cover
Contact Name
Micrets Agustina Silaya
Contact Email
makawerumicke@gmail.com
Phone
+6285243580007
Journal Mail Official
makawerumicke@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Lt. 1 Kantor Pusat Universitas Kristen Indonesia Maluku Jl. Ot Pattimaipauw, Talake | Ambon 97115
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27214680     DOI : 10.69765/mjppm
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, diterbitkan dua kali setahun (Maret dan September) oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM). Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang sosial dan humaniora, sains dan teknologi, kesehatan, serta bidang lainnya yang terkait dengan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.
Articles 99 Documents
PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA DALAM RANGKA PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN Grace Persulessy; Marissa Silooy; Chrisela Joseph
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i1.387

Abstract

Keluarga merupakan inti terkecil dalam mendukung pembangunan suatu Negara. Negara dapat berjalan dengan baik apabila seluruh warga negaranya memiliki ekonomi keluarga yang kuat. Oleh karena itu pengabdian ini berfokus pada peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan keluarga melalui pelatihan pengelolaan keuangan. Adapun sasaran pada pengabdian masyarakat ini adalah warga di Negeri Nuniali Kecamatan Taniwel, Seram Bagian Barat. Pengabdian ini dilakukan karena adanya permasalahan keuangan keluarga masyarakat negeri Nuniali, dimana masyarakat cenderung melakukan hutang demi memenuhi kebutuhan yang secara mendadak, masyarakat tidak memiliki simpanan, pendapatan yang diperoleh selalu digunakan habis untuk keperluaan sehari-hari. Program pengabdian ini dilakukan bertujuan agar masyarakat Desa Nuniali dapat memperoleh pengetahuan dan ketrampilan dalam mengelola keuangan keluarga yang dapat meningkatkan kesejahteran keluarga. Sehingga materi yang diberikan adalah konsep dan aplikasi pengelolaan keuangan keluarga. Luaran dari kegiatan telah dipublikasikan pada artikel berita pada media elektronik Mimbar Rakyat News http://mimbarrakyatnews.com/50-warga-Nuniali-ikut-pelatihan-keuangan-fekon-ukim/ dan video kegiatan telah di upload pada chanel youtube https://youtu.be/RcxiSm8WpD8
TRANSFORMASI BERKELANJUTAN BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL : SEBUAH REFLEKSI EKONOMI KREATIF DARI PEREMPUAN DESA LOHIATALA UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA Jolyne Myrell Parera; Debby Likumahua
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v3i2.887

Abstract

“Ekonomi kreatif” merupakan konsep ekonomi yang berkembang berdasarkan asset kreatif yang berpotensi menghasilkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi. “Ekonomi Kreatif” juga merupakan perekonomia di era ekonomi baru saat ini yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengedepankan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi yang paling utama. Untuk meningkatkan kehidupan masyarakat yang sejahtera, maka perempuan Desa Lohiatala juga harus mengedepankan dan meningkatkan perekonomian kehidupan baik secara keluarga maupun masyarakat. Dengan sumber daya alam yang dimiliki dimungkinkan untuk perempuan harus berkreatif menghasilkan produk-produk yang berinovatif dan bermutu agar dapat dipasarkan dengan baik sehingga dapat meningkatkan kehidupan ekonomi yang baik. Desa Lohiatala terletak di Pulau Seram, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat. Untuk mengembangkan negeri dan jemaat Lohiatala, maka Ketua Majelis Jemaat serta perangkat pelayan membangun kerjasama yang baik dengan pimpinan (Raja) dan Staf Desa Lohiatala. Perekonomian merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kesejahteraan dan kehidupan masyarakat. Ekonomi masyarakat Lohiatala bersumber dari sektor Perkebunan atau pertanian. Salah satu usaha masyarakat Lohiatala adalah pembuatan Koprah yang bersumber dari tanaman kelapa. Selain itu, cengkeh dan pala juga menjadi hasil utama dari masyarakat Lohiatala. Mencermati dinamika bermasyarakat dan berjemaat di Desa Lohiatala, ada banyak hal yang harus dikerjakan dan dibenahi. Hasil observasi lapangan serta wawancara dengan masyarakat, perangkat Desa serta perangkat pelayan Jemaat GPM Lohiatala, ditemukan beberapa permasalahan: 1). Kurangnya pengetahuan tentang konsep Ekonomi Kreatif. 2). Kurangnya pengetahuan tentang cara pengelolaan hasil produk berbasis ekonomi kreatif. 3). Pemasaran yang terbatas dan 4). Terbatasnya Moda transportasi menyebabkan biaya transportasi tinggi. Berdasarkan masalah dan rencana solusi yang telah didiskusikan sebelumnya dengan mitra, maka iptek yang diimplementasikan pada masyarakat Desa Lohiatala adalah: 1). Melakukan workshop tentang Ekonomi Kreatif Berbasis Sumber Daya Lokal Desa Lohiatala. 2). Melakukan workshop tentang Pemasaran Barang dan Jasa dan 3). Berdiskusi dan mencari solusi bersama perempuan gereja tentang Pemasaran hasil produk. Target luaran kegiatan ini telah dipublikasi pada 1). Jurnal Maren UKIM. 2). Video Youtube dan 3). Media Masa Times Maluku.
PEMBERDAYAAN DAN PENINGKATAN MUTU KESEHATAN LANSIA DI NEGERI MORELLA KECAMATAN LEIHITU KABUPATEN MALUKU TENGAH Cornelly Lawalata; Maya Laisila
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v2i1.572

Abstract

Negeri Morella memiliki potensi kekayaan sumber daya alam yang sangat menjanjikan, hal ini terlihat dari persebaran petuanan yang begitu luas dan lautan serta pantai yang sangat elok nan mempesona dan oleh negeri datuk-datuk ini telah mempromosi negerinya dengan ikon wisata pantai. Negeri yang memiliki jumlah penduduk kurang lebih  3.715 jiwa itu, (Data negeri) di ketahui terdapat jumlah penduduk usia lanjut yang cukup signifikan dari jumlah penduduk yang ada. Hal ini dapat menjadi rawan layanan lansia karena jumlah yang begitu besar. Padahal, potensi  kelola dari negeri yaitu potensi lansia juga menjadi bagian dari kelompok masyarakat rentan dengan kecenderungan berbagai masalah dapat dialami oleh kelompok masyarakat ini. Ini membuktikan bahwa dengan jumlah lansia yang begitu banyak, mestinya ada kontribusi layanan lansia yang lebih efektif, sebab semakain tinggi masalah lansia dapat dibantu dan tertangani,  maka lansia akan semakin baik dan akan memperpanjang usia harapan hidup bagi mereka. Untuk menjawab permasalahan lansia maka dilakukan beberapa kegiatan diantaranya: pemeriksaan kesehatan bagi lansia khusus mendeteksi hipertensi, kolestrol dan penyakit asam urat. Selanjutnya, memberikan latihan dan bimbingan kepada lansia untuk dapat melakukan senam kebugaran agar tetap sehat secara fisik maupun psikhis, serta melakukan sosialisasi PHBS bagi lansia. Oleh sebab itu,  Mahasiswa KKN PPM UKIM  perlu untuk melakukan pemberdayaan lansia,  yang bekerjasama dengan mitra pemerintah Negeri Morella, untuk melakukan kegiatan yang dapat dimanfaatkan oleh lansia di Negeri Morella.
EDUCATION KNOWLEDGE: PELATIHAN IKAN OLAHAN DI DESA HARUKU-SAMETH KABUPATEN MALUKU TENGAH Jolyne Myrell Parera; Mozes Tomasila
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v4i2.1084

Abstract

Pengembangan produk ikan olahan dapat dijadikan alternatif menumbuhkan kebiasaan mengkonsumsi ikan olahan, sekaligus merupakan upaya untuk meningkatkan nilai gizi masyarakat. Adapun bentuk dari ikan olahan yang dijadikan PKM yakni Bakso ikan, Nugget ikan dan Abon Ikan. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa Haruku dan Desa Sameth Kabupaten Maluku Tengah, dilakukan berdasar permasalahan dari kelompok mitra yaitu belum adanya kwoledge sharing dalam bentuk pelatihan ikan olahan selama ini kepada para ibu di desa Haruku-Sameth Kabupaten Maluku Tengah. Tujuan Program Kemitraan Masyarakat adalah transfer knowledge creative kepada para ibu untuk dapat memanfaatkan sumber daya laut (ikan) yang diolah menjadi ikan olahan dalam berbagai variasi seperti bakso ikan, nugget ikan dan abon ikan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga. Untuk merespons tujuan PKM Metode yang digunakan berupa pelatihan dan pendampingaan selama proses pelatihan berlangsung. Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada tanggal 17 Juni 2023, dan dihadiri oleh para Ibu, yang ada di desa HarukuSameth. Manfaat yang dapat diambil dari kegiatan ini yakni para ibu teredukasi dan secara langsung dapat mempraktikan cara pembuatan ikan olahan dengan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki (ikan), adapun bentuk ikan olahan yakni bakso ikan, nugget ikan dan abon ikan.
IMPLEMENTASI PACKAGING STRATEGY GUNA MENINGKATKAN DAYA SAING USAHA KUE TRADISIONAL BERBAHAN BAKU SAGU Dessy Balik; Joselina Tuhuteru; Chrisela N Joseph
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i1.378

Abstract

Usaha kue tradisional berbahan baku sagu di Kecamatan Saparua secara umum merupakan usaha skala kecil atau usaha mikro, yang memiliki kelemahan dalam hal manajemen usaha, terutama manajemen pemasaran strategik, kondisi tersebut relatif dipandang sebagai penghalang daya saing usaha. dancenderung tidak menempatkan packaging strategy sebagaisebuah investasi dalam konteks bersaing atau sebagai pertimbangan yang sama dengan bauran pemasaran. Pemahaman terbatas terhadap konsep manajemen strategi, terutama pandangan bahwa packaging/kemasan merupakan beban biaya serta bukan pertimbangan sebagai sebuah investasi yang bersifat strategis, keterbatasan pengetahuan teknis tentang penanganan produk yang memiliki daya sanig serta keterbatasan daya dukung fasilitas kerja sebagai akibat keterbatasan modal dipandang sebagai penghalang perumusan serta implementasi packaging strategy efektif dalam hal : pemilihan kesesuaian warna kemasan yang menarik dan dapat mengundang perhatian konsumen, desain kemasan memiliki ciri khas, kemasan yang memuat informasi tentang produk kue tradisional berbahan sagu, merancang kemasan dengan nilai estetika yang dapat memberikan kenyamanan bagi konsumen yang melihatnya, serta memberikan kesan lebih positif dan memberikan kekuatan emosional yang relatif tinggi. Implementasi solusi untuk mereduksi permasalahan tersebut adalah tujuan dasar kegiatanpengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan serta pendampingan manajemen dengan substansiPackaging Strategydengan penerapan metode Coaching Clinic sebagai model pendampingan pengelolahan usaha secara berkesinambungan.Kegiatan Coachingmerupakan fasilitasi workshop/pelatihan yang diberikan kepadapara Mitra guna meningkatkan kapabilitas strategis dalam hal perumusan dan implementasi strategi kemasan (Packaging Strategy). Pendampingan manajemen dengan metode Clinic, guna pembentukan kapabilitas manajemen usaha pembuatan kue tradisional berbahan baku sagu, terutama manajemen pemasaran yang efektif, implenentasi pengembangan inovasi produk dan pelayanan kepada pelanggan dengan pendekatan konsep total quality management yang efektif. Target dan luaran yang tercapai dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah, Cara pandang staretgis mitra/pengusaha tentang strategi pemasaran terutama implementasi Packaging Strategy guna mendukung usaha pemasaran kue tradisional berbahan baku sagu yang profitable serta memiliki daya saing. Dihasilkan produk lokal yang terbaik, dalam hal ini kue tradisional yang memiliki potensi untuk terserap di pasaran.Formulasi Packaging Strategy efektif dalam hal: pemilihan warna yang menarik dan mengundang perhatian, memiliki ciri khas, memuat informasi tentang produk kue tradisional berbahan sagu, memberikan kenyamanan bagi konsumen yang melihatnya, memberikan kesan lebih positif dan memberikan kekuatan emosional yang relatif tinggi, dan penerapan manajemen usaha yang baik oleh mitra.
PKM USAHA TERNAK KAMBING DESA JAMPU KABUPATEN SOPPENG Ahmad Thamrin Dahri; Asri Mulya Setiawan
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v2i1.549

Abstract

Permasalahan utama yang dialami oleh mitra kami yakni usaha ternak kambing milik Bapak Burhanuddin meliputi permasalahan di bidang produksi pakan fermentasi, manajemen usaha serta budidaya ternak.  Permasalahan bidang produksi pakan fermentasi basah meliputi jumlah atau kuantitas pakan fermentasi yang terbatas dan lamanya proses produksi pakan dikarenakan produksi pakan ternak dilakukan sendiri oleh mitra secara manual. Cara produksi pakan fermentasi yang dilakukan secara manual menyebabkan kuantitas pakan yang dihasilkan menjadi tidak maksimal, selain itu akan lebih banyak waktu yang tersita untuk menghancurkan bahan pakan berupa batang pisang karena ukuran batang pisang yang besar  sedangkan alat yang digunakan masih sangat sederhana. Solusi yang ditawarkan adalah : 1. Alat dan mesin produksi pakan ternak agar dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses produksi pakan ternak; 2. Pelatihan cara beternak/budidaya (komposisi pakan berkualitas, pemberian vitamin dan vaksin, sanitasi kandang) agar proses penggemukan domba pedaging bisa lebih efektif dan efisien dikarenakan bila nutrisi dan kesehatan domba senantiasa terjaga maka capaian bobot domba standart dapat segera tercapai dalam kurun waktu pemeliharaan ternak yang lebih singkat (sesuai target); 3. Pelatihan manajemen usaha (analisa usaha) dan manajemen pemasaran (strategi pemasaran ternak domba) agar mitra dapat mengelola usaha ternaknya lebih baik, mitra juga dapat melakukan analisa kelayakan usaha ternaknya, dapat menghitung keuntungan bersih yang dapat diperoleh besar BEP (titik impas) serta dapat memperluas daerah pemasaran ternaknya bila kelak jumlah ternak kambing mitra semakin meningkat, 4. Perbaikan kendang. Adapun target luaran yang diharapkan akan dihasilkan oleh kegiatan PKM ini adalah: 1. alat dan mesin produksi pakan fermentasi  berupa mesin pencacah batang/bonggol pisang, 2. komposisi pakan berkualitas, pemberian vitamin dan vaksin, sanitasi kandang; 3. manajemen usaha yang baik dan strategi pemasaran ternak domba dengan menggunakan media online.   Selanjutnya publikasi artikel dalam prosiding, publikasi media cetak dan video kegiatan PKM.
PELATIHAN DAN PENGOLAHAN ANEKA PRODUK PISANG TONGKA LANGIT BAGI PERSEKUTUAN KAUM PEREMPUAN JEMAAT GPM SERSING, SEKTOR ZAITUN Hetharia, Henky Herzon; Saimima, Johan Robert; Hurulean, Mex
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v4i1.1014

Abstract

Pisang Tongka Langit adalah hasil bumi di Kampung Siwang yang bernilai jual rendah. Padahal, Pisang Tongka Langit memiliki kandungan gizi yang tinggi dan dapat diolah menjadi aneka produk pangan, yang bila dijual dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk Jemaat GPM Sersing. Dalam rangka membantu pemberdayaan ekonomi dan kesehatan mereka, terutama para ibu yang adalah para petani, maka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diwujudkan dalam bentuk kegiatan Pelatihan dan Pengolahan aneka produk Pisang Tongka Langit kepada Persekutuan Kaum Perempuan, Jemaat Gereja Protestan Maluku Sersing, Sektor Zaitun dilakukan. Tiga tahapan kegiatannya, yakni: persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan pelaporan. Alhasil, pemahaman para peserta, yang merupakan para ibu tentang pengolahan Pisang Tongka Langit menjadi Jus Pisang Tongka Langit, Dodol Pisang Tongka Langit, Selai Pisang Tongka Langit, Selai kulit Pisang Tongka Langit, dan Bolu kulit Pisang Tongka Langit, semakin menunjang upaya pemroduksi berbagai produk dari Pisang Tongka Langit di Jemaat GPM Sersing ini, yang selanjutnya bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan mereka, terutama ekonomi keluarga jemaat dan masyarakat setempat, selain kontribusinya bagi kesehatan manusia.
MODEL LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) MARAHAI PITU Mersy Yoselin Ririhena; Frets Alfret Goraph
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 2 (2020): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i2.512

Abstract

Laporan keuangan menjadi kewajiban setiap lembaga yang menggunakan anggaran untuk dilaporkan secara transparan dan akuntabel kepada stakeholder terkait. Tujuan pembuatan laporan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pitu yaitu Meningkatkan pengetahuan pengurus BUMDes Marahai Pitu terkait tata kelolah keuangan Bumdes; Pengurus BUMDes, memiliki pengetahuan baru setelah berpartisipasi dalam kegiatan bimbingan teknis dan pelatihan laporan keuangan BUMDes. Metode pelaksanaan ada dua bentuk yaitu: Metode ceramah dan metode Pelatihan. Metode cerama yaitu tim PKm memberikan ceramah terkait Model Laporan Keuangan BUMDes Marahai Pitu. Metode Pelatihan yaitu pengurus BUMDes Marahai Pitu diberikan Pelatihan membuat Laporan Keuangan Bumdes berbasis akuntansi keuangan dan standar prosedur keuangan. Hasil pelaksanaan pengabdian pada masyarakat bersama Mitra BUMDes dan Tim PKM yaitu Tersedianya model laporan keuangan BUMDes, Standar layanan Laporan Keuangan BUMDes, Standar layanan wahana permainan anak-anak, Tata tertib/himbauan bagi wisatawan, dan tersedia sarana prasarana pariwisata yang memadai.
PEMBERDAYAAN USAHA EKONOMI PRODUKTIF BAGI IBU-IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN BENTENG KOTA AMBON Chricela Natalia Joseph; Tonno Mahmudin
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v3i2.892

Abstract

Pemberdayaan merupakan suatu konsep untuk memberikan tanggungjawab yang lebih besar kepada orang-orang tentang bagaimana melakukan pekerjaan. Pemberdayaan akan berhasil jika dilakukan oleh pengusaha, pemimpin dan kelompok yang dilakukan secara terstruktur dengan membangun budaya kerja yang baik. Usaha ekonomi produktif merupakan serangkaian kegiatan yang ditunjukan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengakses sumber daya ekonomi, meningkatkan kemampuan usaha ekonomi, meningkatkan produktifitas kerja, meningkatkan penghasilan dan menciptakan kemitraaan usaha yang saling menguntungkan. kelurahan benteng diketahui didominasi penduduk yang mata pencahariannya sebagai pegawai negeri sipil dan pegawai swasta. Disisi lain masih banyak masyarakat kurang atau belum kreatif dalam pengelolaan bidang ekonomi, padahal di kelurahan Benteng terdapat banyak ibu-ibu rumah tangga yang mencari nafkah dengan menjual bunga yaitu sebanyak 20 orang. Hasil pendapatan yang didapat dari menjual Bunga juga relatif beragam dan dapat dikatakan sebagai pendapatan musiman, dimana pendapatan per hari tergantung seberapa banyak proses pemakaman yang dilakukan di TPU Benteng. Adapun permasalahan yang dialami mitra adalah a) Minimnya pemahaman tentang Usaha Ekonomi Produktif, b) Bagaimana memperdayakan ibu-ibu penjualan bunga dikelurahan Benteng untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Solusi yang ditawarkan dalam pengabdian ini adalah : a). Dilakukan workshop yang berkaitan dengan ekonomi produktif dan b). Memberikan pelatihan membuat produk olahan dari sayur bayam yang bernilai ekonomis tinggi untuk meningkatkan pendapatan keluarga Rencana luaran dan targetyang ingin dicapai ketika selesai melakukan kegiatan pelatihan adalah a). kemampuan tentang ekonomi produktif, b) Kemampuan membuat produk olahan bayam, c) Hasil kegiatan PKM akan dipublikasikan dalam jurnal Marren LPM UKIM
Seminar tentang Metode Responsi Fisik Sosial (RFT) / Total Physical Response (TPR) dalam Pembelajaran & Pengajaran Bhs Inggris di Sekolah Kristen YPKPM Ambon Debora Harsono
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 2 (2020): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i2.840

Abstract

Fakta menunjukkan, bahwa permasalahan pembelajaran dan pengajaran Bahasa Inggris sangatlah kompleks. Pertama, Materi Pelajaran Bahasa Inggris cukup sulit untuk sebagian siswa. Seperti kita ketahui, Bahasa Inggris bukanlah bahasa yang kita ucapkan sejak balita. Secara pribadi, kita belajar Bahasa Inggris sebagai bahasa ketiga dalam kehidupan ini. Ketika batita kita memperoleh bahasa pertama dari ibu, kemudian kita mempelajari Bahasa Indonesia secara formal di bangku TK. Selanjutnya, kita mulai belajar bahasa Inggris di bangku SD atau SMP. Kedua, pengajaran Bahasa Inggris sangatlah membosankan bagi para siswa. Artinya meliputi pengajaran tata bahasa yang sangat rumit, hal ini diperburuk oleh guru Bahasa Inggris yang mengajar para siswa dengan menerapkan metode mengajar yang lama. Mengajar Tata Bahasa dengan banyak mengerjakan latihan tanpa penjelasan materi yang ringkas dan jelas. Banyak guru Bahasa Inggris berpendapat bahwa murid dapat memahami tata bahasa dengan mengerjakan sebanyak mungkin latihan. Belajar dengan menganalisa kesalahan dalam pengerjaan latihan soal tata bahasa. Ketiga, pengejaan dan pengucapan bahasa Inggris sangatlah berbeda dengan kata kata yang tertulis. Karena Bahasa Inggris tidaklah diucapkan sesuai dengan huruf yang tertulis (seperti Bahasa Jerman). Tentunya, hal ini menimbulkan beberapa kesulitan dalam pengejaan dan pengucapan Bahasa Inggris bagi kebanyakan siswa.Tetapi kebanyakan guru TK dan SD di Ambon cenderung menerapkan metode yang lama daripada yang baru. Karena menerapkan metode yang terbaik, berarti kita harus meluangkan lebih banyak waktu, perhatian dan energi untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Berdasarkan hal itu, maka penulis telah menyampaikan Seminar tentang Metode RFT bagi Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris untuk Sekolah Kristen YPKPM Ambon pada tanggal 8 Agustus 2020. Tetapi pelaksanaannya dilakukan dalam ruangan Dosen Fakultas Kesehatan. Dikarenakan masih dalam masa pandemi Covid l9. Terdapat beberapa hal yang menjadi pertimbangan : l). Adanya pembatasan kegiatan dari pihak Sekolah YPKPM. 2). Meminimalisir jumlah peserta dan terakhir memaklumi kondisi ruangan pertemuan di Sekolah YPKPM yang sedang mengalami sedikit renovasi. Metode yang disampaikan adalah Seminar. Sebagai hasil, dari seminar ini para guru honorer Bahasa Inggris dan mahasiswa PKL dari Universitas Pattimura FKIP Program Studi Bahasa Inggris di sekolah YPKPM memperoleh penambahan pengetahuan wawasan tentang Metode Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris bagi para siswa mereka. Akhirnya, penulis menyimpulkan bahwa penerapan Metode Responsi Fisik Total (RFT) bagi Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris bukanlah suatu hal yang mudah karena membutuhkan lebih banyak keseriusan, kesungguhan dan pengobanan waktu di dalam mempersiapkan semua materi pengajaran sekaligus menerapkannya dalam proses Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris bagi anak didik kita.

Page 3 of 10 | Total Record : 99