. It is aimed at disseminating research results related to civil engineering fields, where readers of the journal are expected from civil engineering researchers/scientists, students in related fields, engineers, and practitioners in this field. Jurnal Teknik Sipil (Journal of Civil Engineering) Universitas Syiah Kuala publishes the scientific articles in area of civil engineering, as follows. Structural Engineering, Water Resources Engineering, Transportation Engineering, Geotechnical Engineering, Construction Engineering & Management, Urban Planning Geospatial and Geomatics Engineering, and Ocean Engineering
Articles 355 Documents
ANALISIS DEBIT REMBESAN PADA LEFT WING DAM, MAIN DAM, DAN RIGHT WING DAM PADA BENDUNGAN BILI-BILI As'ad, Mohammad Bagus Wiratama; Suripin, Suripin; Ari Wulandari, Dyah
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 November 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v14i2.46449

Abstract

Bendungan Bili-Bili merupakan bendungan eksisting di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan yang dibangun Tahun 1992 hingga 1997. Bendungan Bili-Bili merupakan bendungan tipe urugan batu dengan inti tengah yang memiliki kapasitas tampungan total sebesar 375 juta m3 dan kapasitas tampungan sedimen sebesar 29 juta m3. Ditinjau dari kelas risiko bahaya konstruksi, Bendungan Bili-Bili masuk dalam klasifikasi IV (Ekstrim) yang perlu mendapatkan perhatian khusus terkait kegagalan konstruksinya. Salah satu penyebab utama kegagalan bendungan tipe urugan adalah terjadinya rembesan berlebih yang ditandai dengan ditemukannya rumput lebat pada lubang drainase sehingga dapat memicu terjadinya piping yang berisiko mengganggu stabilitas keamanan bendungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa besar debit rembesan pada Left wing dam, Main dam, dan Right wing dam Bili-Bili yang keluar dari alat instrumentasi berupa V-notch terhadap tingkat keamanan bendungannya. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil bahwa debit rembesan pada Bendungan Bili-Bili secara umum diluar batas yang diizinkan dimana nilai seepage index kondisi rembesan dalam kondisi kurang aman dimana Sebagian besar kriteria keamanan seepage QI1 yang mana perlu adanya mitigasi awal untuk segera dilakukan rehabilitasi.
IDENTIFIKASI FAKTOR COST OVERRUN PADA PROYEK KONSTRUKSI DI NEGARA-NEGARA BERKEMBANG Adiputera, Ryan; Jin, Oei Fuk
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 November 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v14i2.45300

Abstract

Konstruksi merupakan sektor yang menjadi salah satu sumber perekenomian di berbagai negara, khususnya di negara berkembang yang memiliki permintaan terhadap pekerjaan pembangunan yang tinggi, baik konstruksi gedung maupun infrastruktur. Dalam pekerjaan konstruksi, seringkali para pihak yang terlibat dihadapkan pada berbagai tantangan, salah satunya yaitu fenomena cost overrun atau pembengkakkan biaya. Fenomena cost overrun menjadi permasalahan yang serius yang dihadapi dalam proyek konstruksi, karena dapat menentukan apakah proyek tersebut berhasil dan menghasilkan keuntungan. Terdapat faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya fenomena ini. Untuk itu, tujuan dilakukannya penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya cost overrun pada proyek konstruksi yang terjadi di 10 negara berkembang serta mengupayakan agar fenomena ini dapat diminimalisir. Penelitian ini dilakukan dengan metode systematic literature review (SLR), dengan meninjau literatur-literatur berupa penelitian yang sudah dilakukan khususnya di negara-negara berkembang. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor utama yang menyebabkan terjadinya cost overrun antara lain: permasalahan pada penawaran awal dan estimasi biaya, variasi atau perubahan desain, dan keterlambatan pembayaran terhadap kontraktor.
PERBAIKAN TANAH BERKELANJUTAN: STABILISASI TANAH LEMPUNG LUNAK MENGGUNAKAN ABU SEKAM PADI DAN SPENT CATALYST RCC 15 Sagala, Sandy D; S, Syahril; Purba, Dian Adiputra
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 November 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v14i2.45173

Abstract

Stabilisasi tanah lempung lunak menggunakan abu sekam padi (ASP) dan spent catalyst RCC 15 telah dilakukan untuk meningkatkan sifat mekanis dan strukturalnya. Pengujian Atterberg limit menunjukkan bahwa indeks plastisitas (PI) tanah asli sebesar 29,45% menurun menjadi 25,55% setelah distabilisasi dengan 6% ASP dan 11% RCC 15, menandakan peningkatan stabilitas tanah akibat reaksi pozzolanik yang mengurangi plastisitas. Pada uji pemadatan, penambahan RCC 15 dan ASP meningkatkan berat isi kering maksimum (d maks) dari 12,93 kN/m menjadi 13,29 kN/m, serta sedikit menurunkan kadar air optimum (OMC) menjadi 25,67%, yang menunjukkan peningkatan kepadatan dan daya pemadatan tanah. Pada pengujian kuat tekan bebas (UCS), kuat tekan tanah asli sebesar 0,412 kg/cm meningkat menjadi 1,822 kg/cm setelah 7 hari peram dan mencapai 2,309 kg/cm setelah 14 hari peram. Peningkatan ini menunjukkan bahwa masa peram berperan dalam memperkuat struktur tanah melalui pembentukan senyawa kalsium silikat hidrat (C-S-H) yang memperbaiki kekuatan tanah. Hasil uji CBR juga menunjukkan peningkatan daya dukung tanah, di mana pada kondisi tanpa perendaman, nilai CBR tanah asli meningkat dari 4,75% menjadi 7,30% setelah 14 hari peram, sementara pada kondisi terendam, nilai CBR meningkat dari 3,30% menjadi 6,50%. Secara keseluruhan, kombinasi ASP dan RCC 15 terbukti meningkatkan sifat fisik dan mekanis tanah, dengan masa peram yang lebih lama berkontribusi pada stabilisasi yang lebih optimal. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan ASP dan RCC 15 dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kualitas tanah lempung lunak untuk berbagai aplikasi konstruksi.
PEMETAAN HEC-RAS 2D UNTUK ANALISIS SPASIAL RISIKO BANJIR BERBASIS DATA TOPOGRAFI (LOKASI : DESA FAHILUKA, KABUPATEN MALAKA, NTT) Bees, Azarya; Ildo Rivendi Naikofi, Mauritius; Satrio Wibowo Pedo, Krisantus; Mooy, Merzy
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 November 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v14i2.44712

Abstract

The risk of damage due to flooding can be prevented by mapping the area or scope of flood inundation. Flood characteristics in the form of inundation area, inundation depth and flow velocity need to be mapped so that they can become the basis for flood control planning. This research aims to analyze the level of flood vulnerability in Fahiluka village based on the characteristics of the floods that occur. Hydrological analysis shows a trend of increasing rainfall over the last 12 years due to the impact of global climate change. The results of flood simulations for return periods of 25, 50 and 100 years using Hec-Ras 2D version 5.0.7 software show that the area of the village that has the potential to be inundated is 500 ha, 750.29 ha; 1020 ha with flood depths varying between 0.5 m 4.25 m with medium-high hazard categories.
EVALUASI FAKTOR KONVERSI NILAI KUAT TEKAN BETON BERDASARKAN UMUR BETON DENGAN MENGGUNAKAN PCC TIPE I Gardeni Nahak, Priska; Henderina Muda, Anastasia; Rafael, Jusuf Wilson Meynerd
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 November 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v14i2.42188

Abstract

Faktor konversi kuat tekan beton yang diberikan pada PBI-1971 masih digunakan hingga saat ini didasarkan pada penggunaan semen jenis Ordinary Portland Cement (OPC), sedangkan pemakaian semen untuk pekerjaan konstruksi lebih banyak menggunakan Portland Composite Cement (PCC). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor konversi kuat tekan beton berdasarkan umur beton dengan menggunakan PCC tipe I. Benda uji yang digunakan adalah silinder beton dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm dengan total dibuat sebanyak 28 benda uji untuk umur beton 3, 7, 14, 21, 28, 56 dan 90 hari yang mana setiap umur beton dilakukan pengujian kuat tekan terhadap 4 benda uji. Hasil pengujian memberikan nilai faktor konversi yang lebih rendah dengan penggunaan semen jenis PCC Tipe I dibanding OPC (berdasarkan PBI-1971). Faktor konversi yang dihasilkan dari kuat tekan rata-rata oleh PCC Tipe I pada umur 3, 7, 14, 21, 28, 56 dan 90 hari secara berturut-turut yaitu 0.32, 0.51, 0.77, 0.84, 1.00, 1.08, dan 1.20. Jika dibandignkan dengan faktor konversi pada PBI-1971 maka pada PCC Tipe I terjadi penurunan nilai faktor konversi untuk umur 3, 7, 14, dan 21 hari, sedangkan untuk umur 28 hingga 90 hari memiliki nilai yang sama dengan PBI-1971.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 November 2025 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Mei 2025 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 November 2024 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Mei 2024 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 November 2023 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Mei 2023 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 November 2022 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Mei 2022 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 November 2021 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Mei 2021 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9, Nomor 2, November 2020 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Mei 2020 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8, Nomor 2, November 2019 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8, Nomor 1, Mei 2019 Vol 7, No 2 (2018): Volume 7, Nomor 2, November 2018 Vol 7, No 1 (2018): Volume 7, Nomor 1, Mei 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Special Issue, Nomor 4, Februari 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Special Issue, Nomor 3, Januari 2018 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6, Nomor 2, Januari 2017 Vol 1, No 2 (2017): Volume 1 Special Issue, Nomor 2, Desember 2017 Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 Special Issue, Nomor 1, September 2017 Vol 6, No 1 (2016): Volume 6, Nomor 1, September 2016 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5, Nomor 3, Mei 2016 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5, Nomor 2, Januari 2016 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4, Nomor 3, Mei 2015 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3, Nomor 2, Januari 2014 Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Teknik Sipil Volume 3, Nomor 1, September 2013 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2, Nomor 2, januari 2013 Vol 2, No 3 (2013) Vol 2, No 1 (2012): Volume 2, Nomor 1, September 2012 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1, Nomor 2, Mei 2012 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1, Nomor 2, Januari 2012 Vol 1, No 1 (2011): Volume 1, Nomor 1, September 2011 More Issue