cover
Contact Name
Rahma Melati Amir
Contact Email
jasminerahma2218@gmail.com
Phone
+6281355508159
Journal Mail Official
Jurnalretorika@uiad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sinjai,
Sulawesi selatan
INDONESIA
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam
ISSN : 26555166     EISSN : 27152103     DOI : https://doi.org/10.47435/retorika.v5i2
Core Subject : Science, Education,
Fokus dan Cakupan: Jurnal berfokus pada studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Jurnal Retorika memberikan berapa fokus topik pembahasan yaitu Dakwah Islam, Komunikasi Dakwah, Ilmu Komunikasi dan Komunikasi dan Media. Jurnal ini sebagai studio media ilmiah untuk mengkomunikasikan visi, refleksi, pemikiran konseptual, hasil penelitian, pengalaman menarik di lapangan, dan studi analisis kritis tentang masalah komunikasi kontemporer.
Articles 86 Documents
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PROSES KOMUNIKASI PENDIDIKAN DI ERA SOCIETY 5.0 Nur , Makmur Jaya; Suriyati, Suriyati; Suriati, Suriati; Nurqadriani, Nurqadriani; Asriadi, Asriadi; Ismawati, Ismawati
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v7i1.3623

Abstract

The Society 5.0 era presents new challenges and opportunities in the world of education, especially in the aspect of educational communication. Digital technology is the main instrument in supporting a more effective, interactive, and inclusive learning process. This study aims to analyze the use of digital technology in educational communication, both in online learning, interactions between educators and students, and management of academic information. The research method used is literature study and descriptive analysis of various implementations of technology in the world of education. The results of the study show that digital technology, such as Learning Management System (LMS), social media, and AI-based communication applications, can increase student engagement, expand access to education, and accelerate the distribution of academic information. However, challenges such as the digital divide, technological literacy, and ethics in the use of technology are still issues that need attention. Therefore, synergy between educational policies, technology development, and user readiness is needed to maximize the benefits of digital technology in educational communication in the Society 5.0 era
Bahasa Visual dalam Iklan Digital: Studi Semiotika pada Platform Media Sosial Musliadi, Musliadi; Wahyudi, Raden Firdaus; Muhlis, Muhlis; Wahyudi, Wahyudi
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v7i1.3683

Abstract

Di era digital yang semakin berkembang, bahasa visual menjadi elemen utama dalam strategi periklanan, terutama di media sosial. Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana elemen visual dalam iklan digital digunakan untuk menyampaikan makna dan membangun interaksi dengan audiens. Dengan pendekatan semiotika, penelitian ini mengkaji berbagai elemen visual seperti warna, tipografi, simbol, dan tata letak dalam iklan di platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube. Menggunakan teori semiotika Ferdinand de Saussure dan Roland Barthes, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana tanda-tanda visual dalam iklan menciptakan asosiasi makna tertentu yang memengaruhi persepsi audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan elemen visual yang kreatif dan sesuai dengan konteks budaya dapat meningkatkan daya tarik dan efektivitas sebuah iklan. Selain itu, keberhasilan suatu iklan di media sosial sangat dipengaruhi oleh narasi visual yang kuat dan kemampuannya untuk membangun keterlibatan emosional dengan audiens. Studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi praktisi pemasaran dalam merancang strategi komunikasi visual yang lebih efektif di era digital
The Islamic Message in the Film "Ipar Adalah Maut" (A Semiotic Analysis of Ferdinand de Saussure) Tahta, Tahta Rizky Fajrul Islam; Setiawati, Nur; Hasriani , Andi; Raehana , Syarifa; Nengsi , Ratika
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v7i1.3723

Abstract

Penelitian ini fokus pada media film yang efektif dalam menyampaikan pesan dan informasi khususnya pesan dakwah yang disampaikan kepada seluruh khalayak melalui film salah satunya adalah film Ipar is Maut. (1) Untuk mengetahui bagaimana pesan dakwah yang disampaikan dalam film Ipar is Maut. (2) Untuk mengetahui pesan dakwah apa saja yang terkandung dalam film Ipar is Maut. Dalam mencari jawaban atas permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah film Ipar is Maut. Sedangkan yang menjadi fokus analisis adalah potongan-potongan gambar atau dialog yang terdapat dalam film tersebut. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, penulis mengumpulkan data melalui observasi hasil observasi dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan semiotika Ferdinand de Saussure, yaitu menggunakan bahasa sebagai tanda, dan setiap tanda tersusun dari penanda (signifier) ​​dan petanda (signified) sehingga menghasilkan sebuah makna (referent/realitas eksternal). Kesimpulannya film Ipar is Maut mengandung pesan dakwah. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, melalui teori semiotika Ferdinand de Saussure, makna dakwah yang disampaikan memiliki pesan-pesan verbal, non verbal dan mengandung unsur-unsur dakwah keimanan, syariat, akhlak yang pesan dakwahnya sebagai berikut: (1) Menolong orang lain (2) Menyempurnakan sebagian agama (3) Dzikir selalu mengingat Allah (4) Menghormati orang tua (5) Doa dan kesabaran (6) Membaca surah Yasin (7) Berbuat zina dan maksiat (8) Ipar adalah Maut.
Strategi Dakwah di Media Sosial Faridah, Faridah; Melati Amir, Rahma; Budin , Hanafiah Bin; Azhar, Andi; Mawaddah, Sri Nurul
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v7i1.3737

Abstract

Di era digital, media sosial menjadi platform yang semakin penting untuk penyebaran dakwah. Penelitian ini menganalisis strategi dakwah yang efektif di media sosial untuk menjawab tantangan dakwah digital, seperti perubahan preferensi audiens, persaingan konten, dan keterbatasan teknis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai sumber, termasuk buku dan jurnal terakreditasi, untuk mengidentifikasi pendekatan terbaik dalam mencapai audiens yang lebih luas serta meningkatkan interaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten kreatif, konsistensi pesan, relevansi terhadap audiens, pemanfaatan data analitik, dan kolaborasi dengan influencer merupakan strategi kunci untuk meningkatkan efektivitas dakwah di media sosial. Dengan menerapkan strategi-strategi ini, dakwah di media sosial dapat disampaikan secara lebih menarik, tepat sasaran, dan mampu menjangkau audiens dari berbagai latar belakang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi para dai dan pengelola dakwah untuk mengoptimalkan pesan dakwah di ruang digital.
Peran Jurnalisme Islam Menjadi Wahana Dakwah di Era Digital Wahid, Abdul
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v7i1.3765

Abstract

Tulisan ini membahas terkait peran Jurnalisme Islam sebagai sarana Dakwah di Era Digital. Pada era digital, media mempunyai kiprah yang strategis dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara luas dan efektif. Jurnalisme Islam hadir menjadi salah satu bentuk penyampaian informasi yang tidak hanya berorientasi pada berita, tetapi juga nilai-nilai Islam yang bersifat menenangkan serta membangun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana jurnalisme Islam berperan sebagai sarana dakwah pada tengah dinamika teknologi informasi serta perilaku konsumsi media umat Islam waktu ini. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Penelitian bertujuan untuk menganalisa peran jurnalisme Islam dalam memberikan dakwah secara kontekstual, inklusif, serta adaptif terhadap perkembangan digital. Melalui penyajian konten yang informatif serta edukatif, jurnalisme Islam memperkuat nilai-nilai Islam sekaligus menjawab tantangan disinformasi yang marak di media digital. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas jurnalis muslim dan optimalisasi media digital menjadi bagian seni manajemen dakwah kontemporer
CENNING RARA DALAM PERSPEKTIF KOMUNIKASI ISLAM: KAJIAN HERMENEUTIK MANTRA MASYARAKAT BUGIS MAKASSAR Fitriana, Fitriana
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v7i1.3983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasi makna dan nilai yang terkandung dalam konsep Cenning Rara di masyarakat Bugis Makassar melalui pendekatan hermeneutika. Dengan menganalisis narasi lisan, tradisi, dan praktik sosial, serta melibatkan interpretasi dari informan kunci, penelitian ini akan menggali bagaimana Cenning Rara dipahami, dikomunikasikan, dan berinteraksi dengan prinsip-prinsip komunikasi Islam. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam tentang akulturasi budaya dan agama, serta potensi Cenning Rara sebagai medium dakwah yang kontekstual.
PERAN MUSYAWARAH DALAM MEWUJUDKAN KOMUNIKASI INTERPESONAL (STUDI ANALISIS TERHADAP HADIST TENTANG MUSYAWARAH) Mawaddah Nurul Fitri
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v7i2.3564

Abstract

This research explores the importance of communication and deliberation as key instruments in social problem-solving, emphasizing their role in fostering effective and solutive interactional communication. Deliberation, as a process of exchanging opinions aimed at reaching a decision that benefits all parties, has strong roots in Islamic teachings and principles of social ethics. This research underscores that deliberation is not simply a discussion, but rather a collaborative process in which individuals exchange ideas, negotiate solutions, and attempt to reach a mutually beneficial consensus. The methodology used in this study includes a literature review of relevant hadiths as well as related scholarly articles, focusing on the principles of interactive communication and social dynamics in the context of deliberation. The main findings show that effective communication plays a crucial role in ensuring the productivity of deliberation, which in turn contributes to improved social relations and collective problem-solving capabilities. This research also emphasizes the importance of mutual respect, understanding in every discussion, as well as the role of feedback in creating constructive two-way communication channels. Overall, this research aims to provide deep insights into how deliberation can serve as an effective tool in achieving common goals and resolving conflicts in a constructive and harmonious manner.
MASA DEPAN MEDIA KOMUNIKASI DAKWAH Hawirah; Asriadi, Asriadi; Yuliana; Aswandi, Syawal; Yumi, Sri
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v7i2.4041

Abstract

The development of information and communication technology has brought about major changes in the way da'wah is delivered and received by society. Da'wah communication media is no longer limited to mosque pulpits and direct lectures, but has spread to social media, digital platforms, and various internet-based technologies. This study aims to examine how the future of da'wah communication media is influenced by technological developments and how da'wah strategies can adapt to the digital era. Using the literature review method, this study analyzes various literatures that discuss contemporary da'wah, digital communication, and the challenges and opportunities of da'wah in the future. The results of the study show that the success of da'wah in the future is highly dependent on the ability of da'i and da'wah institutions to understand the characteristics of digital media, build relevant content, and apply an interactive and personal communication approach. Therefore, the transformation of da'wah strategies is a necessity so that Islamic messages remain alive and effective in the lives of modern society.
STRATEGI KOMUNIKASI DONDY TAN DALAM DEBAT ANTARAGAMA: STUDI KASUS DEBAT SANTUN ISLAM-KRISTEN Musliadi, Musliadi; Muhlis, Muhlis; Wahyudi, R. Firdaus
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v7i2.4078

Abstract

Debat antaragama bukan sekadar pertukaran argumentasi, tetapi juga menjadi ajang untuk memahami perspektif yang berbeda dan menemukan titik temu yang dapat menghindari konflik berkepanjangan Tujuan Penelitian ini untuk Menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh Dondy Tan dalam debat antaragama serta Mengidentifikasi metode retorika dan teknik persuasi yang diterapkan oleh Dondy Tan dalam menyampaikan argumennya, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan dalam debat antaragama, Teknik Pengumpulan Data dalam penelitian ini adalah Observasi Non-Partisipatif diamna Peneliti mengamati rekaman debat untuk mengidentifikasi pola komunikasi yang digunakan, termasuk teknik argumentasi, retorika, serta strategi dalam merespons pernyataan lawan debat, Data dianalisis menggunakan pendekatan analisis wacana kritis (Critical Discourse Analysis/CDA) untuk memahami bagaimana strategi komunikasi mempengaruhi jalannya debat dan reaksi audiens. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi komunikasi Dondy Tan berakar pada pendekatan logis dan rasional. Ia kerap menyusun argumen dalam bentuk yang sistematis dan berbasis data, baik dari teks-teks Kitab suci maupun dari referensi akademik, Salah satu kekuatan utama dalam komunikasi Dondy Tan adalah penggunaan metode retorika klasik: ethos, pathos, dan logos. Ia membangun kredibilitas (ethos) melalui pengetahuan terhadap kitab suci dan literatur keagamaan.
POLA KOMUNIKASI DAKWAH IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH (IMM) DI MEDIA SOSIALal Suriyati, Suriyati; Suriati, Suriati; Nur, Makmur Jaya; Syargawir, Syargawir; Ramadhan, Fauzan
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v7i2.4165

Abstract

This study discusses the da'wah communication approach implemented by the Muhammadiyah Student Association (IMM) through the use of social media as a means of spreading Islamic messages. Applying a descriptive qualitative method, information was obtained through interviews with three key figures of IMM Sinjai Branch. The study results show that IMM actively produces da'wah content in the form of religious quotes, educational videos, and Islamic writings that are tailored to current digital media trends and the preferences of the younger generation. Social media platforms like Instagram, TikTok, and YouTube have become the primary choices due to their ability to reach audiences visually and interactively. The main challenges faced include the lack of enthusiasm among cadres towards da'wah content and the limited technical skills in content design. However, IMM demonstrates dedication through the organization of training, enhancement of digital literacy, and openness to public input to improve the quality of its preaching. This research emphasizes the need for a creative, contextual, and adaptive approach to preaching in response to the development of information technology to effectively target the younger generation