cover
Contact Name
Ronal Kurniawan
Contact Email
kurniawanronal09@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
seawarm@stedca.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
South East Asian Water Resources Managements
ISSN : -     EISSN : 30316545     DOI : https://doi.org/10.61761/seawarm
South East Asian Water Resources Managements Journal (SEAWARM) is a journal that publishes scientific papers/articles on activities or processes of planning, organizing, utilizing, and also managing aquatic resources, planktonology, ichthyology, and more.
Articles 25 Documents
Kajian Pendapatan Nelayan Pukat Pantai Purus Kota Padang terhadap Peningkatan Ekonomi Keluarga Syafridar, Puspita Sri Dewi; Rizvi, Fharisa Nabila
South East Asian Water Resources Management Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seawarm.3.1.15-21

Abstract

Nelayan merupakan kelompok masyarakat yang mata pencariannya sebagian besar bersumber dari aktivitas menangkap ikan dan mengumpulkan hasil laut lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan nelayan pukat tepi serta kontribusinya terhadap peningkatan ekonomi keluarga di Pantai Purus, Kota Padang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik survei melalui wawancara dan kuesioner terhadap 20 nelayan pukat tepi yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Variabel bebas yang dianalisis mencakup status kepemilikan alat tangkap, panjang alat pukat, frekuensi melaut, jumlah ABK, dan biaya operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi secara simultan signifikan pada taraf kepercayaan 95%, dengan R² = 0,698 yang berarti 69,8% variasi pendapatan nelayan dapat dijelaskan oleh variabel bebas, sedangkan 30,2% dipengaruhi faktor lain di luar model. Secara parsial, panjang alat pukat (t = 3,469; sig = 0,004), frekuensi melaut (t = -2,565; sig = 0,022), dan  jumlah ABK (t = -4,236; sig = 0,001) berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan. Sebaliknya, status kepemilikan (sig > 0,05) dan biaya operasional (t = -2,645; sig = 0,397) tidak berpengaruh signifikan
Analisa Pendapatan Rumah Tangga Nelayan Pukat Tepi Pantai Purus Kota Padang terhadap Pengembangan Wisata Pantai Sapriana, Nola; Uzra, Murhenna; Desmiati, Ira; Aisyah, Siti; Rizvi, Fharisa Nabila
South East Asian Water Resources Management Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seawarm.3.1.22-31

Abstract

Indonesia merupakan negara dan juga kawasan yang memiliki potensi produksi ikan yang sangat tinggi dibandingkan dengan negara lain secara global dengan sumberdaya ikan yang melimpah yang tersebar di seluruh perairan pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pendapatan, struktur biaya operasional, serta dampak pengembangan wisata Pantai Purus terhadap kesejahteraan nelayan pukat tepi di Kelurahan Purus, Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner terhadap 20 responden nelayan. Analisis yang digunakan meliputi perhitungan pendapatan bersih, analisis efisiensi usaha menggunakan rasio R/C (Revenue-Cost Ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan kotor nelayan sebesar Rp1.300.000 per bulan dengan biaya operasional rata-rata Rp700.000, sehingga pendapatan bersih yang diperoleh hanya sekitar Rp725.000 per bulan. Nilai rata-rata R/C sebesar 2,03, menandakan bahwa setiap pengeluaran Rp1 menghasilkan Rp2,03 pendapatan dan usaha masih tergolong efisien secara ekonomi. Namun demikian, sebagian besar nelayan masih menghadapi keterbatasan modal dan tingginya fluktuasi hasil tangkapan. Pengembangan wisata pantai memberikan dampak positif berupa peluang tambahan pendapatan, diversifikasi usaha, dan perluasan jaringan ekonomi nelayan, tetapi juga menimbulkan dampak negatif seperti meningkatnya biaya operasional, penyempitan ruang tangkap, serta pencemaran lingkungan pesisir. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan terpadu antara sektor perikanan dan pariwisata agar manfaat ekonomi wisata dapat berkelanjutan tanpa mengurangi ruang hidup dan aktivitas nelayan tradisional
Pengujian Mutu yang Terkandung dalam Produk Ikan Lele Asap Rizvi, Fharisa Nabila; Syafridar, Puspita Sri Dewi
South East Asian Water Resources Management Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seawarm.3.1.6-14

Abstract

Ikan lele merupakan ikan yang memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi dengan harga yang relatif murah. Komposisi kandungan gizi ikan lele adalah kandungan protein (17,7%), lemak (4,8%), mineral (1,2%), karbohidrat (0,3%), dan air (76%). Pengasapan melibatkan serangkaian proses kimiawi, termal, difusif, dan biokimia yang berlangsung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research), dengan menganalisis berbagai sumber yang relevan, termasuk jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, laporan statistik, dan publikasi dari lembaga penelitian yang diterbitkan antara tahun, yang dihasilkan pada penelitian ini berkisar antara 8,43, 7.22, dan 8,75. Nilai yang di dapat pada aktivitas air adalah 8,59. kadar abu yang terkandung pada lkan lele asap  berkisar antara 17,92,17,97, dan 18,24. Kadar abu yang terkandung pada ikan patin asap berkisar antara 9.07,10.33, dan 9,47, sama seperti ikan lele asap, perlakuan pada ikan patin asap mendapatkan hasil 9.27. Analisis mendapatkan hasil 13,49%. Kadar lemak yang optimal berkisar antara 13,49-27,53%. Kadar protein yang terkandung pada ikan lele asap berkisar antara 52,94 dan 52,24. Kandungan kadar protein berkisar antara 43,01 dan 42,73, protein yang terkandung pada produk olahan ikan patin asap. Secara umum, kadar protein pada ikan asap berkisar antara 52,94 hingga 43,01%. Pengujian duplo ataupun triplo merupakan salah satu uji pembedaan yang digunakan untuk mendeteksi perbedaan yang kecil dengan menggunakan sampel pembanding. apat disimpulkan bahwa produk ikan lele asap mengandung kadar air,abu serta protein yang tinggi sedangkan produk patin asap mengandung lemak yang tinggi
Distribusi Ikan Tuna Didaratkan di Pelabuhan Samudera Bungus yang di Suplai ke PT. Lintas Laut Samudera Rizvi, Fharisa Nabila; Ibrahim, Muhammad
South East Asian Water Resources Management Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seawarm.3.1.1-5

Abstract

Indonesia sebagai negara maritim memiliki kekayaan sumber daya perikanan yang berlimpah dengan luas lahan akuakultur 28,5.000.000 ha, dapat dijadikan usaha dalam berbagai skala. Dengan luas daerah seperti itu, Indonesia memiliki beraneka ragam jenis kehidupan di laut. Penelitian bertujuan dapat memberikan pemahaman mendalam tentang industri perikanan serta mendorong peningkatan produksi hasil tangkap ikan tuna secara berkelanjutan. Kegiatan ini tak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga untuk industri perikanan secara keseluruhan, dalam upaya mewujudkan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Oktober – Desember 2024 di Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus, yang beralamat di Jl. Raya Padang-Painan KM 16, Bungus Barat, kec. Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan magang meliputi: short  course/mentorial dan Praktek langsung, dan studi literatur melalui penelaahan sumber- sumber tertulis yang relevan. Hasil dari kegiatan ini bahwa ikan tuna yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus dan didistribusikan ke PT. Lintas Laut Samudera (LLS) terdiri dari dua jenis utama, yaitu tuna sirip kuning (Thunnus albacares) dan tuna mata besar (T.obesus). Kedua jenis tuna tersebut ditangkap menggunakan alat tangkap pancing ulur dan pancing tonda yang bersifat selektif dan ramah lingkungan. Alur distribusi ikan tuna dimulai dari pelaporan kedatangan kapal, pengurusan dan pemeriksaan dokumen, pembongkaran ikan, hingga pengangkutan ke PT. LLS untuk dilakukan penimbangan serta pengecekan mutu daging ikan. Proses penanganan ikan dilakukan secara hati-hati untuk menjaga kualitas dan nilai jual tuna
Evaluasi Kualitas Perairan Waduk PLTA Koto Panjang berdasarkan Parameter Fisika-Kimia Kurniawan, Ronal; Syuhada, Nur Ikhlas; Effendi, Irwan; Windarti, Windarti; Lestari, Rizki; Putri, Nadila Yusmi
South East Asian Water Resources Management Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seawarm.3.1.32-37

Abstract

Waduk PLTA Koto Panjang merupakan infrastruktur nasional yang memiliki fungsi multidimensional sebagai pembangkit listrik, area perikanan, dan kawasan pariwisata di Provinsi Riau. Tekanan hidrologis yang meningkat akibat intensitas curah hujan tinggi, degradasi tutupan hutan di wilayah hulu Daerah Aliran Sungai Kampar, dan perubahan iklim berpotensi mengubah karakteristik fisika-kimia perairan waduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air Waduk PLTA Koto Panjang berdasarkan parameter suhu, pH, dan oksigen terlarut, serta mengevaluasi status kualitas perairan berdasarkan baku mutu air nasional. Penelitian dilakukan pada bulan September-Oktober 2024 menggunakan metode survei dengan pengukuran in situ setiap 10 hari sekali selama 60 hari. Hasil penelitian menunjukkan suhu air berkisar 28-31°C, nilai pH 6-7, dan konsentrasi DO 6,1-7,4 mg/L. Ketiga parameter tersebut masih memenuhi baku mutu air kelas II untuk air danau dan sejenisnya. Simpulan, kualitas air Waduk PLTA Koto Panjang masih dalam kondisi baik dan memenuhi standar baku mutu nasional untuk mendukung fungsi ekologis dan ekonomisnya. Hasil kajian ini dapat menjadi baseline data untuk pemantauan kualitas air jangka panjang serta dasar ilmiah dalam penyusunan strategi pengelolaan waduk yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan lingkungan

Page 3 of 3 | Total Record : 25