cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
+6285242908070
Journal Mail Official
pusdig.id@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Lumandi Permai Blok B19, Kec. Wara Selatan, Palopo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Social Society
ISSN : -     EISSN : 28088506     DOI : https://doi.org/10.54065/28088506
Core Subject : Humanities, Social,
Journal Social Society merupakan karya ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Journal Social Society menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang ditulis berdasarkan hasil kajian dan kajian literatur di bidang Manajemen & Administrasi Publik. Journal Social Society menerbitkan edisinya dua kali setahun yaitu pada bulan juni dan desember. Fokus Kajian & ruang lingkup, SepertiĀ (1) Tansformasi Digital Layanan & Administrasi Publik, (2) Kebijakan Perlindungan Sosial Masyarakat, (3) Kebijakan, Organisasi, dan Manajemen Layanan, (4) Manajemen dan Perlindungan Karyawan, dll
Articles 180 Documents
Pengaruh Keragaman Produk, Ketersediaan Produk, dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian Kain Batik Lampung (Studi pada Konsumen Batik Lampung di Lampung Selatan) Purnama, Zatia Aini
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.1035

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan industri Batik Lampung Selatan yang masih menghadapi kendala pada keragaman, ketersediaan, dan kualitas produk, yang dapat memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Keragaman Produk, Ketersediaan Produk, dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian Kain Batik Lampung, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui angket daring (Google Form) kepada 105 responden di 17 kecamatan menggunakan teknik quota sampling. Analisis data dilakukan melalui regresi linier berganda yang meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian: Keragaman Produk (thitung = 4,724 > ttabel = 1.98350; signifikansi 0,000), Ketersediaan Produk (thitung = 5,018 > ttabel = 1.98350; signifikansi 0,000), dan Kualitas Produk (thitung = 3,045 > ttabel = 1.98350; signifikansi 0,003). Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai Fhitung = 19,224 > Ftabel = 2,69 dan signifikansi 0,000. Hasil ini membuktikan bahwa Keragaman Produk, Ketersediaan Produk, dan Kualitas Produk berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian Kain Batik Lampung di Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan strategi pemasaran batik daerah melalui peningkatan variasi produk, ketersediaan yang konsisten, serta kualitas yang kompetitif.
Peluang dan Tantangan: Dampak FoMO Belanja Online Gen Z terhadap UMKM Digital pada Mahasiswa Tadris IPS UIN Hidayatullah Jakarta Bais, Revly Haiqal; Nuzula, Fitria Difa; Hafbi, Najwa; Khairunisa, Khairunisa; Saefudin, Arif
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.1041

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah bagaimana pengaruh Fear of Missing Out dalam belanja online menciptakan peluang dan tantangan bagi Usaha Mikro Kecil, dan Menengah digital. Pengaruh globalisasi yang semakin pesat membuat perkembangan teknologi digital semakin maju dan berkembang di dunia yang membawa dampak dalam berbagai bidang termasuk bidang ekonomi. Pengaruh digitalisasi dapat dimanfaatkan dalam berbagai hal termasuk dalam Usaha Mikro Kecil, dan Menengah. Subjek penelitian ini yaitu Mahasiswa Tadris IPS UIN Jakarta yang memiliki usaha UMKM digital dengan menggunakan teknik wawancara dengan menggunakan instrumen pedoman berupa wawancara semi terstruktur. Analisis data dilakukan secara kualitatif deskriptif agar mendapatkan pengetahuan yang mendalam. Keabsahan data pada penelitian ini dijamin melalui triangulasi dengan melibatkan partisipan UMKM digital yang berbeda milik Mahasiswa Tadris IPS UIN Jakarta. Selain itu teknik triangulasi digunakan dengan cara menggabungkan hasil wawancara dan observasi pengamatan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam dan kebenaran informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan dari dampak FoMO Gen Z dalam belanja online terhadap UMKM Digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara secara langsung sesuai dengan kriteria untuk memperoleh informasi terkait pengalaman, tantangan, strategi, dan dampak FoMO perilaku belanja online Gen Z terhadap UMKM digital. Hasil penelitian secara signifikan menunjukkan bahwa FoMO memberikan peluang bagi UMKM digital untuk meningkatkan minat beli melalui strategi pemasaran berbasis tren media sosial dan interaksi digital.
Pengaruh Transformasi Digital dan Beban Kerja terhadap Work Life Balance Pegawai di Kementerian Keuangan Khoirunnisa, Dyani; Nara, Despinur; Handaru, Agung Wahyu
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.1045

Abstract

Urgensi penelitian ini sangat mendesak karena transformasi digital yang masif pasca-pandemi semakin memperberat beban kerja pegawai publik, berpotensi mengancam kesejahteraan mental dan produktivitas jangka panjang di institusi strategis negara. Perubahan ekspektasi tenaga kerja modern telah menempatkan isu keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi sebagai prioritas. Berbagai aspek dapat mempengaruhi keseimbangan ini, termasuk transformasi digital dan beban kerja. Penerapan transformasi digital di sektor publik membawa dilema, di satu sisi dapat meningkatkan efisiensi, namun di sisi lain menciptakan konektivitas tanpa henti. Ditambah terdapat lebih dari 50% pegawai merasakan beban kerja yang tinggi ditambah dengan pengurangan jumlah pegawai dan perluasan tugas, sehingga kondisi ini berpotensi mengganggu work life balance. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), Kementerian Keuangan, memegang peran strategis dalam pelayanan publik dan pengelolaan fiskal. Implementasi digital tanpa memperhatikan aspek kesejahteraan pegawai dapat menurunkan kualitas hidup ASN serta efektivitasnya terhadap organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dua faktor tersebut terhadap work life balance pegawai di DJPK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan unit analisis 196 pegawai DJPK yang dipilih melalui sampling acak sederhana menggunakan rumus Cochran dari populasi total 400. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner berskala Likert 5 poin yang terdiri dari sangat setuju, setuju, netral, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil menunjukkan bahwa transformasi digital memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap work life balance (p = 0.089). Sebaliknya, beban kerja ditemukan memiliki efek positif dan signifikan terhadap work life balance (p = 0.000). Temuan ini menyarankan agar institusi mengembangkan kebijakan transformasi digital yang tidak hanya menitikberatkan pada implementasi teknologi, tetapi juga pada kesejahteraan karyawan, sambil menyediakan pelatihan digital dan menjaga sistem dukungan organisasi yang mengubah persepsi beban kerja menjadi motivasi positif.
Pengaruh Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja, dan Beban Kerja, terhadap Kinerja Karyawan di CV Majoe Prima Sidoarjo Andrian, Rici; Ali, Mukti
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.1048

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi kompetitif industri manufaktur di Kabupaten Sidoarjo yang menuntut optimalisasi sumber daya manusia guna meningkatkan produktivitas dan daya saing perusahaan, khususnya pada masa pasca-pandemi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh beban kerja, lingkungan kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara offline kepada seluruh karyawan perusahaan dengan teknik pengambilan sampel non-probability sampling menggunakan metode sampel jenuh, sehingga diperoleh 46 responden. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan program SPSS melalui uji statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja, lingkungan kerja, dan motivasi kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, ketiga variabel tersebut juga secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan motivasi kerja, penyediaan lingkungan kerja yang aman dan nyaman, serta pengelolaan beban kerja yang seimbang merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan dan mendukung pencapaian tujuan perusahaan.
Pengaruh Job Insecurity, Burnout, dan Work Life Balance terhadap Turnover Intention Karyawan Generasi Z Perusahaan Bidang Industri di Jakarta Selatan Salsabila, Khairunnisa; Dara, Despinur; Handaru, Agung Wahyu
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.1049

Abstract

Urgensi penelitian ini penting karena tingginya tingkat job insecurity, burnout, dan ketidakseimbangan work life balance dapat meningkatkan turnover intention pada karyawan generasi Z di perusahaan industri Jakarta Selatan, yang berisiko mengganggu kinerja dan stabilitas Perusahaan. Studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh job insecurity, burnout, dan work life balance terhadap turnover intention karyawan generasi Z di perusahaan bidang industri di Jakarta Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 119. 426 karyawan generasi Z yang bekerja di perusahaan bidang industri daerah Jakarta Selatan. Metode pengambilan sampel yang digunakan oleh peneliti adalah pengambilan sampel dengan probability sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data dan menggunakan skala likert 6 titik, dengan beberapa pernyataan yang berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi turnover intention karyawan, dimana hasil dari kuesioner tersebut menghasilkan bahwa faktor yang mempengaruhi turnover intention yaitu job insecurity, burnout, dan work life balance. Hasil penelitian yaitu: (1) job insecurity tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention, artinya ketidakpastian pekerjaan karyawan tidak memengaruhi niat mereka untuk keluar; (2) burnout berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, sehingga semakin tinggi burnout, semakin besar keinginan karyawan untuk meninggalkan perusahaan, menjadikannya faktor penting yang harus diatasi; (3) work life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, di mana keseimbangan kehidupan kerja yang baik dapat menurunkan niat karyawan untuk keluar.
Pengaruh Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan dengan Corporate Social Responsibility sebagai Variabel Moderating Malik, Panji Amar; Mahmudi, Bambang; Mulyani, Ana Susi
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.1050

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan dengan peran Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai variabel moderasi, yang penting untuk mengidentifikasi strategi bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara finansial tetapi juga berkelanjutan dan beretika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan dengan CSR sebagai variabel moderasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia menurut publikasi Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Teknik pengumpulan data menggunakan sumber sekunder. Analisis data dilakukan dengan regresi dan korelasi menggunakan SPSS 27 for Windows. Metode analisis yang digunakan adalah Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji hubungan langsung dan efek moderasi CSR terhadap pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. CSR juga memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dan mampu memoderasi hubungan antara profitabilitas dan nilai perusahaan. Temuan ini mendukung teori sinyal, di mana pengungkapan CSR dapat menjadi sinyal positif bagi investor, dan sebaliknya pengungkapan yang kurang dapat menurunkan minat investor dalam melakukan investasi.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Inovasi terhadap Kepuasan Pelanggan pada Tokoh Besi Dansink Kabupaten Dharmasraya Sriyanti, Esi; Nurhayati, Nurhayati; Zahra, Salsabila
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.1057

Abstract

Urgensi penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan pada Toko Besi Dansink guna meningkatkan loyalitas dan daya saing bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan inovasi terhadap kepuasan pelanggan pada Toko Besi Dansink Kabupaten Dharmasraya. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan Toko Besi Dansink Kabupaten Dharmasraya. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan jumlah sampel sekitar 40 responden. Dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Model analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan menggunakan software SPSS 22. Berdasarkan analisis statistik dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas pelayanan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (Y) pada Toko Besi Dansink Kabupaten Dharmasraya. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis statistik dalam penelitian menggunakan uji-t, dengan nilai t hitung sebesar 2,381 > t tabel sebesar 2,026 dan sig. 0,023 < 0,05. Variabel inovasi (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel kepuasan pelanggan (Y) pada Toko Besi Dansink Kabupaten Dharmasraya. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis statistik dalam penelitian ini menggunakan uji-t, dengan nilai t hitung sebesar 1,331 < t tabel sebesar 2,026 dan nilai signifikansi 0,191 > 0,05. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa variabel kualitas layanan (X1) dan variabel inovasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap variabel kepuasan pelanggan (Y) pada Toko Besi Dansink di Kabupaten Dharmasraya. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis statistik dalam penelitian ini menggunakan uji-t, dengan nilai F hitung sebesar 7,091 > F tabel sebesar 3,250 dengan tingkat signifikansi 0,002 < 0,05.
Studi Empiris : Analisis Penerapan Sustainability Reporting di Negara-Negara Asia Puspita, Astri Della; Solihat, Sifa Tresna; Anna, Yane Devi
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.1073

Abstract

Urgensi penelitian ini yaitu mengingat tekanan global terhadap transparansi ESG di Asia yang semakin ketat, sehingga analisis empiris penerapan sustainability reporting di berbagai negara Asia diperlukan untuk mengidentifikasi kesenjangan pelaporan, menyelaraskan standar seperti GRI dan TCFD, serta mendukung strategi keberlanjutan perusahaan menghadapi risiko iklim dan ekspektasi investor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sustainability Reporting (SR) di sepuluh negara Asia dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengungkapannya. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi literatur terhadap berbagai jurnal dan laporan penelitian yang diterbitkan pada tahun 2015-2025 yang membahas pelaksanaan SR di sepuluh negara. Dengan kriteria literatur iklusi dengan kata kunci Sustainability Reporting. Termasuk Indonesia, Vietnam, Singapura, Malaysia, Filipina, Jepang, dan India. Hasil menunjukkan bahwa penerapan SR di Asia masih beragam, yang dipengaruhi oleh kekuatan regulasi, dukungan pemerintah, dan kesadaran perusahaan terhadap prinsip keberlanjutan. Tingkat penerapan tertinggi terlihat di negara seperti Singapura dan Thailand, yang telah mewajibkan pelaporan keberlanjutan berdasarkan standar internasional seperti GRI dan ISSB, dengan laporan yang berkualitas tinggi dan konsisten. Sebaliknya, Pakistan dan Vietnam memiliki tingkat penerapan terendah karena belum memiliki regulasi wajib dan masih terbatas pada inisiatif sukarela. Temuan ini menegaskan perlunya penyelarasan kebijakan, peningkatan kapasitas institusional, serta penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh SR terhadap transparansi, kinerja perusahaan, dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Makna Insentif bagi Karyawan Generasi Z dalam Membangun Loyalitas Kerja di PT. SMA Diantariani, Ni Putu Irma; Purnama, Desak Made Febri; Gorda, A A Ngurah Eddy Supriyadinata; Parasari, Nyoman Manik Sri
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.1074

Abstract

Penelitian ini memiliki urgensi tinggi mengingat meningkatnya dominasi Generasi Z dalam pasar tenaga kerja Bali yang belum diiringi dengan tingkat loyalitas kerja yang memadai. Tingginya mobilitas tenaga kerja muda serta tuntutan terhadap fleksibilitas, pengakuan, dan pengembangan diri menjadi tantangan bagi perusahaan, termasuk PT Semesta Mayuri Abadi. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk mengkaji faktor finansial dan psikologis yang berperan dalam meningkatkan loyalitas kerja Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi karyawan Generasi Z terhadap insentif finansial dan non-finansial dalam membangun loyalitas kerja di PT. Semesta Mayuri Abadi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap karyawan Generasi Z yang bekerja di perusahaan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan Generasi Z menerima dua bentuk insentif utama, yaitu finansial dan nonfinansial, yang keduanya memiliki peran penting dalam membentuk loyalitas kerja. Insentif finansial, seperti gaji pokok, bonus, uang lembur, dan tunjangan tambahan, berfungsi sebagai penghargaan langsung atas kontribusi kerja dan mendorong loyalitas pada tahap awal. Sementara itu, insentif nonfinansial, meliputi apresiasi prestasi, pelatihan pengembangan diri, lingkungan kerja yang nyaman, hubungan harmonis dengan rekan dan atasan, serta keterlibatan dalam pengambilan keputusan, terbukti memiliki pengaruh lebih signifikan terhadap kepuasan, motivasi, dan keterikatan jangka panjang. Temuan ini menekankan bahwa keseimbangan antara insentif finansial dan nonfinansial memungkinkan karyawan merasa dihargai, berkembang secara profesional, serta membangun keterikatan emosional yang kuat dengan perusahaan.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Karyawan PT. Varash Indonesia Jaya Wati, Ni Putu Yesa Mardina; Lasmi, Ni Wayan
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.1077

Abstract

Penelitian ini penting untuk mengkaji pengaruh kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan di tengah tuntutan kinerja tinggi. Fenomena tekanan kerja dan penurunan kinerja di PT Varash Indonesia Jaya menuntut strategi manajemen sumber daya manusia yang seimbang, efektif, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan, pada PT. Varash Indonesia Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan seluruh populasi karyawan sebanyak 50 orang melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (? = 0,279; t = 2,113; p = 0,040), budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (? = 0,217; t = 2,554; p = 0,014), serta komitmen organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (? = 0,497; t = 2,737; p = 0,009). Secara simultan, gaya kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (p = 0,000), dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,537, yang menunjukkan bahwa 53,7% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kepemimpinan transformasional, pengembangan budaya organisasi yang positif, serta peningkatan komitmen organisasi merupakan faktor strategis dalam meningkatkan kinerja karyawan secara berkelanjutan.