cover
Contact Name
Pius A. L. Berek
Contact Email
francisdomin2018@gmail.com
Phone
+6282236339527
Journal Mail Official
francisdomin2018@gmail.com
Editorial Address
Prodi Keperawatan Fakultas Pertanian Sains dan Kesehatan Jalan Km 09 Kelurahan Sasi, Kefamenanu NTT
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Sahabat Keperawatan
Published by Universitas Timor
ISSN : -     EISSN : 26561115     DOI : https://doi.org/10.32938/jsk.v6i01
Core Subject : Health,
Jurnal Sahabat Keperawatan Universitas Timor adalah jurnal akses bebas yang mengulas tentang Keperawatan dan Kesehatan secara umum. Semua artikel yang diterbitkan melalui proses peer review. Diterbitkan dua kali dalam setahun, pada bulan Februari dan Agustus. Setiap kali diterbitkan paling sedikit terdiri dari lima artikel.
Articles 131 Documents
GAMBARAN PERILAKU ANAK USIA SEKOLAH DALAM JAJAN SEMBARANGAN DI DESA KUTA GUGUNG KEC. NAMAN TERAN KAB. KARO SUMATERA UTARA TAHUN 2021 Apri Yuliana Br. Purba; Imelda Derang; Friska S. H. Ginting; Ance M Siallagan
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 02 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i02.3229

Abstract

Latar Belakang: Anak usia sekolah adalah golongan anak yang berusia antara 7-12 tahun, dan masa tenang atau masa latent, yang merupakan suatu proses pematangan karakteristik fisik, sosial, serta psikologis semakin mandiri saat berpartisipasi dalam aktivitas diluar rumah, terutama di sekolah. Jajanan adalah makanan dan minuman yang dipersiapkan atau dijual oleh pedagang kaki lima di jalanan dan di tempat-tempat umum yang langsung dikonsumsi tanpa pengolahan atau persiapan lebih lanjut. Tujuan: Untuk mengetahuai Gambaran Perilaku Anak Usia SekolahDalam Jajan Sembarangan Di Desa Kuta Gugung Kec. Naman Teran Kab. Karo Sumatera Utara. Metode: Jenis Penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan sampel total sampling dengan jumlah sampel 65 responden. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku positif sebanyak 14 orang, dan perilaku negatif sebanyak 51 orang. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa masih lebih banyak anak usia sekolah yang memilih jajanan untuk mereka konsumsi. Diharapkan kepada anak usia sekolah agar mengurangi perilaku yang tidak baik dalam memilih jajanan yang akan mereka konsumsi.
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN MOTIVASIBELAJAR PADA MAHASISWANERS TAHAP AKADEMIK DI STIKES SANTA ELISABETH MEDAN TAHUN 2021 Murni S. D. Simanullang; Imelda Sirait; Junita Lumbantobing
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 02 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i02.3230

Abstract

Latar Belakang: Intensitas penggunaan smartphone merupakan kuantitas tingkatan penggunaan smartphone yang diukur dengan frekuensi dan durasi penggunaannya. Motivasi belajar dapat diartikan sebagai keinginan dalam diri untuk mencapai keberhasilan atau target dan mencapai standar nilai tertentu. Tujuan: Untuk mengetahui apakah ada hubungan intensitas penggunaan smartphone dengan motivasi belajar pada mahasiswa ners tahap akademik di stikes santa elisabeth medan tahun 2021. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden 202 orang dengan menggunakan teknik simplerandomsampling. Analisa data dengan uji Chi-square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas responden memiliki intensitas penggunaan smarthpone yang rendah (81,2%), dan motivasi belajar tinggi (72,8%). Kesimpulan: Hasil uji chi square dengan p-value sebesar 0,732 (p>0,05) sehingga disimpulkan bahwa tidak ada hubungan intensitas penggunaan smartphone dengan motivasi belajar Mahasiswa Ners Tahap Akademik di STIKes Santa Elisabeth Medan Tahun 2021.
GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN COVID 19 DI DESA SIDAMANIK KABUPATEN SIMALUNGUN TAHUN 2021 Yuni Sarah Panjaitan; Mestiana Br. Karo; Lindawati Simorangkir; Rotua Elvina Pakpahan
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 02 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i02.3231

Abstract

Latar Belakang: Upaya pemutusan mata rantai penyebaran covid 19 memerlukan pemahaman dan pengetahuan yang baik dari seluruh elemen termasuk masyarakat. Salah satu cara pencegahan penularan dan mengendalikan dampak dari penularan tersebutadalah pemerintah menerapkan kebijakan untuk membatasi jarak interaksi. Ada beberapa orang berpikir bahwa covid 19 ini hanya sebagai ancaman untuk mereka baik yang berusia muda maupun yang sudah lanjut usia. Pengetahuan menjadi salah satu hal yang penting diperhatikan dalam penanganan mencegah transmisi penyebaran virus. Pengetahuan yang dikaji pada masyarakat yaitu tentang pemahaman akan informasi pada pencegahan covid 19 yang dilakukan. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan masyarakat dalam pencegahan Covid 19 di Desa Sidamanik Kabupaten Simalungun tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi yaitu masyarakat desa sidamanik kabupaten simalungun, jumlah sampel 65.teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner secara luring. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian 83,1% responden memiliki pengetahuan baik. Kesimpulan: Kesimpulan bahwa responden memiliki pengetahuan yang baik dalam pencegahan covid 19.pengetahuan dalam pencegahan covid 19 sangat penting agar tidak terkena penularan covid 19.diharapkan dapat menjadi informasi untuk meningkatkan pengetahuan dalam pencegahan covid 19 agar dapat dilakukan.
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN TENAGA KESEHATAN DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KESEHATAN DI MASA PANDEMI COVID-19 DI RUMAH SAKIT TNI-AU Dr ABDUL MALIK MEDAN TAHUN 2021 Murni Saridewi Simanullang; Ance Mey Siallagan; Monika Purba
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 02 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i02.3232

Abstract

Latar Belakang: Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS CoV- 2). Kejadian kasus COVID-19 terus bertambah dari hari ke hari sehingga petugas kesehatan sebagai garis terdepan semakin tertekan karena meningkatnya beban kerja serta mengkhawatirkan kesehatan mereka dan keluarga. Kecemasan merupakan keadaan yang muncul ditandai dengan perasaan gelisah, takut dan khawatir rhadap tesesuatu yang akan terjadi. Dalam menghadapi masa pandemi, petugas kesehatan sebagai garis terdepan terlibat langsung dalam pengobatan dan perawatan pasien COVID-19 yang beresiko mengalami gangguan psikologis berupa rasa cemas dan gejala kesehatan mental lainnya. Tujuan: Untuk mengetahui tingkatan kecemasan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan di masa pandemi Covid-19. Metode: Jenis penelitian ini adalah rancangan penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling, jumlah responden sebanyak 50 orang. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas tenaga kesehatan mengalami tingkat kecemasan ringan sebanyak 33 orang (66,0%). Kesimpulan: Maka dapat disimpulkan agar hasil penelitian ini dapat menjadi sumber informasi bagi tenaga kesehatan dalam menurunkan tingkat kecemasan di masa pandemi Covid-19.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PENYAKIT DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA ATAMBUA KABUPATEN BELU Rufina Nenitryana S. Bete; Anatul Fajriani Umar; Yusfina Modesta Rua
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 02 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i02.3233

Abstract

Latar belakang: Diabetes Melitus adalah suatu penyakit kronis di mana organ pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau ketika tubuh tidak efektif dalam menggunakanya. Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit yang diturunkan secara genetik kepada keturunan berikutnya dengan mengikuti pola pewarisan penyakit berdasarkan hukum mendel, yang berarti bahwa setiap anak yang lahir baik laki-laki maupun perempuan memiliki reccurent risk yang sama sebesar 50%, Oleh karena itu untuk mencegah keturunan dalam keluarga terhindar dari faktor risiko penyakit Diabetes Melitus keluarga berperan penting dalam menentukan peneriman pelayanan kesehatan, karena peran keluarga menggambarkan seperangkat perilaku interpersonal, oleh karena itu untuk membantu menurunkan angka kejadian penyakit Diabetes Melitus maka keluarga perlu dibekali dengan pengetahuan. Pengetahuan merupakan hasil dari tahu dan ini terjadi setelah orang melakukan pengindraan, terhadap objek tertentu. Tujuan untuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Penyakit Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Atambua Kabupaten Belu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan jumlah sampel 56 responden, menggunakan metode cluster sampling. Hasil penelitian Menunjukkan dari 56 responden yang diteliti, dapat diketahui bahwa tingkat pengetahuan keluarga tentang penyakit diabetes melitus yaitu, kategori baik berjumlah 25 responden (44,6 %), kategori cukup berjumlah 18 responden (32,1 %) dan kategori kurang berjumlah 13 responden (23,2 %). Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tingkat pengetahuan keluarga tentang penyakit diabetes melitus baik.
POSITIF DAN NEGATIF KOPING WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN DENGAN HIV Veronika Nitsae; Megah Andriany
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 02 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i02.3234

Abstract

Latar Belakang: Perasaan yang ditimbulkan akibat stigma dan diskriminasi, sangat mempengaruhi strategi koping Orang yang Hidup dengan HIV/AIDS (ODHA). Strategi koping yang ditentukan oleh masing-masing individu tentu akan berbeda-beda, ada yang bersifat maladaptif dan adaptif. Tujuan: Penelitian-penelitian yang dilakukan sebelumnya di Lembaga Pemasyarakatan terkait dengan strategi koping dilakukan secara kualitatif pada WBP tanpa membedakan gender, sehingga perlu adanya kajian lebih lanjut untuk mengetahui prevalensi penilaian WBP perempuan dengan HIV terhadap stigma di lembaga pemasyarakatan (Lapas). Metode: Penelitian ini adalah studi deskriptif dengan populasi seluruh WBP perempuan dengan HIV di salah satu Lapas di Jawa. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan survei menggunakan Ways of Coping Questionnaire. Teknik analisa data menggunakan analisis univariat secara deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 69,2% WBP menggunakan confrontative coping , menggunakan distancing, dan menggunakan escape-avoidance. Sebanyak 61,5% WBP sering menggunakan self controlling , 61,5% menggunakan seeking social support , 38,5% memakai accepting responsibility, 53,8% WBP menggunakan planful problem solving, dan 38,5% menggunakan positive reappraisal. Kesimpulan: WBP perempuan dengan HIV lebih cenderung untuk sering menggunakan negatif koping seperti confrontative coping, distancing dan escape-avoidance yaitu sebanyak 69,2%. Penelitian selanjutnya diharapkan untuk dapat mengembangkan intervensi yang paling efektif sehingga dapat mengubah strategi koping yang maladaptif menjadi adaptif.
GAMBARAN DETEKSI DINI STATUS KESEHATAN JIWA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ATAMBUA SELATAN TAHUN 2022 Regina Tavares; Djulianus Tes Mau; Maria Julieta Esperanca Naibili
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 02 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i02.3235

Abstract

Kesehatan Jiwa adalah keadaan atau kondisi sehat badan jasmani,rohani,spiritual dan sosial, serta bukan hanya keadaan bebas dari penyakit, cacatdankelemahan, melainkanberkepribadian yang mandiridanberproduktif. Deteksi gejala dini dalam gangguan jiwa perlu disosialisasikan kepada masyarakat luas agar tidak terjadi keterlambatan penanganan pada fase awal penempisan atau deteksi kesehatan jiwa. Upaya kesehatan jiwa menjadi upaya kesehatan pokok keenam di Puskesmas. Namun tidak semua Puskesmas memiliki program layanan kesehatan jiwa. Tujuan : Mengetahuigambarandeteksidini statuskesehatan jiwa masyarakat di PuskesmasAtambua Selatan. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah non-eksperimen dengan metode kuantitatif menggunakan desain survey deskriptif. Instrument yang digunakan untuk deteksi dini kesehatan jiwa adalah SRQ 20-item. Penelitian ini mendeskripsikan tentang Kesehatan Jiwa Masyarakat di Puskesmas Atambua Selatan. Hasil : Deteksi dini kesehatan jiwa berjumlah 169 responden yang terindikasi masalah kesehatan jiwa/GME sebesar 29,6%; Normal/Tidak terindikasi masalah kesehatan jiwa sebesar 70,4%; gejala somatik sebesar 60,4%; gejala penurunan energi sebesar 60,4%; gejala cemas sebesar 52,7%; gejala depresi sebesar 36,1% dan gejala kognitif sebesar 37,3%. Kesimpulan: Deteksi dini kesehatan jiwa sangat penting dan perlu disosialisasikan kepada masyarakat untuk mencegah keterlambatan penanganan pada fase awal. Puskesmas harus melakukan follow up untuk meningkatkan kesehatan jiwa masyarakat melalui promosi kesehatan.
GAMBARAN MOTIVASI BELAJAR DARING PADA SISWA KELAS III- VI SELAMA PANDEMI COVID-19 DI SD DOLOK HULUAN KABUPATEN SIMALUNGUN TAHUN 2021 Mestiana Br. Karo; Murni Sari Dewi Simanullang; Wenny Lestari Manalu
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 4 No 02 (2022): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2022
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v4i02.3236

Abstract

Latar Belakang: Motivasi belajar daring merupakan faktor pendukung yang membuat seseorang mau dan dengan senang hati mengerahkan seluruh kemampuan, keahlian dan keterampilan yang dimiliki untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang menjadi kewajibannya untuk mencapai tujuan yang di inginkan. Pentingnya motivasi belajar untuk anak sekolah dasar yaitu agar siswa tetap memilik motivasi untuk melanjutkan pendidikannya. Motivasi belajar siswa akan meningkat apabila mereka memiliki motivasi yang berasal dari dalam diri mereka sendiri dan adanya dukungan dari lingkungan sekitarnya. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana gambaran motivasi siswa kelas III-VI belajar daring selama pandemi Covid-19 di SD Dolok Huluan Kabupaten Simalungun Tahun 2021. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden. Intrumen yang digunakan yaitu lembar kuesioner variabel motivasi belajar daring. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa motivasi belajar daring siswa kelas III-VI selama pandemi covid-19 di SD Dolok Huluan Kabupaten Simalungn tahun 2021 mayoritas berada dalam kategori tinggi yaitu 52,2%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa tetap tinggi walaupun pandemi covid-19 sedang mewabah. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan untuk seluruh siswa dan tenaga kependidikan agar tetap memperhatikan motivasi belajar siswa selama menjalani pembelajaran daring.
ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA KLIEN YANG MENGALAMI HIPERTENSI DENGAN MASALAH GANGGUAN RASA NYAMAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HALIWEN Feneria J Nu’a; Yusfina Modesta Rua; Maria Paula Marla Nahak
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 5 No 01 (2023): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v5i01.4015

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi yang tidak ditangani akan menyebabkan gagal jantung, stroke, aneurisma, ginjal dan sindrom metabolik hingga kematian. Upaya yang dilakukan perawat gerontik untuk mengatasi penyakit hipertensi dengan memberikan asuhan keperawatan pada lansia. Tujuan: Melakukan asuhan keperawatan gerontik pada klien yang mengalami hipertensi dengan masalah gangguan rasa nyaman menggunakan proses keperawatan. Metode: Penelitian deskriptif dengan rancangan studi kasus yang dilakukan pada Tn. B.S dan Tn. A.G pada tanggal 24 Oktober 2022 sampai 27 Oktober 2022 di Wilayah Kerja Puskesmas Haliwen. Hasil: Setelah diberikan tindakan keperawatan selama 3 hari, masalah gangguan rasa nyaman berhubungan dengan gejala penyakit membaik. Kesimpulan: Setelah diberikan asuhan keperawatan selama 3x24 jam, masalah gangguan rasa nyaman berhubungan dengan gejala penyakit teratasi.
ANALISIS DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP VAKSIN COVID-19 DESKRIPSI: ONLINE SURVEY Yane Cristiana Ua Sanan; Veronika Nitsae; Paskalis Malafu Usfinit
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol 5 No 01 (2023): Jurnal Sahabat Keperawatan, Februari 2023
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v5i01.4016

Abstract

Latar Belakang: Vaksin covid-19 merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk memutus rantai penyebaran covid-19. Dibutuhkan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, dukungan keluarga sangat penting dalam melakukan vaksin covid-19. Tujuan: Untuk mengetahui dukungan keluarga terhadap vaksin covid-19. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi. Jumlah sampel adalah 51 responden. Kriteria inkluasi pada penelitian ini bersedia mengikuti penelitian, responden yang sudah melakukan vaksin covid-19 tahap 1 atau 2 dan/atau 3 dan dapat mengakses google form. Pengumpulan data dilakukan menggunakan media google from. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga. Hasil: Responden perempuan lebih banyak yaitu 64,7%, usia dewasa, mayoritas responden sudah melakukan vaksin covid-19 tahap 2. Dukungan keluarga terhadap vaksin covid-19 yang didapatkan antara lain dukungan secara emosional 66,7%, dukungan informasi sebanyak 64,7%, dukungan instrumental 62,7% dan dukungan penilaian yaitu 24% dan 62,7%. Kesimpulan: Dukungan keluarga membantu responden untuk berpartsipasi dalam vaksin covid-19. Dukungan keluarga yang dapat diberikan antara lain dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan penilaian dan dukungan informasi tentang covid-19. Bagi petugas kesehatan perlu melibatkan keluarga dalam memberikan pendidikan kesehatan terkait vaksin covid-19

Page 7 of 14 | Total Record : 131