cover
Contact Name
Rusdial Marta
Contact Email
edpdial@gmail.com
Phone
+6281266432727
Journal Mail Official
edpdial@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Exploratory Dynamic Problems
ISSN : 30321867     EISSN : 30318521     DOI : https://doi.org/10.31004/edp.v1i1
Journal of Exploratory Dynamic Problems adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Januari, April, Juli, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 206 Documents
Hubungan Aktivitas Fisik terhadap Kebugaran Jasmani pada Peserta Didik Kelas VII-4 SMPN 6 Kota Malang Fadhil Mohammad Alfian; Supriyadi Supriyadi; Dian Pramana
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 2 (2026): Vol.3 No.2 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i2.230

Abstract

Aktivitas fisik sangat diperlukan seseorang untuk menjaga kebugaran jasmani. Ekstrakurikuler olahraga merupakan salah satu kegiatan olahraga yang dapat mempengaruhi kebugaran jasmani. Kenyataannya, belum ada bukti nyata tentang kontribusi terhadap kebugaran jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik terhadap kebugaran jasmani pada peserta didik kelas vii-4 di SMPN 6 Kota Malang. Penelitian dilaksanakan di SMPN 6 Kota Malang dengan jumlah sampel sebanyak 31 peserta didik. Tingkat level aktivitas fisik diukur dengan Physical Activity Questionnare-Adolescents (PAQ-A), sedangkan tes kebugaran jasmani menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Partisipasi dari kelas vii SMPN 6 Kota Malang yang melibatkan aktivitas fisik secara signifikan berkontribusi pada peningkatan kebugaran jasmani peserta didik. Hal tersebut didasarkan pada nilai (sig) < α (0,05) dan hasil correlation coefficient yang menunjukkan nilai sebesar (0.720 = hubungan kuat) yang arahnya positif. Artinya terdapat terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani pada peserta didik kelas vii SMPN 6 Kota Malang.
Survei Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Kelas VIII SMPN 6 Kota Malang Muhammad Ilham Mufid; Supriyadi Supriyadi; Jati Laksono
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 2 (2026): Vol.3 No.2 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i2.231

Abstract

Menjaga kebugaran jasmani sangat penting bagi manusia, terutama bagi anak-anak usia sekolah. Saat ini, banyak anak sekolah yang menghindari aktivitas fisik, meskipun terdapat hubungan positif antara kebugaran jasmani dan prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kebugaran jasmani siswa kelas 8 di SMPN 6 Kota Malang yang akan dijadikan sebagai bahan acuan dalam penyusunan rencana atau pengambilan keputusan dalam menentukan materi yang akan diberikan di masa mendatang. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) fase D, dengan lima kategori diantaranya hand and eye coordination test, sit up test, standing broad jump test, t test, ,dan beep test yang akan diberikan kepada siswa siswi SMPN 6 Kota Malang. Subjek yang digunakan semua kelas VIII dengan Total sampling, menghasilkan total 72 siswa. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan hasil tes kebugaran siswa kelas VIII di SMPN 6 Kota Malang dengan kategori baik sekali sebanyak 25%, kategori baik sebanyak 38%, kategori sedang sebanyak 21%, kategori kurang sebanyak 7%, dan kategori kurang sekali sebanyak 0.
Pengaruh Pembelajaran Play Approach Terhadap Peningkatan Akurasi Passing Bawah Bola Voli Siswa Kelas VII Fase D Surya Satria Kalbuadi; Supriyadi Supriyadi
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 2 (2026): Vol.3 No.2 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i2.232

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik peningkatan kemampuan passing bawah tangan pemain voli kelas tujuh Fase D setelah menggunakan strategi bermain. Pendekatan Penelitian Aksi Kelas (CAR), yang digunakan dalam penelitian ini, dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari dua sesi. Sebanyak tiga puluh dua siswa kelas tujuh berpartisipasi dalam penelitian ini. Pengamatan dan pemberian penilaian kemampuan passing bawah tangan selama pretest, Siklus I, dan Siklus II digunakan untuk mengumpulkan data. Sikap dan kemampuan siswa meningkat secara keseluruhan, menurut temuan penelitian. Dua puluh siswa dalam kelompok memadai dan delapan siswa dalam kelompok kurang memiliki kemampuan passing bawah tangan pada pretest. Semua siswa mencapai penguasaan pada akhir Siklus II setelah penerapan pendekatan bermain; sebelas siswa dinilai baik dan dua puluh satu siswa dinilai sangat baik. Dari awal tahap, ketika kategori memadai dan kurang dominan, hingga akhir Siklus II, ketika kategori baik dan sangat baik masing-masing memiliki 17 dan 9 siswa, dan tidak ada siswa dalam kategori kurang, terjadi peningkatan pada aspek sikap. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sikap belajar siswa dan akurasi operan bawah tangan mereka dalam bola voli dapat ditingkatkan dengan menggunakan metode bermain, yang mengarah pada pembelajaran yang lebih aktif, menyenangkan, dan sukses. Akibatnya, metode bermain dapat berfungsi sebagai pengganti metode pembelajaran PJOK tradisional, khususnya untuk aspek-aspek paling mendasar dari bola voli.
Analisis Proses Berpikir Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Aritmatika Sosial Ditinjau dari Tingkat Kemampuan Matematika Egidius C. Sikone; Margaretha M.R.Lobemato; Yanuarius E.Bria; Maria C. Naben; Putra R.R. Sanam
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 2 (2026): Vol.3 No.2 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i2.233

Abstract

Proses berpikir merupakan aktivitas mental esensial dalam pembelajaran matematika, di mana fungsi kognitif berperan aktif dalam mengolah, mengorganisasi, dan memecahkan informasi. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses berpikir siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi aritmatika sosial di kelas VII SMP Angkasa Kota Kupang. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kategori tingkat kemampuan matematika, yang terdiri atas satu siswa kelompok tinggi (MR), satu siswa kelompok sedang (BT), dan satu siswa kelompok rendah (ON). Teknik pengumpulan data meliputi tes tertulis berupa Tugas Pemecahan Masalah (TPM), observasi, dan wawancara mendalam, dengan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi waktu. Indikator proses berpikir diklasifikasikan ke dalam tiga kategori: (1) konseptual, (2) semi konseptual, dan (3) komputasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) subjek berkemampuan tinggi (MR) memenuhi indikator proses berpikir konseptual karena mampu melalui seluruh tahapan pemecahan masalah secara runtut dan akurat; (2) subjek berkemampuan sedang (BT) berada pada kategori proses berpikir semi konseptual karena mampu memahami masalah dan merencanakan penyelesaian, namun kurang teliti pada tahap pengecekan kembali; serta (3) subjek berkemampuan rendah (ON) berada pada kategori proses berpikir semi konseptual cenderung rendah, ditandai dengan hambatan mendasar dalam menerjemahkan informasi verbal ke dalam model matematika serta tingginya tingkat kekeliruan prosedural. Implikasi temuan ini sangat krusial bagi pengembangan pedagogi di Program Studi PGSD untuk melatih calon guru SD agar mampu mendeteksi miskonsepsi dini sejak tingkat dasar.
Penerapan Terapi Uap Air Dengan Minyak Kayu Putih Terhadap Penurunan Frekuensi Pernapasan Pada Anak Dengan ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Purwodiningratan Hanif Nur Fauzan; Anjar Nurrohmah; Yohana Ika Prastiwi
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 2 (2026): Vol.3 No.2 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i2.234

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering terjadi pada anak dan ditandai dengan adanya peningkatan frekuensi pernapasan sebagai respons terhadap gangguan pada sistem pernapasan. Salah satu upaya nonfarmakologis atau terapi komplementer yang dapat diterapkan untuk membantu mengatasi masalah tersebut adalah terapi uap air dengan minyak kayu putih. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penerapan terapi uap air dengan minyak kayu putih terhadap penurunan frekuensi pernapasan pada anak dengan ISPA di wilayah kerja Puskesmas Purwodiningratan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Hasil penerapan menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi, kedua responden mengalami takipnea dengan frekuensi pernapasan masing-masing sebesar 32 kali/menit dan 34 kali/menit. Setelah dilakukan pemberian terapi uap air dengan minyak kayu putih selama tiga hari, terjadi penurunan frekuensi pernapasan menjadi 27 kali/menit pada responden pertama dan 28 kali/menit pada responden kedua, sehingga keduanya berada dalam kategori frekuensi pernapasan normal (eupnea). Penurunan frekuensi pernapasan terjadi secara bertahap setiap hari selama pelaksanaan intervensi yang menunjukkan adanya perbaikan kondisi pernapasan pada anak dengan ISPA. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan frekuensi pernapasan anak penderita ISPA sebelum dan setelah diberikan terapi uap air dengan minyak kayu putih, sehingga terapi ini dapat menjadi salah satu alternatif terapi komplementer dalam membantu memperbaiki kondisi pernapasan anak dengan ISPA.
Teknik Pemeriksaan Radiografi Oesofagus Maag Duodenum Pada Klinis Achalasia Esofagus di RS Adam Malik Medan Candra Hidayat Zega; Nelida Erlince Pasaribu; Meida Sitorus
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 2 (2026): Vol.3 No.2 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i2.235

Abstract

Achalasia esofagus merupakan kelainan motilitas primer yang ditandai dengan hilangnya relaksasi Lower Esophageal Sphincter (LES) sehingga menghambat perjalanan bolus makanan menuju lambung. Kondisi ini menimbulkan gejala disfagia dan berisiko menyebabkan dilatasi esofagus apabila tidak terdeteksi sejak dini. Pemeriksaan fluoroskopi Oesofagus Maag Duodenum (OMD) merupakan modalitas radiologi yang mampu menilai anatomi sekaligus fungsi saluran cerna bagian atas secara real time dengan bantuan media kontras. Penelitian ini bertujuan menguraikan teknik pemeriksaan fluoroskopi OMD pada pasien dengan klinis achalasia esofagus di Instalasi Radiologi RS Adam Malik Medan, sekaligus mengkaji alasan penggunaan proyeksi tertentu pada kasus tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dilakukan melalui observasi langsung, wawancara terhadap radiografer, serta penelusuran dokumentasi hasil pemeriksaan pada satu orang pasien yang dipilih secara purposive sampling. Hasil kajian menunjukkan bahwa prosedur pemeriksaan diawali dengan persiapan puasa, dilanjutkan pemberian media kontras barium sulfat yang dicampur minuman bersoda, kemudian dilakukan pengambilan gambar pada proyeksi anteroposterior, lateral, dan right anterior oblique. Ketiga proyeksi tersebut dipilih karena telah mampu memperlihatkan pengisian kontras pada esofagus, lambung, dan duodenum secara memadai untuk menegakkan diagnosis. Temuan radiografis memperlihatkan pelebaran esofagus disertai penyempitan pada segmen distal yang membentuk gambaran khas menyerupai paruh burung (bird beak sign), sesuai dengan karakteristik radiologis achalasia esofagus. Dengan demikian, kombinasi proyeksi anteroposterior, lateral, dan right anterior oblique terbukti efektif dan efisien dalam menunjang penegakan diagnosis achalasia esofagus tanpa mengurangi kualitas informasi diagnostik yang dihasilkan.