cover
Contact Name
Micrets Agustina Silaya
Contact Email
makawerumicke@gmail.com
Phone
+6285243580007
Journal Mail Official
makawerumicke@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Lt. 1 Kantor Pusat Universitas Kristen Indonesia Maluku Jl. Ot Pattimaipauw, Talake | Ambon 97115
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27214680     DOI : 10.69765/mjppm
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, diterbitkan dua kali setahun (Maret dan September) oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM). Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang sosial dan humaniora, sains dan teknologi, kesehatan, serta bidang lainnya yang terkait dengan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.
Articles 99 Documents
SOSIALISASI DAN PELATIHAN MASYARAKAT KELURAHAN KUDAMATIRT/RW 006/07, DALAM RANGAKA PENANGANAN PANDEMI COVID 19 Johandersson, Charles; Pembuain, Tiwery Ardilson
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 1 (2022): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v3i1.1229

Abstract

Kota Ambon merupakan Ibu Kota Provinsi Maluku yang terletak di sebelah selatan Pulau Ambon dengan luas keseluruhan sebesar 377 km2 atau dua perlima dari luas Pulau Ambon.Luas ini terdiri dari luas daratan sebesar 359,45 km2 dan perairan sebesar 17,55 km2 dengan garis pantai sepanjang 98 km.Secara astronomis, Kota Ambon terletak di 3° 34' 8,40"–3° 47' 42,00" LS dan 128° 1' 33,60"–128° 18' 3,60" BT.Ambon beriklim hutan hujan tropis. Jumlah penduduknya mencapai 375.760 jiwa dengan luas wilayah 298,61 km² dan sebaran penduduk 1.258 jiwa/km². Kota ini dibelah oleh Teluk Ambon sehingga berada dalam lengkungan yang berbentuk huruf, Kelurahan Kudamati, Penduduknya berjumlah 18106 Jiwa, dengan Jumlah KK 3177 KK, Terdiri dari 7 RW dan 43 RT. Salah satunya adalah RT/RW 006/07 yang dipakai sebagai tempat pelaksanaan proses KKN. RT/RW 006/07 dengan jumlah KK 110 ini termasuk dalam salah satu RT dengan jumlah jiwa yang terbanyak, masyarakatnya tidak mengindahkan peraturan pemerintah untuk pencegahan Covid-19. Dibuktikan dengan tidak ada tempat cuci tangan disetiap rumah dantidak mengetahui cara mencuci tangan yang baik dan benar, warga yang belum mematuhi protocol kesehatan tentang memakai masker saat berada di luar rumah, menjaga jarak antar sesama, menghindari kerumunan, juga jalan menuju bak penampung air bersih di lingkungan RT/RW 006/07 sudah banyak yang rusak, masalah yang dihadapi mitra Rusaknya akses jalan lingkungan menuju Bak Penampungan Air, Kurangnya kesadaran masyarakat dalam mencegah penyebaran covid-19, Kurangnya pengetahuan anak usia dini akan covid-19 dan pencegahannya.
PENGEMBANGAN USAHA BENGKEL DICO CELUP (WATER TRANSFER PRINTING) DI DESA GALALA, KECAMATAN SIRIMAU Moze V.F. Lusikooy; Resa Dandirwalu; Agustinus Saklaresy
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i1.383

Abstract

Mitra dalam program Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Bengkel Dico Celup (Water Transfer Printing), dengan nama MJ Art Painting Hydrographyc. Bengkel tersebut merupakan satu-satunya bengkel yang terdapat di Desa Galala, Kecamatan Sirimau, dan aktivitasnya berlangsung sejak tahun 2016, dengan tiga orang tenaga kerja, maka Dua permasalahan prioritas yang akan diselesaikan pada program Pengabdian kepada Masyarakat ini, yaitu: 1). Belum adanya mesin yang dipergunakan untuk proses pengamplasan onderdil motor. Selama ini, proses pengampalasan masih mempergunakan sistem maual, padahal proses tersebut menjadi proses utama dalam setiap pentahapan aktivitas Dico Celup (Water Transfer Printing); dan 2). Belum adanya Pembukuan yang memadai untuk proses pencatatan pemasukan dan pengeluaran. Selama ini, mitra tidak mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran yang berlangsung, sehingga sulit untuk mengetahui keuntungan dalam setiap produk yang dihasilkan; baik selama satu bulan maupun satu tahun, maka solusi terhadap permasalahan pertama adalah: 1). Pengadaan Mesin untuk proses Pengamplasan dan kedua Mesin amplas dapat meningkatkan produktivitas, sehingga perusahaan mengalami peningkatan produktivitas sebesar 107,4%; sedangkan solusi terhadap permasalahan kedua adalah Pembukuan sederhana untuk bengkel Dico Celup (Water Transfer Printing). Solusi terhadap permasalahan di atas bisa tercapai dengan baik, maka kegiatannya dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu: 1). Tahap Analisis Kebutuhan Mitra; 2). Tahap Pengembangan Pengamplasan secara Manual dengan Mesin Pengamplasan; 3). Tahap Penyediaan Fasilitas Pendukung (Mesin Amplas); 4). Tahap Pelatihan Penggunaan Mesin Pengamplasan dan Pelatihan Pembukuan Keuangan; dan 5). Tahap Monitoring dan Evaluasi Kegiatan, dan target luaran yang hendak dicapai adalah publikasi pada Jurnal Elektronik Pengabdian kepada Masyarakat UKIM, Video Kegiatan yang diunggah ke Youtube.com, dan Buku Pembukuan Keuangan Sederhana.
PERATURAN NEGERI TENTANG PAJAK (NGASE) NEGERI SULI Amelia Tahitu; Alex R Tutuhatunewa; Mozes Tomasila
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v2i1.555

Abstract

Kegiatan pengabdian di  Negeri Suli Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, dilakukan berdasarkan permasalahan mitra yakni pengetahuan dan pemahaman Badan Saniri dan Staf Pemerintah Negeri yang masih rendah,  terkait  pembuatan  peraturan negeri tentang pajak (ngase) negeri. Akibatnya  Pemerintah Negeri, dan Badan Saniri tidak memiliki peraturan yang jelas soal pajak (ngase) yang berhubungan dengan sumber-sumber  pendapatan dan  barang atau  asset  milik negeri atau desa. Adapun target kegiatan yaitu memberikan kontribusi positif terhadap aparatur atau perangkat negeri dalam memahami peraturan negeri atau pajak (ngase) tentang sumber-sumber pendapatan negeri. Metode kegiatan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode ceramah, diskusi dan tanya jawab, yang dilakukan atau dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dan pendampingan. Penyuluhan dilakukan kepada sasaran kegiatan pengabdian yaitu aparatur atau perangkat pemerintah Negeri dan Badan Saniri negeri lengkap. Setelah mengikuti penyuluhan, Pemerintah Negeri dan Badan Saniri  dapat memahami pentingnya peraturan negeri terkait dengan pajak (ngase), guna  menuju tertib aturan di Suli. Selanjutnya  kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKMS) didukung oleh pendampingan untuk pembuatan peraturan negeri, yang didalamnya dilakukan perencanaan serta penataan sumber-sumber pendapatan negeri yang baik dalam rangka meningkatkan pendapatan untuk kesejahteraan masyarakat. Diharapkan teori yang sudah ditransfer dapat diterapkan sehingga terwujud apa yang menjadi tugas dari pemerintah dan perangkat negeri yang bermanfaat bagi  kesejahteraan masyarakat setempat. Gambaran Iptek yang dihasilkan dalam PKMS ini adalah Peraturan Negeri Suli tentang Pajak (ngase) yang langsung dapat disahkan dan digunakan demi tata kelola  pemerintahan negeri, yang tertib, lancar dan tranparan
INOVASI OLAHAN DAN PEMBERIAN COOKIES SAGU IKAN DAUN KELOR DI POSYANDU HALONG AMBON Nenny Parinussa; Elisabeth Matulessy
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v4i2.1080

Abstract

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Maluku 2019-2024 juga menargetkan peningkatan ketahanan pangan. Berdasarkan hasil Susenas Maret 2021, setiap penduduk di Provinsi Maluku mengonsumsi rata-rata 1874,88 kkal kalori dan 53,45 gram protein setiap harinya. Rata-rata konsumsi kalori dan protein per kapita sehari penduduk di Provinsi Maluku masih berada di bawah standar kecukupan. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah Kelompok Pangan Lokal Pniel Anugerah merupakan sekelompok ibu rumah tangga yang membentuk kelompok usaha kecil dengan membuat berbagai jenis hasil olahan pangan lokal seperti bakso, nuget, kue dan lain sebagainya. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah 1) Rendahnya motivasi berwirausaha pangan lokal dengan bahan dasar sagu ikan kelor dan terbatasnya pengetahuan terkait pengolahannya. 2) Belum pernah dilakukan praktik pengolahan tepung sagu dijadikan sebagai bahan utama dalam pembuatan cookies yang digabungkan dengan ikan dan kelor. 3) Hasil olahan pangan lokal belum pernah aplikasikan di posyandu sebagai makanan tambahan balita 4) Mitra belum begitu tertarik untuk peningkatan nilai tambah produk cookies sagu ikan kelor untuk menjangkau pangsa pasar yang lebih luas. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan PKM ini adalah sebagai berikut: 1) Melakukan observasi lokasi kegiatan dan diskusi tanya jawab antara tim dengan kelompok pangan lokal Pniel Anugerah tentang waktu pelaksanaan kegiatan, serta diskusi tentang materi kegiatan; 2) Memberikan pemahaman dan motivasi berwirausaha dan variasi produk olahan pangan lokal dengan bahan dasar sagu dan varian produk yang di tambahkan adalah cookies sagu ikan kelor didapatkan hasil bahwa peningkatan pengetahuan yang signifikan sebelum dan setelah intervensi diberikan sebesar 15 responden (100%); 3) Pendampingan dan pelatihan Praktik pembuatan cookies sagu ikan kelor kepada 15 peserta; 4) mengaplikasikan hasil olahan cookies sagu ikan kelor kepada balita dan edukasi tentang pemanfaatannya terhadap status gizi masyarakat di psoyandu Halong Ambon. Penyediaan olahan sagu ikan kelor ini merupakan inovasi dalam penyediaan makanan tambahan pada kegiatan posyandu
PEMELIHARAAN SARANA DAN PRASARANA RUANG KULIAH PROGRAM STUDI HUKUM, UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA MALUKU Charles J Tiwery
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 2 (2020): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i2.517

Abstract

Kampus Universitas Kristen Indonesia Maluku dikenal dengan nama “Kampus Orang Basudara” adalah salah satu Universitas yang berada di kota Ambon berlokasi di Tanah Lapang Kecil. Saat ini UKIM memiliki 5 Fakultas dengan 12 Program Studi didalamnya, ditambah 1 Program Doktor dan 2 Program Studi yang baru yaitu, Informatika dan Hukum yang masih di bawah naungan Universitas. Lokasi Kampus UKIM ini mempunyai luas areal kurang lebih 2 Ha yang terdiri dari sarana prasarana (Gedung perkantoran, ruang kuliah, ruang laboratorium, perpustakaan dan ruang terbuka). Dibalik dari UKIM sebagai Universitas Swasta ternama di Kota Ambon , ternyata tidak terlepas juga dari dampak penyebaran Virus Corona. Hal yang pertama terlihat adalah pada sisi kebersihan,dimana banyaknya samapah-sampah yang berserahkan di beberapa tempat, ini terjadi bukan kerana UKIM tidak mempedulikan kebersihan lingkungan tapi hal ini terjadi dampak dari penyebaran virus corana yang membuat aktivitas kampus di hentikan, sehingga lingkungan Kampus menjadi tidak terurus. Dari aspek kebersihan sarana dan prasarana, dimana pada dinding-dinding ruang kelas kampus UKIM telah memudar dan kotor ketika di lihat secara langsung.sarana pendidikan harus tersedia semaksimal mungkin guna mendukung pelaksanaan proses belajar mengajar. agar mahasiswa dan calon mahasiswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan nyaman dan tanpa ada kendala, sarana dan prasarana dalam sebuah kampus harus terpenuhi dari beberapa aspek. Permasalahan lain yang ditemui adalah tidak teraturnya istalasi listrik pada kampus UKIM. kata ‘listrik’ adalah rangkaian yang dapat menghasilkan power (daya) atau kekuatan yang ditimbulkan karena adanya pergesekan melalui suatu proses kimia, yang dapat digunakan untuk menghasilkan panas ataupun cahaya untuk menjalankan mesinserta perangkat elektrik. Bahaya listrik dapat disebabkan kepada setiap orang yang tersengat aliran listrik baik secara langsung ataupun tidak. Berdasarkan paparan kejadian dan peristiwa yang ada pada Kampus UKIM, terkait dengan hal-hal yang menjadi perhatian bersama dan perlu untuk dibenahi kembali untuk kemajuan UKIM ke arah yang lebih baik lagi. Kegiatan yang akan kami lakukan terkait masalah-masalah yang bersifat melakukan suatu perubahan demi kemajuan UKIM ke depan.
PkM PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN MELALUI PELATIHAN DAN SIMULASI PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA Silaya, Micrets Agustina; Talakua, Beatrix Adonia; Balik, Dessy
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v4i1.1010

Abstract

Keluarga merupakan inti terkecil dalam mendukung pembangunan suatu Negara. Negara dapat berjalan dengan baik apabila seluruh warga negaranya memiliki ekonomi keluarga yang kuat. Oleh karena itu pengabdian ini berfokus pada peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan keluarga melalui pelatihan pengelolaan keuangan. Adapun sasaran pada pengabdian masyarakat ini adalah warga di Negeri Makububui Kecamatan Taniwel Timur, Seram Bagian Barat. Pengabdian ini dilakukan karena adanya permasalahan keuangan keluarga masyarakat negeri Makububui, dimana masyarakat cenderung melakukan hutang demi memenuhi kebutuhan yang secara mendadak, masyarakat tidak memiliki simpanan, pendapatan yang diperoleh selalu digunakan habis untuk keperluaan sehari-hari. Program pengabdian ini dilakukan bertujuan agar masyarakat Desa Makububui dapat memperoleh pengetahuan dan ketrampilan dalam mengelola keuangan keluarga yang dapat meningkatkan kesejahteran keluarga. Sehingga materi yang diberikan adalah konsep dan aplikasi pengelolaan keuangan keluarga.
PELATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN BAGI ORGANISASI PERSEKUTUAN MAHASISWA PELAJAR RIRING – RUMASOAL AMBON Godprit Haris Touwely; Robby Djefry Lakatua
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i1.388

Abstract

Persekutuan Riring Rumasoal Ambon adalah organisasi paguyuban mahasiswa asal Negeri Riring dan Negeri Rumahsoal Kecamatan Taniwel kabupaten Seram Bagian Barat. Oraginisasi ini merupakan wadah berhimpun bagi mahasiswa asal Riring-Rumasoal yang berada di Ambon. Oragnisasi paguyuban ini melakukan agenda-agenda organisasi sebagaimana lasimnya oragnisasi lainnya, misalnya pemilihan pengurus setiap 2 tahun, rapat kerja untuk menentukan program kerja selama 2 tahun dan agenda-agenda organisasi lainnya. Anggota organisasi ini berjumlah 82 orang yang disesuaikan dengan jumlah mahasiswa asal Negeri Riring – Rumasoal yang melakukan proses perkuliahan pada sejumlah Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta di Kota Ambon. Keinginan untuk berorganisasi ini semata – mata dilaterbelakangi oleh sebuah kesadaran diri akan peningkatan kapasitas kepemimpinan dan untuk itulah pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat sangat membantu mitra dalam Pelatihan Dasar Kepemimpinan yang meliputi pelatihan teknik memimpin Sidang dan pelatihan surat menyurat.ini dilakukan dilatarbelakangi oleh Banyaknya anggota organisasi yang pada saat ditunjuk sebagai pemimpin sidang dalam pelaksanaan agenda organisasi selalu menghindar sebagai akibat dari kurangya pengetahuan dan ketrampilan dalam memimpin sidang, kurangnya pengetahuan mitra tentang cara tepat dalam hal melakukan surat menyurat secara baik dan benar teristimewa surat-surat resmi organisasi. Kegiatan yang akan dimplementasikan pada mitra Persekutuan mahasiswa Riring-Rumasoal adalah: Melakukan sosialisasi tentang teknik memimpin sidang sekaligus melakukan simulasi, melakukan pelatihan cara menulis surat secara baik dan benar. Luaran kegiatan ini telah dipublikasi pada vidio chanel youtube UKIM TV.
PKM OPTIMALISASI PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN PEMBERDAYAAN KADER DALAM DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK BALITA DI KELURAHAN KUDAMATI KECAMATAN NUSANIWE Alisye Siahaya; Valensya Yeslin Tomasoa
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v3i2.888

Abstract

Kelurahan Kudamati merupakan salah satu kelurahan yang terdapat di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon dan dipilih sebagai Mitra sasaran. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan bahwa mendapat mengatasi solusi terhadap permasalahan yang dialami oleh mitra. Adapun permasalahan yang dialami oleh mitra yaitu : 1) Ketrampilan dan Pemberdayaan Kader dalam melakukan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak belum optimal, 2) Masih kurangnya pemahaman/pengetahuan Kader tentang pentingnya Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak yang harus dilakukan secara menyeluruh. Oleh karena itu solusi yang ditawarkan berdassarkan permasalahan mitra yaitu : 1) Melakukan Pelatihan dan Pendampingan Deteksi dini tumbuh kembang anak kepada Kader. 2) Melakukan penyuluhan terkait pentingnya Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak dan Penyimpangan Tumbuh Kembang Anak. Target luaran dari kegiatan ini adalah; 1) publikasi artikel pengabdian kepada masyarakat pada jurnal ber-ISSN; (Jurnal nasional pengabdian dan pemberdayaan masyarakat; jurnal maren https://ojs.ukim.ac.id/index.php/maren; ISSN; 2721-4680); 2) publikasi pada media masa; (Tribun Maluku) https://www.tribun-maluku.com/; 3) video kegiatan PkM; (Youtube UKIM TV dan Fakultas Kesehatan UKIM); 4) Peningkatan Pengetahuan Kader tentang Deteksi Dini dan Penyimpangan Tumbuh Kembang Anak dengan kuesioner pre post. Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan agar solusi tersebut dapat tercapai. yaitu: 1) FGD teknis pelaksanaan pengabdian dengan mitra dan analisis kebutuhan. 2) Penyuluhan dan pelatihan. 3) Evaluasi dan tindak lanjut.
SOSIALISASI ETIKA DAN ASPEK HUKUM PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL PADA KALANGAN REMAJA SISWA DI SMK NEGERI 3 PONTIANAK Aleksander Sebayang; Agung Dwi Prabowo; Annurdi Annurdi; Klara Dawi
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 1 (2021): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v2i1.573

Abstract

Hadirnya media jejaring sosial di dunia maya tentu memberikan banyak dampak positif bagi masyarakat. Namun fenomena ini menjadi lebih kompleks dengan semakin besarnya ketergantungan masyarakat, terutama kaum remaja siswa SMK Negeri 3 Pontianak. Opini-opini begitu mudah disampaikan untuk mempengaruhi publik tanpa memperhatikan norma dan fakta yang ada sehingga menjurus kepada propaganda negatif, tindak pidana perundungan, bahkan pornografi. Maka dari itu, berangkat dari alasan di atas mengantarkan pada logika yang logis bahwa dirasa perlu untuk melakukan kegiatan sosialisasi tentang etika dan aspek hukum bermedia sosial terutama bagi kalangan remaja berupa penyuluhan hukum. Metode yang diambil dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan kegiatan sosialisasi secara daring. Hasil dari kegiatan ini yaitu: 1) perubahan pengetahuan dan perilaku siswa SMK Negeri 3 Pontianak terkait etika dalam memanfaatkan sosial media; 2) penambahan wawasan siswa SMK Negeri 3 Pontianak tentang aspek hukum sosial media; 3) siswa SMK Negeri 3 Pontianak memperoleh bekal pengalaman tentang pemanfaatan sosial media yang bijak dan berdampak positif.
SOSIALISASI GERAKAN ANTI KEKERASAN DALAMPACARAN BAGI ANGKATAN MUDA GEREJA PROTESTAN MALUKU CABANG DAMAI DI JEMAAT GEREJA PROTESTAN MALUKU WAAI Juliana Agusthina Tuasela; Aleta Ruimassa
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v4i2.1085

Abstract

Tujuan artikel ini untuk membuat sosialiasi gerakan anti kekerasan dalam pacaran di Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku Cabang Damai di Jemaat Gereja Protestan Maluku Waai. Sosialisasi berbasis kajian teologis dan psikologis-pastoral. Secara faktual, salah satu masalah sosial yang muncul dalam komunitas persekutuan Angakatan Muda Cabang Damai adalah isu kekerasan dalam pacaran. Masalah ini muncul dan terindikasi dengan adanya kasus kekerasan dalam pacaran yang terjadi tahun 2018 (8 kasus) sampai sekarang. Kasus ini muncul umumnya secara tersembunyi karena dipengaruhi budaya malu. Ada perempuan yang mengalami kasus kekerasan tetapi mendiamkan karena merasa malu dan menganggap hal ini sebagai ekspresi cinta dan kesetiaan kepada pasangan. Tindakan kekerasan dianggap lumrah. Tindakan ini meningkat karena terbatasnya pengetahuan komunitas Angkatan Muda GPM Damai tentang bentuk kekerasan dan cara penanganannya. Terkait permasalahan ini diajukan solusi penyelesaian dalam bentuk, yaitu: pertama, sosialisasi secara mutli disipliner tentang isu kekerasan dalam pacaran khusus di bidang teologi dan pastoral. Kedua, mentransformasi pemahaman dan melakukan pendampingan pelayanan serta langkah preventif kekerasan dalam pacaran. Kegiatan diharapkan memutuskan mata rantai kekerasan dalam pacaran.

Page 4 of 10 | Total Record : 99