cover
Contact Name
La Ode Liaumin Azim
Contact Email
alymelhamed09@uho.ac.id
Phone
+6282394631001
Journal Mail Official
itkavicennalppm@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Published by ITK Avicenna
ISSN : -     EISSN : 28295536     DOI : https://doi.org/10.69677/avicenna.v3i1
Core Subject : Health,
Jurnal ini memuat hasil-hasil peneltian dibidang sains dan kesehatan terutama pada fokus kesehatan masyarakat, epidemiologi, kesehatan kerja, kesehatan lingkungan, gizi, administrasi kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, keperawatan, farmasi
Articles 150 Documents
Hubungan Asupan Energi, Karbohidrat, Protein Dan Lemak Terhadap Status Gizi Atlet di SMA Negeri Keberbakatan Olahraga Bahteramas Kota Kendari Erniati; Murlan; Darmin
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v3i2.79

Abstract

Latar Belakang: Untuk mencapai kesehatan yang optimal diperlukan perhatian terhadap keseimbangan antara energi yang dibutuhkan dan energi yang dikeluarkan. Karena kekurangan atau kelebihan nutrisi dapat menimbulkan dampak yang tidak diinginkan baik bagi kesehatan maupun perkembangan kinerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan energi, karbohidrat, protein, dan lemak dengan status gizi atlet. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan rancangan Cross sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri Keberbakatan olaraga bahteramas kota kendari berjumlah 185 orang, dengan sampel sebanyak 40 orang yang dihitung menggunakan rumus slovin. teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling. Data asupan makronutrien dikumpulkan dengan metode recall 24 jam, data aktivitas fisik dikumpulkan menggunakan form aktivitas fisik, dan data status gizi dikumpulkan melalui pengukuran berat badan memakai alat pengukur tinggi badan mikroskopis yang dilakukan pada bulan September. 2023 data dianalisin dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: uji statistik dipereolah bahwa asupan energi (p value = 0,000), asupan karbohidrat (p value = 0,000), asupan protein (p value = 0,079) dan asupan lemak (p value = 0,000). Kesimpulan: asupan energi, karbohidrat, dan lemak berhubungan dengan status gizi atlet, sedangkan asupan protein tidak berhubungan status gizi atlet.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Kepatuhan Diet Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Tahun 2023 Muhammad Fikar; Eman Sulaiman; Mustafa; La Ode Liaumin Azim
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v3i2.80

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data World Health Organisation (WHO) menyatakan prevalensi penderita Diabetes Mellitus (DM) di Negara Eropa terdapat 60 juta individu sekitar 10,9% pria dan 9,6% wanita yang penderita nya rata- rata umur 25 tahun ke atas. Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan diet pada penderita Diabetes Mellitus di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan pendekatan studi survey. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 September s/d 20 Oktober 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien Diabetes Mellitus di wilayah kerja Puskesmas Poasia yang diambil pada tahun 2023 Januari-Juni sebayak 140 orang. Sampel dalam penelitian sebanyak 40 responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: uji chi-square pengetahuan responden mendapatkan nilai p value = 0,010 < a = 0,05, dan sikap p value = 0,021 < a = 0,05. Kesimpulan: ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan diet pada penderita Diabetes Melitus
Pengaruh Penyuluhan Metode Peer Group Support Terhadap Pengetahuan Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Kelurahan Lepo-Lepo Deni; Angel Saputri Andi Muin; Ririn Safitri; Ermawati; Ayu Anggraeni; La Ode Liaumin Azim
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v3i2.82

Abstract

Latar Belakang: DM Tipe 2 merupakan kondisi tubuh yang resisten terhadap insulin. Jika kondisi ini tidak terkontrol maka akan menyebabkan komplikasi kronis maupun akut salah satunya diabetic foot. Kondisi ini dapat dicegah dengan melakukan pengontrolan gula secara teratur melalui Peer Suport Group. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan metode peer group support terhadap pengetahuan penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kelurahan Lepo-Lepo. Metode: Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan metode the one group pretes-posttes design dimana merupakan salah satu metode penelitian pra eksperimen yang tidak ada kelompok pembanding (kontrol) tetapi sudah dilaksanakan observasi pertama (pre-test) yang memungkinkan menguji perubahan yang terjadi setelah adanya perlakuan (eksperiment). Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Lepo-Lepo dengan sampel 27 orang menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan responden sebelum diberikan penyuluhan sebesar 6,00 dengan nilai standar deviasi sebesar 2,617 dan setelah diberikan penyuluhan rata-rata pengetahuan responden sebesar 12,59 dengan nilai standar deviasi sebesar 3,925 serta penyuluhan kesehatan metode pear group support berpengaruh terhadap pengetahuan responden tentang DM tipe 2 di Kelurahan Lepo-Lepo berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,00 (<0,05). Kesimpulan: metode penyuluhan peer group support memiliki pengaruh terhadap Tingkat pengetahuan para penderita diabetes melitus di Kelurahan Lepo-Lepo
Kajian Administratif Dan Farmasetis Serta Klinis Pada Resep Dokter Di Apotek Waluyo Purwokerto Iva Rinia Dewi; Novita Endang Fitriyani; Annisa Dwi Ayuhan
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v3i2.83

Abstract

Latar Belakang: Kegiatan pengkajian resep meliputi kelengkapan administratif, kesesuaian farmasetis dan pertimbangan klinis untuk mencegah terjadinya medication error. Medication error pernah terjadi di Apotek Waluyo Purwokerto akibat dari tidak lengkap lengkapnya resep yaitu tidak ada pencantuman berat badan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian persyaratan administratif, persyaratan farmasetis dan persyaratan klinis pada resep dokter yang masuk pada Apotek Waluyo Purwokerto. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data sekunder berupa resep dokter. Resep yang diteliti sebanyak 100 resep. Besarnya sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling. Hasil penelitian dianalisis dengan metode deskriptif. Kesesuaian komponen persyaratan administratif, persyaratan farmasetis dan persyaratan klinis resep dilihat dari ada tidaknya komponen tersebut pada resep. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa resep yang memenuhi standar Permenkes No. 73 Tahun 2016 ditinjau dari persyaratan administratif adalah 0%. Kesesuaian persyaratan farmasetis yaitu 45%, sedangkan kesesuaian persyaratan klinis adalah 42%. Kesimpulan: Diperlukan adanya sosialisasi dalam penulisan resep kepada dokter yang sesuai dengan Permenkes No. 73 Tahun 2016 dan apoteker diharapkan selalu melakukan pengkajian resep mengacu pada Permenkes No. 73 Tahun 2016 serta senantiasa meningkatkan komunikasi antara dokter, apoteker dan pasien untuk menghindari terjadinya medication error
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Onembute Kecamatan Onembute Kabupaten Konawe Tahun 2023 Putri Riswati
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v3i2.84

Abstract

Latar Belakang: Masalah gizi pada bayi dan balita merupakan isu kritis karena gangguan gizi pada fase ini dapat bersifat permanen dan berdampak buruk pada pertumbuhan dan perkembangan masa depan merekam. Begitu juga masalah gizi yang ada di wilayah kerja Puskesmas Onembute Kecamatan Onembute Kabupaten Konawe, dimana prevalensi balita gizi kurang mencapai 42,19% dari 64 balita. Tujuan: untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan Status Gizi pada Balita di Wilayah kerja Puskesmas Onembute Kecamatan Onembute Kabupaten Konawe Tahun 2023. Metode: Jenis penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan Cros-Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai balita berjumlah 64 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 56 orang ibu yang diambil menggunakan rumus Slovin. analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis bivariate Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95% dengan diolah menggunakan aplikasi SPSS versi 22.0. Hasil: hasil uji statistik dengan uji chi-square diketahui PValue = 0,075 (0,075 > 0,05). Selanjutnya nilai signifikansi pada variabel pekerjaan yakni PValue = 0,443, lebih besar dari 0,05 (0,443>0,05), artinya bahwa probabilitas mendapatkan peluang (H0) diterima. Sedangkan pada variabel pendapatan dan pengetahuan nilai PValue = 0,000, lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05), artinya bahwa probabilitas mendapatkan hasil yang kita peroleh (Ha) merupakan hal yang tepat dan semakin kecil nilai signifikansi maka semakin besar peluang (H0) ditolak. Simpulan: Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan pendidikan dengan status gizi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Onembute tahun 2023, namun terdapat hubungan pendapatan dan pengetahuan dengan status gizi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Onembute tahun 2023.
Gambaran Pelaksanaan Penyelenggaraan Makanan Di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara Niken Ardana; Nirwana
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v3i2.85

Abstract

Latar belakang: Penyelenggaraan makanan sebagai salah satu pelayanan gizi rumah sakit adalah kegiatan mulai dari perencanaan menu sampai dengan pendistribusian makanan kepada konsumen dalam rangka pencapaian status kesehatan yang optimal melalui pemberian diet yang tepat. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan penyelenggaraan makanan di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan penelitian survei. Populasi adalah seluruh pegawai instalasi gizi di RSU Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara sebanyak 38 orang petugas. Sampel yang akan diambil dalam penelitian ini adalah semua pegawai instalasi gizi yang ada di ruang instalasi gizi dengan jumlah 38 orang. Data dianalisis secara univariat. Hasil: Perencanaan menu di instalasi gizi RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara masih kurang baik dengan persentase 73,7%. Penerimaan bahan makanan di instalasi gizi RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara sudah sangat baik dengan presentase 84,2%. Penyimpanan bahan makanan di instalasi gizi RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara masih kurang baik dengan persentase 73,7%. Kesimpulan: Penyelenggaraan makanan di instalasi gizi menunjukan variabel perencanaan menu masuk kategori kurang, penerimaan bahan makanan termasuk kategori baik, penyimpanan bahan makanan termasuk kategori kurang
Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja di SMA Negeri 1 Abuki Elsa Sari Saputri; Samsudi
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v3i2.86

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi obesitas remaja pada usia 13–15 tahun di Indonesia sebesar 4,8%. Angka prevalensi obesitas tersebut tinggi dikarenakan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pola makan dan aktivitas fisik. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja SMA Negeri 1 Abuki Tahun 2023 terhadap 41 responden sebagai sampel dalam penelitian ini. Metode: Jenis penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan Cros-Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa remaja berjumlah 82. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 41 orang yang diambil menggunakan simple random sampling. Data yang diperoleh dari wawancara langsung dilapangan dengan menggunakan kuisioner serta pengukuran yang dilakukan, hasil pengukuran diolah dengan menggunakan SPSS 25 For Windows. Data kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariate menggunakan uji statistic Chi Square. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik chi-square pada variabel pola makan didapatkan nilai p = 0,000, lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05). Sedangkan itu, hasil uji statistik chi-square pad avariabel aktivitas fisik didapatkan nilai p = 0,000, lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05). Simpulan: terdapat hubungan antara pola makan, dan aktivitas fisik terhadap kejadian obesitas pada siswa remaja SMA Negeri 1 Abuki Tahun 2023
Evaluasi Manajemen Terpadu Balita Sakit di Puskesmas Benu-Benua Kota Kendari Tahun 2018 Dian Emilia Imran; Thamring Datjing; Wa Anasari
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 2 No 3 (2023): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v2i3.87

Abstract

Latar Belakang: Program Manajemen terpadu Balita Sakit (MTBS) di Kota Kendari adalah salah satu pendekatan untuk mengatasi masalah pada balita, namun pelaksanannya belum dapat mencapai tujuannya sehingga program ini perlu diteliti untuk mengetahui pelaksanaannya. Tujuan: Untuk mengevaluasi manajemen Terpadu Balita Sakit di Puskesmas Benu-Benua Kota Kendari Tahu 2018. Metode: Penelitian ini adalah kaulitatif dilaksanakan selama 4 minggu. Populasi penelitian ini adalah semua informan yang mengetahui dengan jelas mengenai MTBS berjumlah 4 orang terdiri dari 1 orang Kepala Puskesmas, 2 orang perawat yang melaksanakan program MTBS dan 1orang informan biasa Ibu balita. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan Wawancara (Interview), Pengamatan dan Dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pengumpulan data, reduksi data/penyajian dan simpulan atau verivikatif. Hasil: Evaluasi MTBS berdasarkan input dalam hal Sumber Daya Patugas Kesehatan, sumber dana, peralatan medis masih sangat kurang baik kuantitas dan kualitasnya. Evaluasi MTBS berdasarkan proses telah melaksanakan program mulai dari klasifikasi penyakit balita, menentukan tindakan, memberikan pengobatan, konseling cara pemberian obat, memberitahukan kunjungan ulang, melakukan penilaian ulang saat kunjungan ulang. Evaluasi MTBS berdasarkan output balita sakit sudah memperoleh pelayanan sesuai standar MTBS. Kesimpulan: system manajemen terpadu balita sakit di Puskesmas Benu-Benua Kota Kendari belum berjalan dengan baik dan masih terdapat banyak kekurangan.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perilaku Merokok Siswa Kelas Di SMPN 10 Kendari Tahun 2022 Nurfatimah. S; Nirwana; Aidil Shafwan
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v2i2.88

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi merokok pada remaja usia sekolah atau usia 10-18 tahun mengalami kenaikan. Persentase perilaku merokok remaja pada Riskesdas 2013 yaitu sebesar 7,2%, mengalami peningkatan di tahun 2018 sebesar 9,1% dari jumlah remaja. Hasil Survey indikator kesehatan nasional (Sirkesnas) 2016 juga memperlihatkan angka perokok remaja pada usia 10-18 tahun yaitu sebesar 8,8%. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran umum pola asuh orang tua terhadap perilaku merokok siswa SMPN. 10 Kendari Tahun 2022. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskritif dengan menggunakan pendekatan korelasional.. Pada penelitian ini Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMPN 10 Kendari yang berjumlah 518 siswa dan jumlah sampel sebanyak 78 orang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Uji deskripti didapatkan bahwa pola asuh orang tua pada remaja SMPN 10 Kendari sebagian besar adalah demokratis sebanyak 37 orang (47,4%). Perilaku merokok pada remaja SMPN 10 Kendari sebagian besar kategori perokok ringan sebanyak 30 orang (38,5%). Terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku merokok pada remaja SMPN 10 Kendari, ditunjukkan dengan hasil uji koefisien kontingensi diperoleh nilai X2hit = 7,512> X2tab = 3,841. Keeratan hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku merokok remaja di SMPN 10 Kendari kategori sedang ditunjukkan dengan nilai phi sebesar 0,310. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku merokok pada remaja SMPN 10 Kendari dengan keeratan hubungan sedang
Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Di Ruang ICU Rsud Bahtramas Tahun 2022 Rasma; Endang Susilawati
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v2i2.89

Abstract

Latar Belakang: Unit Perawatan Intensif (ICU) merupakan salah satu unit penting dari rumah sakit independen dengan staf yang sangat terspesialisasi dan bahkan peralatan khusus. Pasien yang masuk di ruang (CU adalah pasien yang tentu membutuhkan segera perawatan medis, dan tentu membuat keluarga pasien menjadi cemas. Oleh karena itu, perilaku perawat dalam memberikan asuhan keperawatan sangat dibutuhkan untuk membantu meringankan kecemasan keluarga pasien. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di ruang ICU di RSUD Bahtramas Tahun 2022. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan observasi untuk mendapatkan hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di ruang ICU di RSUD Bahtramas Tahun 2022. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 02 Oktober-02 November. Populasi yaitu keseluruhan yang menjadi objek penelitian, dimana pasien yang berada di ruang ICU sebanyak 550 keluarga pasien. sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 42 keluarga pasien di ruang ICU di RSUD Bahtramas. Hasil:. Dari hasil analisa yang di peroleh nilai p = 0,000, atau p < 0,05. dimana dari 42 responden memiliki Tingkat kecemasan tidak ada gejala yaitu 0 (0.0%), Tingkat Kecemasan Ringan yaitu 2 orang (2.5%), Tingkat Kecemasan Sedang yaitu 16 orang (34.5%), Tingkat Kecemasan Berat yaitu 17 orang (45.5%), dan Tingkat Kecemasan Sangat Berat yaitu 7 orang (17.5%). Kesimpulan: Hal ini menunjukan bahwa ada hubungan antara perilaku Caring dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien di ruang ICU

Page 7 of 15 | Total Record : 150