cover
Contact Name
Rusdial Marta
Contact Email
edpdial@gmail.com
Phone
+6281266432727
Journal Mail Official
edpdial@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Exploratory Dynamic Problems
ISSN : 30321867     EISSN : 30318521     DOI : https://doi.org/10.31004/edp.v1i1
Journal of Exploratory Dynamic Problems adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Januari, April, Juli, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 206 Documents
Upaya Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Melalui Kegiatan Melukis Dengan Teknik Tarikan Benang Alisdar Alisdar; Musnar Indra Daulay; Nurmalina Nurmalina; Joni Joni; Masrul Masrul
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.156

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan motorik halus anak Kelompok B di TK IT Jasmiina yang terlihat dari kemampuan anak dalam mengoordinasikan gerakan mata dan tangan, mengendalikan gerakan jari, serta melakukan aktivitas yang memerlukan ketelitian masih belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut disebabkan oleh kurang bervariasinya kegiatan pembelajaran sehingga stimulasi terhadap perkembangan motorik halus anak belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan melukis dengan teknik tarikan benang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak Kelompok B TK IT Jasmiina yang terdiri atas 10 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan motorik halus anak mengalami peningkatan pada setiap siklus. Persentase anak yang mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) meningkat dari 13,3% pada prasiklus menjadi 53,3% pada Siklus I dan meningkat lagi menjadi 86,7% pada Siklus II. Selain itu, persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 33,3% pada prasiklus menjadi 73,3% pada Siklus I dan mencapai 93,3% pada Siklus II sehingga telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan, yaitu 80%. Dengan demikian, kegiatan melukis dengan teknik tarikan benang terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak Kelompok B di TK IT Jasmiina
Upaya Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Mencap Dengan Berbagai Media Bahan Bekas Di Kelompok B TK Negeri 2 Kerumutan Anita Anita; Yenda Puspita; Joni Joni; Masrul Masrul; Musnar Indra Daulay
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.157

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan motorik halus anak kelompok B di TK Negeri 2 Kerumutan. Sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam memegang alat cap, menekan alat dengan tepat, mengoordinasikan gerakan mata dan tangan, mengontrol arah cap, serta menghasilkan cap yang rapi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan peningkatan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan mencap dengan berbagai media bahan bekas. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 14 anak kelompok B TK Negeri 2 Kerumutan tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana melalui persentase pencapaian perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kegiatan mencap dengan berbagai media bahan bekas dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Anak menjadi lebih terampil dalam menggunakan alat cap, koordinasi mata dan tangan semakin baik, serta hasil karya yang dihasilkan lebih rapi dan jelas. Dengan demikian, kegiatan mencap menggunakan berbagai media bahan bekas dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini.
Penerapan Papan Magnet Huruf Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Pada Anak Kelompok A DI RA Zaid Bin Tsabit Sri Wahyuni; Amin Yusi Nur Sa’ida; Yenda Puspita; Musnar Indra Daulay; Nurmalina Nurmalina
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.158

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal huruf pada anak kelompok A di RA Zaid Bin Tsabit. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak melalui penerapan media papan magnet huruf. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 19 anak kelompok A usia 4–5 tahun di RA Zaid Bin Tsabit. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui perhitungan persentase capaian perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media papan magnet huruf dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak. Pada tahap pratindakan, rata-rata kemampuan mengenal huruf anak sebesar 17,12%, kemudian meningkat menjadi 81,5% pada Siklus I dan mencapai 94,75% pada Siklus II. Peningkatan terlihat pada kemampuan anak dalam mengenal bentuk huruf, menyebutkan nama huruf, membedakan huruf yang memiliki bentuk serupa, serta menghubungkan huruf dengan bunyinya. Penggunaan media papan magnet huruf juga meningkatkan keaktifan, perhatian, dan antusiasme anak selama proses pembelajaran. Dengan demikian, media papan magnet huruf terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak kelompok A di RA Zaid Bin Tsabit.
Upaya Meningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Permainan Playdough Fitriani Fitriani; Nurmalina Nurmalina; Musnar Indra Daulay; Masrul Masrul; Joni Joni
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.159

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Permata Bunda. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam menggenggam dan menekan adonan, menggulung playdough, membentuk objek sederhana, menggunakan alat bantu, serta mengoordinasikan gerakan tangan dan mata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan hasil penerapan permainan playdough dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Permata Bunda. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 14 anak kelompok B di TK Permata Bunda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk menggambarkan peningkatan kemampuan motorik halus anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan playdough mampu meningkatkan kemampuan motorik halus anak secara signifikan. Persentase ketuntasan kemampuan motorik halus meningkat dari 43% pada tahap pra-tindakan, menjadi 84% pada Siklus I, dan kembali meningkat menjadi 93% pada Siklus II, sehingga terjadi peningkatan sebesar 50% dari kondisi awal. Peningkatan tersebut terlihat pada kemampuan anak dalam menggenggam dan menekan adonan, menggulung, membentuk berbagai objek sederhana, menggunakan alat bantu dengan benar, serta mengoordinasikan gerakan tangan dan mata selama kegiatan bermain. Dengan demikian, permainan playdough terbukti efektif sebagai media pembelajaran yang menyenangkan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Permata Bunda.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Tradisional Lompat Tali Pada Anak Kelompok B Di Tk Adzkyah Bangkinang Kota Wulandari Wulandari; Nurmalina Nurmalina; Musnar Indra Daulay; Joni Joni; Amin Yusi Nur Sa’ida
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.161

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan motorik kasar anak kelompok B di TK Adzkyah Bangkinang kota.Hal ini terlihat dari masih banyak anak yang belum mampu melakukan gerakan melompat dengan baik,menjaga keseimbangan tubuh,serta kurang lincah melakukan aktivitas fisik.Permasalahan tersebut disebabkan oleh kurang bervariasinya kegiatan pembelajaran yang dapat menstimulasi perkembangan motorik kasar dan minimnya penggunaan permainan yang menarik dalam proses pembelajaran.Solusi yang ditawarkan peneliti untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui permainan tradisional lompat tali pada anak kelompok B di TK Adzkyah Bangkinang Kota.penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian Tindakan Kelas(PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dimana setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahap proses belajar,dimana setiap siklus terdiri atas perencanaan,pelaksanaan,,observasi,dan refleksi.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi,sedangkan teknik analisis data dilakukan secara kualitatif untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dan kuantitatif menggunakan persentase untuk melihat peningkatan hasil belajar.Subjek penelitian berjumlah 7 laki-laki 7 perempuan .Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar anak mengalami peningkatan pada setiap siklus.Pada pra dindakan,persentase kemampuan motorik kasar hanya mencapai 42,86% denagn katagori mulai berkembang (MB).Setelah dilakukan tindakan pada siklus 1 persentase meningkat menjadi 64,29%denagn katagori berkembang sesuai harapan(BSH).Pada siklus II kemampuan motorik kasar anak kembali meningkat menjadi 85.71%dengan katagori Berkembnag Sangat Baik(BSB) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan permaianan tradisional lompat tali dapat meningkat kemampuan motorik kasar anak kelompok B di TK Adzkyah Bangkinang kota.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Media Kancing Baju Warna di TK Tunas Baru Desa Ranah Mega Sulastari; Yenda Puspita; Moh Fauziddin; Melvi Lesmana Alim; Kasman Edi Putra
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.162

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Tunas Baru. Anak masih mengalami kesulitan dalam mengontrol gerakan jari dan tangan, seperti mengelompokkan, menyusun, dan menempel benda kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui penggunaan media kancing baju warna. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok B TK Tunas Baru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan lembar penilaian perkembangan anak. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menghitung persentase perkembangan kemampuan motorik halus anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kancing baju warna dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Persentase kemampuan motorik halus anak pada pra-siklus mencapai 40%, meningkat menjadi 65% pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 87% pada siklus II. Dengan demikian, media kancing baju warna terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan bermain yang aktif, menarik, dan menyenangkan.
Klasifikasi Penyakit Daun Singkong menggunakan Metode Convolutional Neural Network Ghani Bagus Prasetio; Mohammad Romdlon; bambang irawan
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.160

Abstract

Singkong merupakan salah satu komoditas pertanian penting yang berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan. Namun, produksinya sering terancam oleh berbagai penyakit daun yang dapat menurunkan hasil panen secara signifikan. Identifikasi penyakit secara manual oleh petani seringkali membutuhkan waktu yang lama, subyektif, dan rentan terhadap kesalahan manusia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah model klasifikasi penyakit daun singkong menggunakan metode Convolutional Neural Network untuk mendeteksi jenis penyakit secara otomatis, cepat, dan akurat. Dataset citra digital yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari platform Kaggle, yang terdiri dari ribuan citra daun singkong dengan berbagai kondisi, meliputi penyakit hawar bakteri, penyakit garis coklat, bintik hijau, penyakit mosaik, serta kondisi daun yang sehat. Proses penelitian ini meliputi beberapa tahapan utama, mulai dari prapemrosesan data seperti augmentasi citra dan normalisasi, perancangan arsitektur jaringan saraf tiruan, proses pelatihan model, hingga pengujian dan evaluasi kinerja. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model Convolutional Neural Network yang diusulkan mampu mengklasifikasikan kelima kelas kondisi daun singkong dengan tingkat akurasi mencapai sembilan puluh dua persen. Selain itu, model ini juga menunjukkan nilai presisi dan perolehan yang sangat baik dalam mengenali setiap karakteristik spesifik dari masing-masing kelas penyakit. Kesimpulannya, metode ini terbukti sangat efektif dan dapat diandalkan sebagai sistem deteksi dini penyakit tanaman. Selanjutnya, model ini berpotensi besar untuk diintegrasikan ke dalam aplikasi berbasis perangkat bergerak guna membantu petani dalam mengambil tindakan pengendalian penyakit secara lebih awal.
The Effect of Brand Image and Product Quality on Purchase Decisions of Bread at Fans Bakery Imay Delin Sabtha Dewi; Heffi Christya Rahayu; Seprini Seprini
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.163

Abstract

The study purpose was to analyze the influence of brand image and product quality on purchasing decisions of bread at Fans Bakery, a home-based bakery micro-enterprise in Bangun Jaya Village, North Tambusai District, Rokan Hulu Regency. Materials and methods. This study employed a quantitative approach. Data were collected through a questionnaire distributed to 97 respondents who had purchased bread at Fans Bakery at least twice, selected using purposive sampling with a sample size determined via the Rao Purba formula at a 10% margin of error. Data were analyzed using multiple linear regression, following validity, reliability, and classical assumption tests (normality, multicollinearity, and heteroscedasticity), and hypotheses were tested using the t-test, F-test, and coefficient of determination (Adjusted R²). Results. Brand image was found to have a significant effect on purchasing decisions, but in a negative direction (B = -0.290; t = -2.659; p = 0.009). Product quality, by contrast, had a positive and significant effect on purchasing decisions (B = 0.848; t = 12.712; p = 0.000). Simultaneously, brand image and product quality had a significant effect on purchasing decisions (F = 219.508; p = 0.000), with an Adjusted R Square value of 0.820, indicating that the two variables jointly explain 82% of the variance in purchasing decisions. Conclusions. Product quality is the most dominant factor influencing consumers' purchase decisions at Fans Bakery, while brand image, though statistically significant, does not yet function as a positive driver of purchase decisions in its current form. Business owners are therefore advised to maintain and further improve product quality, while strengthening brand image and reputation through more consistent promotion, packaging, and communication of product identity.
Pengaruh Company Reputation Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Toko Fashion Wahdana Cabang Pasir Pengaraian Wahdana Wahdana; Andi Afrizal; Erik Estrada
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.164

Abstract

This study is motivated by the importance of corporate reputation in building and maintaining customer loyalty within the increasingly competitive fashion retail industry. Reputation is regarded as an intangible asset capable of enhancing trust and reducing consumers' perceived risk in purchase decision-making. The objective of this research is to analyze the effect of corporate reputation on customer loyalty at Toko Wahdana, Pasir Pengaraian Branch. The study employs a quantitative approach using a survey method through the distribution of questionnaires to 96 respondents, determined using the Lame Show formula given that the exact population size was unknown. Data were analyzed using simple linear regression with the assistance of SPSS version 22, including validity, reliability, and normality tests, a t-test, and coefficient of determination analysis. The results indicate that corporate reputation has a positive and significant effect on customer loyalty, with a regression coefficient value of 1.099, a t-value of 16.494, and a significance level of 0.000 (<0.05). The coefficient of determination (R Square) of 0.743 shows that 74.3% of the variation in customer loyalty can be explained by corporate reputation, while the remaining 25.7% is influenced by other factors outside the research model. These findings confirm that the stronger the corporate reputation, the higher the level of customer loyalty formed.
Upaya Meningkatkan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menempel Kertas Warna Di TK Darul Yaqin Desi Anggraini; Nurmalina Nurmalina; Melvi Lesmana Alim; Joni Joni; Musnar Indra Daulay
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.165

Abstract

Rendahnya kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Darul Yaqin menjadi latar belakang dilaksanakannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menempel kertas warna. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok B usia 5–6 tahun yang terdiri atas 8 anak perempuan dan 7 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menempel kertas warna mampu meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Pada Siklus I, kemampuan motorik halus anak mencapai persentase 66% pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada Siklus II, persentase tersebut meningkat menjadi 87%, sehingga terjadi peningkatan sebesar 21%. Peningkatan terlihat pada kemampuan anak dalam mengoordinasikan mata dan tangan, ketepatan menempel sesuai pola, kerapian hasil karya, serta kemandirian dalam menyelesaikan tugas. Selain itu, anak menunjukkan antusiasme, konsentrasi, dan partisipasi yang lebih baik selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, kegiatan menempel kertas warna terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Darul Yaqin.