cover
Contact Name
Nur Priyanto P
Contact Email
jurnal@tni-au.mil.id
Phone
+6221-8709989
Journal Mail Official
jurnal@tni-au.mil.id
Editorial Address
Skomlek-Cilangkap Gedung B1 Lantai 7, Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal TNI Angkatan Udara
ISSN : 28095464     EISSN : 28095723     DOI : 10.62828/jpb
Jurnal TNI Angkatan Udara (Jurnal Patriot Biru, JPB) is a multidisciplinary journal in science and technology applications in various aspects. JPB publishes original research articles, review articles (only selected/invited authors), as well as short communication. JPB covers the following topics, but it is not limited to: 1. Applied Natural sciences (Chemistry, Physics, Biology) in all aspects 2. Applied formal sciences (Mathematics, statistics, actuarial) in all aspects 3. Frontier technology (especially air space technology) 4. Material science for military and defense 5. Research about STEM JPB is published four times a year in February, May, August, and November.
Articles 153 Documents
3. MENGENAL DAN MEMAHAMI INSTRUMENT LANDING SYSTEM (ILS) Rasiman, Yoseph; Muchammad Furqon Muchaddats; Kurniawan; Tia Dikatama Tsania
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 4 No 2 (2025): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Kedua
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v4i2.152

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk membantu dan memudahkan pesawat dalam melaksanakan pendaratan secara tepat pada garis tengah (centre line) runway dan dengan sudut kemiringan yang tepat. Instrument Landing System (ILS) merupakan perangkat sistem (elektronika) yang berfungsi sebagai pemandu pendaratan pesawat udara. Sistem ini dapat membantu memudahkan pesawat untuk mendarat pada garis tengah (centre line) runway dan dengan sudut kemiringan yang tepat. Pemanduan dilakukan agar pilot mengetahui jarak pesawat terhadap area pendaratan (touchdown zone) pada landasan (runway). Pemanduan dilakukan untuk mengatur (adjust) posisi kanan-kiri (center line) pesawat, sehingga dapat landing dengan tepat di garis tengah landasan. Pemanduan dilakukan juga untuk mengatur (adjust) kemiringan (nose-down) pesawat, sehingga dapat mendarat (landing) dengan kemiringan (sudut elevasi) kurang-lebih 3° terhadap landasan. ILS terdiri dari 3 peralatan pokok untuk pemanduannya yaitu: Marker Beacon, Localizer, dan Glide Slope. Oleh karena itu, ILS tetap menjadi satu-satunya sistem pendekatan presisi yang tersedia yang didukung oleh semua pesawat sipil yang dilengkapi IFR.
7. ALAT PENGUKUR JARAK (DISTANCE MEASUREMENT EQUIPMENT) Rasiman, Yoseph; Muchammad Furqon Muchaddats; Kurniawan; Tia Dikatama Tsania
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 4 No 2 (2025): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Kedua
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v4i2.153

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui dan menghitung berapa kecepatan yang dibutuhkan dalam mencapai suatu stasiun. Distance Measuring Equipment (DME) adalah alat navigasi udara yang berfungsi memberikan panduan/informasi jarak (slant range) bagi pesawat udara dengan fasilitas DME yang dituju. (DME adalah jenis sistem navigasi en-route untuk pesawat udara; DME sering dipasang di dekat stasiun VOR sehingga memberikan gabungan bearing dan jarak; Ketika DME dipasang dengan VOR, itu disebut sebagai VOR/DME; DME memberikan jarak fisik dari pesawat ke transponder DME darat dinyatakan dalam Nautical Miles (NM); DME juga menghitung kecepatan darat dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai stasiun jika pesawat dilengkapi dengan komputer yang sesuai; Sistem DME terdiri dari tiga komponen dasar, yaitu: antena DME pada badan pesawat, unit tampilan navigasi DME di kokpit pesawat, pemancar/penerima DME di darat). Gambar di bawah menunjukkan perangkat DME
6. PERANCANGAN RAMPA KURSI RODA UNTUK KEPERLUAN PENDERITA DISABILITAS DI PESAWAT HERCULES C-130 tedja; Redolfo Alreson; Basuki Arianto; Sungkono Sanusi; Kurniawan; Rayhan Kemal; Tia Dikatama Tsania
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 4 No 2 (2025): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Kedua
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v4i2.155

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk merancang rampa kursi roda yang ergonomis guna mempermudah proses pemindahan penderita disabilitas ke dalam pesawat C-130. Rampa ini dirancang agar dapat mengurangi risiko cedera bagi personel saat mengangkat dan memindahkan kursi roda serta memberikan kenyamanan bagi pengguna kursi roda selama proses naik turun pesawat Perancangan Rampa Kursi Roda untuk Keperluan Penderita Disabilitas di Pesawat Hercules C-13 dilakukan untuk merancang rampa kursi roda yang ergonomis guna mempermudah proses pemindahan penderita disabilitas ke dalam pesawat C-130. Rampa ini dirancang agar dapat mengurangi risiko cedera bagi personel saat mengangkat dan memindahkan kursi roda serta memberikan kenyamanan bagi pengguna kursi roda selama proses naik turun pesawat. Metode penelitian yang digunakan meliputi antropometri dan perancangan produk. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner keluhan dan keinginan personel, pengukuran antropometri dari 20 personel Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, serta analisis postur kerja. Data antropometri yang digunakan dalam perancangan meliputi Tinggi Badan Berdiri (Tbb), Tinggi Siku Berdiri (Tsb), Lebar Bahu (Lb), dan Diameter Lingkar Genggam (Dlg), dengan persentil P50 dan P95 sebagai acuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan rampa kursi roda ini dapat digunakan dengan baik pada postur kerja personel secara umum dan meminimalkan risiko cedera. Dimensi rampa kursi roda yang dihasilkan adalah tinggi 110 cm, lebar 100 cm, panjang 108 cm, dan diameter pegangan 4,75 cm.
8. THE IMPORTANCE OF AIR DEFENSE SYSTEM IN THE MODERN WARFARE: THE CASE OF RUSSIA’S AIR SUPERIORITY IN SYRIA: THE IMPORTANCE OF AIR DEFENSE SYSTEM IN THE MODERN WARFARE furqon; Kurniawan; Tia Dikatama Tsania; Militia Christi Pandelaki; Anak Agung Banyu Perwita; Budi Pramono
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 4 No 2 (2025): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Kedua
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v4i2.156

Abstract

This study aims to determine the extent to which the most strategic area as Russian air defense. The Eastern Mediterranean region is now the most strategic area for the advancement of Russian air defense. After its intervention in the Syrian theater, Russia seems to be able to maintain its military footprint by deploying an integrated surveillance system that has succeeded in inviting world attention to the development of A2/AD (anti access/area denial) capabilities. Russia seems to have ensured the improvement of war technology with its involvement in the Syrian war. By becoming the boss of the Syrian airspace, Russia also took the opportunity to conduct some military training in actual combat experience. Thus, this article then finds that from the perspective of military improvement and refinement, the Russian military presence is in the most advantageous position in relation to the opportunity to use the permissive environment of Syria. Overall, this article believes that the emergence and continuation of Russian military action in the global arena will always be rooted in its threat perception towards the Western tribe.
9. PENGUJIAN MESIN PISTON ENGINE LIMBAH EP-30P PADA PESAWAT UAV UKURAN MTOW 300 KG DENGAN MENGGUNAKAN 2 BAHAN BAKAR: ENGUJIAN MESIN PISTON ENGINE LIMBAH EP-30P furqon; Asep Sholehudin2; Kurniawan; Sanusi Sungkono; Tia Dikatama Tsania
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 4 No 2 (2025): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Kedua
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v4i2.157

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk menguji mesin piston Limbach EP-30 dengan hasil parameter RPM, CHT, daya dan torsi. Pengujian mesin 2-tak pada pesawat terbang UAV (Unmanned Aerial Vehicle) dengan dua jenis bahan bakar, Pertamax Turbo dan Shell Nitro Plus, dilatarbelakangi oleh beberapa faktor penting yang berkaitan dengan performa, efisiensi, dan keandalan mesin dalam aplikasi UAV. Mesin Limbach EP-30 adalah mesin pesawat ringan yang diproduksi oleh Limbach Flugmotoren, perusahaan asal Jerman. Mesin ini dirancang untuk digunakan pada pesawat ultralight, UAV (Unmanned Aerial Vehicle), dan aplikasi penerbangan ringan lainnya. Penelitian ini menguji mesin piston Limbach EP-30 dengan hasil parameter RPM, CHT, daya dan torsi. Pertamax Turbo cenderung memberikan performa tarikan atas yang lebih agresif. Shell V-Power Nitro+ cenderung memberikan tarikan bawah yang lebih responsif dan efisiensi bahan bakar yang baik. Performa mesin dapat bervariasi tergantung pada jenis mesin dan kondisi penggunaan
1. PERANCANGAN ULANG TATA LETAK GUDANG MENGGUNAKAN METODE DEDICATED STORAGE DI PT ADHYA AVIA PRIMA tedja; Alfian Prawidya Kusuma; Ikarel Mandagie; Sungkono Sanusi; Kurniawan; Tia Dikatama Tsania
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 4 No 2 (2025): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Kedua
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v4i2.158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata cara peletakan barang di gudang dan penempatan produk serta perancangan ulang tata letak gudang dengan menggunakan Metode Dedicated Storage pada perusahaan PT. Adhya Avia Prima. Permasalahan di dimana terjadinya penempatan produk yang tidak teratur didalam gudang sehingga menyebabkan sulit dan lamanya proses bongkar muat barang penempatan barang yang akan dikirim memakan waktu lebih lama untuk disusun sesuai urutan pengirian barang. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode dedicated storage yang merupakan metode perancangan ulang tata letak penyimpanan untuk mendapatkan rancangan perbaikan agar dapat meghasilkan rancangan tata letak barang yang optimum, efektif, dan efisien serta memudahkan keluar masuknya barang dan penempatan barang di gudang di PT. Adhya Avia Prima karena rata-rata per hari adalah 1504 m/hari. Dengan metode dedicated storage dapat meminimisasi jarak perjalanan material handling rata-rata perhari adalah 899 m/hari, hal ini mengalami penurunan dari jarak sebelumnya jarak tata letak awal adalah 1504 m/hari. Metode dedicated storage lebih optimal digunakan untuk penurunan jarak perjalanan material sebesar 40,22 % dari kondisi awal, yang akan berdampak pada produktivitas karyawan yang semakin menguntungkan karena hanya menggunakan sedikit jarak perpindahan, maka akan semakin tinggi produktivitas yang dihasilkan.
1. RANCANGAN AUTOMATIC WEATHER STATION (AWS) MENGGUNAKAN ARUDUINO MEGA PADA BANDARA UNIT YANG TIDAK TERSEDIA AWS furqon; Mochammad Eldyen Millianda; Rakin Ghiyat Niagara; Rayhan Kemal; Tia Dikatama Tsania
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 4 No 3 (2025): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Ketiga
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v4i3.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati unsur cuaca sangat diperlukan dalam dunia penerbangan. Data cuaca juga bisa dimanfaatkan untuk mengurangi resiko akibat buruk yang diakibatkan oleh cuaca itu sendiri. Instansi yang membutuhkan data cuaca seperti pada bidang pertanian, perkebunan, penerbangan, pelayaran, serta sektor pariwisata. Untuk mengukur cuaca dengan sistem pengamatan secara otomatis yang lebih murah dan berkualitas baik, dibuatlah Automatic Weather Station (AWS). AWS memberikan data terkait cuaca seperti suhu, kelembaban, tekanan, arah angin, dan kecepatan angin yang menjadi sumber informasi dari peralatan Automatic Terminal Information Service (ATIS). Rancangbangun AWS menggunakan Arduino Mega Atmega 2560 dibuat sebagai pemanfaatan teknologi mikrokontroller untuk keperluan penerbangan terutama pada Bandara-bandara unit yang tidak tersedia AWS dan kesulitan untuk mengakses informasi dari BMKG. Dalam perancangan AWS ini rancangan dapat memberikan informasi yang diinginkan yaitu kecepatan angin, arah angin, suhu, kelembaban, dan tekanan udara selama 4 jam dan dapat melakukan pengiriman data menggunakan modul lora dan dapat di monitoring secara real time dalam tahap uji coba . Hasil yang di dapat dari rancangan ini cukup baik, dan lebih baik lagi jika dapat di uji dengan peralatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) agar informasi yang di dapatkan lebih akurat.
2. RANCANGAN APLIKASI SYSTEM WIDE INFORMATION MANAGEMENT (SWIM) DALAM MENDUKUNG PROGRAM GLOBAL AIR NAVIGATION PLAN (GANP) DI INDONESIA furqon; Faisal Matin Dahlan Adiputra; Rakin Ghiyat Niagara; Kurniawan; Rayhan Kemal; Tia Dikatama Tsania
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 4 No 3 (2025): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Ketiga
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v4i3.160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran informasi yang lebih besar data atau dikenal dengan data sharing antar negara Asia Pacifik System Wide Information Management (SWIM) adalah pengelolaan data informasi ATS Message, Aeronautica dan Meteorogical dalam bentuk exchange model yaitu menggunakan format XML agar dapat berkomunikasi machine to machine. SWIM merupakan program International Civil Aviation Organization (ICAO) dalam Global Air Navigation Plan (GANP) di negara Asia Pasifik dan merupakan bagian dari Aviation System Block Upgrade (ASBU) pada Doc 9750. Tujuan dari SWIM adalah untuk memfasilitasi pertukaran informasi yang lebih besar data atau dikenal dengan data sharing antar negara Asia Pacifik. Data yang dipertukarkan dalam bentuk exchange model yaitu data ATS Message - Flight Information Exchange Model (FIXM), Aeronautica - Aeronautical Information Exchange Model (AIXM)/NOTAM dan OPMET (Meteorological dan TAFOR)- ICAO Weather Information Exchange Model (IWXXM) /METEO). SWIM merupakan program baru dari ICAO dan saat ini untuk sistem tersebut belum ada di Indonesia.
4. ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI JUMLAH CACAT PADA TUTUP BOTOL PLASTIK HERBISIDA MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL PROSES CONTROL (SPC) tedja; Ridwan; Budi Sumartono; Hari Moektiwibowo; Syamsunasir; Kurniawan; Tia Dikatama Tsania
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 4 No 3 (2025): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Ketiga
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v4i3.162

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengurangi tingkat cacat dan meningkatkan kualitas produk yang disebabkan oleh bahan daur ulang. PT. Dharma Guna Wibawa (DGW) tengah mengalami kendala kualitas kemasan botol plastik untuk produk Supremo. Cacat pada tutup botol, seperti bengkok, bocor, dan tidak pas, telah ditemukan. Cacat ini memengaruhi kualitas produk dan kepercayaan pelanggan. Penelitian ini menerapkan metode Statistical Process Control, yang melibatkan perangkat statistik untuk memantau dan mengendalikan kualitas proses produksi. Dalam penelitian ini, lembar periksa digunakan untuk mengumpulkan data produksi, bagan kendali digunakan untuk memantau stabilitas proses, dan histogram serta diagram Pareto digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis cacat. Selain itu, metode 5W+1H diterapkan untuk menentukan akar penyebab cacat dalam proses produksi. Kuantitas produksi harian, jenis cacat, dan penyebab utama cacat dievaluasi berdasarkan data yang terkumpul. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 775.000 botol yang diproduksi selama 30 hari, ditemukan 347 cacat, termasuk 117 kasus tutup botol bengkok, 115 kasus kebocoran, dan 113 kasus tutup botol tidak pas. Studi ini merekomendasikan perbaikan seperti kalibrasi mesin, peningkatan kualitas material, dan pelatihan operator untuk mengurangi tingkat cacat dan meningkatkan kualitas produk. Cacat ini terutama disebabkan oleh ketidakstabilan tekanan mesin penyegel dan kualitas material yang buruk.
6. RANCANGAN AUTOMATIC SWITCHING USER INTERFACE UNTUK RADIO APP PRIMARY MAIN DAN BACKUP FREKUENSI 120.4 MHZ DI PERUM LPPNPI CABANG BALIKPAPAN furqon; Muhamm Iqbal Hikmatullail; Rakin Ghiyat Niagara; Kurniawan; Tia Dikatama Tsania
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 4 No 3 (2025): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Ketiga
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v4i3.163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan komunikasi penerbangan di wilayah udara APP Balikpapan dengan merancang sistem pengendalian radio utama dan cadangan pada frekuensi 120.4 MHz yang dapat dioperasikan langsung dari meja kontrol. Sistem terdiri dari tiga modul utama, yaitu satu modul Automatic Switching dan dua modul Radio Interface. Pengujian dilakukan menggunakan handy talkie sebagai media simulasi radio VHF. Modul Automatic Switching dilengkapi dengan layar sentuh Human Machine Interface (HMI) merek Nextion yang dirancang menggunakan aplikasi Nextion Editor sebagai antarmuka kendali dan visualisasi proses changeover. Modul ini mendukung pemilihan kanal secara manual maupun otomatis untuk dua perangkat radio berbeda. Sinyal audio dari headset diproses terlebih dahulu oleh modul Automatic Switching sebelum diteruskan ke perangkat radio melalui Radio Interface. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menjalankan proses changeover dengan baik pada kedua mode, serta memberikan akses cepat dan andal bagi petugas APP untuk beralih antara radio utama dan cadangan tanpa perpindahan fisik. Rancangan ini berpotensi meningkatkan responsivitas dan keselamatan komunikasi dalam pengendalian lalu lintas udara.