cover
Contact Name
Edy Humaidi
Contact Email
edyhumaidi145@polinela.ac.id
Phone
+6282280704099
Journal Mail Official
jumaat@polinela.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pengelolaan Agribisnis Politeknik Negeri Lampung Jl. Soekarno-Hatta, No. 10, Rajabasa, Bandar Lampung, Lampung 35144.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan
ISSN : -     EISSN : 30248159     DOI : https://doi.org/10.25181/jumaat.v1i2.3412
Core Subject : Agriculture,
- Agribusiness, - Agriculture Economics, - Rural Development, - Rural Sociology, - Risk Management, - Agriculture Extension, - Financial Management, - Marketing Management, - Human Resource Management, - Strategic Management, - Entrepreneurship
Articles 32 Documents
Bauran Pemasaran Produk (Marketing Mix 7p) Terhadap Minat Beli Konsumen Emping Melinjo Karya Bunda Rahmadiza, Radefi; Anggraini, Nuni; Humaidi, Edy; Noer, Irmayani
Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pengelolaan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jumaat.v2i2.3696

Abstract

Bauran pemasaran, yang terdiri dari tujuh variabel utama yaitu Produk, Harga, Tempat, Promosi, Orang, Bukti Fisik, dan Proses (7P), berperan penting dalam merangsang minat beli dan memuaskan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh bauran pemasaran terhadap minat beli konsumen produk Emping Melinjo Karya Bunda. Penelitian dilakukan di Desa Bernung, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, yang dikenal sebagai sentra produksi emping melinjo, dengan melibatkan 35 responden yang merupakan konsumen akhir yang membeli langsung di Toko Emping Melinjo Karya Bunda. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan bauran pemasaran yang diterapkan oleh usaha tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk Emping Melinjo Karya Bunda menarik dengan kemasan dan variasi rasa yang beragam, harga bersaing, serta lokasi strategis di pusat produksi. Promosi efektif, pelayanan dan efisiensi karyawan baik, dan fasilitas parkir memadai mendukung pengalaman belanja yang positif.
Tataniaga Telur Ayam Ras Pada CV Gunung Harta Farm, Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur Gustiawan, Rizki; Noer, Irmayani; Handayani, Sri; Kusmaria, Kusmaria
Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pengelolaan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jumaat.v2i2.3764

Abstract

Penelitian ini berjudul "Tataniaga Telur Ayam Ras pada CV Gunung Harta Farm Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur". Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi saluran dan lembaga tataniaga telur ayam ras, menganalisis fungsi-fungsi tataniaga yang dijalankan, serta mengevaluasi efisiensi berdasarkan margin tataniaga, farmer's share, rasio keuntungan, dan biaya. Lokasi penelitian dipilih di Kabupaten Lampung Timur, yang merupakan penghasil telur terbesar kedua di Provinsi Lampung. Metode yang digunakan melibatkan analisis terhadap tiga saluran tataniaga saluran langsung ke konsumen, melalui pedagang pengecer, dan melalui pedagang besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV Gunung Harta Farm menggunakan tiga saluran tataniaga dengan fungsi yang berbeda-beda. Saluran tataniaga II terbukti paling efisien, dengan margin tataniaga terendah sebesar Rp 1.500/kg dan farmer's share tertinggi mencapai 94,73%. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai struktur dan efisiensi tataniaga telur ayam ras yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan usaha peternakan di Indonesia.
Preferensi Konsumen Di Kedai Coffee & Chill Kota Bandar Lampung Wulandari, Agustina Putri; Kusmaria, Kusmaria; Anggraini, Nuni; Humaidi, Edy
Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pengelolaan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jumaat.v2i2.3815

Abstract

Kopi (Coffea L.) sebagai komoditas yang dibudidayakan di sektor perkebunan. Daerah penghasil kopi yang terdapat di Indonesia yaitu Provinsi Lampung. Kopi adalah minuman tradisional yang berkembang menjadi minuman kekinian dapat di konsumsi oleh orang dewasa ataupun remaja. Kedai kopi merupakan alternatif tempat untuk dikunjungi hal ini menjadi kendala dikarenakan banyaknya kedai kopi baru dan jumlah persaingan kedai kopi yang semakin meningkat. Tujuan dari penelitian ini mengidentifikasi karakteristik konsumen di Kedai Coffee & Chill Kota Bandar Lampung dan menganalisis atribut kopi yang menjadi preferensi konsumen pembelian kopi di kedai Kota Bandar Lampung. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif dan analisis konjoin. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa karakteristik konsumen kedai Coffee & Chill didominasi oleh konsumen yang berusia 21-25 tahun, berjenis kelamin laki-laki. rata-rata merupakan mahasiswa, karakteristik konsumen kopi berdasarkan pendapatan paling banyak yakni <Rp 1.000.000. Urutan nilai kepentingan atau important value atribut kopi yang paling dipertimbangkan sampai dengan yang kurang dipertimbangkan adalah harga, pelayanan, fasilitas, dan varian
Perbandingan Pendapatan Petani Jagung Anggota Dan Non Anggota Kelompok Tani Di Kecamatan Bandar Sribhawono Lampung Timur Damayanti, Nabila; Humaidi, Edy; Irawati, Luluk; Anggraini, Nuni
Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pengelolaan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jumaat.v2i2.3824

Abstract

Most Sripendowo villagers are corn farmers with hybrid and superior varieties, but corn productivity is still low. The Anugrah Tani farmer group provides training to increase productivity, but not all farmers are interested in joining. This study aims to identify the role of farmer groups, analyze, and compare the income of farmer members and non-members. Samples were taken by Proportional Random Sampling and analyzed descriptively and quantitatively. The results show that farmer groups play a role as a provider of production inputs and technology transfer. Farmer income of farmer group members reached Rp9,695,966/ha/growing season, higher than that of non-member farmers at Rp5,729,038/ha/growing season. The t-test showed a significant difference, confirming the positive contribution of farmer groups to increasing maize farmers' income.
Identifikasi Risiko Distribusi Produk Buah Nanas Kaleng Pada Bagian Ekspor Impor Di PT XYZ Kota Bandar Lampung Eva Sari, Dian; Humaidi, Edy; Zaini, Muhammad; Irawati, Luluk
Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pengelolaan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZmerupakan perusahaan yang bergerak dibidang produksi pengalengan nanas terbesar di Indonesia dan ketiga di dunia. PT XYZ perlu memperhatikan beberapa risiko yang mungkin terjadi dalam usahanya untuk meningkatkan pasarnya di pasar internasional serta berusaha untuk memenuhi permintaan yang lebih tinggi. Dalam menjalankan usahanya, perusahaan menghadapi risiko pada aktivitas distribusi pada bagian penyimpanan dan pengiriman. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi risiko yang timbul pada distribusi produk buah nanas kaleng di PT XYZKota Bandar Lampung. dan (2) menganalisis tingkat risiko dan peluang terjadinya risiko distribusi produk nanas kaleng di PT XYZ Kota Bandar Lampung. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisis Deskriptif dan House of Risk (HOR) fase 1. Analisis deskriptif digunakan untuk mengidentifikasi kejadian risiko yang terjadi. Dan metode analisis House Of Risk (HOR) fase 1 digunakan untuk mengukur tingkat risiko yang terjadi. Hasil dari penelitian yang dilakukan yaitu terdapat 7 kejadian risiko atau atau risk event (Ei) yaitu 1) Jumlah produk dikirim berkurang, 2) Biaya penyimpanan melebihi anggaran, 3) Kualitas produk turun saat disimpan, 4) Produk yang rusak dibuang begitu saja, 5) Produk nanas kaleng kurang fresh, 6) Produk sampai ke Pelabuhan tidak tepat waktu, dan 7) Biaya transportasi melebihi anggaran. Hasil analisis tingkat risiko aktivitas distribusi produk nanas kaleng pada penyimpanan dan pengiriman, pada bagian penyimpanan tingkat risiko tertinggi pertama yaitu A1 Penyimpanan nanas yang tidak memadai dengan nilai 3 dan tingkat risiko tertinggi kedua yaitu A6 Penerimaan pesanan mendadak dari pelanggan dengan nilai 3. Pada bagian pengiriman tingkat risiko tertinggi yaitu A10 Alat transportasi bermasalah karena mogok dengan nilai 4.
Efisiensi Pemasaran Udang Vaname Di Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur Aditama, Wayan Erico; Noer, Irmayani; Kusmaria, Kusmaria; Humaidi, Edy
Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pengelolaan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jumaat.v2i2.3860

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vanamei), biasa disebut udang putih, berasal dari Hawai. Udang ini telah banyak dikembangkan di China, Thailand, Taiwan, Vietnam dan Indonesia. Lampung sebagai gerbang dari Pulau Sumatera memiliki daerah pesisir yang sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai area tambak produksi udang. Besarnya peluang komoditas udang vaname di pasar sejalan dengan permasalahan yang dihadapi. Salah satu kendala utama adalah adanya rantai distribusi yang panjang, yang melibatkan beberapa perantara mulai dari petambak, pengepul, hingga pedagang pengecer sebelum akhirnya sampai ke konsumen akhir. Hal ini menyebabkan adanya biaya tambahan pada setiap tahapan distribusi yang berujung pada harga jual yang lebih tinggi, sementara petambak menerima margin yang lebih kecil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran pemasaran, margin pemasaran, efisiensi pemasaran udang vaname di Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan simple random sampling, snowball sampling dan purposive sampling. Metode penelitian ini adalah analisis deskriptif untuk menentukan lembaga pemasaran dan dalam penentuan margin pemasaran menggunakan perhitungan rumus margin pemasaran, farmer’s share dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tiga saluran pemasaran udang vaname di Kecamatan Pasir Sakti yaitu saluran I: petambak–pedagang pengumpul–pedagang besar–pedagang pengecer–konsumen akhir, saluran II: petambak–pedagang besar–pedagang pengecer–konsumen, saluran III: petambak–pedagang pengecer–konsumen akhir. Hasil perhitungan farmer’s share pada saluran I yaitu sebesar 76,92%, saluran II yaitu sebesar 82,69% dan saluran III yaitu sebesar 91,67%. Sedangkan hasil perhitungan efisiensi pemasaran menghasilkan saluran I sebesar 51,12%, saluran II 49,67% dan saluran III sebesar 48,30%. Saluran pemasaran I tidak efisien sedangkan saluran II dan III pada pemasaran udang vaname di Kecamatan Pasir Sakti sudah efisien karena persentase dari nilai efisiensi pemasaran tidak melebihi 50%.
KARAKTERISTIK KONSUMEN DALAM PEMBELIAN DAGING AYAM FROZEN DI TOKO PRIMA FRESHMART KECAMATAN KEMILING KOTA BANDAR LAMPUNG Herwansyah, Trio; Unteawati, Bina; Kusmaria, Kusmaria; Handayani, Sri
Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pengelolaan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jumaat.v3i2.4283

Abstract

Prima Freshmart, as a store that provides frozen food products, especially frozen chicken meat, faces challenges in optimally meeting the needs and preferences of its customers. Consumers who visit Prima Freshmart have diverse demographic backgrounds and purchasing behaviors, which influence their buying decisions and purchase frequency. This study aims to analyze the characteristics of consumers purchasing frozen chicken meat at Prima Freshmart. A sample of 35 respondents was taken using accidental sampling. Data collection was conducted through interviews assisted by questionnaires. Descriptive analysis was used in this study. The results show that the majority of consumers are females aged 21-29 years, with education ranging from senior high school to undergraduate level, married, earning between Rp2–5 million, and working as entrepreneurs. Purchases are usually made twice a week, with variations ranging from daily to monthly.
PENDIRIAN USAHA KEDAI KOPI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK PADA KEBUN KOPI SUKAHURIP CIANJUR Rezkitaputri, Ajeng; Br Sebayang, Veralianta
Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pengelolaan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jumaat.v3i2.4392

Abstract

Sukahurip Organic Coffee Plantation has experienced a decline in income due to low profit margins and has minimum product value added. This study aims to design the establishment of a coffee shop to ensure business sustainability by identifying consumer characteristics, analyzing consumer preferences, analyzing product value added, and analyzing business feasibility. The methods used include conjoint method, Hayami method, and business feasibility analysis. The results show that consumers prefer affordable coffee with a balanced flavor profile in terms of acidity and body. The value-added analysis indicates that all product variants provide more than 70% value added and over 90% profit. Non-financial aspects also support the business feasibility, with a strategic location and clearly defined target market. Financial aspects coffee shop business is deemed feasible, with an NPV of Rp383.948.160, IRR of 44%, a net B/C ratio of 3,01 (>1), a gross B/C ratio of 1,35 (>1), and a payback period of 5,55 years. The switching value analysis shows the business remains feasible even under a revenue decline of up to 26,172%, an arabica and robusta bean price increase of up to 245,36% and 278%.
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Keripik Pisang Dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Pada Umkm Keripik Pisang Muli Zahwa Sungai Langka: Studi kasus pada UMKM Keripik Pisang Muli Zahwa Sungai Langka nandita ayuni safitri, nandita; Zaini, Muhammad; Noer, Irmayani; Handayani, Sri
Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pengelolaan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jumaat.v3i2.4397

Abstract

This research aims to analyze how to manage raw material supplies at the Muli Zahwa Banana Chips Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) located in Sungai Langka Village, Pesawaran Regency. These MSMEs are facing several problems, including delays in sending raw materials, limited number of suppliers, as well as immature muli banana raw materials, so that the daily production target of 200 kg cannot be achieved. In February 2025, actual production only reached 2,040 kg from the target of 5,200 kg, or around 38%. The potential production of muli bananas in Sungai Langka Village reaches 133,700 kg per month, while the needs of Zahwa MSMEs are only around 18,200 kg per month. In this research, the Economic Order Quantity (EOQ) method is used to determine the most optimal order quantity for raw materials. The calculation results show that the optimal order quantity is 1.699 kg per order with an order frequency of 14 times per year or 1 times a month. Safety stock is set at 76 kg and the reorder point is 576 kg. By implementing the EOQ method, it is hoped that it can increase operational efficiency, reduce total inventory costs, prevent shortages of raw materials, and improve the smoothness of the production process. This method provides an inventory management approach that is more organized and appropriate to the production capacity of MSMEs, while reducing the risk of wasting raw materials. It is hoped that the results of this research can be a reference for other MSMEs facing the same problems.
ANALISIS STRATEGI BISNIS PENGGILINGAN PADI (Studi Kasus Rice Milling Unit Gapoktan Rukun Sejahtera Di Pekon Sukorejo Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu) Wildan Al Faris; Handayani, Sri; Noer, Irmayani; Irawati, Luluk
Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pengelolaan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jumaat.v3i2.4426

Abstract

The Farmers’ Group Association (Gapoktan) Rukun Sejahtera received assistance from the local district government in the form of a Rice Milling Unit (RMU) machine to improve farmers’ welfare in the region. However, the RMU has not yet operated its business optimally. Based on pre-survey data (2025), rice sales at RMU Rukun Sejahtera reached a total production of 91.456 tons, whereas the sales target set for 2024 was 150 tons. This indicates that the sales target was not achieved. As competition in the rice milling industry becomes increasingly competitive, it is necessary to develop appropriate business strategies to ensure sustainability and growth. This study aims to analyze the internal and external factors of the business, determine the business unit’s position, formulate alternative strategies, and establish strategic priorities. The analytical techniques employed include SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis and QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) to select the most effective strategies for implementation. The findings of this research identify six strength factors, five weaknesses, five opportunities, and five threats. The SWOT analysis generated three S-O strategies, two W-O strategies, two S-T strategies, and one W-T strategy. The QSPM results rank the strategic priorities as follows: first, “collaborating with farmers to secure rice supply” with a score of 6.78; second, “improving business management through mentoring programs” with a score of 6.60; and third, “creating own products to reach market segmentation” with a score of 6.56. The formulated strategies are expected to enable RMU Rukun Sejahtera to operate its business sustainably in the long term.

Page 3 of 4 | Total Record : 32