cover
Contact Name
Rahma Melati Amir
Contact Email
jasminerahma2218@gmail.com
Phone
+6281355508159
Journal Mail Official
Jurnalretorika@uiad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sinjai,
Sulawesi selatan
INDONESIA
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam
ISSN : 26555166     EISSN : 27152103     DOI : https://doi.org/10.47435/retorika.v5i2
Core Subject : Science, Education,
Fokus dan Cakupan: Jurnal berfokus pada studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Jurnal Retorika memberikan berapa fokus topik pembahasan yaitu Dakwah Islam, Komunikasi Dakwah, Ilmu Komunikasi dan Komunikasi dan Media. Jurnal ini sebagai studio media ilmiah untuk mengkomunikasikan visi, refleksi, pemikiran konseptual, hasil penelitian, pengalaman menarik di lapangan, dan studi analisis kritis tentang masalah komunikasi kontemporer.
Articles 99 Documents
Metode Penyampaian Pesan Dakwah Dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Masyarakat Pada Pengajian Rutin Malam Sabtu Di Masjid Miftahul Jannah Perumahan Griya Sukarame Bandar Lampung tansil, glenaldy; Khairullah, Khairullah; Umi Rojiati
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v8i1.4502

Abstract

Regular Islamic study groups (Koran) are a means of da'wah (Islamic outreach) that play a strategic role in enhancing religious understanding in the community, particularly in urban environments with high levels of activity and limited social interaction. This study aims to analyze the methods of delivering Islamic outreach messages and their impact on improving the congregation's religious understanding during regular Saturday night Islamic study groups at the Miftahul Jannah Mosque in the Griya Sukarame Housing Complex, Bandar Lampung. This study uses a qualitative approach with field study methods through observation, interviews, and documentation. The research stages include data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the da'wah delivery methods used include interactive lectures and dialogues or questions and answers tailored to the needs of the congregation. These methods have proven effective in improving religious understanding, as demonstrated by the congregation's increased ability to understand the material, active participation in Islamic study activities, and changes in worship behavior in daily life. In addition, Islamic study activities also contribute to strengthening social interactions based on Islamic values ​​within the community. Thus, regular community-based Islamic study groups can be an effective model of religious development in increasing religious awareness in urban communities
Analisis Semiotika Unsur-Unsur Dakwah Pada Anime Naruto The Movie : Ninja Clash in The Land of Snow Setiawan, Dian Agus; Nurdin , Hanifah; Hasan , Ridwan Muhammad
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v8i1.4511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur dakwah dalam film anime Naruto The Movie: Ninja Clash in the Land of Snow. Anime sebagai bagian dari budaya populer memiliki pengaruh yang signifikan terhadap generasi muda dan berpotensi menjadi media penyampaian pesan moral serta nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes yang meliputi tiga tingkat pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos.Selain itu, penelitian ini juga menggunakan teori retorika Aristoteles yang mencakup ethos, pathos, dan logos untuk menganalisis aspek persuasif dalam penyampaian pesan dakwah. Data penelitian diperoleh dari adegan, dialog, dan simbol visual yang terdapat dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini mengandung nilai-nilai dakwah seperti kepedulian, keberanian, tanggung jawab, sikap pantang menyerah,dan rendah hati. Temuan ini menunjukkan bahwa anime tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai media dakwah modern yang efektif dalam membentuk pemahaman serta sikap penonton terhadap nilai-nilai Islam.
IMPLEMENTASI METODE DAKWAH AL-HIKMAH DALAM MENDORONG PERUBAHAN SOSIAL (Kajian Tentang Revitalisasi Gerakan dakwah Menjawab Tantangan Global) Wahid, Abdul
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v8i1.4536

Abstract

Tujuan utama penelitian ini yakni berupaya membaca dan mengkaji bagaimana implementasi metode dakwah al-Hikmah dalam mendorong perubahan sosial di tengah tantangan global, yang ditandai dengan terbukanya batas-batas nilai suatu bangsa di seluruh dunia sehingga mau tidak mau memengaruhi kehidupan umat Islam di tanah air khususnya. Adapun jenis penelitian ini yaitu kajian pustaka, karenanya data primer yang diperoleh bersumber dari al-Qur’an, hadis dan sumber pendukungnya dari berbagai literatur seperti buku, artikel dan jurnal ilmiah yang memiliki korelasi dengan penelitian. Selanjutnya data yang telah diperoleh direduksi, divalidasi dan dianalisis secara komparatif, filosofis dan holistis lalu ditarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa metode dakwah al-Hikmah dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendorong perubahan sosial di tengah globalisasi saat ini, karena metode dakwah ini dianggap mampu mengakomodasi secara dinamis terhadap persoalan umat yang begitu kompleks dan dinamis.
PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MEMBANGUN HUBUNGAN SOSIAL DI HIMKOPIS PERIODE 2025-2026 Mahendra, Aldiansyah; Akbar, Muh.Zaenal; Faridah , Faridah; Amir, Rahma Melati
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v8i1.4588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi interpersonal dalam membangun hubungan sosial antaranggota Himpunan Komunikasi dan Penyiaran Islam (HIMKOPIS) periode 2025–2026. Komunikasi interpersonal memiliki peran penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis, meningkatkan solidaritas, serta memperkuat kerja sama dalam organisasi kemahasiswaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah anggota HIMKOPIS yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal di HIMKOPIS berlangsung dalam bentuk formal dan informal. Komunikasi formal terjadi dalam rapat dan koordinasi program kerja, sedangkan komunikasi informal berlangsung dalam interaksi sehari-hari antaranggota. Komunikasi interpersonal berperan penting dalam membangun hubungan sosial melalui keterbukaan, empati, sikap saling mendukung, dan rasa saling percaya. Faktor-faktor tersebut mampu memperkuat solidaritas, meningkatkan rasa kebersamaan, serta meminimalkan konflik dalam organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi interpersonal yang efektif dapat menciptakan hubungan sosial yang harmonis dan mendukung terciptanya iklim organisasi yang kondusif di lingkungan HIMKOPIS.
IKLAN DIGITAL MELALUI KONTEN MEDIA SOSIAL: ANALISIS IKLAN BRAND ZAAFER INDONESIA PADA AKUN TIKTOK @ZAAFERINDONESIA Rosniar, Rosniar; Satriani, Dewi Putri; Syam, Syahrianti; Wahyudi, R.Firdaus
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v8i1.4591

Abstract

Tergesernya model bisnis dari pemasaran konvensional ke pemasaran digital membuat Zaafer Indonesia memanfaatkan platform TikTok sebagai media periklanan digital dalam aktivitas pemasaran produk. Penelitian ini menguraikan tentang penggunaan iklan digital melalui konten media sosial yang bertujuan untuk menganalisis implementasi model AIDA pada brand Zaafer Indonesia di media sosial TikTok dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data berupa tangkapan layar dari video dalam konten media sosial TikTok pada akun @zaaferindonesia yang diambil secara purposive. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan model AIDA. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi model AIDA pada brand Zaafer Indonesia di TikTok dalam konten @zaaferindonesia mampu membangun kesadaran, ketertarikan, keinginan, dan tindakan konsumen sebagai wujud efektifitas periklanan digital dalam pemasaran produk.
DAKWAH DAN AKHLAK DIGITAL “ANALISIS PENGARUH ALGORITMA MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN” Rina Dwi Wulandari; Cahaya Mertaria Utami; Voni Artika; Septi Puspitasari; Dinda Meisy Miranda; Kanaya Jasmine; Sandra Dwi Yuliza; Senda Fransiska; M Ardhaffi Taufiqul Hakim; Gilang Aditya; M Raja Aldebaran; Agung Nurrohman; Hoirul Mukminin; M Nazalif Alfatih
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v8i1.4548

Abstract

Perkembangan media sosial menjadikan algoritma sebagai elemen utama dalam distribusi konten keagamaan di ruang digital. Algoritma tidak hanya memengaruhi jangkauan dakwah, tetapi juga membentuk pemahaman, sikap, dan perilaku keagamaan pengguna yang berdampak pada pembentukan akhlak digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh algoritma media sosial terhadap perilaku keagamaan serta implikasinya dalam dakwah Islam. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis konten terhadap penelitian terdahulu serta konten dakwah pada berbagai platform media sosial seperti Instagram, YouTube, dan TikTok. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian sebelumnya lebih banyak menyoroti efektivitas, popularitas, dan perluasan jangkauan dakwah digital, sementara kajian mengenai peran algoritma dalam membentuk pola konsumsi informasi keagamaan, polarisasi pemahaman, serta etika interaksi daring masih terbatas. Algoritma cenderung memperkuat preferensi pengguna melalui sistem rekomendasi, sehingga berpotensi menciptakan ruang gema (echo chamber) yang memengaruhi cara pandang keagamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa algoritma media sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku keagamaan, baik secara positif melalui penyebaran nilai-nilai kebaikan maupun negatif melalui potensi misinformasi dan ekstremitas. Oleh karena itu, penguatan literasi digital dan internalisasi nilai akhlak digital menjadi kebutuhan mendesak dalam praktik dakwah di era digital.
Etika dan Tantangan Media dalam Dakwah Kusnadi; Hawirah Hawirah; Asriadi; Khuzaima; Miftahul Awaliah; Khair khalis
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v8i1.3937

Abstract

The development of information and communication technology has brought significant changes in the method of preaching. Mass and digital media have become strategic means in spreading preaching messages to the wider community. However, the use of media also presents complex ethical challenges. This article discusses the ethics of using media in preaching activities and the challenges faced by preachers in the digital era. The method used is a literature study with a descriptive qualitative approach. The results of the study show that preaching through the media must pay attention to the principles of communication ethics, such as honesty, responsibility, and respect for the audience. The main challenges faced include the spread of hoaxes, provocative content, commercialization of preaching, and the decline in digital literacy among the community. Therefore, there needs to be an integration between Islamic ethical values and an understanding of technology in today's preaching strategy.
MEDIA TEKNOLOGI DAN GLOBALISASI: SINTESIS TEORETIS DALAM MEMAHAMI TRANSFORMASI SOSIAL GLOBAL Asriadi Asriadi; Ismawati; Asmawati
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v8i1.4442

Abstract

The development of media and communication technology has become a crucial factor driving the process of globalization and influencing changes in the social, cultural, political, and economic structures of global society. This article aims to analyze the relationship between media, technology, and globalization through four theoretical perspectives: technological determinism, cultural determinism, cultural imperialism, and post-colonialism in the formation of global identity. This study demonstrates that communication technology plays a significant role in shaping patterns of social interaction, but its interpretation remains influenced by the social and cultural context. In the current of media globalization, the dominance of Western culture through the global media industry is often understood as a form of cultural imperialism, although global dynamics also show the emergence of influences from non-Western countries. A post-colonial approach is used to critique the inequality of representation and power relations within the global media system. The study's findings indicate that media globalization produces a hybrid cultural identity, a blend of local and global elements, and opens up space for identity negotiation and resistance to the dominance of certain cultures. Therefore, a critical understanding of the relationship between media, technology, and globalization is crucial in interpreting the dynamics of global communication in the digital era.
DINAMIKA ETIKA DAKWAH DI MEDIA SOSIAL: STUDI KONTROVERSI INTERAKSI GUS MIFTAH DENGAN MASYARAKAT MARJINAL Edi Musoffa; Junaidi Junaidi; Mulyadi Erman; Bayu Permana
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v8i1.4769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika komunikasi Gus Miftah dalam dakwah digital, khususnya pada kasus viral interaksinya dengan penjual es teh. Urgensi penelitian ini terletak pada benturan antara gaya dakwah merakyat yang frontal dengan ruang publik digital yang rentan terhadap interpretasi ganda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik analisis konten. Data dikumpulkan melalui observasi digital dan dokumentasi dari platform YouTube dan media sosial. Temuan menunjukkan bahwa gaya komunikasi Gus Miftah yang lugas dan humoris efektif menjangkau kalangan marjinal secara langsung di majelis terbatas. Namun, dalam konteks siaran digital yang luas, gaya tersebut melanggar beberapa prinsip etika komunikasi Al-Qur'an, seperti qawlan karima (ucapan mulia) dan qawlan ma'rufa (ucapan baik). Konteks kultural yang diterima di majelis terbatas menjadi kontroversi ketika terkonsumsi oleh audiens digital yang heterogen. Kesimpulannya, pendakwah di era digital harus mampu mengadaptasi kode etik dakwah tidak hanya secara substansial tetapi juga kontekstual terhadap medium siaran, agar pesan dakwah tidak tereduksi oleh polemik etika komunikasi.

Page 10 of 10 | Total Record : 99