cover
Contact Name
Timotius Anggit Kristiawan
Contact Email
anggit.kristiawan@polines.ac.id
Phone
+6285738072727
Journal Mail Official
jmeat@polines.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudarto, SH., Tembalang, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology
ISSN : -     EISSN : 30252725     DOI : http://dx.doi.org/10.32497/jmeat.v2i1
Core Subject : Engineering,
Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology (JMEAT) provides online media to publish scientific articles from research and development in the field of Mechanical Engineering and Applied Technology. The scope of Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology (JMEAT) is as follows: Manufacture Maintenance Automotive Renewable Energy Agriculture Health Mechatronics
Articles 66 Documents
Analisis Perbandingan Kinerja Arrester Porselen dan Polimer Berdasarkan Arus Bocor dan Suhu di GISTET 500 kV Adipala Suprinto, Edi; Primadiyono, Yohanes
Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology Vol. 2 No. 2 (2024): VOLUME 2 ISSUE 2 YEAR 2024 (JULY 2024)
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jmeat.v2i2.5696

Abstract

Gardu induk adalah komponen penting dalam sistem distribusi energi listrik yang berperan sebagai penghubung utama untuk mengalirkan listrik dari pembangkit ke konsumen. Secara khusus, fungsi utama dari gardu induk adalah untuk melakukan transformasi daya listrik sehingga dapat disalurkan secara efektif dan efisien. Petir dapat merusak peralatan tegangan tinggi di jaringan distribusi. Tegangan tinggi dari sambaran petir dapat menyebabkan flashover jika isolasi tidak cukup baik. Di Indonesia, yang merupakan negara tropis, kerapatan petir cukup tinggi, yaitu antara 5 hingga 15 sambaran per kilometer setiap tahun. Lightning arrester adalah perangkat yang awalnya berfungsi sebagai isolator, namun saat terkena petir, ia menjadi konduktor dengan resistansi rendah untuk mengalirkan arus ke tanah. Arrester sangat penting untuk melindungi peralatan listrik dari bahaya tegangan lebih, terutama yang disebabkan oleh petir. Keberhasilan perlindungan peralatan listrik tergantung pada pemilihan, pemasangan, dan perawatan lightning arrester yang tepat.Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kinerja arrester berdasrkan arus bocor dan suhu body arrester yang dihasilkan terhadap pemilihan 2 bahan yang berbeda yaitu porselen dan polimer. Analisis dilakukan dengan pengambilan data langsung di PT. PLN (Persero) UPT Purwokerto GISTET 500 kV Adipala.Hasil penelitian perhitungan arus bocor Hasil analisis selama empat tahun terakhir menunjukkan adanya perbedaan nilai arus bocor antara arrester porselen dan arrester polimer dalam merespon sambaran arus petir. Dari data ini, dapat dilihat bahwa suhu pada body arrester polimer lebih stabil dan cenderung lebih rendah dibandingkan dengan arrester porselen.
RANCANG BANGUN WELDING FIXTURE PADA PROSES PENGELASAN PRODUK INNER JOINT UNTUK MENGURANGI PRODUK NG (NOT GOOD) DAN MENURUNKAN WAKTU PROSES PRODUKSI DI PT YOGYA PRESISI TEHNIKATAMA INDUSTRI Manggala, Taruna; Nugroho, Wahyu Isti; Khoryanton, Ampala
Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology Vol. 2 No. 2 (2024): VOLUME 2 ISSUE 2 YEAR 2024 (JULY 2024)
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jmeat.v2i2.5737

Abstract

The background and problems in this research are the welding process of inner joint products at PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri where there are not good (NG) products and the welding process time can be shortned if there is a support tool for operator. The purpose of this study is to prevent NG products from inner joints and reduce the production process time of inner joints. The method used in this study is to use a flow diagram for design. The first stage is to identify the problem with the 5M + 1E collected factor followed by conducting field studies, staff interviews, and literature studies. The second stage is to design the welding fixture inner joint using Solidworks 2019 software with dimensions of 165 mm in length, 301 mm in width, and 262.42 mm in height composed of 19 single components made of ASTM A36 steel and a standart part. The third stage is the process of making welding fixtures which includes material procurement to the CNC milling, CNC lathe, and plate bending processes followed by fixture assembly. The test results showed a decrease in NG products by 22.58% and a decrease in welding process time by 30.93%.
Rancang Bangun dan Analisis Variasi Kecepatan Putaran Welding Rotary Table Pada Proses Pengelasan Stub Shaft Guna Meningkatkan Kualitas Hasil Pengelasan: Studi Kasus di PT. X Indonesia Susanto, Arif; Kristiawan, Timotius Anggit; Harmanto, Sri
Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology Vol. 2 No. 2 (2024): VOLUME 2 ISSUE 2 YEAR 2024 (JULY 2024)
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jmeat.v2i2.5756

Abstract

Proses pengelasan stub shaft di PT X Indonesia masih menggunakan meja manual tidak berputar, sehingga berakibat pada   hasil   pengelasan   stub   shaft   yang   berbentuk   oval,   dengan   begitu   mengharuskan   operator   welder   melakukan penambahan pengelasan yaitu 4-6 kali pengelasan memutar supaya hasil pengelasan berbentuk sesuai apa yang sudah ditentukan. Oleh karena itu, penelitian tentang rancang bangun dan analisis variasi kecepatan putaran welding rotary table pada proses pengelasan stub shaft guna meningkatkan kualitas hasil pengelasan sangat penting dilakukan. Tujuan penelitian   ini   adalah   mempercepat   proses   pengelasan,   Melakukan   analisa   kecepatan   normal   yang   diperlukan   untuk melakukan pengelasan stub shaft, dan meningkatkan kualitas hasil pengelasan dengan membuat welding rotary table sebagai alat bantu dalam melakukan stub shaft. menggunakan motor listrik 0,5 Hp 1380 Rpm dan kontrol kecepatan menggunakan   inverter   ATV310.   Metode   yang   digunakan   untuk   merancang   bangun   welding   rotary   table   yaitu Identification   of   need,   Definition   of   problem,   Synthesis,   Analysis   and   Optimization,   Evaluation,   dan   Preparation. Pengujian   pengelasan   stub   shaft   menggunakan   welding   rotary   table   dilakukan   pada   shaft   Ø100   dan   Ø125.   Hasil menunjukkan pengelasan pada layer 1 paling baik jika digunakan pada frequensi 7,6-7,1 Hz atau 2,28-2,3 rpm. Pada layer   2   paling   baik   jika   digunakan   frequensi   7-5,3   Hz   atau   2,1-1,59   rpm.   Pada   layer   3   paling   baik   jika   digunakan frequensi 4,1-3,4 Hz atau 1,23-1,02 rpm. Pada layer 4 paling baik jika digunakan frequensi 3,1-2,7 Hz atau 0,93-0,81 rpm.   Pada   layer   5   paling   baik   jika   digunakan   frequensi   2,4-2,1   Hz   atau   0,72-0,63   rpm.   Pada   layer   6   paling   baik digunakan   frequensi   2,2-2   Hz   atau   0,66-0,6   rpm.   Rata-rata   waktu   yang   diperlukan   untuk   pengelasan   stub   shaft menggunakan alat welding rotary table yaitu berkisar 10-11 menit.
Front Matter Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology, 2 (2) July 2024 Kristiawan, Timotius Anggit
Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology Vol. 2 No. 2 (2024): VOLUME 2 ISSUE 2 YEAR 2024 (JULY 2024)
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jmeat.v2i2.5766

Abstract

Back Matter Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology, 2 (2) July 2024 Kristiawan, Timotius
Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology Vol. 2 No. 2 (2024): VOLUME 2 ISSUE 2 YEAR 2024 (JULY 2024)
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jmeat.v2i2.5767

Abstract

Analisis Pengaruh Fluktuasi Beban Terhadap Rugi Daya Stator dan Rotor Pada Generator Sinkron Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Mustofa, Rida; Roihatin, Anis
Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology Vol. 2 No. 2 (2024): VOLUME 2 ISSUE 2 YEAR 2024 (JULY 2024)
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jmeat.v2i2.5733

Abstract

Generator sinkron merupakan mesin listrik yang menghasilkan tegangan dan arus bolak”“balik (AC) yang  bekerja dengan mengubah energi mekanik (gerak) menjadi energi listrik dengan adanya induksi medan magnet. Salah satu permasalahan dalam pengoperasian generator yakni ketika beban jaringan meningkat, sedangkan beban pembangkitan tetap. Sehingga generator akan bekerja lebih berat dan dapat menyebabkan kenaikan temperatur pada lilitan stator dan rotor (Winding Temperature Generator). Pemanasan berlebih ini nantinya dapat menyebabkan rugi daya pada lilitan stator dan rotor. Rugi daya stator dan rotor generator dihitung dengan persamaan matematis berdasarkan data operasional generator sinkron pada pembangkit listrik tenaga panas bumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi beban yang dibangkitkan maka arus generator dan arus eksitasi juga semakin meningkat. Kenaikan beban yang dibangkitkan juga menyebabkan  rugi daya stator dan rotor meningkat. Saat beban terendah  (6,91 MW) rugi daya stator sebesar 1,36 kW dan rugi  daya rotornya sebesar 24,13 kW. Sedangkan ketika beban tertinggi (41,54 MW)  rugi daya stator sebesar 28,39 kW dan rugi daya rotornya sebesar 45,29 kW. Panas berlebih yang terjadi pada lilitan stator dan rotor dapat menyebabkan kerusakan pada generator, sehingga perlu penjagaan temperatur pada lilitan stator dan rotor.  Kata kunci: beban; rugi daya; stator; rotor; generator sinkron.
RANCANG BANGUN ALAT CETAK PLASTIK VAKUM UNTUK MENURUNKAN PROSENTASE CACAT PRODUK DI LABORATORIUM METROLOGI DAN CETAK PLASTIK Nailul Ulum, Muhammad Showi; Harmanto, Sri; Satito, Aryo; Yanuar, Padang; Hamid, Abdul; Iyadul, Fatih
Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology Vol. 2 No. 3 (2024): VOLUME 2 ISSUE 3 YEAR 2024 (NOVEMBER 2024)
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jmeat.v2i3.6074

Abstract

AbstrakVacum Forming is process packaging in industrial, wich one deformation of plastic and formed on mold with difference preassure. In food and drinking industrial show positive progress and make bigger contribution for economic grow in Indonesia. At this moment Vacum Forming industrial in Indonesia is just owned big industrial wich have good purchasing power tools in range hundreds of million to billions of rupiah. Metrologi dan Cetak Plastik laboratory in Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang one of the topics is Vacum Forming. Equipment Used is very simple, manny time try and erors needed for have good product without any defects by way temperature varible, pressure, warm-up time and forging. The most difficult is warm-up process where must tu set the hight temperature waring and gap between the material and the heater. The purpose of the research is to know the influence of warming temperatures, time of warming, thick of plastic and pressure on the quality, The result of this research the best variable is time for warm-up 135 second, time of forging 40 second. Ticknes variable is 0,5 mm, 0,3 mm and 0,25mm, the best ticknes of plastic is 0,25 mm.
RANCANG BANGUN FLIPPER MOLD SEBAGAI OPTIMALISASI PROSES MAINTENANCE MOLD BERBANTU PERANGKAT LUNAK AUTODESK INVENTOR Suejiwo, Gesang Abid; Santoso, Deri Teguh
Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology Vol. 2 No. 3 (2024): VOLUME 2 ISSUE 3 YEAR 2024 (NOVEMBER 2024)
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jmeat.v2i3.5916

Abstract

Proses maintenance mold sangat penting dalam industri manufaktur untuk menjamin kelancaran produksi dan kualitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses perawatan mold dengan merancang alat bantu inovatif, yaitu flipper mold, menggunakan perangkat lunak Autodesk Inventor Professional 2024. Metode yang digunakan meliputi desain parametrik model 2D dan 3D, pemilihan material baja medium carbon steel, serta simulasi mekanis untuk memastikan ketahanan alat. Hasilnya, flipper mold mampu meningkatkan efisiensi perawatan mold, mengurangi kebutuhan operator dari dua menjadi satu, serta mempermudah pembalikan mold yang beratnya mencapai 200kg. Desain ini berhasil mengatasi kendala akses pada bagian mold yang sulit dijangkau dan meningkatkan efisiensi operasional.
MODIFIKASI CHECK VALVE UNTUK MENJAGA KEANDALAN PADA MESIN PLTG BERBAHAN BAKAR HSD Yudhapraja, Sandy; Sunari, Sunari; Zainurrofik, Zainurrofik
Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology Vol. 2 No. 3 (2024): VOLUME 2 ISSUE 3 YEAR 2024 (NOVEMBER 2024)
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jmeat.v2i3.6000

Abstract

Gangguan Failure to Ignite pada PLTG Tarahan menjadi fokus utama untuk meningkatkan kinerja operasional PLN NUSANTARA POWER UPDK Bandar Lampung. Data dari periode 2016-2017 menunjukkan 37 kasus kegagalan Failure to Ignite, menyebabkan downtime dan kerugian finansial hingga Rp14.057.426.522,00. Modifikasi check valve pada PLTG Tarahan menjadi solusi utama, disesuaikan dengan analisis Root Cause Problem Solving yang mengidentifikasi flame detector failure, Pengapian busi Trouble, dan Flow BBM Problem. Modifikasi tersebut, melalui penghitungan menggunakan hukum Hooke, berhasil meningkatkan persentase keberhasilan start tanpa kegagalan. Secara finansial, modifikasi ini menurunkan Effective Forced Outage Rate (EFOR) dari 33,64% menjadi 20,94% dan meningkatkan Effective Availability Factor (EAF) dari 79,03% menjadi 97,37%, sementara biaya modifikasi relatif rendah. Potensi loss of opportunity akibat gangguan start failure sebelum modifikasi cukup tinggi. Manfaat non-finansial termasuk mengurangi risiko gagal start, meningkatkan citra perusahaan, dan menciptakan peluang pendapatan baru. Analisis risiko menunjukkan bahwa risiko terkait modifikasi check valve dapat dikelola melalui mitigasi yang tepat, seperti pengujian konstan dan pemilihan material yang tepat.
PERANCANGAN ALAT PRESS TAHU YANG ERGONOMIS PADA INDUSTRI TAHU Taruna, Deo Rama Bintang; Suyoto
Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology Vol. 3 No. 1 (2025): VOLUME 3 ISSUE 1 YEAR 2025 (MARCH 2025)
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jmeat.v3i1.6020

Abstract

The rapid development of technology has had a major impact on people's lives in many fields, such as information, transportation, business, and others. The industry knows that households often use conventional equipment to process food. The tools used are usually simple and not ideal during the tofu making process. Researchers want to improve existing tofu presses by making machines that are more comfortable for operators and more efficient and effective, as well as reducing the risk of fatigue and danger to operators. For this research, the 4D Research and Development (RnD) development model was used. This design discusses the comparison of ergonomics, effectiveness and effectiveness of tofu press tools.